Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ilham Nur Barkah Soal pilihan ganda BAB 1 & BAB 2 SEJARAH

Total questions: 30

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Pada masa penjajahan Belanda di Indonesia, terjadi berbagai perlawanan dari rakyat untuk melawan penindasan kolonial. Salah satu bentuk perlawanan yang paling terkenal adalah Perang Diponegoro, yang berlangsung dari tahun 1825 hingga 1830. Perang ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah ketidakpuasan Pangeran Diponegoro terhadap Belanda yang semakin menekan rakyat dan mencampuri urusan adat dan agama di tanah Jawa. Apa tujuan utama Pangeran Diponegoro dalam memimpin perlawanan ini?

a)

a. Membangun hubungan dagang yang adil antara Belanda dan rakyat Jawa

b)

b. Menjadi penguasa tunggal di Kerajaan Mataram

c)

c. Menghentikan pengaruh Belanda dalam urusan adat dan agama di Jawa

d)

d. Mendapatkan dukungan Belanda untuk melawan kerajaan lain di Nusantara

e)

e. Menyebarkan agama Islam ke seluruh penjuru Nusantara

2.

Pada masa penjajahan Jepang di Indonesia (1942-1945), Jepang berusaha menarik dukungan rakyat Indonesia melalui kebijakan-kebijakan seperti mendirikan organisasi PETA (Pembela Tanah Air) yang diharapkan dapat memperkuat pertahanan mereka dari serangan Sekutu. Meskipun awalnya terbentuk atas perintah Jepang, organisasi PETA ini kemudian melahirkan banyak tokoh pejuang kemerdekaan yang menggunakan pelatihan militer tersebut untuk melawan Jepang dan mendukung kemerdekaan Indonesia. Apa alasan utama rakyat Indonesia mendukung pembentukan PETA pada masa penjajahan Jepang?

a)

a. Untuk membantu Jepang memenangkan perang melawan Sekutu

b)

b. Untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan militer dari Jepang

c)

c. Untuk memperkuat kekuasaan Jepang di Indonesia secara sukarela

d)

d. Untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi perang kemerdekaan melawan penjajah

e)

e. Untuk menggantikan Belanda sebagai penjajah di Indonesia

3.

Apa tujuan utama Portugis mengambil alih jalur perdagangan rempah di Asia Tenggara?

a)

a. Mengamankan wilayah dari serangan Spanyol

b)

b. Memperluas kekuasaan politik di Eropa

c)

c. Memperkuat kekuasaan ekonomi di wilayah Asia Tenggara

d)

d. Membentuk aliansi dengan kerajaan lokal

e)

e. Menghapuskan perbudakan di wilayah jajahan

4.

4.Mengapa jatuhnya Malaka ke tangan Portugis pada tahun 1511 dianggap sebagai peristiwa penting bagi sejarah perdagangan rempah dunia?

a)

a. Menyebabkan Eropa menguasai semua perdagangan rempah dunia

b)

b. Meningkatkan ketergantungan Eropa pada hasil pertanian lokal

c)

c. Memicu perang besar antara kerajaan-kerajaan di Asia Tenggara

d)

d. Membuka jalan bagi kolonialisme Eropa di wilayah Asia

e)

e. Membantu Malaka menjadi kota terbesar di Asia Tenggara

5.

Apa alasan utama Portugis dan Spanyol melakukan penjelajahan samudra pada abad ke-15?

a)

a. Menghindari dominasi Turki Utsmani di jalur perdagangan darat

b)

b. Mengurangi ketergantungan pada Afrika sebagai sumber rempah

c)

c. Memperoleh wilayah baru untuk dijadikan koloni

d)

d. Memperkuat hubungan diplomatik dengan Asia

e)

e. Mencari bahan baku untuk industri di Eropa

6.

Apa akibat jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Utsmani pada tahun 1453 bagi perdagangan Eropa?

a)

a. Membuka jalur perdagangan langsung ke Asia

b)

b. Menutup jalur perdagangan lama yang melewati Konstantinopel

c)

c. Meningkatkan perdagangan rempah antara Asia dan Eropa

d)

d. Mempercepat penemuan Benua Amerika

e)

e. Membuka hubungan dagang baru dengan Afrika

7.

Kota yang menjadi pusat perdagangan rempah-rempah di Asia Tenggara pada abad ke-16 adalah…

a)

a. Malaka

b)

b. Banten

c)

c. Ambon

d)

d. Makasar

e)

e. Ternate

8.

Siapakah tokoh Belanda yang diterima baik oleh rakyat Banten pada awal kedatangannya, tetapi kemudian mulai dibenci karena sikapnya yang kasar dan sombong?

a)

a. Vasco da Gama

b)

b. Cornelis de Houtman

c)

c. Bartholomeus Diaz

d)

d. Christopher Columbus

e)

e. Alfonso de Albuquerque

9.

Apa tujuan utama kedatangan bangsa Portugis ke wilayah Indonesia?

a)

a. Menjajah wilayah Indonesia

b)

b. Mencari dan memperdagangkan rempah-rempah

c)

c. Membuka lahan pertanian baru

d)

d. Menguasai pelabuhan dan perairan

e)

e.Membantu kerajaan-kerajaan lokal

10.

Siapakah pemimpin armada Portugis yang memimpin serangan terhadap Kota Malaka pada tahun 1511 untuk menguasai jalur perdagangan rempah-rempah?

a)

a. Cornelis de Houtman

b)

b. Christopher Columbus

c)

c. Alfonso de Albuquerque

d)

d. Bartholomeus Diaz

e)

e. Ferdinand Magellan

11.

Pada abad ke-19, Belanda menerapkan sistem tanam paksa (cultuurstelsel) di Indonesia untuk meningkatkan pemasukan negara. Dalam sistem ini, rakyat dipaksa menanam tanaman komoditas ekspor seperti kopi, tebu, dan nila. Hasilnya harus diserahkan kepada pemerintah kolonial untuk dijual di pasar internasional. Dampak dari kebijakan ini sangat memberatkan rakyat, banyak petani yang kehilangan tanah dan mengalami kelaparan akibat kurangnya lahan untuk menanam padi, bahan makanan pokok mereka. Kondisi ini kemudian menimbulkan berbagai protes dari masyarakat, hingga akhirnya sistem tanam paksa dihentikan. Berdasarkan cerita tersebut, alasan utama dihentikannya sistem tanam paksa adalah...

a)

A. Protes dari negara lain

b)

B. Penolakan oleh para pengusaha Belanda

c)

C. Penderitaan rakyat dan protes masyarakat

d)

D. Perlawanan bersenjata dari kerajaan lokal

e)

E. Persaingan dagang dengan negara lain

12.

Pada tahun 1908, Dr. Soetomo dan rekan-rekannya mendirikan organisasi Budi Utomo, yang dianggap sebagai awal dari kebangkitan nasional Indonesia. Budi Utomo berfokus pada upaya meningkatkan pendidikan dan kesadaran bangsa Indonesia terhadap pentingnya kemerdekaan dan kebebasan. Gerakan ini kemudian menjadi inspirasi bagi organisasi-organisasi lain yang memiliki tujuan serupa. Faktor utama yang mendorong lahirnya Budi Utomo adalah...

a)

A. Semangat untuk memajukan pendidikan bangsa

b)

B. Kepentingan bisnis dari kaum priyayi

c)

C. Dukungan pemerintah kolonial Belanda

d)

D. Kehadiran bangsa Jepang di Indonesia

e)

E. Perlawanan bersenjata

13.

Perlawanan rakyat Aceh terhadap kolonial Belanda berlangsung cukup lama, yaitu sekitar 30 tahun, sejak 1873 hingga 1904. Perlawanan ini dipimpin oleh beberapa tokoh Aceh yang gigih mempertahankan daerahnya dari cengkeraman kolonial. Salah satu tokoh perlawanan tersebut adalah Cut Nyak Dien, yang dikenal dengan keberanian dan kecintaannya pada tanah kelahirannya. Meskipun akhirnya tertangkap, perjuangan Cut Nyak Dien tetap menjadi inspirasi bagi rakyat Aceh dan Indonesia. Salah satu alasan utama mengapa rakyat Aceh melawan kolonial Belanda adalah...

a)

A. Keinginan untuk berdagang dengan Inggris

b)

B. Tekanan ekonomi dari Belanda

c)

C. Agresi militer Belanda terhadap kedaulatan Aceh

d)

D. Konflik antar suku di Aceh

e)

E. Ketertarikan pada budaya Barat

14.

Perang Diponegoro atau Perang Jawa yang berlangsung dari tahun 1825 hingga 1830 merupakan salah satu perlawanan terbesar terhadap pemerintah kolonial Belanda. Perang ini dipimpin oleh Pangeran Diponegoro yang merasa kecewa atas kebijakan Belanda yang merugikan rakyat Jawa, termasuk pajak yang tinggi dan campur tangan dalam urusan adat dan budaya setempat. Dampak dari perang ini sangat besar, baik bagi rakyat Jawa maupun pemerintah kolonial. Alasan utama Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan adalah...

a)

A. Persaingan dengan kerajaan lain di Jawa

b)

B. Campur tangan Belanda dalam urusan budaya dan agama

c)

C. Ambisi untuk menjadi raja Jawa

d)

D. Keinginan untuk menguasai perdagangan rempah-rempah

e)

E. Permintaan dari negara-negara tetangga

15.

Pada masa penjajahan, Belanda memperkenalkan politik etis sebagai bentuk tanggung jawab mereka atas penderitaan rakyat Indonesia akibat kebijakan kolonial. Politik etis ini meliputi tiga program utama: edukasi, irigasi, dan transmigrasi. Meskipun tujuan awalnya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, kenyataannya program ini lebih banyak menguntungkan Belanda daripada rakyat Indonesia. Salah satu alasan utama Belanda menerapkan politik etis adalah...

a)

A. Untuk mendapatkan tenaga kerja murah

b)

B. Sebagai upaya memperbaiki citra di mata dunia

c)

C. Agar rakyat Indonesia lebih patuh pada Belanda

d)

D. Meningkatkan hasil produksi pertanian

e)

E. Memperluas wilayah kekuasaan Belanda

16.

Perang Diponegoro yang berlangsung dari tahun 1825 hingga 1830 merupakan salah satu bentuk perlawanan besar rakyat Jawa terhadap pemerintah kolonial Belanda. Perang ini dipicu oleh ketidakpuasan Pangeran Diponegoro terhadap kebijakan-kebijakan kolonial, termasuk pembangunan jalan yang melewati makam leluhurnya. Selain itu, rakyat juga merasa tertekan oleh pajak-pajak tinggi dan perlakuan tidak adil dari Belanda. Setelah perang berakhir, banyak kerugian dialami oleh kedua belah pihak, tetapi Belanda akhirnya menang dengan menangkap Pangeran Diponegoro melalui taktik licik. Apa nama taktik yang digunakan Belanda untuk menangkap Pangeran Diponegoro?

a)

A. Blokade ekonomi

b)

B. Taktik gerilya

c)

C. Perang terbuka

d)

D. Diplomasi damai

e)

E. Taktik tipu muslihat

17.

Pada awal abad ke-17, Belanda datang ke Nusantara dan membentuk VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) untuk menguasai perdagangan rempah-rempah. VOC kemudian diberi hak istimewa untuk berdagang, memerintah, dan bahkan memiliki tentara sendiri. Dengan kekuasaan tersebut, VOC menjalankan politik monopoli yang keras terhadap rakyat dan para penguasa lokal. Salah satu kebijakan yang diterapkan VOC adalah ekstirpasi, yaitu pemusnahan tanaman rempah milik rakyat untuk mengendalikan harga. Hal ini menyebabkan penderitaan di kalangan rakyat karena mereka kehilangan mata pencaharian. Siapakah tokoh perlawanan dari Maluku yang terkenal karena menentang kebijakan VOC?

a)

A. Sultan Baabullah

b)

B. Sultan Hasanuddin

c)

C. Kapitan Pattimura

d)

D. Pangeran Diponegoro

e)

E. Teuku Umar

18.

Pangeran Antasari adalah seorang tokoh perlawanan dari Kalimantan Selatan yang menentang kekuasaan Belanda. Beliau memimpin perlawanan rakyat Banjar yang tidak setuju dengan campur tangan Belanda dalam urusan kerajaan. Perlawanan ini dikenal sebagai Perang Banjar yang berlangsung dari tahun 1859 hingga 1905. Pangeran Antasari mengobarkan semangat perlawanan dan berhasil menghimpun rakyat Banjar untuk melawan Belanda. Apa gelar yang diberikan kepada Pangeran Antasari oleh rakyatnya?

a)

A. Pahlawan Tanah Banjar

b)

B. Panglima Perang Banjar

c)

C. Sultan Banjar

d)

D. Pemimpin Agung Banjar

e)

E. Penjaga Tanah Banjar

19.

Selama masa pendudukan kolonial, Belanda banyak menggunakan taktik divide et impera atau politik adu domba. Taktik ini bertujuan untuk memecah belah kekuatan pribumi agar lebih mudah dikuasai. Salah satu contoh penerapan taktik ini adalah dengan memanfaatkan konflik internal di kerajaan-kerajaan Nusantara sehingga para pemimpin lokal tidak bersatu dalam melawan Belanda. Mengapa taktik ini efektif dalam memperlemah perlawanan rakyat Indonesia?

a)

A. Mempermudah perdagangan Belanda

b)

B. Membuat rakyat saling bermusuhan

c)

C. Meningkatkan ekonomi rakyat

d)

D. Menghapuskan sistem kerajaan

e)

E. Membentuk negara baru

20.

Di awal abad ke-20, terjadi perlawanan rakyat Banten yang dikenal sebagai Pemberontakan Petani Banten 1888. Pemberontakan ini dipimpin oleh para petani yang menentang pajak tinggi, kerja paksa, dan eksploitasi yang dilakukan oleh penguasa kolonial Belanda. Salah satu penyebab utama perlawanan ini adalah ketidakadilan yang dirasakan oleh rakyat Banten atas kebijakan pemerintah kolonial. Apa faktor utama penyebab Pemberontakan Petani Banten 1888?

a)

A. Kebijakan tanam paksa

b)

B. Monopoli perdagangan

c)

C. Pajak yang sangat tinggi

d)

D. Larangan beragama

e)

E. Pembatasan perdagangan

21.

Apa yang menyebabkan kebangkitan bangsa-bangsa Timur di awal abad ke-20?

4 lines
22.

Setelah kemenangan Jepang atas Rusia pada tahun 1905, Jepang menjadi simbol bangsa Asia pertama yang mampu mengalahkan kekuatan Barat. Hal ini memberikan inspirasi besar bagi negara-negara Asia lainnya yang berada di bawah penjajahan Barat. Bagaimana kemenangan Jepang ini mengubah pandangan bangsa Timur terhadap dominasi Barat dan mendorong kebangkitan mereka?

4 lines
23.

Apa peran Jepang dalam kebangkitan bangsa-bangsa Asia?

4 lines
24.

Bagaimana revolusi di Tiongkok mempengaruhi negara-negara Asia lainnya?

4 lines
25.

Mengapa nasionalisme menjadi penting dalam kebangkitan bangsa Timur?

4 lines
26.

Apa dampak Revolusi Rusia 1917 terhadap gerakan nasionalisme di Asia?

4 lines
27.

Bagaimana kolonialisme Eropa di Asia berperan dalam kebangkitan bangsa Timur?

4 lines
28.

Bagaimana pengaruh Perang Dunia II terhadap kemerdekaan bangsa-bangsa Asia?

4 lines
29.

Setelah Perang Dunia II, terjadi gelombang dekolonisasi di seluruh dunia, di mana banyak negara-negara kolonial Eropa mulai memberikan kemerdekaan kepada koloni-koloni mereka. Dekolonisasi ini merupakan dampak dari perubahan pandangan dunia terhadap kolonialisme. Bagaimana proses dekolonisasi ini memengaruhi kebangkitan bangsa-bangsa Timur di Asia?

4 lines
30.

Pemimpin nasionalis seperti Mahatma Gandhi di India dan Soekarno di Indonesia memainkan peran penting dalam memimpin perjuangan rakyat melawan penjajahan. Mereka mampu menggalang dukungan luas dan menginspirasi rakyat untuk memperjuangkan kemerdekaan. Mengapa peran para pemimpin nasionalis ini penting dalam kebangkitan bangsa Timur?

4 lines