WorksheetsUH Teks Anekdot kelas 10
Total questions: 20
Worksheet time: 14mins
Berikut adalah struktur teks anekdot yang benar adalah ...
Definisi umum, deskripsi bagian, deskripsi manfaat
Orientasi, komplikasi, dan evaluasi
Pengajuan, penawaran, dan persetujuan
Orientasi, komplikasi, reaksi, dan penutup
Pembuka, kritik, dan kesimpulan
Cermati kalimat-kalimat berikut!
Sebelum memilih jurusan, setiap peserta didik diwawancarai untuk menjaring data. Wawancara berlangsung selama 10 menit.
Guru : Aini!
Aini : Ya, Pak.
Guru : Silakan duduk. Bapakmu buruh, ya?
Aini : Kok tahu, Pak.
Guru : Pipimu berstempel tikar.
Aini : Maksud Bapak apa, ya?
Guru : Tersenyum sambil menunjuk tanda bangun tidur di pipi Aini.
Kalimat yang merupakan majas ironi adalah ...
Silakan duduk. Bapakmu buruh, ya?
Tersenyum sambil menunjuk tanda bangun tidur di pipi
Pipimu berstempel tikar.
Kok tahu, Pak.
Sebelum memilih jurusan, setiap peserta didik diwawancarai untuk menjaring data. Wawancara berlangsung selama 10 menit.
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.
Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.
Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)
Pesan moral pada cerita anekdot di atas yang tepat adalah ...
Sopir : "Itu jelas salahmu!"
Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)
Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"
Emosi harus terkendali saat menghadapi persoalan
Jangan lekas marah kepada orang lain jika belum tahu persoalan yang sebenarnya
Semua orang tidak boleh marah
Hanya sopir yang boleh marah
Budi terlalu emosional
PUNTUNG ROKOK
Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapa pun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda, meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah hampir habis, ia membuang puntung rokoknya begitu saja dan jatuh persis di sisi kaki kirinya.
Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas, "Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran?"
"Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat?" jawab Azam.
"Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok," tegas petugas itu.
Dengan sigap Azam menjawab, "Oh... Maaf terjatuh."
Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.
Isi dari teks anekdot tersebut ...
Perlunya aturan membuang sampah.
Singapura adalah salah satu negara yang bersih.
Menyindir orang yang tidak menaati aturan membuang sampah.
Denda terhadap kesalahan membuang sampah sembarangan.
Petugas yang heran dengan sikap Azam.
Bacalah kutipan teks berikut!
Malam itu tampak dingin. Andi dan adiknya kembali ke masjid untuk mencari pasangan sandal adiknya. Namun, nasib buruk bagi Andi karena warga mencurigainya sebagai pencuri. Andi pun dihakimi oleh massa.
"Saya tidak mencuri, saya hanya mencari pasangan sandal adik saya yang hilang," sahut Andi.
Adiknya hanya diam ketakutan.
"Bagaimana, apakah kita lanjutkan hukuman ini?" kata kepala kampung.
"Lanjutkan saja, hajar dia supaya dia kapok mencuri sandal di masjid kita!" seru warga.
Kritik yang hendak disampaikan melalui teks anekdot tersebut adalah ...
banyaknya kasus pencurian sandal di masjid
anak yang ceroboh karena meninggalkan sandal
kebanyakan masyarakat yang suka main hakim sendiri
kepala kampung yang mengayomi warganya
hukuman untuk pencuri sandal
kalimat retoris adalah
kalimat yang tidak memerlukan jawaban
kalimat yang tidak mengandung unsur perintah
kalimat yang hanya menggunakan konjungsi
kalimat yang perlu menggunakan jawaban
kalimat yang mengandung unsur tanya
Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!
1. Bu guru pun tersenyum
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.
3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
1-2-3-4-5-6
2-4-5-3-6-1
2-4-3-5-1-6
1-2-4-5-3-6
3-2-1-4-5-6
Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk...
Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata
Mempertahankan bangsa agar berpegang tegus terhadap Pancasila
Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis
Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut
Memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan
Makna tersirat dalam teks anekdot tersebut adalah….
Para pejabat negara banyak yang melakukan korupsi sehingga dianggap merampok uang rakyat.
Para pejabat negara tidak takut dengan perampok karena merekalah perampok sesungguhnya.
Pejabat negara selalu menggunakan barang mewah dan mengendarai mobil mewah.
Sebaiknya para pejabat negara lebih berhati-hati ketika melewati jalan yang sepi dan jauh dari pemukiman warga
Bacalah teks anekdot tersebut!
Kisah Pemulung
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”
Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”
Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Dari segi makna tersirat, teks anekdot di atas dapat diinterpretasikan sebagai...
Masih banyak orang miskin di sekitar kita!
Pemulung dilarang masuk!
Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.
Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.
Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.
Bagian orientasi pada teks anekdot berisi tentang ...
bagian yang memperlihatkan tanggapan atau respons dari suatu masalah
bagian yang menjelaskan mengenai masalah utama
bagian akhir teks yang memberikan simpulan
bagian yang menunjukkan awal kejadian cerita/latar belakang cerita
bagian yang menunjukkan penyelesaian masalah
Gambar tersebut termasuk dalam...
Teks humor
Teks anekdot
Teks komik
Teks deskripsi
Mengapa gambar di samping tidak termasuk anekdot?
Tidak lucu
Mengandung sindiran
Hanya berfungsi untuk menghibur
Tidak mengandung kritik/sindiran
Struktur teks anekdot yang berisi kritik dan sindiran adalah...
Koda
Orientasi
Abstrak
Komplikasi
Apa yang dimaksud gambar di samping?
Menyindir para pejabat negara yang korupsi
Menyindir pejabat yang tidak pernah mandi
Menyindir masyarakat yang memiliki sumur kotor
Tidak bermaksud apa-apa
Berikut ini yang merupakan ciri-ciri teks anekdot adalah…
Mengandung sindiran dan humor
Tidak memiliki unsur
Bertujuan hanya untuk menghibur
Ditujukan untuk kalangan pribadi
Perhatikan kutipan teks anekdot berikut!
Suatu hari, di sebuah perusahaan otomotif, terdapat beberapa karyawan yang melanggar kedisiplinan dengan tidak memakai APD. Padahal, perusahaan sudah sering mengingatkan karyawan
Kutipan kalimat di atas merupakan bagian dari struktur ...
Koda
Komplikasi
Orientasi
Reaksi
Evaluasi
Pertanyaan retoris yang tepat pada pilihan berikut ini adalah ...
Hei, kamu! Maskermu mana?
Mengapa Anda korupsi?
Kenapa kamu tidak memakai helm?
Pakai sarung tanganmu, Jon! Mau tanganmu tergores gerinda itu?
Anda korupsi?, tanya salah satu wartawan.
Majas sinisme merupakan salah satu kebahasaan yang sering digunakan dalam teks anekdot. Pilih beberapa jawaban berikut ini yang merupakan majas sinisme adalah...
Lupa lagi lupa lagi! Kenyang saya makan lupa setiap hari.
Inikan helm APD,Pak. Alat pelindung diri agar saya tidak kena omelan Bapak
Helm itu digunakan untuk melindungi kepala bukan untuk nenutupi wajahmu.
Astaga, masker itu dipakai dimulut bukan dicelana.
Perhatikan kutipan teks anekdot berikut!
...
Bu marni: Oalah, Bu. Sempat - sempatnya memikirkan pemerintah. Emang pemerintah mikirin nasib kita? (1)
Bu tuti: Jangan salah. Itu lihat tetangga kita. Dia dapat bantuan dari pemerintah. Setiap bulan dia ke balai desa mengambil sembako. (2)
Bu Marni: Masa. Engga salah, sampeyan, Bu? Dia kan lumayan mampu. (3)
Bu Tuti: Nah itu yang bikin saya bingung .(4)
Bu Marni: Ngomong-ngomong dia dapat bantuan apa aja bu? (5)
Pilih beberapa kalimat yang mengandung kata kerja aksi yang benar adalah ...
1
2
3
4
5
