Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN GURU PJOK

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Dalam suatu pembelajaran PJOK, Ibu Reni sebagai guru mengelompokkan peserta didik ke dalam 3 kelompok yang berbeda. Hal itu dilakukan Ibu Reni berdasarkan asesmen awal yang pada pelaksanaannya peserta didik diminta melakukan dribel sesuai dengan kemampuannya.


Adapun skenario pembelajarannya adalah sebagai berikut:
Satu kelompok peserta didik diminta mengamati video pembelajaran mendribel bola melalui Youtube. Satu kelompok yang lain diminta untuk saling bercerita mengenai pengalaman mereka bagaimana mendribel bola dalam permainan Bola Basket. Sedangkan satu kelompok lagi diberi kesempatan untuk memperagakan cara melakukan dribel dalam permainan Bola Basket satu lawan satu. Selanjutnya semua peserta didik berlatih mendribel dalam sebuah praktik langsung permainan Bola Basket berdasarkan pemahaman dan pengalaman yang telah dimiliki.

Kasus diatas adalah contoh pembelajaran yang didesain berdasarkan...

a)

Diferensiasi Proses

b)

Diferensiasi Media Pembelajaran

c)

Diferensiasi Produk

d)

Diferensiasi Konten

e)

Diferensiasi Lingkungan


2.

Guru PJOK yang menerapkan strategi pembelajaran kooperatif pada dasarnya berupaya memenuhi kebutuhan peserta didik dan mengakui perbedaan kemampuan individu mereka, serta peduli untuk meningkatkan keterampilan sosial dan afektif peserta didik. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus menyadari bahwa:

a)

seperti juga strategi yang lain, keuntungan yang bisa diperoleh dari strategi kooperatif merupakan tingginya frekuensi keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran berkelompok.

b)

peserta didik harus dilibatkan dalam kegiatan kerja sama untuk menguasai keterampilan tertentu sehingga kemampuan mereka otomatis terbentuk.

c)

hasil yang positif dapat dicapai hanya jika tujuan yang diberikan kepada peserta didik bermakna, peserta didik diajari bagaimana caranya bekerja sama, dan akuntabilitas untuk proses dan hasil dari pengalaman belajar itu terbukti nyata kepada peserta didik.

d)

peserta didik memiliki perasaan bahwa mereka dihargai dan diakui oleh teman lainnya sehingga posisi mereka dipandang sama dan setara.

3.

Strategi instruksional yang harus dikuasai guru adalah pengembangan konten, dengan tujuan agar peserta dapat meningkatkan penguasaan mereka terhadap tugas gerak yang sedang dipelajari. Tahapan pengembangan konten meliputi ekstensi, penghalusan, dan aplikasi. Berikut adalah ciri-ciri penerapan ekstensi:

a)

Meningkatkan tingkat kesulitan tugas gerak ketika peserta didik terlalu mudah mempelajari tugas gerak yang diberikan, atau menurunkan kompleksitas tugas gerak ketika mereka mengalami kesulitan dalam mempelajarinya.

b)

Berupa komunikasi kepada peserta didik untuk menaruh perhatian terhadap kualitas performa mereka sendiri.

c)

Kepedulian terhadap kualitas kinerja peserta didik dapat ditunjukkan oleh umpan balik guru kepada kelas atau individu peserta didik tentang bagaimana kinerja mereka.

d)

Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menggunakan keterampilannya dengan cara menerapkannya pada situasi gerak tertentu seperti dalam permainan.

e)

Menantang peserta didik untuk berkompetisi dengan temannnya dalam pembelajaran.

4.

Gaya mengajar ditentukan oleh pengambilan keputusan yang mungkin terjadi di dalam tiga wilayah keputusan (baik oleh guru maupun oleh peserta didik), yaitu: pengaturan pra-dampak (pre-impact setting), pengaturan dampak (impact setting), dan pengaturan pasca-dampak (post-impact setting). Pembelajaran yang keputusannya dominan diambil oleh peserta didik diwakili oleh gaya-gaya berikut, kecuali:

a)

Independece learning

b)

Convergent discovery style

c)

Self teaching

d)

Practice style

e)

The learner designed individual program

5.

Model pendidikan gerak merupakan model kurikulum yang menawarkan konten bernuansa non-olahraga, di mana kontennya diwakili ungkapan tegas dari seorang ahli, yaitu “movement is the content of physical education”. Ungkapan tersebut mengandung makna seperti di bawah ini, kecuali...

a)

Peserta didik dapat menyatukan perbendaharaan gerak dari kerangka pembelajaran gerak secara menyeluruh.

b)

Peserta didik dapat mengomunikasikan gerakan mereka dengan guru dan peserta didik lain, hingga tercipta lingkungan belajar yang menyenangkan untuk semua peserta didik.

c)

Model ini menyediakan sebuah rangkaian utuh tentang pengalaman gerak yang berkelanjutan untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas.

d)

Semua peserta didik dipandang sudah mampu melakukan gerak dasar fundamental, sehingga pendidikan gerak dipandang tidak tepat diberikan lagi karena tidak membantu peserta didik untuk menguasainya.

e)

Dengan menekankan gerak dasar fundamental, peserta didik akan banyak mengalami pengalaman sukses, karena semua peserta didik sudah memiliki kompetensi yang cukup untuk melakukannya secara fungsional."

6.

Pada model pendidikan gerak, seorang guru PJOK ketika mengajarkan berbagai aktivitas basic-fundamental movement (pola gerak dasar) harus memahami konsep gerak yang meliputi konsep tubuh, konsep ruang, konsep usaha, serta konsep keterhubungan. Perhatikan beberapa pernyataan dibawah ini, pernyataan manakah yang paling tepat menurut Anda?

a)

Konsep usaha berkaitan dengan arah dan cara gerakan dilakukan.

b)

Konsep keterhubungan membahas memakai apa gerak dilakukan dalam kaitannya dengan orang lain atau aspek lainnya.

c)

Konsep ruang kaitannya dengan bagian tubuh yang bergerak dan arah gerak yang dilakukan.

d)

Konsep tubuh selalu berkaitan dengan bagaimana gerakan dilakukan.

7.

Empat konsep gerak dan elemennya membentuk jenis fondasi dalam pendidikan jasmani,
di antaranya konsep tubuh, konsep ruang, konsep usaha, konsep keterhubungan.
Salah satu kategori dari konsep tubuh adalah tindakan seluruh tubuh, yang memiliki tiga sub-kategori yang membentuk gerakan fundamental penting untuk perkembangan motorik, yaitu keterampilan non-lokomotor, lokomotor, dan manipulatif.
Beberapa gerakan dalam melatih keterampilan tersebut diantaranya.
1) Meregang 2) Melempar 3) Memukul 4) Lompatan 5) Menangkap 6) Memilin
7) Balance 8) Baling-baling 9) Jalan kepiting 10) Hop 11) Skip 12) Menggiring .
Aktivitas yang termasuk melatih keterampilan manipulatif adalah...

a)

3, 4, 5, 12

b)

1, 2, 3, 12

c)

2, 3, 5, 12

d)

4, 9, 10, 11

8.

Konsep gerak yang terdiri dari konsep tubuh, konsep ruang, konsep usaha dan konsep keterhubungan merupakan pemaknaan gerak dasar fundamental dalam kemungkinan penerapannya yang bervariasi. Masing-masing konsep gerak tersebut mengandung faktor-faktor pembangunnya, yaitu:
(1) konsep tubuh: tubuh, bagian tubuh, bentuk tubuh, aksi bagian tubuh, aksi seluruh tubuh;
(2) konsep ruang: lokasi, arah, tingkat, jalur, dan bidang;
(3) konsep usaha: waktu, daya, aliran, fokus;
(4) konsep keterhubungan: orang, posisi, waktu, maksud, dan lingkungan.

Jika gerakan jalan divariasikan dalam jalur dari konsep ruang dan waktu dari konsep usaha, serta orang dari konsep keterhubungan, gerakan jalan tersebut menjadi...

a)

Jalan langkah kecil-kecil, langsung, dalam bidang horizontal

b)

Jalan dengan bagian tumit, lancar atau tersendat, di sekeliling alat

c)

Jalan ke depan, terikat atau bebas, berurutan

d)

Jalan lurus atau meliuk, cepat atau lambat, sendirian dalam kerumunan"

9.

Usaha untuk pembelajaran kebugaran fisik yang optimal dapat diajarkan di sekolah oleh guru PJOK melalui penerapan model Pendidikan kebugaran. Berikut ini pernyataan yang benar untuk mendiskripsikan komponen pembentuk kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan, yaitu...

a)

kebugaran jantung paru, kelenturan, komposisi tubuh, dan kebugaran otot.

b)

kebugaran jasmani, kesehatan mental, kesehatan sosial, dan aktivitas gerak.

c)

kesadaran diri tentang organ tubuh dan fungsinya untuk sehat dan bugar.

d)

kekuatan massa otot, mencegah penyakit, dan cedera yang mengganggu aktivitas fisik

10.

Pak Rendi, seorang guru PJOK memberikan tugas kepada peserta didik untuk merancang program latihan kebugaran. Beliau menyampaikan materi tentang prinsip dasar latihan dengan urutan sebagai berikut:
(1) Memperhitungkan bahwa peserta didik masuk ke program aktivitas fisik dengan potensi biologis yang berbeda untuk berubah, tujuan dan minat pribadi, pola aktivitas saat ini, tingkat kebugaran, karakteristik psikososial, dan faktor penentu lingkungan.
(2) Aktivitas fisik harus dilakukan secara teratur agar efektif.
(3) Beban berlebih harus ditingkatkan dari waktu ke waktu secara bertahap agar tetap efektif dan aman.
(4) Aktivitas fisik menghasilkan adaptasi latihan dengan menekankan bagian tubuh atau sistem tubuh tertentu atau sebaliknya.
(5) Sistem tubuh (sistem kardiorespirasi, otot, atau tulang) harus diberi beban melebihi apa yang biasa dilakukan untuk menghasilkan adaptasi latihan yang diinginkan.
Prinsip 1,2,3,4,5 yang dimaksud adalah ….

a)

Individuality, regularity, progression, specificity, overload


b)

Individuality, regularity, specificity, progression, overload

c)

Individuality, regularity, specificity, overload, progression

d)

Individuality, specificity, regularity, progression, overload

11.

Pak Komar adalah guru PJOK kelas XI SMA. Beliau mengajarkan pendidikan kebugaran dan meminta peserta didik untuk merancang program latihan kebugaran sederhana dengan menerapkan prinsip FITT (Frequency, Intensity, Time, dan Type). Berikut ini yang bukan merupakan implementasi FITT untuk melatih kebugaran adalah...

a)

menerapkan latihan interval dengan intensitas tinggi, durasi latihan sekitar 15 – 30 menit diluar pemanasan dan pendinginan.

b)

latihan dilakukan sebanyak 3 – 5 kali dalam seminggu.

c)

durasi yang diperlukan saat latihan sekitar 30 – 45 menit diluar pemanasan dan pendinginan.

d)

jenis latihan menentukan komponen yang ditingkatkan, misalnya latihan kekuatan dengan menggunakan beban.

12.

Dalam suatu pembelajaran PJOK, Ibu Reni sebagai guru mengelompokkan peserta didik ke dalam 3 kelompok yang berbeda. Hal itu dilakukan Ibu Reni berdasarkan asesmen awal yang pada pelaksanaannya peserta didik diminta melakukan dribel sesuai dengan kemampuannya.


Adapun skenario pembelajarannya adalah sebagai berikut:
Satu kelompok peserta didik diminta mengamati video pembelajaran mendribel bola melalui Youtube. Satu kelompok yang lain diminta untuk saling bercerita mengenai pengalaman mereka bagaimana mendribel bola dalam permainan Bola Basket. Sedangkan satu kelompok lagi diberi kesempatan untuk memperagakan cara melakukan dribel dalam permainan Bola Basket satu lawan satu. Selanjutnya semua peserta didik berlatih mendribel dalam sebuah praktik langsung permainan Bola Basket berdasarkan pemahaman dan pengalaman yang telah dimiliki.

Rancangan skenario pembelajaran PJOK yang dibuat oleh Bu Reni berpotensi untuk memfasilitasi pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik karena...

a)

mengintegrasikan tujuan pendidikan dalam ranah psikomotor, afektif, dan kognitif dalam permainan bola basket.

b)

meningkatkan keterampilan motorik peserta didik khususnya penguasaan kompetensi permainan bola basket.

c)

memfasilitasi proses pembelajaran dengan cara berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

d)

memfasilitasi kebutuhan belajar peserta didik dengan cara yang sama agar pembelajaran lebih efektif.

13.

Dalam suatu pembelajaran PJOK, Ibu Reni sebagai guru mengelompokkan peserta didik ke dalam 3 kelompok yang berbeda. Hal itu dilakukan Ibu Reni berdasarkan asesmen awal yang pada pelaksanaannya peserta didik diminta melakukan dribel sesuai dengan kemampuannya.


Adapun skenario pembelajarannya adalah sebagai berikut:
Satu kelompok peserta didik diminta mengamati video pembelajaran mendribel bola melalui Youtube. Satu kelompok yang lain diminta untuk saling bercerita mengenai pengalaman mereka bagaimana mendribel bola dalam permainan Bola Basket. Sedangkan satu kelompok lagi diberi kesempatan untuk memperagakan cara melakukan dribel dalam permainan Bola Basket satu lawan satu. Selanjutnya semua peserta didik berlatih mendribel dalam sebuah praktik langsung permainan Bola Basket berdasarkan pemahaman dan pengalaman yang telah dimiliki.

Rancangan skenario pembelajaran PJOK yang dibuat oleh Ibu Reni pada soal sebelumnya disusun berdasarkan...

a)

Karakteristik peserta didik

b)

Karakteristik konten

c)

Ketersediaan fasilitas

d)

Keadaan lingkungan sekitar

14.

Ibu Guru Hilda, seorang guru PJOK melakukan skenario berikut dalam aktivitas pembelajaran inti:

Kelompok A diberi tugas memperagakan pola penyerangan satu lawan satu berhadapan.

Kelompok B diberi tugas memperagakan pola penyerangan dengan tim kecil empat lawan empat.

Kelompok C diberi tugas memperagakan small set game dengan pola penyerangan dan pertahanan man to man defense dan zona defense.

Beberapa peserta didik tidak memperhatikan dan malah bermain bola semaunya sendiri. Ibu Guru Hilda mengajak peserta didik untuk hadir dan belajar seutuhnya dengan memberi arahan:
“Murid-murid mari kita jeda sejenak untuk menutup mata kita, ambil nafas dalam, tahan, hembuskan (3 kali pengulangan), dengan tenang rasakan apa yang ada di sekitar kita, bayangkan kegiatan yang membuat kalian senang. Nah, selanjutnya buka mata kalian dan tersenyumlah."

Praktik pembelajaran PJOK yang dilakukan oleh Ibu Guru Hilda, merupakan...

a)

belajar gerak di PJOK yang dipadukan dengan pembelajaran sosial emosional.

b)

pembelajaran dengan pemberian isyarat pembelajaran (learning cue).


c)

meminta perhatian peserta didik dalam belajar gerak di PJOK dengan memperhatikan karakteristik usia peserta didik dan berdiferensiasi.

d)

mengarahkan konsentrasi peserta didik melalui pengembangan konsep gerak.

15.

Ibu Guru Dina, seorang guru PJOK melakukan skenario berikut dalam aktivitas pembelajaran inti:

Kelompok A diberi tugas memperagakan pola penyerangan satu lawan satu berhadapan.

Kelompok B diberi tugas memperagakan pola penyerangan dengan tim kecil empat lawan empat.

Kelompok C diberi tugas memperagakan small set game dengan pola penyerangan dan pertahanan man to man defense dan zona defense.

Beberapa peserta didik tidak memperhatikan dan malah bermain bola semaunya sendiri. Ibu Guru Hilda mengajak peserta didik untuk hadir dan belajar seutuhnya dengan memberi arahan:
“Murid-murid mari kita jeda sejenak untuk menutup mata kita, ambil nafas dalam, tahan, hembuskan (3 kali pengulangan), dengan tenang rasakan apa yang ada di sekitar kita, bayangkan kegiatan yang membuat kalian senang. Nah, selanjutnya buka mata kalian dan tersenyumlah."

Setelah peserta didik mempraktikkan keterampilan bola basket, karakteristik penting dalam pengembangan konten pada praktik pembelajaran PJOK yang dilakukan oleh Ibu Guru Dina adalah...

a)

menerapkan keterampilan dengan menilai penampilan peserta didik.

b)

penerapan melalui permainan olahraga yang dimodifikasi.

c)

melakukan pola yang beragam dalam permainan, kemerdekaan peserta didik.

d)

penerapan dalam bentuk permainan bola tangan.