Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Menghitung Volume Perwaktu

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan volume perwaktu?

a)

Volume perwaktu adalah ukuran kapasitas suatu zat yang diukur dalam satuan waktu.

b)

Volume perwaktu adalah ukuran panjang suatu zat.

c)

Volume perwaktu adalah ukuran suhu suatu zat.

d)

Volume perwaktu adalah ukuran berat suatu zat.

2.

Bagaimana cara menghitung volume air yang mengalir dalam satu detik?

a)

Volume = Luas Penampang + Kecepatan Aliran

b)

Volume = Kecepatan Aliran / Luas Penampang

c)

Volume = Luas Permukaan x Kecepatan Aliran

d)

Volume = Luas Penampang x Kecepatan Aliran

3.

Jika sebuah bak mandi terisi 200 liter dalam 10 menit, berapa volume perwaktunya?

a)

15 liter per menit

b)

20 liter per menit

c)

25 liter per menit

d)

30 liter per menit

4.

Sebuah pipa mengalirkan air dengan kecepatan 5 liter per menit. Berapa volume air yang mengalir dalam 1 jam?

a)

150 liter

b)

250 liter

c)

300 liter

d)

600 liter

5.

Jika volume air yang mengalir adalah 3 liter per detik, berapa volume dalam 5 menit?

a)

600 liter

b)

1200 liter

c)

300 liter

d)

900 liter

6.

Sebuah kolam terisi 1500 liter dalam 30 menit. Hitunglah volume perwaktunya!

a)

50 liter/menit

b)

100 liter/menit

c)

75 liter/menit

d)

30 liter/menit

7.

Apa satuan yang umum digunakan untuk mengukur volume perwaktu?

a)

Galon per menit (gal/min)

b)

Liter per detik (L/s)

c)

Sentimeter kubik per detik (cm³/s)

d)

Meter kubik per jam (m³/h)

8.

Jika sebuah pompa mengalirkan 10 liter per menit, berapa banyak air yang akan dipompa dalam 2 jam?

a)

1500 liter

b)

1200 liter

c)

1000 liter

d)

800 liter

9.

Sebuah sungai mengalir dengan volume 1000 m³ per jam. Berapa volume dalam 30 menit?

a)

500 m³

b)

750 m³

c)

250 m³

d)

1000 m³

10.

Mengapa penting untuk mengetahui volume perwaktu dalam sistem irigasi?

a)

Untuk mengatur kebutuhan air tanaman dan mencegah pemborosan.

b)

Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman secara otomatis.

c)

Untuk mengurangi biaya pemeliharaan sistem irigasi.

d)

Untuk menentukan jenis tanaman yang akan ditanam.