WorksheetsSOAL UH BAB 3 FASE E HIKAYAT
Total questions: 15
Worksheet time: 45mins
"Dahulu kala, hiduplah seorang raja yang sangat bijaksana dan dermawan. Ia selalu mengutamakan kepentingan rakyatnya di atas segalanya. Suatu hari, raja tersebut menghadapi permasalahan besar yang menimpa negeri. Banyak rakyatnya yang mengeluh karena kesulitan memperoleh air bersih."
Apa yang dapat disimpulkan dari karakter raja dalam penggalan hikayat di atas?
Raja selalu mengutamakan kepentingan diri sendiri.
Raja acuh terhadap rakyatnya.
Raja bijaksana dan mengutamakan rakyatnya.
Raja selalu mengutamakan harta.
Raja mengabaikan keluhan rakyatnya.
"Setiap malam, sang pangeran bersemedi di hutan untuk memperoleh petunjuk dari yang Maha Kuasa. Ia percaya bahwa setiap masalah yang dihadapinya hanya bisa diselesaikan dengan bantuan kekuatan dari Yang Mahakuasa."
Apa nilai moral yang terkandung dalam penggalan hikayat di atas?
Mengutamakan kekuatan fisik dalam menyelesaikan masalah.
Percaya pada kemampuan sendiri dalam menghadapi masalah.
Mencari petunjuk dan berserah diri kepada Tuhan dalam menghadapi masalah.
Mengandalkan bantuan dari orang lain dalam menyelesaikan masalah.
Mengabaikan masalah yang dihadapi.
"Sang putri dikenal sebagai sosok yang sangat cerdas dan bijaksana. Ketika rakyatnya mengalami kesulitan, ia selalu turun tangan untuk membantu tanpa mengenal lelah."
Apa pesan yang ingin disampaikan melalui karakter sang putri dalam penggalan tersebut?
Keberanian untuk menghadapi musuh.
Ketangguhan dan kerja keras dalam membantu orang lain.
Kesombongan terhadap kepandaian yang dimiliki.
Ketidakpedulian terhadap kesulitan rakyat.
Kerja sama dalam menghadapi musuh.
"Rakyat negeri itu akhirnya memutuskan untuk mengadu kepada raja mengenai tingkah laku pejabat yang tidak adil. Raja segera memerintahkan penyelidikan dan menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi."
Apa sikap raja terhadap ketidakadilan yang ditunjukkan oleh pejabat dalam penggalan hikayat tersebut?
Mengabaikan aduan rakyat.
Memberi penghargaan kepada pejabat yang melanggar.
Menyelidiki dan menindak tegas ketidakadilan yang terjadi.
Meminta rakyat untuk memaklumi perilaku pejabat.
Menyalahkan rakyat karena mengadu.
"Dalam perjalanannya mencari ilmu, sang pemuda menghadapi banyak rintangan. Namun, ia tidak pernah menyerah dan selalu berusaha sebaik mungkin untuk mencapai tujuannya."
Apa pesan moral yang dapat diambil dari sikap sang pemuda dalam penggalan hikayat tersebut?
Menyerah saat menghadapi kesulitan.
Menghindari masalah untuk mencapai tujuan.
Selalu berusaha keras meskipun banyak rintangan.
Mengandalkan orang lain dalam perjalanan.
Berpindah tujuan ketika ada rintangan.
Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang putra mahkota yang memiliki sifat rendah hati dan bijaksana. Ia selalu memperhatikan kesejahteraan rakyatnya, meskipun ia seorang calon raja yang memiliki segala kekayaan dan kekuasaan. Suatu hari, ia bertemu dengan seorang petani tua yang mengeluh karena panennya gagal akibat cuaca buruk. Putra mahkota itu kemudian mengorbankan sebagian hartanya untuk membantu petani tersebut agar keluarganya tidak kelaparan.
Apa nilai moral utama yang tercermin dalam penggalan hikayat tersebut?
Keberanian menghadapi tantangan
Keadilan dalam memimpin
Keikhlasan dalam berbagi
Kekuatan dalam berperang
Kepandaian dalam berdagang
Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang putra mahkota yang memiliki sifat rendah hati dan bijaksana. Ia selalu memperhatikan kesejahteraan rakyatnya, meskipun ia seorang calon raja yang memiliki segala kekayaan dan kekuasaan. Suatu hari, ia bertemu dengan seorang petani tua yang mengeluh karena panennya gagal akibat cuaca buruk. Putra mahkota itu kemudian mengorbankan sebagian hartanya untuk membantu petani tersebut agar keluarganya tidak kelaparan.
Apakah dampak dari tindakan putra mahkota terhadap masyarakat menurut penggalan hikayat tersebut?
Mengajarkan petani untuk bekerja lebih keras
Meningkatkan kesejahteraan petani yang membutuhkan
Memastikan petani mematuhi perintahnya
Menginspirasi petani untuk menjadi kaya raya
Menunjukkan kekuatan dan kekuasaannya
Syahdan, pada suatu ketika, ada seorang pemuda yang bernama Amir Hamzah. Ia dikenal sebagai orang yang berani dan memiliki kekuatan luar biasa. Meskipun begitu, Amir Hamzah selalu rendah hati dan tidak pernah menyombongkan kekuatannya. Ia hanya menggunakan kekuatannya untuk melindungi orang-orang lemah dari ancaman musuh.
Nilai moral apa yang ditunjukkan oleh Amir Hamzah dalam penggalan hikayat tersebut?
Keberanian dan kebijaksanaan
Kesombongan dan ketenaran
Kerendahan hati dan kepedulian
Kebijaksanaan dalam berbicara
Kekayaan dan ketangguhan
Pada "Hikayat Si Miskin," tokoh utama mengalami banyak cobaan hidup dan tetap bersabar serta tidak pernah mengeluh atas kesulitan yang ia hadapi. Ia percaya bahwa semua kesulitan yang dialaminya adalah ujian dari Tuhan dan bahwa Tuhan akan selalu memberikan pertolongan.
Sikap tokoh utama dalam hikayat ini mencerminkan nilai agama yang mengajarkan…
Menyerah pada nasib tanpa usaha
Bertahan dalam penderitaan dengan pasrah total
Meminta belas kasihan dari orang lain untuk membantu kesulitan hidupnya
Kesabaran dan keyakinan akan pertolongan Tuhan dalam menghadapi ujian hidup
Melawan setiap ujian hidup dengan penuh amarah dan kebencian
"Sang raja memutuskan untuk mengadakan pertemuan besar dengan semua tetua adat dari berbagai wilayah. Dalam pertemuan itu, para tetua adat membahas cara terbaik untuk menjaga keharmonisan masyarakat dan mempertahankan tradisi yang telah ada secara turun-temurun. Mereka bersepakat untuk menghindari pertikaian dan menyelesaikan setiap masalah dengan musyawarah."
Nilai adat yang ditonjolkan dalam penggalan hikayat tersebut adalah ...
Mengutamakan kekayaan pribadi
Menjaga keharmonisan melalui musyawarah
Kebebasan dalam mengungkapkan pendapat
Keberanian untuk berperang
Mementingkan kepentingan pribadi
"Pada zaman dahulu kala, di sebuah kerajaan yang besar, hiduplah seorang raja yang arif dan bijaksana. Sang raja memiliki seorang putri yang sangat cantik jelita, budi pekertinya luhur, dan tutur katanya santun. Namun, pada suatu hari, datanglah seorang pemuda gagah perkasa dari negeri seberang. Ia berjanji akan membuktikan kesetiaannya kepada sang putri melalui berbagai ujian yang sulit."
Dari penggalan hikayat di atas, bagian yang mengandung unsur orientasi atau pengenalan cerita dapat dilihat pada:
Pada zaman dahulu kala, di sebuah kerajaan yang besar
Hiduplah seorang raja yang arif dan bijaksana
Sang raja memiliki seorang putri yang sangat cantik jelita
Pemuda gagah perkasa dari negeri seberang berjanji setia
Akan membuktikan kesetiaannya melalui ujian yang sulit
"Ketika sang raja mangkat, kerajaan itu jatuh ke tangan putranya yang masih muda dan kurang bijaksana. Tidak lama kemudian, masalah mulai muncul. Para pejabat kerajaan yang dahulu setia kepada sang raja, kini mulai berkhianat dan mengincar kedudukan tinggi dalam kerajaan."
Pada penggalan cerita di atas, bagian yang menggambarkan komplikasi atau permasalahan dalam struktur hikayat adalah ...
Sang raja mangkat dan kerajaan jatuh ke tangan putranya
Putranya masih muda dan kurang bijaksana
Masalah mulai muncul di kerajaan
Para pejabat kerajaan berkhianat dan mengincar kedudukan tinggi
Kerajaan diincar oleh orang-orang yang dahulu setia pada raja
"Syahdan, seorang raja dari negeri seberang mendengar kabar tentang Putri Candra Kirana, yang kecantikannya menyebar ke seluruh negeri. Sang Raja bertekad untuk memperistrinya dan mengutus prajurit terbaiknya untuk membawa sang putri ke kerajaannya. Namun, dalam perjalanannya, prajurit itu menghadapi berbagai rintangan dari makhluk-makhluk aneh di hutan yang lebat."
Berdasarkan teks tersebut, apa yang menjadi ciri hikayat?
Memiliki latar waktu dan tempat yang jelas dan spesifik
Menyampaikan cerita yang realistis dan ilmiah
Menampilkan kisah yang tidak masuk akal dan penuh keajaiban
Tidak ada tokoh utama yang jelas
Hanya berfokus pada konflik sosial yang terjadi
"Alkisah, terdapatlah sebuah kerajaan bernama Negeri Antah Berantah. Raja di negeri itu memiliki kekuatan yang luar biasa, dapat berjalan di atas air dan menembus api tanpa terluka. Seluruh rakyat menghormatinya sebagai sosok yang berkuasa dan tidak ada seorang pun yang mengetahui asal-usul dari raja yang mereka sembah."
Dari kutipan hikayat tersebut, ciri-ciri hikayat yang dapat disimpulkan adalah:
1. Istana sentris
2. Kemustahilan
3. Berakhir bahagia
4. Anonim
5. Mengandung nilai moral
1 dan 2
2 dan 3
1 dan 3
2 dan 4
3 dan 5
“Di kerajaan yang damai, ada seorang panglima yang gagah berani bernama Panglima Hang Tuah. Ia sangat setia kepada rajanya dan rela berkorban demi kehormatan kerajaan. Ia juga disegani oleh kawan dan lawan karena kesetiaan serta keberaniannya yang tak tergoyahkan.”
Apa makna dari penggunaan kata “kesetiaan” dan “berani” dalam menggambarkan karakter Panglima Hang Tuah?
Kata-kata tersebut menunjukkan bahwa Panglima Hang Tuah seorang yang mementingkan dirinya sendiri.
Kata-kata tersebut menunjukkan bahwa Panglima Hang Tuah hanya setia saat diperintah oleh raja.
Kata-kata tersebut menunjukkan bahwa Panglima Hang Tuah memiliki keberanian yang dipengaruhi oleh rasa setia kepada rajanya.
Kata-kata tersebut menunjukkan bahwa Panglima Hang Tuah adalah sosok yang berani tanpa peduli pada kesetiaan.
Kata-kata tersebut menunjukkan bahwa Panglima Hang Tuah lebih mementingkan kekuasaannya daripada kesetiaan.
