Font size
S
M
L
XL
WorksheetsPengantar Perbankan
Total questions: 98
Worksheet time: 5hrs 54mins
Name
Class
Date
1.
Apa yang dimaksud dengan penyisihan penghapusan aktiva produktif?
a)
Biaya operasional bank
b)
Pendapatan bunga yang diharapkan
c)
Cadangan untuk menutupi kerugian kredit
d)
Jumlah total aktiva bank
2.
Apa yang termasuk dalam komponen aktiva bank?
a)
Giro nasabah dan tabungan
b)
Pendapatan bunga dan biaya lainnya
c)
Hutang, modal, dan laba ditahan
d)
Kas, giro BI, dan pinjaman yang diberikan
3.
Dari mana saja pendapatan bank berasal?
a)
Pendapatan bunga dan pendapatan lainnya
b)
Pendapatan dari investasi dan tabungan
c)
Pendapatan dari giro dan deposito
d)
Pendapatan bunga dan biaya operasional
4.
Mana dari berikut ini yang merupakan jenis kewajiban bank?
a)
Pendapatan bunga dan biaya lainnya
b)
Giro nasabah dan deposito
c)
Modal disetor dan saldo laba
d)
Aktiva tetap dan penyertaan
5.
Apa yang dimaksud dengan biaya lainnya dalam konteks biaya bank?
a)
Biaya bunga yang dibayarkan kepada nasabah
b)
Pendapatan dari investasi
c)
Biaya operasional bank
d)
Biaya yang tidak terkait dengan bunga
6.
Mana dari berikut ini yang merupakan contoh biaya bank?
a)
Modal disetor dan saldo laba
b)
Pendapatan bunga dan biaya bunga
c)
Aktiva tetap dan penyertaan
d)
Giro nasabah dan tabungan
7.
Apa perbedaan antara aktiva dalam rupiah dan valuta asing?
a)
Aktiva dalam rupiah lebih berisiko
b)
Aktiva dalam valuta asing tidak ada di bank
c)
Aktiva dalam rupiah dan valuta asing memiliki nilai yang sama
d)
Aktiva dalam valuta asing terpengaruh oleh fluktuasi nilai tukar
8.
Apa yang dimaksud dengan ekuitas dalam konteks perbankan?
a)
Biaya operasional bank
b)
Pendapatan bunga yang diterima
c)
Modal disetor dan saldo laba
d)
Jumlah total hutang bank
9.
Apa arti dari COA 1 dalam sistem COA?
a)
Ekuitas
b)
Pendapatan
c)
Kewajiban
d)
Aktiva
10.
COA 104 mengacu pada apa dalam sistem COA?
a)
Ekuitas
b)
Kewajiban
c)
Surat-surat Berharga
d)
Kas
11.
COA 20 merujuk pada kategori apa dalam sistem COA?
a)
Aktiva dalam Rupiah
b)
Kewajiban dalam Rupiah
c)
Ekuitas dalam Valuta Asing
d)
Pendapatan Non Operasional
12.
COA 206 mengacu pada apa dalam sistem COA?
a)
Surat-surat Berharga yang Diterbitkan
b)
Aktiva Tetap
c)
Kewajiban Jangka Pendek
d)
Pendapatan Non Operasional
13.
Dalam kategori Kewajiban, apa arti dari COA 2091?
a)
Hutang Pajak
b)
Kewajiban Sewa Guna Usaha
c)
Pinjaman Subordinasi
d)
Kewajiban dalam Valuta Asing
14.
Apa yang dimaksud dengan COA 301 dalam kategori Ekuitas?
a)
Modal Disetor
b)
Kewajiban Jangka Pendek
c)
Pendapatan Operasional
d)
Aktiva Tetap
15.
COA 401 merujuk pada jenis pendapatan apa?
a)
Pendapatan Sewa
b)
Pendapatan Operasional
c)
Pendapatan Lain
d)
Pendapatan Non Operasional
16.
Apa arti dari COA 4011 dalam konteks pendapatan?
a)
Pendapatan Sewa
b)
Pendapatan Non Operasional
c)
Pendapatan Bunga
d)
Pendapatan Lain
17.
Apa arti dari COA 402 dalam sistem COA?
a)
Pendapatan Operasional
b)
Aktiva
c)
Pendapatan Non Operasional
d)
Kewajiban
18.
Apa yang dimaksud dengan COA 40191?
a)
Pendapatan Lain
b)
Kewajiban
c)
Provisi dan Komisi Selain Kredit
d)
Pendapatan Operasional
19.
Apa yang dimaksud dengan COA 501?
a)
Beban Operasional
b)
Beban Luar Biasa
c)
Penyisihan
d)
Beban Non Operasional
20.
Apa arti dari COA 5 dalam konteks akuntansi?
a)
Beban
b)
Penyisihan
c)
Akumulasi Penyusutan
d)
Kewajiban Kontijensi
21.
COA 50 mengacu pada jenis Beban apa?
a)
Beban dalam Valuta Asing
b)
Beban dalam Rupiah
c)
Beban Luar Biasa
d)
Beban Non Operasional
22.
COA 502 merujuk pada jenis Beban apa?
a)
Beban dalam Valuta Asing
b)
Beban Operasional
c)
Beban Luar Biasa
d)
Beban Non Operasional
23.
COA 6 dalam perbankan berarti?
a)
Beban
b)
Tagihan Kontijensi
c)
Akumulasi Penyusutan
d)
Penyisihan
24.
Apa arti dari COA 508 dalam perbankan?
a)
Beban Luar Biasa
b)
Beban Operasional
c)
Beban Pengaruh Kumulatif
d)
Penyisihan
25.
Apa yang dimaksud dengan COA 70?
a)
Penyisihan
b)
Akumulasi Penyusutan dalam Valuta Asing
c)
Akumulasi Penyusutan dalam Valuta Rupiah
d)
Beban Luar Biasa
26.
COA 801 merujuk pada apa dalam perbankan?
a)
Penyisihan
b)
Beban Non Operasional
c)
Tagihan Komitmen
d)
Tagihan Kontijensi
27.
COA 901 berarti apa dalam konteks akuntansi perbankan?
a)
Tagihan Kontijensi
b)
Penyisihan
c)
Kewajiban Kontijensi
d)
Beban Non Operasional
28.
Apa arti dari COA 902?
a)
Kewajiban Kontijensi
b)
Tagihan Kontijensi
c)
Beban Luar Biasa
d)
Penyisihan
29.
Apa fungsi utama dari Rekening Antar Kantor (RAK) dalam transaksi perbankan?
a)
Untuk menyimpan dana nasabah secara langsung.
b)
Untuk mengelola investasi bank.
c)
Untuk transaksi antar kantor bank.
d)
Untuk menghitung bunga simpanan nasabah.
30.
Apa perbedaan utama antara RAK Kantor Pusat dan RAK Kantor Cabang?
a)
RAK Kantor Pusat tidak memiliki saldo, sedangkan RAK Kantor Cabang selalu memiliki saldo.
b)
RAK Kantor Pusat berfungsi untuk transaksi antara kantor cabang dan kantor pusat, sedangkan RAK Kantor Cabang untuk transaksi antar kantor cabang.
c)
RAK Kantor Pusat digunakan untuk transaksi antar bank, sedangkan RAK Kantor Cabang untuk transaksi antar nasabah.
d)
RAK Kantor Pusat hanya berfungsi dalam valuta asing, sedangkan RAK Kantor Cabang hanya dalam valuta rupiah.
31.
Apa fungsi dari RAK Kantor Bank?
a)
Untuk transaksi antar kantor bank.
b)
Untuk transaksi antara kantor cabang dan kantor pusat.
c)
Untuk menghitung bunga simpanan.
d)
Untuk menyimpan dana nasabah.
32.
Mengapa penting memiliki jaringan komunikasi yang online untuk transaksi antar kantor cabang?
a)
Untuk mengurangi biaya operasional.
b)
Untuk mempercepat proses transaksi antar kantor.
c)
Untuk mengurangi risiko penipuan.
d)
Untuk meningkatkan jumlah nasabah.
33.
Apa yang dimaksud dengan hutang dan piutang dalam konteks transaksi antar kantor bank?
a)
Hutang adalah uang yang diterima, piutang adalah uang yang dibayarkan.
b)
Hutang dan piutang tidak ada hubungannya dengan transaksi antar kantor.
c)
Hutang adalah uang yang dibayarkan, piutang adalah uang yang diterima.
d)
Hutang adalah saldo positif, piutang adalah saldo negatif.
34.
Apa yang menjadi dampak dari transaksi RAK Kantor Pusat?
a)
Menimbulkan saldo positif di semua kantor cabang.
b)
Menimbulkan hutang dan piutang antara kantor cabang dan kantor pusat.
c)
Meningkatkan jumlah nasabah di kantor cabang.
d)
Mengurangi jumlah transaksi antar kantor.
35.
Siapa yang umumnya melakukan posting transaksi di kantor cabang?
a)
Kantor pusat bank.
b)
Teller di kantor cabang.
c)
Manajer kantor cabang.
d)
Nasabah yang melakukan transaksi.
36.
Apa yang terjadi pada saldo buku besar RAK saat laporan keuangan konsolidasi dibuat?
a)
Saldo buku besar RAK akan bersaldo positif.
b)
Saldo buku besar RAK akan bersaldo negatif.
c)
Saldo buku besar RAK akan bersaldo nihil.
d)
Saldo buku besar RAK akan tetap sama.
37.
Apa yang dimaksud dengan saldo kredit pada RAK?
a)
Menunjukkan bahwa kantor cabang memiliki piutang dan mendapatkan bunga.
b)
Menunjukkan bahwa RAK digunakan untuk transaksi tunai.
c)
Menunjukkan bahwa RAK tidak aktif.
d)
Menunjukkan bahwa kantor cabang memiliki hutang.
38.
Apa yang terjadi jika RAK bersaldo debet?
a)
RAK tidak dapat digunakan untuk transaksi.
b)
Kantor cabang akan dikenakan biaya bunga.
c)
Kantor cabang akan memiliki saldo positif.
d)
Kantor cabang akan mendapatkan bunga dari kantor pusat.
39.
Apa yang dimaksud dengan RAK Kantor Cabang dalam konteks perbankan?
a)
Rekening untuk investasi jangka panjang.
b)
Rekening untuk transaksi antar bank yang berbeda.
c)
Rekening untuk menyimpan dana nasabah secara individu.
d)
Rekening buku besar untuk transaksi antar kantor cabang dalam satu bank.
40.
Bagaimana transaksi RAK dapat terjadi antar kantor cabang?
a)
Dengan menggunakan cek yang ditandatangani oleh nasabah.
b)
Dengan melakukan transfer antar bank yang berbeda.
c)
Dengan mengkredit atau mendebet kantor cabang lainnya.
d)
Dengan menggunakan kartu kredit nasabah.
41.
Apa syarat utama agar transaksi RAK dapat dilakukan?
a)
Transaksi harus dilakukan secara manual oleh teller.
b)
Kondisi jaringan komunikasi antar kantor cabang harus on line.
c)
Nasabah harus memiliki rekening di lebih dari satu bank.
d)
Kondisi jaringan komunikasi antar kantor cabang harus offline.
42.
Apa dampak dari kondisi sistem online terhadap transaksi perbankan?
a)
Transaksi menjadi lebih lambat dan tidak efisien.
b)
Transaksi dapat dilakukan secara real-time.
c)
Transaksi hanya dapat dilakukan di kantor cabang tertentu.
d)
Transaksi tidak dapat dilakukan sama sekali.
43.
Apa yang digunakan dalam sistem akuntansi perbankan untuk mengelola RAK?
a)
Laporan laba rugi.
b)
Buku Besar 'Rekening Antar Kantor' (RAK).
c)
Buku catatan transaksi manual.
d)
Buku kas harian.
44.
Siapa yang melakukan posting transaksi RAK di kantor cabang?
a)
Nasabah yang melakukan transaksi.
b)
Teller di kantor cabang yang didatangi nasabah.
c)
Manajer bank yang bertanggung jawab.
d)
Sistem komputer secara otomatis.
45.
Apa yang terjadi pada saldo buku besar RAK saat pembuatan laporan keuangan konsolidasi?
a)
Saldo buku besar RAK akan meningkat.
b)
Saldo buku besar RAK akan bersaldo nihil.
c)
Saldo buku besar RAK akan berkurang setengahnya.
d)
Saldo buku besar RAK akan tetap sama.
46.
Apa alat yang digunakan untuk melakukan penarikan dan penyetoran dana dalam transaksi RAK?
a)
Kartu debit.
b)
Buku tabungan.
c)
Cek bank.
d)
Semua jawaban benar.
47.
Apa yang ditunjukkan oleh saldo RAK yang bersaldo kredit?
a)
Nasabah memiliki saldo negatif.
b)
Nasabah memiliki piutang.
c)
Nasabah memiliki hutang.
d)
Nasabah tidak memiliki saldo.
48.
Mengapa transaksi RAK harus dilihat dari perspektif bank?
a)
Karena bank memiliki sistem akuntansi yang lebih kompleks.
b)
Karena transaksi RAK tidak melibatkan nasabah.
c)
Karena transaksi RAK hanya terjadi di bank tertentu.
d)
Karena bank memiliki kebijakan yang berbeda dari perusahaan.
49.
Apa yang terjadi pada setoran nasabah di bank?
a)
Diposting sebagai debet
b)
Diposting sebagai kredit
c)
Dihapus dari rekening
d)
Dikembalikan kepada nasabah
50.
Bagaimana proses penyetoran dana di bank biasanya dicatat?
a)
Sebagai biaya
b)
Sebagai kredit
c)
Sebagai debet
d)
Sebagai pengeluaran
51.
Alat apa yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi di bank?
a)
Hanya kartu kredit
b)
Cek, kartu ATM, dan HP
c)
Hanya slip penarikan tunai
d)
Hanya uang tunai
52.
Apa yang dimaksud dengan sistem perbankan online?
a)
Sistem yang tidak memerlukan jaringan komunikasi
b)
Sistem yang hanya dapat diakses di kantor cabang
c)
Sistem yang memungkinkan transaksi antar bank
d)
Sistem yang tidak terhubung dengan internet
53.
Apa yang dimaksud dengan sistem perbankan offline?
a)
Sistem yang hanya dapat diakses melalui aplikasi mobile
b)
Sistem yang memungkinkan transaksi antar bank
c)
Sistem yang tidak memungkinkan transaksi antar bank
d)
Sistem yang selalu terhubung dengan internet
54.
Apa yang dapat dilakukan nasabah saat sistem perbankan offline?
a)
Menghubungi layanan pelanggan
b)
Datang ke kantor cabang
c)
Menggunakan aplikasi mobile
d)
Melakukan transaksi online
55.
Apa yang terjadi jika sistem perbankan dalam kondisi offline?
a)
Transaksi dapat dilakukan secara online
b)
Transaksi antar bank dapat dilakukan
c)
Nasabah tidak dapat melakukan transaksi sama sekali
d)
Nasabah dapat melakukan transaksi di kantor cabang
56.
Apa yang dapat menyebabkan sistem perbankan menjadi offline?
a)
Transaksi manual di ATM
b)
Penggunaan kartu kredit
c)
Pemadaman listrik
d)
Koneksi internet yang cepat
57.
Apa yang dimaksud dengan transaksi manual di bank?
a)
Transaksi yang tidak memerlukan dokumen
b)
Transaksi yang dilakukan oleh sistem otomatis
c)
Transaksi yang dilakukan oleh pegawai atau nasabah
d)
Transaksi yang hanya dilakukan di ATM
58.
Apa yang dimaksud dengan transaksi non tunai?
a)
Transaksi yang melibatkan uang tunai
b)
Transaksi yang hanya dilakukan di ATM
c)
Transaksi yang tidak berhubungan dengan uang tunai
d)
Transaksi yang dilakukan secara manual
59.
Apa yang terjadi pada biaya yang dibebankan saat penutupan rekening?
a)
Tidak ada biaya yang dibebankan.
b)
Hanya pajak yang dibebankan.
c)
Biaya administrasi, pajak, dan pembayaran bunga sampai tanggal penutupan rekening.
d)
Hanya bunga yang dibayarkan.
60.
Apa yang menjadi salah satu biaya yang dibebankan dalam transaksi bank?
a)
Biaya administrasi.
b)
Biaya iklan.
c)
Biaya pengiriman barang.
d)
Biaya sewa gedung.
61.
Apa yang dimaksud dengan kliring dalam konteks transaksi keuangan?
a)
Transaksi jual beli saham di pasar modal.
b)
Proses pembukaan rekening baru di bank.
c)
Jasa bank untuk penagihan atau pembayaran atas transaksi keuangan dalam satu wilayah kerja Bank Indonesia.
d)
Proses penarikan uang tunai dari rekening.
62.
Siapa saja yang terlibat dalam transaksi kliring?
a)
Nasabah dan pihak-pihak bank lain serta Bank Indonesia.
b)
Hanya nasabah.
c)
Hanya pihak bank.
d)
Hanya Bank Indonesia.
63.
Sistem apa yang digunakan dalam transaksi Idiring?
a)
Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).
b)
Sistem Pembayaran Internasional.
c)
Sistem Transfer Dana Elektronik.
d)
Sistem Pembayaran Tunai.
64.
Apa yang dimaksud dengan kliring debet dalam transaksi kliring?
a)
Kegiatan kliring yang hanya melibatkan nasabah.
b)
Kegiatan kliring yang terdiri atas kliring penyerahan dan pengembalian.
c)
Kegiatan kliring yang tidak melibatkan Bank Indonesia.
d)
Kegiatan kliring yang hanya berupa kliring penyerahan.
65.
Apa yang dimaksud dengan kliring kredit dalam transaksi kliring?
a)
Kegiatan kliring yang hanya melibatkan nasabah.
b)
Kegiatan kliring yang terdiri atas kliring penyerahan.
c)
Kegiatan kliring yang tidak melibatkan Bank Indonesia.
d)
Kegiatan kliring yang melibatkan pengembalian dana.
66.
Apa yang menjadi fungsi dari Rekening Perantara Kliring?
a)
Menyimpan dana nasabah untuk investasi.
b)
Memperhitungkan menang-kalah kliring.
c)
Menampung semua transaksi harian bank.
d)
Membayar bunga kepada nasabah.
67.
Apa yang harus dilakukan sebelum posting setoran kliring pertama dianggap efektif?
a)
Biaya administrasi harus dibayar.
b)
Dana harus ditransfer ke rekening lain.
c)
Rekening harus ditutup.
d)
Hasilnya harus diketahui.
68.
Dalam sistem kliring, apa yang terjadi pada transaksi setoran kliring keluar?
a)
Hasilnya langsung diketahui setelah posting pertama.
b)
Tidak memerlukan referensi transaksi.
c)
Dilakukan dengan dua kali posting.
d)
Dilakukan dengan satu kali posting.
69.
Apa yang dimaksud dengan setoran kliring keluar?
a)
Setoran ke rekening nasabah yang harus dikliringkan oleh bank.
b)
Setoran ke rekening nasabah yang sudah efektif menambah saldo.
c)
Setoran yang tidak memerlukan proses kliring.
d)
Setoran yang dilakukan dengan cek dari bank lain.
70.
Berapa kali posting yang dilakukan dalam transaksi setoran kliring keluar?
a)
Tiga kali posting.
b)
Dua kali posting.
c)
Empat kali posting.
d)
Satu kali posting.
71.
Setoran kliring masuk dilakukan dengan menggunakan?
a)
Kartu kredit.
b)
Uang tunai dari nasabah.
c)
Cek atau bilyet giro bank lain.
d)
Transfer antar rekening di bank yang sama.
72.
Apa yang digunakan untuk melakukan penarikan kliring keluar?
a)
Hanya uang tunai.
b)
Hanya cek dari bank yang sama.
c)
Menu transfer SKNBI atau cek bilyet giro bank lain.
d)
Hanya transfer antar rekening di bank yang sama.
73.
Contoh prosedur kliring yang melibatkan transaksi antara dua perusahaan adalah?
a)
PT. A membayar dengan cek dari bank yang sama.
b)
PT. A membayar dengan bilyet giro bank ABC.
c)
PT. A membayar dengan uang tunai.
d)
PT. A membayar dengan kartu kredit.
74.
Apa yang dilakukan Bank Mandiri dalam proses kliring bilyet giro?
a)
Menolak semua bilyet giro yang masuk.
b)
Mengklaringkan bilyet giro ke Bank Indonesia.
c)
Menerima bilyet giro dari nasabah.
d)
Mengirimkan bilyet giro langsung ke nasabah.
75.
Mengapa intervensi bank sentral diperlukan dalam nilai tukar?
a)
Untuk mengatasi pergolakan nilai tukar.
b)
Untuk mengurangi jumlah uang beredar.
c)
Untuk menstabilkan harga barang.
d)
Untuk meningkatkan suku bunga.
76.
Apa yang mungkin diperlukan jika intervensi satu bank sentral tidak cukup?
a)
Peningkatan suku bunga oleh satu bank.
b)
Kerjasama beberapa bank sentral.
c)
Intervensi oleh bank swasta.
d)
Pengurangan jumlah bank yang beroperasi.
77.
Siapa yang dapat melakukan transaksi dalam mata uang asing?
a)
Semua bank di Indonesia.
b)
Hanya bank swasta besar.
c)
Hanya bank pemerintah.
d)
Bank yang telah memperoleh izin operasional sebagai bank devisa.
78.
Transaksi perbankan dalam valuta asing mencakup produk apa saja?
a)
Hanya simpanan.
b)
Hanya transfer.
c)
Hanya jual beli uang asing.
d)
Simpanan, jual beli uang asing, dan transfer.
79.
Apa yang dimaksud dengan jual beli dalam valuta asing?
a)
Transaksi antar rekening di bank.
b)
Hanya transaksi fisik uang antara penjual dan pembeli.
c)
Transaksi yang hanya melibatkan mata uang lokal.
d)
Transaksi yang dilakukan tanpa melibatkan bank.
80.
Kurs apa yang digunakan untuk transaksi uang kertas asing?
a)
Kurs pasar modal.
b)
Kurs bank notes atau spot rates.
c)
Kurs internasional.
d)
Kurs devisa umum.
81.
Apa yang termasuk dalam golongan convertible currencies?
a)
Mata uang yang hanya berlaku di satu negara.
b)
Mata uang yang sering diperdagangkan seperti USD dan Euro.
c)
Mata uang yang tidak memiliki nilai tukar.
d)
Mata uang yang tidak dapat diperdagangkan.
82.
Apa yang menjadi metode pencatatan transaksi mata uang asing?
a)
Hanya menggunakan mata uang lokal.
b)
Menggunakan single currency atau multi currency.
c)
Menggunakan metode barter.
d)
Hanya menggunakan satu jenis mata uang.
83.
Apa yang menjadi dasar pencatatan dalam single currency?
a)
Mata uang asing yang digunakan dalam transaksi.
b)
Mata uang Euro.
c)
Mata uang yang paling sering diperdagangkan.
d)
Mata uang dasar yaitu Rupiah.
84.
Apa karakteristik dari single currency dalam pencatatan transaksi mata uang asing?
a)
Transaksi hanya dilakukan dalam mata uang asing.
b)
Saldo rekening dalam mata uang asing dicatat secara extracomptable.
c)
Neraca diterbitkan dalam berbagai mata uang asing.
d)
Semua transaksi dicatat dalam mata uang Euro.
85.
Apa yang dimaksud dengan multi currency dalam pencatatan transaksi mata uang asing?
a)
Pencatatan yang hanya dilakukan untuk mata uang Euro.
b)
Pencatatan yang tidak melibatkan mata uang asing.
c)
Pencatatan transaksi hanya dalam mata uang Rupiah.
d)
Pencatatan transaksi dalam mata uang asing asal.
86.
Apa yang menjadi karakteristik dari multi currency?
a)
Neraca dapat diterbitkan dalam setiap mata uang asing asal.
b)
Neraca diterbitkan hanya dalam mata uang Rupiah.
c)
Transaksi hanya dilakukan dalam satu jenis mata uang.
d)
Saldo rekening dalam mata uang asing dicatat secara extracomptable.
87.
Apa yang menjadi ciri khas dari transaksi Bank Notes?
a)
Transaksi jual-beli valuta asing secara tunai.
b)
Transaksi dilakukan secara online.
c)
Transaksi hanya melibatkan mata uang lokal.
d)
Transaksi dilakukan tanpa melibatkan bank.
88.
Apa yang dimaksud dengan transaksi valuta asing?
a)
Transaksi yang dilakukan tanpa melibatkan bank.
b)
Transaksi jual beli antara bank dengan nasabah.
c)
Transaksi yang hanya melibatkan mata uang lokal.
d)
Transaksi yang hanya melibatkan mata uang Euro.
89.
Apa yang menjadi karakteristik utama dari transaksi single currency?
a)
Saldo rekening mata uang asing dicatat secara langsung.
b)
Neraca hanya diterbitkan dalam mata uang Rupiah.
c)
Seluruh transaksi dicatat dalam mata uang asing.
d)
Neraca dapat diterbitkan dalam mata uang asing asal.
90.
Dalam sistem single currency, bagaimana saldo rekening mata uang asing dicatat?
a)
Dicatat dalam mata uang asing.
b)
Dicatat secara extracomptable.
c)
Dicatat dalam mata uang lokal.
d)
Hanya dicatat jika ada transaksi.
91.
Dalam sistem multi currency, bagaimana saldo rekening mata uang asing dicatat?
a)
Dalam mata uang Rupiah.
b)
Hanya dalam mata uang lokal.
c)
Secara langsung dalam mata uang asing asal.
d)
Melalui pencatatan extracomptable.
92.
Apa yang menjadi karakteristik utama dari transaksi multi currency?
a)
Saldo rekening mata uang asing dicatat secara langsung.
b)
Seluruh transaksi dicatat dalam mata uang lokal.
c)
Neraca hanya diterbitkan dalam mata uang Rupiah.
d)
Neraca dapat diterbitkan dalam setiap mata uang asing asal yang digunakan.
93.
Dalam konteks multi currency, bagaimana neraca dapat diterbitkan?
a)
Hanya dalam mata uang Rupiah.
b)
Dalam setiap mata uang asing asal yang digunakan.
c)
Hanya dalam mata uang lokal.
d)
Tidak dapat diterbitkan sama sekali.
94.
Bagaimana proses revaluasi saldo rekening mata uang asing dalam multi currency?
a)
Tidak ada proses revaluasi.
b)
Melalui pencatatan langsung dalam mata uang Rupiah.
c)
Melalui rekening perantara mata uang asing.
d)
Melalui laporan keuangan tahunan.
95.
Apa yang terjadi pada biaya dan pendapatan dalam transaksi single currency?
a)
Tidak dicatat sama sekali.
b)
Dicatat dalam mata uang Rupiah.
c)
Dicatat dalam mata uang asing.
d)
Hanya dicatat jika ada keuntungan.
96.
Apa yang terjadi pada biaya dan pendapatan dalam transaksi multi currency?
a)
Dicatat dalam mata uang Rupiah.
b)
Dicatat dalam mata uang asing asal.
c)
Tidak dicatat sama sekali.
d)
Hanya dicatat jika ada keuntungan.
97.
Apa yang dimaksud dengan transaksi bank notes?
a)
Transaksi yang melibatkan mata uang digital.
b)
Transaksi yang tidak melibatkan bank.
c)
Transaksi jual-beli valuta asing secara tunai.
d)
Transaksi yang hanya dilakukan dalam mata uang lokal.
98.
Apa yang dimaksud dengan transaksi valuta asing?
a)
Transaksi yang tidak melibatkan bank.
b)
Transaksi yang hanya dilakukan secara online.
c)
Transaksi yang melibatkan jual beli mata uang asing.
d)
Transaksi yang melibatkan mata uang lokal.
Reset
