NEW
Font size
WorksheetsKuis_02_Organisasi dan Arsitektur Komputer
Total questions: 61
Worksheet time: 31mins
Komponen utama dalam arsitektur komputer menurut Von Neumann adalah:
ALU, Register, dan CPU
Memory, I/O Module, dan CPU
Bus, Register, dan Cache
CPU, RAM, dan ROM
Memory, Register, dan ALU
Fungsi utama dari Control Unit pada CPU adalah:
Mengolah data aritmetika
Mengontrol operasi CPU dan sinkronisasi komponen
Menyimpan data sementara
Menghubungkan CPU dengan perangkat eksternal
Menyimpan instruksi
Siklus instruksi dasar dalam komputer dimulai dengan tahap:
Decode
Execute
Fetch
Store
Interrupt
Interkoneksi dalam komputer berfungsi untuk:
Menyimpan data permanen
Menghubungkan komponen utama seperti CPU, memory, dan I/O
Mengontrol akses data dari dan ke memori
Mengubah instruksi menjadi kode mesin
Mengatur sistem operasi
Komponen utama pada struktur interkoneksi adalah:
Bus Data, Bus Alamat, dan Bus Kontrol
Cache, Register, dan ALU
CPU, RAM, dan ROM
Address Bus, Data Bus, dan Interrupt Bus
ALU, Register, dan Bus Data
Von Neumann architecture mengandalkan:
Penyimpanan data dan instruksi di alamat yang berbeda
Penyimpanan data dan instruksi di tempat yang sama
CPU tanpa ALU
I/O yang langsung terhubung dengan bus
Memori cache dalam prosesor
Fungsi dari Memory Buffer Register (MBR) adalah untuk:
Menentukan alamat dalam memori
Menyimpan data yang akan ditulis atau dibaca
Menghitung alamat operasi
Menyimpan instruksi terakhir
Menentukan perangkat I/O yang akan digunakan
Interrupt memungkinkan modul I/O untuk:
Mengambil alih proses CPU
Mempercepat siklus instruksi
Menyimpan data sementara
Mengakses memori tanpa melalui CPU
Menghentikan operasi CPU sementara
Jalur data pada bus memiliki fungsi untuk:
Mengontrol akses memori
Menyimpan data sementara
Memindahkan data antar komponen
Menyimpan instruksi program
Menentukan alamat tujuan data
Moore's Law menyatakan bahwa jumlah transistor pada chip akan:
Berlipat dua setiap 18 bulan
Berkurang setiap tahun
Berlipat dua setiap tahun
Tetap konstan
Berkurang setiap 18 bulan
Struktur utama dalam CPU mencakup:
ALU, Control Unit, dan Memory
Register, ALU, dan Control Unit
Memory, I/O Module, dan Register
Cache, ALU, dan ROM
Control Bus, Data Bus, dan Register
Fungsi utama dari Arithmetic and Logic Unit (ALU) adalah:
Mengatur pengendalian CPU
Melakukan operasi aritmetika dan logika
Menyimpan data sementara
Mengatur jalur data
Menghubungkan CPU ke memori
Program Counter (PC) berfungsi untuk:
Menyimpan hasil operasi aritmetika
Menentukan alamat instruksi selanjutnya
Mengontrol operasi pada CPU
Menghitung alamat operand
Menyimpan instruksi yang sedang dieksekusi
Pipeline dalam CPU memungkinkan:
Eksekusi paralel beberapa tahap instruksi
Penyimpanan instruksi dalam register
Eksekusi instruksi satu per satu
Pengurangan ukuran instruksi
Penggunaan instruksi yang lebih sedikit
Register dalam CPU digunakan untuk:
Menyimpan data jangka panjang
Menyimpan data sementara saat pengolahan
Mengatur akses I/O
Menyimpan instruksi program
Menghubungkan C
Register dalam CPU digunakan untuk:
Menyimpan data jangka panjang
Menyimpan data sementara saat pengolahan
Mengatur akses I/O
Menyimpan instruksi program
Menghubungkan CPU ke memori utama
Siklus instruksi meliputi tahap berikut, kecuali:
Fetch
Decode
Execute
Interrupt
Reload
Fungsi Instruction Register (IR) adalah:
Menyimpan data sementara
Menyimpan instruksi yang sedang dieksekusi
Menyimpan alamat data
Menghitung alamat instruksi
Mengontrol operasi aritmatika
Teknik pipelining meningkatkan performa dengan:
Mengurangi jumlah register
Menjalankan beberapa instruksi bersamaan
Menghentikan CPU saat ada interrupt
Menambah kapasitas memori
Mengurangi ukuran instruksi
Tujuan utama dari siklus decode adalah untuk:
Menyimpan hasil operasi
Membaca instruksi berikutnya
Menganalisis instruksi dan operand
Melakukan operasi aritmatika
Mengakses data dari memori
Control Unit bertugas untuk:
Mengolah data aritmatika
Menyimpan instruksi
Mengontrol operasi CPU secara keseluruhan
Memproses data dari I/O
Menghitung alamat instruksi
Memori cache adalah:
Memori yang terletak di luar CPU
Memori berkecepatan tinggi yang mendukung CPU
Memori utama pada komputer
Memori permanen yang menyimpan data
Memori dengan akses sekuensial
Tiga parameter utama yang memengaruhi kinerja memori adalah:
Waktu akses, waktu siklus, dan kecepatan transfer
Kecepatan, ukuran, dan voltase
Latensi, bandwidth, dan cache
Waktu akses, kapasitas, dan kecepatan transfer
Transfer rate, RAM, dan ROM
Kebijakan 'write-through' pada cache berarti:
Semua data ditulis langsung ke memori utama
Data disimpan sementara dalam cache
Data tidak pernah ditulis ke memori utama
Hanya instruksi yang ditulis
Hanya data yang sering digunakan yang disimpan
Fungsi mapping dalam cache bertujuan untuk:
Mengganti data di cache
Menyimpan data di lokasi tertentu
Menghubungkan data dari memori utama ke cache
Meningkatkan kecepatan akses
Mengurangi penggunaan memori
Memori cache dapat diorganisasikan dalam struktur:
Direct, associative, dan set-associative
RAM, ROM, dan EEPROM
Disk, tape, dan optical
DRAM, SRAM, dan EPROM
FIFO, LRU, dan LFU
Replacement algorithm dalam cache mengacu pada:
Mengganti data yang ada di cache dengan data baru
Menambah kecepatan cache
Mengurangi ukuran cache
Menyimpan data di dalam cache
Meningkatkan kapasitas memori utama
Cache berfungsi untuk:
Menyimpan data permanen
Meningkatkan kecepatan akses data
Mengurangi jumlah instruksi
Mengontrol operasi CPU
Menambah kapasitas memori utama
Prinsip utama dari hierarchical memory adalah:
Memori yang lebih kecil memiliki kecepatan lebih tinggi
Memori utama memiliki kapasitas terbesar
Semua data disimpan di cache
RAM adalah memori utama yang digunakan
Memori sekunder lebih mahal
Set-associative cache memungkinkan blok memori untuk disimpan di:
Satu lokasi cache tertentu
Beberapa set cache yang berbeda
Hanya di register
ROM dan RAM
Satu memori fisik
Fungsi utama dari LRU dalam replacement algorithm adalah:
Mengganti data yang jarang digunakan
Mengganti data yang sering digunakan
Menyimpan semua data secara permanen
Menambah kecepatan akses
Mengurangi ukuran cache
Fungsi utama dari memori internal adalah:
Menyimpan data secara permanen
Menyimpan data sementara selama pemrosesan
Menghubungkan CPU dengan perangkat I/O
Mengirim data ke memori eksternal
Menghapus data secara otomatis
RAM statis (SRAM) lebih cepat daripada DRAM karena:
Menggunakan kapasitor untuk menyimpan data
Tidak memerlukan penyegaran periodik
Hanya bisa menyimpan data sementara
Memiliki ukuran sel yang lebih besar
Terletak di luar CPU
Manfaat utama dari DRAM adalah:
Kecepatan tinggi
Biaya produksi rendah
Penggunaan daya rendah
Tidak membutuhkan penyegaran
Berfungsi sebagai cache
ROM adalah tipe memori yang:
Dapat ditulis ulang dengan cepat
Menyimpan data secara permanen
Tidak dapat menyimpan data dalam jangka panjang
Membutuhkan penyegaran periodik
Hanya digunakan untuk penyimpanan data temporer
Jenis memori yang hanya dapat dihapus dengan sinar ultraviolet adalah:
ROM
SRAM
EPROM
EEPROM
Flash memory
Flash memory adalah memori yang:
Hanya digunakan di perangkat seluler
Tidak bisa ditulis ulang
Menggunakan transistor untuk menyimpan data
Memiliki kapasitas yang sangat kecil
Digunakan sebagai penyimpanan utama di komputer
Teknologi RAM yang digunakan pada memori utama komputer modern adalah:
SRAM
DRAM
ROM
Flash memory
PROM
Tugas utama dari modul memori interleaved adalah:
Menyimpan data secara permanen
Meningkatkan kapasitas memori
Mempercepat proses akses data
Menghapus data dari cache
Mengurangi ukuran memori
Kegagalan memori yang terjadi secara acak tanpa kerusakan fisik disebut:
Kegagalan keras
Kegagalan lunak
Kegagalan listrik
Kegagalan optik
Kegagalan permanen
Teknologi memori yang menggunakan lapisan floating gate adalah:
SRAM
DRAM
Flash memory
PROM
EPROM
Disk magnetik terbuat dari bahan substrat yang biasanya adalah:
Plastik
Kaca atau aluminium
Karet
Baja
Tembaga
Dalam mekanisme write pada disk magnetik, medan magnet terbentuk karena:
Pergerakan piringan
Perputaran spindle
Aliran arus melalui kumparan
Pembacaan data dari disk
Suhu yang tinggi
RAID 0 dikenal dengan:
Mirror redundancy
Paritas ganda
Stripping data tanpa redundancy
Multiple parity disk
Data recovery otomatis
RAID 1 berfungsi dengan cara:
Menyimpan data di dua disk yang berbeda
Menggunakan hanya satu disk untuk penyimpanan
Menyimpan data di beberapa server
Menghapus data setelah setiap penulisan
Meningkatkan kecepatan transfer data
SSD menggunakan memori tipe:
DRAM
SRAM
NAND flash memory
EPROM
ROM
Pada disk optik, data disimpan dalam bentuk:
Gelombang suara
Lubang mikroskopik (pits) pada permukaan disk
Magnetik bit
Gaya gravitasi
Gelombang listrik
DVD-R memiliki kapasitas maksimum:
650 MB
1 GB
4.7 GB
17 GB
25 GB
Blu-ray menggunakan laser berwarna:
Merah
Hijau
Biru-violet
Putih
Kuning
Pita magnetik biasanya digunakan untuk:
Penyimpanan data sementara
Penyimpanan data berkapasitas besar dan jangka panjang
Meningkatkan kecepatan pemrosesan
Mengganti memori utama
Penyimpanan berbasis cloud
Linear Tape Open (LTO) adalah teknologi yang menggunakan:
Sistem penghapusan ultraviolet
Sistem cartridge untuk penyimpanan data besar
Flash memory
Magnetic RAM
Optical storage
Fungsi utama modul I/O adalah:
Menyimpan data sementara
Menghubungkan perangkat eksternal ke CPU dan memori
Mengontrol proses eksekusi di CPU
Menghapus data dari memori
Menyimpan data secara permanen
Teknik Programmed I/O berarti:
I/O bekerja tanpa instruksi CPU
CPU mengontrol operasi I/O secara langsung
I/O berjalan tanpa koneksi ke CPU
Memori mengontrol perangkat I/O
I/O dan CPU tidak berinteraksi
Interrupt-driven I/O memungkinkan CPU:
Menunggu hingga proses I/O selesai
Melanjutkan operasi lain hingga I/O siap
Mengontrol I/O secara langsung
Memproses I/O tanpa perintah
Menggunakan semua sumber daya sistem
DMA (Direct Memory Access) memungkinkan:
CPU mengakses I/O tanpa bantuan
Modul I/O mengakses memori langsung tanpa CPU
Memori mengakses I/O tanpa bus
CPU mengontrol seluruh proses I/O
Mengurangi ukuran memori
Fungsi buffering dalam modul I/O adalah:
Menghubungkan CPU dengan perangkat eksternal
Mengatur transfer data antara perangkat yang berbeda kecepatan
Menghapus data dari perangkat I/O
Mengontrol kecepatan transfer CPU
Mengirim data langsung ke memori
Interrupt diidentifikasi oleh CPU menggunakan:
DMA
Polling atau chaining
Buffering
Bus data
FIFO
Teknik Isolated I/O melibatkan:
Penggunaan bus terpisah untuk memori dan I/O
Akses langsung ke memori utama
Penggunaan instruksi memori untuk I/O
Perintah polling
Koneksi serial antar perangkat
DMA membutuhkan CPU untuk:
Mengontrol setiap tahap transfer
Memberikan instruksi awal dan akhir transfer
Menyimpan data selama transfer
Menghapus data setelah transfer
Menghentikan operasi setelah transfer
Alasan perangkat I/O tidak langsung dihubungkan ke bus sistem adalah:
Kecepatan transfer data yang berbeda
Kesulitan dalam pengaturan alamat
Pengurangan daya CPU
Mengurangi kapasitas memori
Meningkatkan ukuran perangkat
Teknik Interrupt-driven I/O bekerja dengan cara:
CPU menunggu hingga I/O siap
CPU melakukan operasi lain saat menunggu I/O
I/O bekerja tanpa gangguan CPU
Memori mengontrol semua perangkat I/O
I/O bekerja tanpa perintah CPU
