NEW
Font size
WorksheetsQuiz Post Pleno Blok 22 - 2024
Total questions: 10
Worksheet time: 7mins
Seorang penyuluh kesehatan ingin mengubah perilaku masyarakat agar lebih waspada terhadap penularan TB Paru di lingkungan padat penduduk. Penyuluh tersebut memulai dengan memberikan informasi tentang bahaya TB Paru dan cara penularannya, kemudian mengajak warga untuk melakukan pemeriksaan rutin. Dalam pendekatan teori perubahan perilaku, tahap ini merupakan bagian dari:
Reinforcement
Maintenance
Action
Contemplation
Pre-contemplation
Seorang tenaga kesehatan memanfaatkan media poster dan video edukasi di puskesmas untuk mengedukasi pasien mengenai cara mencegah penularan TB Paru. Upaya ini termasuk dalam strategi dasar promosi kesehatan yang dikenal sebagai:
Advocacy
Social marketing
Health education
Community mobilization
Empowerment
Program pencegahan TB Paru di suatu desa memasukkan kegiatan pemeriksaan TB berkala dan edukasi kelompok tentang pentingnya pola hidup sehat. Berdasarkan model Precede-Proceed, langkah ini masuk dalam fase:
Implementation
Process evaluation
Outcome evaluation
Social assessment
Educational assessment
Dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang TB Paru, seorang penyuluh menggunakan teknik interaktif dengan mengajukan pertanyaan dan diskusi. Teknik ini dikenal sebagai:
Ceramah
Demonstrasi
Diskusi kelompok
Simulasi
Role-playing
Salah satu intervensi promosi kesehatan adalah penyuluhan tatap muka yang menggunakan pendekatan Precede-Proceed. Langkah pertama dari teori ini yang perlu dilakukan oleh petugas kesehatan adalah:
Mengidentifikasi tujuan akhir kesehatan masyarakat
Melakukan penguatan perilaku kesehatan
Mengevaluasi efektivitas intervensi
Mengidentifikasi faktor risiko kesehatan
Mengimplementasikan intervensi secara langsung
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya TB Paru, petugas kesehatan memilih media yang mudah diakses oleh semua kelompok usia di desa, seperti selebaran dan poster. Pemilihan media ini tergolong ke dalam:
Media cetak
Media elektronik
Media interpersonal
Media audio-visual
Media sosial
Dalam promosi kesehatan tentang TB Paru, tenaga kesehatan menggunakan teori model Health Belief Model (HBM) untuk mendorong perubahan perilaku. Salah satu konstruk dari HBM yang relevan dalam konteks ini adalah:
Perceived susceptibility
Reinforcement
Observational learning
Reciprocal determinism
Expectancies
Sebuah kelompok kader kesehatan menggunakan metode drama pendek di depan komunitas untuk menjelaskan cara penularan TB Paru. Metode ini termasuk dalam teknik:
Role-playing
Ceramah
Diskusi interaktif
Penyuluhan media cetak
Pendidikan individual
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan TB Paru, seorang promotor kesehatan menggunakan berbagai teknik promosi, termasuk penyuluhan kelompok, kunjungan rumah, dan poster. Langkah ini sesuai dengan ruang lingkup promosi kesehatan, yaitu:
Penilaian kebutuhan masyarakat
Peningkatan kesadaran
Pemberdayaan komunitas
Pencegahan penyakit
Pemulihan kesehatan
Dalam penyuluhan mengenai pencegahan penularan TB Paru, penyuluh menyampaikan bahwa pasien TB harus menggunakan masker dan menghindari kontak langsung dengan anggota keluarga. Penyuluhan ini berfokus pada:
Pencegahan primer
Pencegahan sekunder
Pencegahan tersier
Pencegahan kolektif
Pencegahan kuartener
