wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sumatif lingkup materi 3

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Cermati teks berikut!

Pantai Watu Leter

Pantai Watu Leter berlokasi di pesisir selatan di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pantai ini terletak bersebelahan dengan Pantai Goa China. Tetapi pantai ini masih belum banyak dikenal orang karena letaknya terpencil dan jarang sekali dikunjungi oleh wisatawan. Dari Kota Malang berjarak sekitar 60 km dan dapat ditempuh sekitar 3 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor. Untuk mencapainya dari Kota Malang bisa mengambil arah selatan menuju Sumbermanjing Wetan dan mengikuti arah menuju ke Pantai Sendangbiru. Lalu terdapat sebuah pertigaan dengan papan petunjuk arah ke kanan akan menuju ke Pantai Bajulmati dan Goa China.

Akses menuju ke Pantai Watu Leter agak sulit. Jalannya sempit dan mobil tidak akan bisa melaluinya. Wisatawan harus memasuki hutan bakau dan melewati jalan berbatu yang cukup tajam dan memacu adrenalin wisatawan. Setelah itu melewati jalan berumput liar yang tajam dan tinggi. Tidak berhati-hati dalam berjalan, rumput-rumput liar itu mampu mengiris kulit wisatawan. Barulah, setelah itu akan tiba di pantai Watu Leter. Untuk mencapai pantai, kita masih harus turun dari gundukan tanah sekitar 1,5 meteran. Anda bisa memarkirkan motor di situ, dan selanjutnya berjalan kaki menuju ke Pantai Watu Leter. Pantai Watu Leter bisa juga ditempuh dari Goa China dan medannya tidak terlalu sulit. Jika telah tiba di Pantai Goa China, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke arah barat sejauh sekitar 100 m. Jalur yang akan dilalui berupa jalan setapak dan sekitar 25 menit berjalan pengunjung akan sampai di Pantai Watu Leter.

Informasi pokok teks tersebut adalah ....

a)

Keindahan Pantai Watu Leter yang berlokasi di pesisir selatan di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

b)

Pantai Watu Leter merupakan pantai yang sangat terkenal dan banyak dikunjungi para wisatawan.

c)

Jalan menuju Pantai Watu Leter sangatlah mudah dijangkau. Kendaraan sepeda motor dan mobil pun leluasa memasuki area Pantai Watu Leter

d)

Lokasi dan rute perjalanan menuju Pantai Watu Leter.

2.

Tari Pinggan

Tari Pinggan adalah sebuah tarian tunggal tradisional Dayak yang disajikan untuk menghibur masyarakat dalam setiap acara tradisional. Misalnya: Gawai Dayak (pesta panen padi), Gawai Belaki Bini ( pesta pernikahan ) dll. Awalnya, tari pinggan dijadikan sebagai media komunikasi kesenian lokal jenius masyarakat Mualang. Dalam bahasa Dayak Mualang, Pinggan berarti piring yang terbuat dari batu atau tanah liat. Menjadi salah satu tarian yang berasal dari nenek moyang, tari pinggan juga mengandung nilai-nilai yang penuh makna dan unsur filosofis yang membuat tarian ini menjadi populer.

Tari Pinggan terbagi menjadi dua, yakni: Tari Pinggan Laki dan Tari Pinggan Indu'/Inok (wanita) yang masing-masing ada kesamaan dan pebedaan. Dalam jenis tarian ini terdapat perbedaan pada gerakan yang mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda pada gerakan atraksinya. Dalam hal ini Tari Pinggan laki memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan dengan Tari Pinggan Indu’. Tari ini lebih menekankan pada gerakan-gerakan atraktif yang diadopsi dari gerakan silat tradisional.

Gerakan dalam tarian ini diadaptasi dari gerakan silat tradisional dengan gerakan yang lincah dan atraktif yang sering kali membuat kagum para penontonnya. Gerakan dalam tarian ini lebih menekankan pada gerakan yang atraktif menggunakan piring sebagai atribut menarinya dan dipadukan dengan gerakan seni tari. Dalam melakukan gerakan tari, penari membawa dua buah Pinggan.

Paragraf kedua teks deskripsi tersebut merupakan struktur bagian ….

a)

identifikasi umum

b)

deskripsi bagian

c)

deskripsi manfaat

d)

penutup/simpulan

3.

Pantai Banyu Meneng

Pantai merupakan destinasi wisata yang dicari oleh banyak orang karena memiliki pemandangan yang indah. Di Kabupaten Malang terutama, banyak pantai yang memiliki pemandangan yang elok dan rupawan. Salah satunya adalah Pantai Banyu Meneng. Pantai ini berlokasi seratus meter dari Pantai Kondang Merak, tepatnya beralamat di Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pantai Banyu Meneng berasal dari Bahasa Jawa “banyu meneng” yang berarti "air diam". Pesona Pantai Banyu Meneng memang dapat menghipnotis wisatawan. Pantai ini memiliki ombak yang tenang yang dikelilingi oleh pohon-pohon besar. Angin sepoi-sepoi membelai mesra dedaunan yang ada di sekitar pantai, membuat suasana semakin sejuk dan nyaman.

Pantai Banyu Meneng memiliki keunikan tersendiri. Selain memiliki ombak yang tenang, Pasir putih nan bersih dipadukan dengan warna air laut yang kehijauan, memanjakan mata yang memandangnya. Garis panjang pantai yang tidak panjang, membuatnya tak kalah indah dengan pantai yang memiliki garis pantai yang panjang seperti Pantai Balekambang. Bukit karang yang terletak di sebelah barat pantai bisa dijadikan spot foto yang menarik. Tak jarang, wisatawan memanfaatkannya sebagai lokasi prewedding bersama pasangan tercinta dengan background pantai yang indah serta pasir putih bersih. Tempat favorit wisatawan untuk berfoto di landmark pantai yang berupa tugu bertuliskan "Banyu Meneng". Wisatawan juga bisa menjadikan Pantai Banyu Meneng menjadi lokasi untuk camping bersama teman-teman. Karena pantai ini berada di sebuah teluk, sehingga ombak lepas akan terhalang oleh bukit karang. Sungguh suasana pantai yang sangat tenang tersebut seakan-akan menyambut para wisatawan dengan ramahnya.

Untuk itu, keindahan Pantai Banyu Meneng akan tetap terjaga dan lestari jika para pengunjung pantai ikut berpartisipasi menjaga keberadaannya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Mengagumi ciptaan Allah kita buktikan dengan peduli terhadap segala ciptaan-Nya.

Struktur teks deskripsi yang berjudul “Pantai Banyu Meneng” tersebut adalah ….

a)

Paragraf Identifikasi umum dan paragraf deskripsi bagian

b)

Paragraf identifikasi umum, deskripsi bagian, dan manfaat

c)

Paragraf identifikasi umum, deskripsi bagian, dan penutup

d)

Paragraf deskripsi bagian, deskripsi manfaat, dan penutup

4.

Pantai Banyu Meneng

Pantai merupakan destinasi wisata yang dicari oleh banyak orang karena memiliki pemandangan yang indah. Di Kabupaten Malang terutama, banyak pantai yang memiliki pemandangan yang elok dan rupawan. Salah satunya adalah Pantai Banyu Meneng. Pantai ini berlokasi seratus meter dari Pantai Kondang Merak, tepatnya beralamat di Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pantai Banyu Meneng berasal dari Bahasa Jawa “banyu meneng” yang berarti "air diam". Pesona Pantai Banyu Meneng memang dapat menghipnotis wisatawan. Pantai ini memiliki ombak yang tenang yang dikelilingi oleh pohon-pohon besar. Angin sepoi-sepoi membelai mesra dedaunan yang ada di sekitar pantai, membuat suasana semakin sejuk dan nyaman.

Pantai Banyu Meneng memiliki keunikan tersendiri. Selain memiliki ombak yang tenang, Pasir putih nan bersih dipadukan dengan warna air laut yang kehijauan, memanjakan mata yang memandangnya. Garis panjang pantai yang tidak panjang, membuatnya tak kalah indah dengan pantai yang memiliki garis pantai yang panjang seperti Pantai Balekambang. Bukit karang yang terletak di sebelah barat pantai bisa dijadikan spot foto yang menarik. Tak jarang, wisatawan memanfaatkannya sebagai lokasi prewedding bersama pasangan tercinta dengan background pantai yang indah serta pasir putih bersih. Tempat favorit wisatawan untuk berfoto di landmark pantai yang berupa tugu bertuliskan "Banyu Meneng". Wisatawan juga bisa menjadikan Pantai Banyu Meneng menjadi lokasi untuk camping bersama teman-teman. Karena pantai ini berada di sebuah teluk, sehingga ombak lepas akan terhalang oleh bukit karang. Sungguh suasana pantai yang sangat tenang tersebut seakan-akan menyambut para wisatawan dengan ramahnya.

Untuk itu, keindahan Pantai Banyu Meneng akan tetap terjaga dan lestari jika para pengunjung pantai ikut berpartisipasi menjaga keberadaannya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Mengagumi ciptaan Allah kita buktikan dengan peduli terhadap segala ciptaan-Nya. Berikut kalimat pernyataan yang sesuai dengan isi teks deskripsi tersebut adalah .…

a)

Pantai Banyu Meneng memiliki ombak yang besar yang dikelilingi oleh pohon-pohon besar yang mampu menghipnotis wisatawan.

b)

Landmark pantai yang berupa tugu bertuliskan "Banyu Meneng" menjadi tempat favorit bagi para wisatawan untuk berfoto.

c)

Garis panjang pantai yang sangat panjang, membuatnya tak kalah indah dengan pantai yang memiliki garis pantai yang sama seperti Pantai Balekambang.

d)

Bukit karang yang terletak di sebelah selatan pantai bisa dijadikan spot foto yang menarik sehingga sering kali para wisatawan memanfaatkannya sebagai lokasi prewedding

5.

Berikut penulisan judul teks deskripsi dengan ejaan dan tanda baca yang tepat adalah ….

a)

Pantai Watu Leter nan Memesona Mata di Sore Hari

b)

Tempat Wisata Danau Toba di Pulau Samosir

c)

Panorama Gunung Arjuno Di Pagi Hari

d)

Brico, Si Kucing Kesayanganku

6.

Pantai Balekambang

(1)Pantai Balekambang adalah sebuah pantai sebagai destinasi wisata di Malang selatan yang menjadi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar. (2)Akses menuju pantai ini sudah cukup memadai. (3)Jalannya telah diaspal mulus. (4)Meskipun demikian, wisatawan harus tetap berhati-hati dengan beberapa tanjakan dan kelokan yang tajam. (5)Sepanjang perjalanan, wisatawan akan dimanjakan oleh deretan pepohonan nan hijau yang membuat udara menjadi sangat sejuk dan segar. (6)Saat berada di bibir pantai, wisatawan dapat menikmati deburan ombak yang tidak terlalu besar dan panorama khas pantai yang berkarang. (7)Debur ombaknya membuat irama alam yang indah di telinga. (8)Memang sungguh indah Pantai Balekambang.

Kalimat yang mengandung majas terdapat dalam kalimat ….

a)

ke-1 dan ke-3

b)

ke-3 dan ke-4

c)

ke-5 dan ke-7

d)

ke-6 dan ke-8

7.

Rumah Lamin

Rumah Lamin adalah rumah adat masyarakat Dayak dari Kalimantan Timur sebagai identitas di Kalimantan Timur. Rumah Lamin mempunyai panjang sekitar 300 meter, lebar 15 meter, dan tinggi kurang lebih 3 meter. Rumah Lamin juga dikenal sebagai rumah panggung yang panjang dan sambung-menyambung. Rumah ini dapat ditinggal oleh beberapa keluarga karena ukuran rumah yang cukup besar. Salah satu rumah Lamin yang berada di Kalimantan Timur bahkan dihuni oleh 12 sampai 30 keluarga. Rumah Lamin dapat menampung kurang lebih 100 orang. Pada tahun 1967, rumah Lamin diresmikan oleh pemerintah Indonesia.

Pola pengembangan paragraf teks deskripsi tersebut menggunakan paragraf ….

a)

naratif

b)

sugestif

c)

. subjektif

d)

ekspositoris

8.

Acara peringatan HUT di SMP Negeri 2 Soe dirayakan dengan berbagai jenis kegiatan. Salah satunya dengan lomba memasak makanan. Tiap kelas diharuskan mengikuti perlombaan ini. Tidak hanya siswa saja, bapak/ibu guru pun tidak ketinggalan meramaikan kegiatan ini. Tempat lomba memasak di halaman sekolah kami. Kegiatan lomba pun dimulai. Tampak aktivitas setiap kelompok sedang memasak sesuai menunya masing-masing. Yang unik, mereka diharuskan memakai kostum olah raga. Aroma harum dan sedap masakan pun mulai menggoda. Para juri pun berkeliling untuk memberikan penilaian.

Penggunaan kalimat mengandung cerapan pancaindra yang terdapat dalam teks deskripsi tersebut adalah ….

a)

penglihatan dan penciuman

b)

pendengaran dan penciuman

c)

penglihatan dan pendengaran

d)

penciuman dan indra rabaan

9.

Air Terjun Oehala

Objek wisata Air Terjun Oehala terletak lebih kurang 6 km dari Kota Soe. Lokasi objek wisata ini dapat dicapai menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Di objek wisata ini wisatawan akan menjumpai banyak air terjun. Penduduk sekitar mengibaratkan air terjun ini bagai taman di surga. Air terjun-air terjun tersebut dapat dijadikan sebagai pemandian yang mengasyikkan oleh wisatawan. Selain itu, di kawasan objek wisata ini wisatawan dapat melakukan berbagai kegiatan olahraga, baik bersepeda gunung, penjelajahan, maupun penelitian. Di kawasan objek wisata ini juga terdapat tanaman Mahoni yang ditanam pada area seluas 100 hektare.

Bila air terjun di daerah lain hanya memiliki satu atau dua tingkat saja maka air terjun Oehala memiliki tujuh tingkat dengan ketinggian bervariasi antara 4-10 meter dari puncak hingga tingkat terakhir.

Menurut cerita awalnya tempat ini dikenal dengan nama Oe Halan yang mengacu pada tempat terbentuknya kesepakatan damai antara dua suku yang berperang.

Dalam bahasa Dawan hala artinya tempat tidur bertingkat. Dan sejak tahun 1970-an nama air terjun Oehala ini dipakai hingga saat ini sesuai juga dengan nama desanya

Kalimat utama dalam paragraf kedua teks deskripsi tersebut adalah ….

a)

Air Terjun Oehala merupakan objek wisata yang memiliki nilai sejarah.

b)

Air terjun Oehala memiliki tujuh tingkat dengan ketinggian bervariasi antara 4-10 meter dari puncak hingga tingkat terakhir.

c)

Menurut cerita awalnya tempat ini dikenal dengan nama Oe Halan yang mengacu pada tempat terbentuknya kesepakatan damai antara dua suku yang berperang

d)

Dalam bahasa Dawan hala artinya tempat tidur bertingkat. Dan sejak tahun 1970-an nama air terjun Oehala ini dipakai hingga saat ini sesuai juga dengan nama desanya

10.

Penulisan penggunaan di sebagai imbuhan dan kata depan yang tepat terdapat dalam kalimat ….

a)

Pertunjukan drama Ande-ande Lumut di buka dengan gebyar kembang api di Alun-alun Kota Malang

b)

Wisata Lembah Ngajum ditutup untuk sementara waktu karena cuaca yang kurang bersahabat akibat curah hujan yang deras di daerah tersebut.

c)

Museum Ali Hasjmy diresmikan pada tanggal 15 Januari 1991 oleh Prof.Dr. Emil Salim diBanda Aceh.

d)

Upacara Bendera yang sedang berlangsung di pimpin oleh Kepala SMP Negeri 2 Soe di halaman upacara.

11.

Cermati kutipan teks berikut!

Pagi itu indah sekali. Matahari bersinar cerah menimpa pohon-pohon cemara yang kelihatan hijau. Sepanjang mata memandang , tampak kebun teh yang hijau segar. Langit sangat bersih dan berwarna biru cerah, menjadi pemandangan yang sungguh indah.

Pembuka cerpen di atas menggambarkan tentang ….

a)

latar

b)

tema

c)

alur

d)

penokohan

12.

Berikut penulisan kalimat langsung yang tepat adalah ...

a)

Ibu mengatakan “Saya harus menemui nenek malam ini juga.”

b)

“kakak, tolong bantu adik kamu!” pinta ibu.

c)

Ibu berkata, “Anis, jangan bermain-main saja, kamu harus belajar, Nak!”

d)

Sekarang saatnya kamu harus pergi Cinderella, “Bisik ibu peri.”

13.

Cermati kutipan berikut!

Pada suatu hari ada seekor kucing yang sangat awas dan sigap. Tikus-tikus takut memperlihatkan dirinya karena takut dimangsa oleh sang kucing, sehingga sang kucing harus mencari akal untuk menangkap mereka.

Fitur bahasa dengan makna kias yang terdapat pada kutipan tersebut adalah …

a)

sang kucing

b)

mencari akal

c)

pada suatu masa

d)

sangat awas dan sigap

14.

Cermati teks berikut!

Perempuan miskin itu hidup sendirian dan tidak ada warga yang mengetahui bahwa dia sedang hamil. Ketika bayi itu lahir, hujan lebat beserta petir sedang melanda. Tepat pada tengah malam, sang bayi lahir bersamaan dengan petir yang menyambar rumah perempuan itu dan menyebabkan rumah terbakar. Perempuan itu mati terbakar dan secara ajaib, sang bayi berhasil selamat.

Ia ditemukan keesokan harinya oleh seorang pengemis tua dan diasuhnya sang bayi tersebut. Bayi itu diberi nama Jaka Gledek untuk mengenang peristwa petir yang menyambar rumahnya. Jaka Gledek tumbuh sebagai bayi yang nakal dan suka mengganggu temannya. Tubuhnya yang besar, membuat teman-temannya takut padanya. Ia pun memiliki sebuah kelebihan, yaitu kebal terhadap api. Karena kenakalannya, warga desa tidak menyukainya. Pak RT termasuk warga yang sangat membenci Jaka Gledek karena anaknya sering menjadi korban kenakalan Jaka Gledek.

Pak RT bersama para warga mengadakan rapat untuk membahas Jaka Gledek. Mereka sepakat untuk mengusir Jaka Gledek apa bila kenakalannya tidak dapat dikendalikan lagi. Pada suatu malam Jumat, hujan petir kembali melanda desa.

Penggambaran watak tokoh oko Gledek dilakukan dengan cara ….

a)

disebutkan langsung oleh pengarangnya.

b)

melalui lingkungan hidup sekitar tokoh

c)

melalui tingkah laku/perbuatan tokoh

d)

melalui dialog/percakapan tokoh.

15.

Cermati kalimat langsung berikut!

“Menginaplah di sini, Jack! Lihatlah, hari sudah malam. Sangat berbahaya jika kamu nekat pulang,” pinta Marlyn.

Kalimat langsung di atas jika diubah menjadi kalimat tidak langsung yang tepat adalah ...

a)

Jack meminta kepada Marlyn agar menginap di rumahnya karena hari sudah malam dan sangat berbahaya jika dia nekat pulang.

b)

Marlyn meminta Jack untuk menginap di rumahnya karena hari sudah malam dan sangat membahayakan Marlyn jika dia nekat pulang.

c)

Jack meminta kepada Marlyn untuk menginap di rumahnya karena hari sudah malam dan sangat membahayakan dia jika nekat pulang

d)

Marlyn meminta kepada Jack untuk menginap di rumahnya karena hari sudah malam dan sangat berhaya jika dia nekat pulang.

16.

Cermati teks berikut!

Aku mulai meniup seruling emas ini. Tiba-tiba, angin berhembus dengan kencang. Semakin kuat ku meniupnya, kecepatan angin pun juga demikian. Pohon-pohon banyak yang tumbang. Tanah tempat aku bersila bergetar hebat. Tubuhku terbang dan berputar-putar semakin menjauh dari bumi. Tubuhku tertarik ke cakrawala biru dan terhempas di sana.

Fantasi dan deskripsi yang tepat untuk kalimat yang bercetak miring adalah ...

a)

Tubuhku tertarik ke cakrawala biru dan terjatuh di samudra biru. Gelombangnya begitu besar dan membahayakan diriku. Aku mencoba berenang ke tepi, tetapi ombak itu datang silih berganti. Hingga akhirnya datang seorang nelayan yang menolong kami.

b)

Tubuhku tertarik ke cakrawala biru dan terbawa ke Negeri Awan Putih. Aku melihat pemandangan istana angkasa yang begitu megah dengan arsitektur bertahtakan emas dan permata. Para raja dan ratu memandangku dengan tatapan yang ramah. Aku diminta untuk bangun dan disilakan menuju ruang utama istana. Di sana, aku disambut dengan tarian khas istana dan berbagai hidangan masakan yang serba mewah.

c)

Tubuhku tertarik ke cakrawala biru dan terlempar di sebuah hutan yang subur di bumi. Pemandangannya begitu indah dan rupawan. Gunung dan lembah ngarainya mampu menghipnotis mata. Burung-burung pun dengan merdunya bernyanyi riang dari dahan satu ke lainnya.

d)

Tubuhku tertarik ke cakrawala biru dan terlempar di sebuah rumah tua di seberang jalan dekat rumah pamanku. Rumah yang angker dan penuh misteri. Dindingnya pun sudah banyak yang lapuk dan usang. Mataku kukucek-kucek berulang kali seperti tidak percaya. Sendirian di rumah tua dengan situasi membangkitkan bulu romaku.

17.

Cermati teks berikut!

Cara Memainkan Harmonika

1. Bunyikan nada dengan meniup

2. Pilihlah lubang dengan lembut dan berharmonisasi

3. Hisap udara untuk mengganti nada

4. Tarik udara untuk meninggikan nada

5. Mainkan tangga nada dimulai dari C

6. Berlatihlah terus dalam satu nada pada satu waktu

Simpulan isi teks prosedur tersebut adalah ...

a)

Cara penggunaan alat musik harmonika adalah dengan cara dihisap

b)

Harmonika sejenis alat musik yang penggunaanya dengan cara dipetik.

c)

Harmonika sejenis alat musik yang penggunanannya dengan cara ditiup dan dihisap.

d)

Harmonika sejenis alat musik yang dpakai untuk iringan selain gitar dan

seruling.

18.

Cermati teks prosedur berikut!

Cara Menari Pakarena

1. Berdirilah secara tegak

2. Peganglah kipas di tangan kanan

3. Ayunkan kedua tangan ke samping kiri dan kanan secara bergantian

4. Sementara itu, posisikan kaki mengikuti gerak tangan

5. Bergeraklah sesuai irama musik

Kutipan teks prosedur tersebut merupakan bagian struktur ....

a)

langkah-langkah

b)

tujuan

c)

bahan

d)

penutup

19.

Teks Prosedur Membuat Rendang

(1) Setelah semua bumbu dimasukkan, aduk merata dan tunggu sampai santan mendidih serta mengeluarkan minyak.

(2) Pertama-tama, potong dan gepreklah daging sapi yang telah dicuci.

(3) Ungkeplah daging sapi yang telah digeprek dengan bumbu yang telah dihaluskan sampai beruap dan daging ungkep kering.

(4) Setelah diungkep, masukkan santan kental, merica bubuk, sereh, asam kandis, bunga pekak, daun jeruk, daun salam, daun kunyit, garam, dan gula pasir.

(5) Aduk-aduk terus sampai serundeng menyatu dengan daging sampai berubah warna dan mengering, lalu sajikan.

(6) Setelah santan mengeluarkan minyak, kecilkan api dan masukkan bahan pelengkap kelapa serundeng yang sudah disangrai.

(7) Setelah itu, haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, dan lengkuas.

Urutan petunjuk membuat rendang tersebut yang tepat adalah ....

a)

2), (3), (1), (4), (7), (5), (6)

b)

(2), (4), (3), (7), (6), (1), (5)

c)

(2), (3), (7), (4), (1), (6), (5)

d)

(2), (5), (1), (4), (6), (3), (7)

20.

Cermati kalimat-kalimat berikut!

(1) Menyiapkan kembali bagian yang sudah terbuka.

(2) Membuka tutup bagian belakang dengan pisau.

(3) Gulunglah sampai membentuk bulat.

(4) Menutup bagian belakang dengan kuat.

(5) Menekan tombol dengan baik hingga berbunyi.

(6) Mencoba satu persatu secara perlahan.

(7) Penambahan gula yang berlebihan menjadikan rasa kue terlalu manis.

(8) Masukkan baterai dengan posisi ke arah depan.

Penggunaan kalimat dengan kata keterangan hubungan akibat terdapat pada nomor ....

a)

(1), (2), dan (4)

b)

(3), (5), dan (7)

c)

(5), (7), dan (8)

d)

(7), (6), dan (8)