Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Bank & LK Lain

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Pemerintah memutuskan untuk mencetak uang lebih banyak dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan konsep nilai uang, apa dampak potensial dari kebijakan ini terhadap daya beli masyarakat?

a)

Nilai uang akan tetap stabil karena jumlah barang dan jasa tetap.

b)

Daya beli masyarakat akan meningkat karena lebih banyak uang beredar.

c)

Nilai uang cenderung menurun, mengakibatkan inflasi yang menggerus daya beli.

d)

Tidak ada perubahan signifikan dalam perekonomian karena hanya sedikit uang yang ditambahkan.

2.

Inflasi yang tinggi dapat berdampak pada peran uang sebagai alat penyimpan nilai. Dalam kondisi inflasi yang meningkat pesat, keputusan apa yang paling rasional diambil oleh masyarakat terkait penyimpanan kekayaannya?

a)

Menyimpan kekayaan dalam bentuk uang tunai.

b)

Menginvestasikan kekayaan dalam bentuk aset yang nilainya cenderung stabil atau meningkat.

c)

Mempertahankan kekayaan dalam bentuk deposito bank tanpa pertimbangan suku bunga.

d)

Menunggu penurunan inflasi tanpa mengubah bentuk kekayaan.

3.

Jika uang kehilangan kepercayaan sebagai alat tukar di tengah masyarakat, apa konsekuensi yang mungkin terjadi dalam kegiatan ekonomi sehari-hari?

a)

Masyarakat akan tetap menggunakan uang karena terbiasa.

b)

Sistem barter mungkin mulai muncul kembali sebagai alternatif.

c)

Uang akan semakin berharga karena menjadi langka.

d)

Perdagangan tidak akan terganggu karena terdapat banyak alternatif alat tukar.

4.

Bank sentral memutuskan menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi. Bagaimana kebijakan ini berkaitan dengan peran uang dalam pengendalian ekonomi makro?

a)

Menaikkan suku bunga akan mempercepat laju inflasi.

b)

Suku bunga yang tinggi akan menyebabkan nilai uang menurun.

c)

Kebijakan ini tidak mempengaruhi ekonomi makro, hanya sektor perbankan.

d)

Menaikkan suku bunga dapat memperlambat laju inflasi karena mengurangi jumlah uang beredar.

5.

Bank memiliki peran sebagai perantara antara pihak yang memiliki kelebihan dana dan pihak yang membutuhkan dana. Apa dampak langsung bagi perekonomian jika fungsi ini tidak berjalan dengan baik?

a)

Tingkat pengangguran akan berkurang.

b)

Aktivitas ekonomi akan meningkat karena lebih banyak dana tersedia.

c)

Penyaluran dana dalam ekonomi akan tersendat, menghambat pertumbuhan ekonomi.

d)

Kebutuhan dana masyarakat akan tetap terpenuhi melalui alternatif non-bank.

6.

Dalam rangka mengurangi ketergantungan pada dana pihak ketiga, sebuah bank memutuskan untuk meningkatkan pendapatannya melalui penerbitan obligasi. Apa risiko utama yang mungkin dihadapi bank dengan strategi ini?

a)

Kenaikan tingkat likuiditas dalam jangka pendek.

b)

Ketergantungan terhadap dana deposan akan meningkat.

c)

Risiko gagal bayar jika pendapatan bank tidak mampu menutupi beban obligasi.

d)

Tidak ada perubahan signifikan dalam operasional bank.

7.

Deposito berjangka adalah salah satu sumber dana bank yang memiliki karakteristik tertentu. Apa keuntungan utama bagi bank dalam menghimpun dana melalui deposito berjangka dibandingkan dengan tabungan biasa?

a)

Deposito berjangka tidak dikenakan pajak.

b)

Bank dapat mengelola likuiditasnya dengan lebih baik karena jangka waktu yang telah ditetapkan.

c)

Bank tidak perlu memberikan bunga pada deposito berjangka.

d)

Deposito berjangka menawarkan fleksibilitas penarikan yang lebih besar.

8.

Ketika banyak bank mengalami gagal bayar, apa dampak yang mungkin terjadi terhadap stabilitas sistem keuangan nasional?

a)

Masyarakat akan semakin mempercayai lembaga keuangan lainnya.

b)

Bank sentral akan meningkatkan cadangan devisa.

c)

Sistem keuangan nasional akan terancam dan bisa memicu krisis ekonomi.

d)

Pemerintah akan menarik dana dari perbankan untuk mengamankan ekonomi.

9.

Dalam kondisi bank mengalami kesulitan likuiditas, bank sentral berfungsi sebagai lender of last resort. Mengapa fungsi ini penting bagi stabilitas perbankan dan ekonomi?

a)

Peran ini mencegah ketidakpercayaan publik terhadap bank yang mengalami masalah likuiditas.

b)

Bank sentral menyediakan dana dengan suku bunga lebih rendah untuk meningkatkan keuntungan bank.

c)

Fungsi ini menurunkan tingkat kredit macet di semua bank nasional.

d)

Fungsi ini hanya berperan dalam stabilitas bank sentral, bukan bank umum.

10.

Dalam upaya menurunkan inflasi, bank sentral menaikkan suku bunga acuan. Bagaimana kebijakan ini memengaruhi sumber dana dan penyaluran kredit perbankan?

a)

Tingkat suku bunga yang tinggi tidak berpengaruh pada aktivitas perbankan.

b)

Minat masyarakat untuk menyimpan uang di bank berkurang, meningkatkan penyaluran kredit.

c)

Bank akan lebih mudah mendapatkan dana dari masyarakat.

d)

Bank mungkin mengalami kesulitan dalam menyalurkan kredit karena biaya pinjaman meningkat.

11.

Bank memberikan kredit kepada nasabah dengan latar belakang kredit yang kurang baik untuk meningkatkan pendapatan. Risiko utama apa yang mungkin muncul dari keputusan ini?

a)

Bank akan mendapatkan keuntungan lebih besar karena suku bunga yang tinggi.

b)

Risiko kredit meningkat karena potensi gagal bayar nasabah lebih tinggi.

c)

Bank akan lebih dipercaya oleh masyarakat karena inklusivitasnya.

d)

Risiko likuiditas meningkat karena dana pinjaman lebih banyak.

12.

Bank sering kali lebih mendorong penyaluran kredit produktif dibandingkan kredit konsumtif. Apa alasan utama yang mendasari keputusan ini?

a)

Kredit konsumtif memiliki suku bunga lebih rendah.

b)

Kredit produktif membantu peningkatan kegiatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

c)

Kredit konsumtif memiliki risiko yang lebih rendah daripada kredit produktif.

d)

Kredit produktif sulit dikembalikan dibandingkan kredit konsumtif.

13.

Dalam situasi ekonomi yang tidak stabil, bank sentral mengimbau bank untuk berhati-hati dalam menyalurkan kredit. Mengapa kebijakan ini penting bagi stabilitas ekonomi?

a)

Agar permintaan kredit tetap tinggi, meningkatkan likuiditas bank.

b)

Supaya bank lebih banyak menghimpun dana pihak ketiga daripada menyalurkan kredit.

c)

Untuk mencegah peningkatan kredit macet yang dapat memengaruhi stabilitas perbankan.

d)

Agar bank tetap kompetitif dalam memberikan pinjaman.

14.

Bank sentral menaikkan suku bunga acuan. Bagaimana perubahan ini dapat memengaruhi keputusan bank dalam menyalurkan kredit?

a)

Bank akan lebih aktif menyalurkan kredit untuk meningkatkan pendapatan.

b)

Penyaluran kredit akan meningkat karena suku bunga yang lebih tinggi.

c)

Penyaluran kredit tidak terpengaruh karena bank hanya mengikuti permintaan pasar.

d)

Biaya pinjaman menjadi lebih mahal, sehingga permintaan kredit dari masyarakat bisa menurun.

15.

Dalam proses penyaluran kredit, bank sering menggunakan metode 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Conditions). Mengapa faktor "Character" dianggap penting dalam penilaian kredit?

a)

Menilai seberapa besar pendapatan nasabah.

b)

Mengukur kemampuan nasabah dalam memberikan jaminan.

c)

Mencerminkan kepercayaan bank terhadap nasabah dalam memenuhi kewajiban kredit.

d)

Menghitung jumlah aset yang dimiliki nasabah.

16.

Ketika nasabah gagal memenuhi kewajiban kredit, bank mempertimbangkan untuk menjual aset jaminan. Apa yang harus diperhatikan bank sebelum mengambil langkah ini?

a)

Nilai aset jaminan lebih rendah dari nilai kredit yang diberikan.

b)

Dampak terhadap hubungan dengan nasabah lain yang masih aktif.

c)

Kondisi pasar dan nilai likuidasi aset jaminan untuk memastikan penjualan dapat menutupi sisa kredit.

d)

Apakah nasabah memiliki aset tambahan untuk dijual.

17.

Salah satu tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga stabilitas inflasi. Apa dampak utama jika Bank Indonesia gagal mengendalikan inflasi dalam jangka panjang?

a)

Kenaikan inflasi akan meningkatkan daya beli masyarakat.

b)

Nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing akan menguat.

c)

Kenaikan inflasi dapat mengurangi daya beli dan memperburuk ketidakpastian ekonomi.

d)

Tidak ada dampak signifikan terhadap kondisi ekonomi nasional.

18.

Bank Indonesia berperan sebagai lender of last resort bagi perbankan nasional. Mengapa peran ini penting dalam menjaga stabilitas sektor keuangan?

a)

Untuk memastikan bank-bank memiliki cadangan devisa yang besar.

b)

Agar bank sentral dapat menentukan kebijakan perbankan secara mandiri.

c)

Supaya Bank Indonesia dapat berinvestasi pada bank-bank lokal.

d)

Untuk mencegah kebangkrutan bank yang mengalami masalah likuiditas sehingga menjaga kepercayaan publik.

19.

Seorang pelaku UMKM membutuhkan modal kerja sebesar Rp 20.000.000 untuk jangka waktu 3 bulan. Mereka memiliki BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) mobil senilai Rp 150.000.000 dan ingin kendaraan tetap dapat digunakan untuk operasional. Mereka juga ingin skema pembayaran cicilan yang fleksibel. Produk Pegadaian manakah yang paling TEPAT untuk memenuhi kebutuhan spesifik ini?

a)

Tabungan Emas

b)

Kredit KCA (Kredit Cepat Aman)

c)

Gadai Rahn (syariah)

d)

Kredit Kreasi (Fidusia)

20.

Seorang pemilik pabrik mengasuransikan asetnya dari risiko kebakaran. Setelah terjadi kebakaran yang menghanguskan seluruh aset, perusahaan asuransi membayar ganti rugi penuh. Kemudian, diketahui bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh kelalaian (negligence) dari kontraktor pihak ketiga. Dalam kasus ini, perusahaan asuransi berhak menuntut ganti rugi dari kontraktor tersebut. Prinsip asuransi yang memberikan hak ini kepada Penanggung adalah:

a)

Prinsip Kepentingan yang Diasuransikan (Insurable Interest)

b)

Prinsip Subrogasi

c)

Prinsip Kontribusi

d)

Prinsip Indemnity

21.

Sebuah bank memiliki portofolio kredit perumahan dengan suku bunga mengambang (floating rate). Jika bank sentral tiba-tiba menaikkan suku bunga acuan secara signifikan, risiko utama yang akan dihadapi bank tersebut adalah:

a)

Risiko Reputasi

b)

Risiko Likuiditas

c)

Risiko Operasional

d)

Risiko Suku Bunga

22.

Dalam transaksi leasing, lessor memiliki peran sebagai…

a)

Pihak yang menggunakan barang modal

b)

Pihak yang menyediakan pembiayaan atau menyewakan barang modal

c)

Pihak yang memproduksi barang modal

d)

Pihak yang menjamin pengembalian aset

23.

Fungsi utama bank sebagai financial intermediary adalah…

a)

Mengatur nilai tukar mata uang

b)

Menyalurkan dana dari pihak yang surplus ke pihak yang defisit

c)

Mencetak uang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi

d)

Menjamin investasi masyarakat

24.

Giro merupakan salah satu bentuk funding yang memiliki karakteristik…

a)

Tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran

b)

Tidak memberikan bunga sama sekali

c)

Hanya dapat ditarik setelah jatuh tempo

d)

Dapat ditarik kapan saja menggunakan cek atau bilyet giro

25.

Program seperti “tabungan berhadiah”, “tabungan haji”, atau “tabungan pendidikan” termasuk contoh strategi…

a)

Funding melalui lembaga keuangan nonbank

b)

Inovasi produk penghimpunan dana

c)

Manajemen risiko kredit

d)

Diversifikasi penyaluran dana