Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal UTS Supervisi Pendidikan

Total questions: 50

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Pendekatan supervisi yang menekankan pada pengembangan profesional guru melalui proses observasi, analisis, dan refleksi dikenal sebagai:

a)

Supervisi administratif

b)

Supervisi klinis

c)

Supervisi ilmiah

d)

Supervisi humanistik

2.

Teknik supervisi yang dilakukan dengan mengamati langsung proses pembelajaran di kelas dan memberikan umpan balik setelahnya disebut:

a)

Observasi kelas

b)

Diskusi kelompok

c)

Kunjungan rumah

d)

Pengawasan administratif

3.

Pendekatan supervisi yang bertujuan untuk memastikan bahwa guru mematuhi kebijakan dan aturan yang berlaku disebut:

a)

Pendekatan klinis

b)

Pendekatan administratif

c)

Pendekatan humanistik

d)

Pendekatan kolaboratif

4.

Berikut ini adalah teknik supervisi yang bertujuan mengembangkan keterampilan guru melalui pertemuan dan diskusi dengan beberapa guru, kecuali:

a)

Diskusi kelompok

b)

Kunjungan kelas

c)

Workshop

d)

In-service training

5.

Pendekatan yang menempatkan guru sebagai individu dengan potensi unik dan memperhatikan kebutuhan emosionalnya dalam proses supervisi dikenal sebagai:

a)

Pendekatan klinis

b)

Pendekatan administratif

c)

Pendekatan humanistik

d)

Pendekatan ilmiah

6.

Supervisor yang memberikan perhatian pada pengembangan profesional guru melalui penggunaan data dan bukti ilmiah dalam menganalisis kinerja guru menggunakan pendekatan:

a)

Pendekatan klinis

b)

Pendekatan administratif

c)

Pendekatan ilmiah

d)

Pendekatan humanistik

7.

Teknik supervisi yang dilakukan dengan mengadakan pertemuan tatap muka antara supervisor dan guru untuk membahas masalah spesifik dalam pembelajaran dikenal sebagai:

a)

Diskusi kelompok

b)

Observasi kelas

c)

Kunjungan rumah

d)

Bimbingan individual

8.

Pendekatan yang melibatkan kerjasama antara supervisor dan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pengajaran disebut:

a)

Pendekatan klinis

b)

Pendekatan kolaboratif

c)

Pendekatan humanistik

d)

Pendekatan administratif

9.

Manakah dari berikut ini yang merupakan tujuan utama dari pendekatan supervisi klinis?

a)

Memastikan guru mematuhi aturan sekolah

b)

Memberikan bimbingan dalam pengembangan profesional

c)

Menggunakan data untuk menganalisis kinerja guru

d)

Memfasilitasi kesejahteraan emosional guru

10.

Supervisor menggunakan teknik diskusi kelompok untuk:

a)

Mengadakan evaluasi pribadi terhadap guru

b)

Membangun kerjasama antar guru dalam memecahkan masalah

c)

Melakukan observasi tanpa partisipasi

d)

Menilai kepatuhan terhadap kebijakan sekolah

11.

Kepemimpinan dalam supervisi pendidikan bertujuan untuk:

a)

Mengawasi guru dan staf agar patuh pada aturan sekolah

b)

Menyediakan panduan dan dukungan dalam pengembangan profesional guru

c)

Menyelesaikan tugas-tugas administratif sekolah

d)

Menilai kinerja siswa dalam kegiatan pembelajaran

12.

Seorang pemimpin yang baik dalam supervisi pendidikan harus memiliki kemampuan untuk:

a)

Menghukum guru yang tidak patuh

b)

Memberikan motivasi dan inspirasi kepada guru

c)

Mengontrol sepenuhnya kegiatan pembelajaran guru

d)

Memutuskan segalanya tanpa mempertimbangkan pendapat guru

13.

Sebagai supervisor, kepala sekolah memiliki peran utama untuk:

a)

Mengatur jadwal belajar siswa

b)

Mengawasi pelaksanaan kurikulum dan meningkatkan kualitas pengajaran

c)

Mengatur keuangan sekolah secara keseluruhan

d)

Menentukan jumlah tenaga pengajar di sekolah

14.

Dalam perannya sebagai supervisor, kepala sekolah bertanggung jawab untuk:

a)

Memberikan sanksi kepada siswa yang melanggar aturan

b)

Memberikan bimbingan dan dukungan kepada guru dalam meningkatkan metode pembelajaran

c)

Memantau nilai akhir siswa

d)

Menentukan bahan ajar secara sepihak

15.

Pendekatan kepemimpinan yang menekankan pada kolaborasi dan partisipasi guru dalam proses supervisi disebut:

a)

Kepemimpinan otoriter

b)

Kepemimpinan partisipatif

c)

Kepemimpinan transaksional

d)

Kepemimpinan laissez-faire

16.

Dalam konteks supervisi pendidikan, pemimpin yang memiliki gaya kepemimpinan transformasional cenderung:

a)

Mengubah visi dan misi organisasi sesuai dengan kebutuhan

b)

Menekankan pada hukuman dan reward

c)

Membiarkan guru beroperasi tanpa pengawasan

d)

Mengontrol setiap kegiatan guru dengan ketat

17.

Karakteristik penting yang harus dimiliki seorang pemimpin dalam supervisi pendidikan adalah:

a)

Berwibawa, otoriter, dan ketat dalam pengawasan

b)

Ramah, pasif, dan tidak mencampuri urusan guru

c)

Empati, kemampuan komunikasi, dan kolaboratif

d)

Fokus pada tugas administratif dan manajemen waktu

18.

Kepemimpinan dalam supervisi pendidikan dapat dikatakan efektif jika:

a)

Guru-guru merasa diawasi setiap saat

b)

Guru-guru dipaksa mengikuti semua arahan pemimpin

c)

Supervisor mampu menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan guru

d)

Semua masalah pembelajaran diselesaikan oleh pemimpin saja

19.

Pemimpin yang otoriter dalam supervisi pendidikan biasanya akan:

a)

Mendorong partisipasi aktif dari guru

b)

Memberikan instruksi dan mengawasi tanpa melibatkan guru

c)

Mengembangkan keterampilan komunikasi yang baik dengan guru

d)

Membangun kepercayaan melalui pendekatan humanistik

20.

Gaya kepemimpinan yang memungkinkan guru untuk bekerja secara mandiri dengan sedikit intervensi dari supervisor dikenal sebagai:

a)

Kepemimpinan otoriter

b)

Kepemimpinan laissez-faire

c)

Kepemimpinan partisipatif

d)

Kepemimpinan transaksional

21.

Dalam supervisi pendidikan, seorang pemimpin yang transaksional cenderung:

a)

Menggunakan reward dan hukuman untuk mendorong kinerja

b)

Menginspirasi guru untuk mencapai tujuan bersama

c)

Membiarkan guru bekerja tanpa pengawasan

d)

Mencari masukan dari guru dalam setiap keputusan

22.

Seorang supervisor pendidikan dengan gaya kepemimpinan transformasional akan:

a)

Mengabaikan masukan dari guru

b)

Berfokus pada kontrol dan evaluasi ketat

c)

Memotivasi guru untuk mencapai potensi maksimal mereka

d)

Mengandalkan hukuman untuk meningkatkan kinerja

23.

Salah satu peran kepala sekolah sebagai supervisor adalah melakukan observasi kelas. Tujuan utama dari observasi ini adalah:

a)

Menentukan guru yang terbaik di sekolah

b)

Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan profesional guru

c)

Menilai penampilan guru di depan siswa

d)

Memberikan instruksi kepada siswa secara langsung

24.

Peran kepala sekolah dalam mengadakan pelatihan atau workshop bagi guru bertujuan untuk:

a)

Menambah beban kerja guru

b)

Menambah waktu belajar siswa di sekolah

c)

Meningkatkan keterampilan dan profesionalisme guru

d)

Menentukan metode pembelajaran tunggal

25.

Ketika kepala sekolah mendorong guru untuk menggunakan metode pembelajaran yang inovatif, kepala sekolah sedang menjalankan perannya sebagai:

a)

Administrator sekolah

b)

Fasilitator pembelajaran

c)

Koordinator kegiatan ekstrakurikuler

d)

Pengelola keuangan sekolah

26.

Salah satu tugas kepala sekolah sebagai supervisor adalah mengadakan evaluasi berkala. Evaluasi ini bertujuan untuk:

a)

Menilai kinerja guru dan memberi umpan balik konstruktif

b)

Menghitung jumlah siswa yang hadir di kelas

c)

Menambah jumlah tugas untuk siswa

d)

Mengurangi waktu istirahat guru

27.

Dalam konteks supervisi pendidikan, kepala sekolah diharapkan memiliki keterampilan:

a)

Mengawasi tanpa memberikan masukan

b)

Menyelesaikan semua tugas guru

c)

Membangun hubungan yang harmonis dengan guru dan staf untuk mendorong perbaikan

d)

Membuat kebijakan sekolah secara sepihak

28.

Sebagai supervisor, kepala sekolah yang baik sebaiknya:

a)

Menyampaikan kritik secara terbuka di depan siswa

b)

Memberikan pujian atau saran perbaikan secara profesional dan tertutup

c)

Menyalahkan guru yang tidak mencapai target

d)

Mengabaikan kinerja guru di kelas

29.

Kepala sekolah dapat melakukan pendampingan individual kepada guru dengan tujuan:

a)

Mengetahui kehidupan pribadi guru

b)

Memberikan instruksi secara langsung tanpa dialog

c)

Membantu guru dalam mengatasi masalah pembelajaran dan memberi dukungan sesuai kebutuhan

d)

Memerintahkan guru untuk mengikuti semua kebijakan kepala sekolah

30.

Dalam perannya sebagai supervisor, kepala sekolah perlu memiliki keterampilan komunikasi yang baik untuk:

a)

Memaksakan kehendaknya pada guru dan siswa

b)

Meningkatkan hubungan kerja yang positif dengan guru serta menciptakan suasana kolaboratif

c)

Menghindari kritik dan saran dari guru

d)

Mengambil keputusan tanpa masukan dari pihak lain

31.

Langkah pertama dalam proses penyusunan hasil supervisi pendidikan adalah:

a)

Memberikan umpan balik kepada siswa

b)

Menyusun rencana tindak lanjut

c)

Mengidentifikasi masalah dan kebutuhan dalam pembelajaran

d)

Menyebarkan hasil supervisi kepada semua pihak

32.

Tujuan utama dari penyusunan hasil supervisi pendidikan adalah:

a)

Menyalahkan pihak yang kurang optimal

b)

Mengidentifikasi area untuk pengembangan dan peningkatan kualitas pembelajaran

c)

Menghukum guru yang performanya di bawah standar

d)

Mengganti seluruh rencana pembelajaran

33.

Dalam proses penyusunan laporan hasil supervisi, supervisor sebaiknya:

a)

Hanya menuliskan kekurangan guru tanpa menyebutkan kelebihan

b)

Menyusun laporan yang objektif dan mencakup aspek positif serta area yang perlu ditingkatkan

c)

Menjaga kerahasiaan hasil tanpa dibagikan kepada guru yang bersangkutan

d)

Membuat laporan secara lisan saja

34.

Setelah hasil supervisi selesai disusun, langkah penting berikutnya adalah:

a)

Mengabaikan temuan yang sudah dibuat

b)

Menyusun rencana tindak lanjut berdasarkan hasil supervisi

c)

Langsung menyimpan laporan tanpa memberitahukan kepada guru

d)

Memfokuskan hanya pada kekurangan yang ditemukan

35.

Salah satu komponen penting dalam laporan hasil supervisi pendidikan adalah:

a)

Latar belakang pendidikan supervisor

b)

Hasil analisis yang objektif tentang proses pembelajaran

c)

Pendapat pribadi supervisor tentang kepribadian guru

d)

Penilaian siswa terhadap guru

36.

Dalam menyusun hasil supervisi pendidikan, supervisor diharapkan menggunakan bahasa yang:

a)

Kritik tajam untuk mendorong perbaikan

b)

Objektif dan konstruktif agar memotivasi guru untuk berkembang

c)

Formal dan sulit dipahami

d)

Tidak terbuka untuk kritik

37.

Hasil supervisi pendidikan yang baik seharusnya berisi:

a)

Catatan kekurangan guru secara mendetail

b)

Umpan balik yang spesifik dan jelas mengenai kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan

c)

Daftar aturan yang harus dipatuhi guru

d)

Hanya hasil penilaian siswa terhadap guru

38.

Saat merumuskan hasil supervisi pendidikan, supervisor perlu memperhatikan:

a)

Hanya aspek-aspek positif tanpa menyebutkan area peningkatan

b)

Aspek kekurangan guru saja

c)

Keseluruhan aspek yang terkait, termasuk kelebihan dan kebutuhan peningkatan

d)

Menyembunyikan kelemahan yang ditemukan

39.

Supervisor perlu mendiskusikan hasil supervisi dengan guru yang bersangkutan untuk:

a)

Menghakimi performa guru di depan siswa

b)

Memastikan guru memahami dan menyetujui hasil serta rencana tindak lanjut

c)

Menyuruh guru untuk meningkatkan kualitas tanpa penjelasan

d)

Menyampaikan hasil supervisi kepada siswa juga

40.

Rencana tindak lanjut dalam supervisi pendidikan sebaiknya disusun dengan tujuan untuk:

a)

Memberikan hukuman pada guru yang dinilai kurang baik

b)

Meningkatkan kompetensi dan efektivitas pembelajaran oleh guru

c)

Mengubah gaya mengajar guru secara drastis

d)

Menjaga agar guru tetap pada metode lama

41.

Monitoring dalam konteks pembelajaran bertujuan untuk:

a)

Menghukum siswa yang tidak mencapai standar

b)

Menilai keberhasilan program pembelajaran secara keseluruhan

c)

Memantau proses pembelajaran agar sesuai dengan rencana

d)

Menggantikan peran guru dalam pembelajaran

42.

Salah satu tujuan utama dari evaluasi pembelajaran adalah:

a)

Mengidentifikasi kelemahan siswa saja

b)

Mengukur keberhasilan proses pembelajaran dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan

c)

Menyusun materi pembelajaran baru

d)

Menilai kinerja kepala sekolah

43.

Proses monitoring pembelajaran biasanya dilakukan oleh:

a)

Guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah

b)

Orang tua siswa

c)

Siswa di kelas

d)

Petugas administrasi sekolah

44.

Dalam pelaksanaan monitoring pembelajaran, hal utama yang perlu diperhatikan adalah:

a)

Jumlah siswa dalam kelas

b)

Proses belajar-mengajar berjalan sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah disusun

c)

Jumlah pengawas yang melakukan monitoring

d)

Sarana prasarana sekolah

45.

Evaluasi pembelajaran dapat dilakukan dengan menggunakan metode berikut, kecuali:

a)

Ujian atau tes tertulis

b)

Observasi langsung

c)

Diskusi dengan siswa

d)

Hanya dengan memberikan nilai tanpa penjelasan

46.

Dalam evaluasi pembelajaran, data yang diperoleh biasanya digunakan untuk:

a)

Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran

b)

Menghentikan program yang sedang berjalan

c)

Menggantikan guru yang kurang berkinerja

d)

Mengubah seluruh metode pembelajaran

47.

Salah satu alat yang sering digunakan dalam monitoring pembelajaran adalah:

a)

Laporan kemajuan siswa

b)

Laporan keuangan sekolah

c)

Kalender akademik

d)

Daftar presensi guru

48.

Evaluasi pembelajaran sebaiknya dilakukan:

a)

Hanya di akhir semester

b)

Secara berkala, baik selama proses pembelajaran berlangsung maupun di akhir pembelajaran

c)

Setelah ada keluhan dari siswa atau orang tua

d)

Sekali saja selama masa pendidikan

49.

Salah satu manfaat utama dari monitoring dan evaluasi pembelajaran adalah:

a)

Menentukan sanksi bagi siswa yang tidak mencapai nilai yang ditentukan

b)

Mengembangkan rencana peningkatan kualitas pembelajaran di masa mendatang

c)

Menyediakan laporan keuangan yang akurat

d)

Mengurangi beban kerja guru

50.

Hasil dari evaluasi pembelajaran sebaiknya digunakan untuk:

a)

Memotivasi guru dan siswa untuk memperbaiki proses pembelajaran

b)

Mengurangi waktu belajar siswa

c)

Menghilangkan mata pelajaran tertentu

d)

Menambah jumlah jam pelajaran tanpa analisis kebutuhan