Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ulangan B.indonesia bab 3

Total questions: 23

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan teks berikut! (Untuk menjawab soal No.1 sampai 3)

                                                                      Dua Gadis dan Ibu Kucing

         Dahulu, hidup kakak beradik yang  cantik jelita bernama Sulung dan Bungsu. Tidak seorang pun tahu, ibu mereka adalah seekor kucing. Padahal, banyak pemuda yang tertarik dengan mereka.

        Suatu hari, datang dua pemuda yang ingin meminang Sulung dan Bungsu. Sebelum menikah, Sulung dan Bungsu menyuruh mereka untuk meminta restu kepada ibunya. Kedua gadis itu kemudian memanggil ibu mereka yang sejak tadi belum menemui dua pemuda itu.

        Betapa terkejutnya kedua pemuda itu ketika yang muncul adalah seekor kucing. Mereka tidak bisa menerima ibu Sulung dan Bungsu yang ternyata seekor kucing. Akhirnya, mereka membatalkan lamaran. Mereka tidak mau memiliki ibu mertua seekor kucing. Sulung dan Bungsu begitu malu dan kecewa. Mereka menyesal memiliki ibu seekor kucing. Akhirnya, mereka berpikir untuk mencari ibu baru yang lebih pantas.

        "Maukah kau menjadi ibu kami?" pinta mereka pada Matahari. Namun, Matahari menolak. Matahari tidak sehebat yang mereka kira. Matahari akan terhalang saat awan datang. Maka, Sulung dan Bungsu pun menemui awan. Mereka berharap, awan mau menjadi ibu mereka.

        "Aku tidak bisa menjadi ibu kalian," tolak Awan. Ia akan terhempas ke gunung jika angin datang. Lalu, gunung akan menghalanginya. Akhirnya, Sulung dan Bungsu pergi mencari Gunung. Ternyata, Gunung pun menolak. Meskipun Gunung bertubuh besar, di tubuhnya banyak lubang. Tikuslah yang melubanginya. Sulung dan Bungsu akhirnya pergi mencari rumah Tikus.

        Mereka masih tetap berharap dapat menemukan seorang ibu yang hebat untuk mereka. Mereka berhasil menemukan Tikus. Tetapi, tikus pun ternyata menolak. "Aku saja bisa dimakan kucing," ucap Tikus. Tikus yang mereka anggap kuat, ternyata takut pada seekor kucing. Setelah itu barulah Sulung dan Bungsu sadar. Ternyata ibu merekalah yang paling hebat. Mereka sangat bersalah pada sang ibu. Sulung dan Bungsu sadar, lalu menyayangi ibunya untuk selama- lamanya.

1. Tokoh utama legenda diatas adalah ...

a)

Sulung dan Bungsu

b)

Dua pemuda

c)

Bungsu

d)

Matahari

2.

 Dua Gadis dan Ibu Kucing

         Dahulu, hidup kakak beradik yang  cantik jelita bernama Sulung dan Bungsu. Tidak seorang pun tahu, ibu mereka adalah seekor kucing. Padahal, banyak pemuda yang tertarik dengan mereka.

        Suatu hari, datang dua pemuda yang ingin meminang Sulung dan Bungsu. Sebelum menikah, Sulung dan Bungsu menyuruh mereka untuk meminta restu kepada ibunya. Kedua gadis itu kemudian memanggil ibu mereka yang sejak tadi belum menemui dua pemuda itu.

        Betapa terkejutnya kedua pemuda itu ketika yang muncul adalah seekor kucing. Mereka tidak bisa menerima ibu Sulung dan Bungsu yang ternyata seekor kucing. Akhirnya, mereka membatalkan lamaran. Mereka tidak mau memiliki ibu mertua seekor kucing. Sulung dan Bungsu begitu malu dan kecewa. Mereka menyesal memiliki ibu seekor kucing. Akhirnya, mereka berpikir untuk mencari ibu baru yang lebih pantas.

        "Maukah kau menjadi ibu kami?" pinta mereka pada Matahari. Namun, Matahari menolak. Matahari tidak sehebat yang mereka kira. Matahari akan terhalang saat awan datang. Maka, Sulung dan Bungsu pun menemui awan. Mereka berharap, awan mau menjadi ibu mereka.

        "Aku tidak bisa menjadi ibu kalian," tolak Awan. Ia akan terhempas ke gunung jika angin datang. Lalu, gunung akan menghalanginya. Akhirnya, Sulung dan Bungsu pergi mencari Gunung. Ternyata, Gunung pun menolak. Meskipun Gunung bertubuh besar, di tubuhnya banyak lubang. Tikuslah yang melubanginya. Sulung dan Bungsu akhirnya pergi mencari rumah Tikus.

        Mereka masih tetap berharap dapat menemukan seorang ibu yang hebat untuk mereka. Mereka berhasil menemukan Tikus. Tetapi, tikus pun ternyata menolak. "Aku saja bisa dimakan kucing," ucap Tikus. Tikus yang mereka anggap kuat, ternyata takut pada seekor kucing. Setelah itu barulah Sulung dan Bungsu sadar. Ternyata ibu merekalah yang paling hebat. Mereka sangat bersalah pada sang ibu. Sulung dan Bungsu sadar, lalu menyayangi ibunya untuk selama- lamanya.

Kedua pemuda tersebut membatalkan lamaran mereka karena ...

a)

Sulung dan Bungsu terlalu cantik

b)

Mereka tidak mau memiliki ibu mertua seekor kucing

c)

Mereka menyesal memiliki ibu seekor kucing

d)

restu kepada ibu Sulung dan Bungsu

3.

 Dua Gadis dan Ibu Kucing

         Dahulu, hidup kakak beradik yang  cantik jelita bernama Sulung dan Bungsu. Tidak seorang pun tahu, ibu mereka adalah seekor kucing. Padahal, banyak pemuda yang tertarik dengan mereka.

        Suatu hari, datang dua pemuda yang ingin meminang Sulung dan Bungsu. Sebelum menikah, Sulung dan Bungsu menyuruh mereka untuk meminta restu kepada ibunya. Kedua gadis itu kemudian memanggil ibu mereka yang sejak tadi belum menemui dua pemuda itu.

        Betapa terkejutnya kedua pemuda itu ketika yang muncul adalah seekor kucing. Mereka tidak bisa menerima ibu Sulung dan Bungsu yang ternyata seekor kucing. Akhirnya, mereka membatalkan lamaran. Mereka tidak mau memiliki ibu mertua seekor kucing. Sulung dan Bungsu begitu malu dan kecewa. Mereka menyesal memiliki ibu seekor kucing. Akhirnya, mereka berpikir untuk mencari ibu baru yang lebih pantas.

        "Maukah kau menjadi ibu kami?" pinta mereka pada Matahari. Namun, Matahari menolak. Matahari tidak sehebat yang mereka kira. Matahari akan terhalang saat awan datang. Maka, Sulung dan Bungsu pun menemui awan. Mereka berharap, awan mau menjadi ibu mereka.

        "Aku tidak bisa menjadi ibu kalian," tolak Awan. Ia akan terhempas ke gunung jika angin datang. Lalu, gunung akan menghalanginya. Akhirnya, Sulung dan Bungsu pergi mencari Gunung. Ternyata, Gunung pun menolak. Meskipun Gunung bertubuh besar, di tubuhnya banyak lubang. Tikuslah yang melubanginya. Sulung dan Bungsu akhirnya pergi mencari rumah Tikus.

        Mereka masih tetap berharap dapat menemukan seorang ibu yang hebat untuk mereka. Mereka berhasil menemukan Tikus. Tetapi, tikus pun ternyata menolak. "Aku saja bisa dimakan kucing," ucap Tikus. Tikus yang mereka anggap kuat, ternyata takut pada seekor kucing. Setelah itu barulah Sulung dan Bungsu sadar. Ternyata ibu merekalah yang paling hebat. Mereka sangat bersalah pada sang ibu. Sulung dan Bungsu sadar, lalu menyayangi ibunya untuk selama- lamanya.

Amanat dari cerita legenda diatas adalah ...

a)

  Kita tidak boleh serakah

b)

Percaya diri berlebihan itu tidak baik

c)

Kita tidak boleh meremehkan orang lain

d)

Hormati dan hargai orangtua kita, bagaimanapun keadaannya

4.

  Perhatikan kalimat berikut!
Dia berlari
secepat kilat, meninggalkan semua orang di belakangnya.
Kalimat di atas merupakan kalimat dengan majas. . .

a)

hiperbola

b)

metafora

c)

asosiasi

d)

personifikasi

5.

Berikut ini salah satu contoh kalimat dengan majas metafora yaitu . . .

a)

kakak beradik ini seperti pinang dibelah dua

b)

dia dikenal sebagai kutu buku di sekola

c)

air matanya mengalir berderai-derai tiada henti

d)

daun-daun menari riang diiringi hembusan angin

6.

Jika opini hanyalah pendapat dan belum tentu kebenarannya, maka fakta sudah pasti sesuai dengan ...

a)

suasana  

b)

cuaca      

c)

pikiran 

d)

kenyataan

7.

Contoh kalimat fakta adalah ....


a)

Candi Borobudur termasuk situs warisan dunia yang berasal dari Indonesia

b)

Seharusnya pengelola candi Borobudur menempatkan banyak tempat sampah agar pengunjung tertib membuang sampah

c)

Pergi ke Candi Borobudur sebaiknya pada pagi hari agar tidak terlalu panas

d)

Pergi ke Candi Borobudur sebaiknya pada pagi hari agar tidak terlalu panas

8.

Contoh kalimat opini adalah ...

a)

Komodo merupakan kadal terbesar di dunia dengan rata-rata panjang 2-3 meter.

b)

Taman Nasional Komodo berada di Pulau Komodo, Flores.

c)

Perjalanan menuju Taman Nasional Komodo sangat melelahkan.

d)

komodo memiliki sekitar 60 gigi yang bergerigi tajam dengan panjang kurang lebih 2,5 cm.

9.

"Aldo, tolong ambilkan brosur museum di atas meja!" pinta Ayah.

Bentuk kalimat tidak langsung untuk kalimat di atas adalah ...

a)

Ayah mengatakan agar Aldo membeli brosur museum.

b)

Aldo meminta ayah untuk mengambilkan brosur museum.

c)

Ayah meminta Aldo untuk mengambilkan brosur museum di meja.

d)

Ayah meminta Aldo untuk menaruh brosur museum di atas meja.

10.

Berikut ini salah satu contoh kalimat langsung yang tepat yaitu . . .

a)

Rudi berkata "kita harus rajin membaca buku agar pintar"

b)

"IPAS adalah pelajaran yang menyenangkan", ucap Windu.

c)

Made berkata bahwa kemarin dia lupa membawa uang jajan.

d)

Bapak bertanya apakah aku sudah membuat PR.

11.

Perhatikan Grafik "Wisatawan Mancanegara Ke Indonesia 5 tahun terakhir"! (Untuk menjawab soal nomor 11-13)

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia paling banyak terjadi pada tahun. . .

a)

2018     

b)

2019 

c)

2020  

d)

2021

12.

Berikut ini pernyataan yang sesuai dengan grafik di atas yaitu . . .

a)

kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia pada tahun 2019 adalah 15 juta

b)

pada tahun 2020, kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia paling sedikit

c)

wisatawan mancanegara di Indonesia pada tahun 2021 lebih banyak dari pada tahun 2022

d)

kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia pada tahun 2018 adalah terbanyak kedua

13.

Tren (kecenderungan) peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia terjadi pada tahun. . .

a)

2019 dan 2022

b)

2018 dan 2019

c)

2018 dan 2020

d)

2021 dan 2022

14.

Perhatikan kalimat berikut!
Orangutan merupakan hewan yang terancam punah karena kehilangan habitat aslinya.
Makna dari kata habitat yaitu . .

a)

saudara

b)

hutan  

c)

makanan

d)

tempat tinggal

15.

Laporan hasil pengamatan adalah teks berisi informasi tentang sesuatu berdasarkan hasil pengamatan secara langsung. Ciri-ciri laporan hasil pengamatan adalah objektif, faktual, dan sistematik. Maksud dari sistematik yaitu. . .

a)

teks laporan disusun dengan urutan yang baik

b)

laporan ditulis sesuai dengan fakta yang sudah terbukti kebenarannya

c)

laporan disusun berdasarkan objek yang diamati secara langsung yang baik

16.

PILIHAN GANDA KOMPLEKS (PILIHLAH DUA JAWABAN YANG TEPAT)

Berikut ini  adalah sifat teks laporan pengamatan, yaitu ...

a)

objektif       

b)

Variasi

c)

informatif

d)

variatif

17.

PILIHAN GANDA KOMPLEKS (PILIHLAH DUA JAWABAN YANG TEPAT)

Majas asosiasi biasanya menggunakan kata pembanding ...

a)

karena      

b)

maka     

c)

bagaikan      

d)

bak

18.

PILIHAN GANDA KOMPLEKS (PILIHLAH DUA JAWABAN YANG TEPAT)

Ciri-ciri kalimat langsung adalah ...

a)

menggunakan tanda petik dua (“..”)   

b)

tidak menggunakan tanda petik dua

c)

mengunakan kata hubung bahwa, agar, untuk

d)

sebelum tanda petik dua, dipisahkan dengan tanda koma

19.

Berikut ini adalah dua contoh majas metafora, yaitu ...

a)

Buah hati

b)

anak emas

c)

membanting tulang

d)

hati yang berkeping-keping

20.

Mengapa penulis sangat ingin mengunjungi Taman Nasional Tanjung Puting?

(a)  

21.

Buatlah satu kalimat menggunakan kata “darah daging” yang merupakan majas metafora!

(a)  

22.

Salah satu ciri dari Laporan pengamatan adalah “faktual”. Apakah yang dimaksud dengan faktual ?

(a)  

23.

Lani berkata, “Kunang-kunang di hutan ini cantik sekali.”

Buatlah kalimat tidak langsung dari kalimat langsung di atas!

(a)