Font size
WorksheetsMonera, Protista dan Fungi
Total questions: 25
Worksheet time: 35mins
Berikut adalah makhluk hidup tergolong............. (Gambar hijau yang menutupi sungai)
Tumbuhan mirip protista karena sangat kecil
Protista mirip jamur karena hidupnya menumpang di batang pohon
Tumbuhan karena berwarna hijau
Protista mirip tumbuhan karena memiliki klorofil (berwarna hijau)
Jamur tidak termasuk tumbuhan karena tidak mempunyai ...
Inti sel
Sitoplasma
Membran sel
Klorofil
Makhluk hidup seperti pada gambar berikut termasuk dalam ....
Monera
Protista
Plantae
Fungi
Organisme tersebut termasuk kingdom....
Monera
Fungi
Protista
Anamilia
Salah satu ciri khas yang membedakan ganggang dengan jamur adalah ….
A. ganggang tidak berklorofil
B. jamur tidak berklorofil
C. jamur berklorofil
D. ganggang bersel satu
ganggang tidak berklorofil
jamur tidak berklorofil
jamur berklorofil
ganggang bersel satu
Klasifikasi makhluk hidup menjadi 5 kerajaan/kingdom pertama kali disampaikan oleh ilmuwan bernama....
Galileo Galilei
Roberth H. Whittaker
Gregor Mendel
Carollus Linnaeus
Anggota kingdom monera adalah...
Bakteri
Alga merah
Protozoa
Jamur
Mycobacterium tuberculosis merupakan bakteri merugikan yang menyebabkan penyakit ....
TBC
Malaria
Tifus
DBD
Jamur mendapatkan makanan dari sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati, oleh karenanya jamur biasa disebut makhluk hidup ...
Saprofit
Parasit
Predator
Kompetitor
Tidak seperti tumbuhan, jamur tidak bisa melakukan proses ...
Fotosintesis
Respirasi
Ekskresi
Adaptasi
Bakteri menguntungkan yang hidup di usus besar manusia dan berperan dalam proses pembusukkan zat sisa makanan adalah...
Lactobacillus casei
Anabena Azollae
Rhizopoda
Escherechia coli
Bentuk bakteri pada gambar diatas adalah...
Kokus
Basil
Spirillum
Bulat
Ganggang biru yang dapat mengikat nitrogen dan bersimbiosis dengan sejenis paku air bernama Azolla pinnata adalah...
Anabaena azollae
Spirogyra
Plasmodium sp.
Arthrospira
Mengapa makhluk berikut digolongkan dalam protista mirip hewan?
Karena dia multiseluler, memiliki membran inti, dan dapat bergerak sendiri
Karena dia multiseluler, memiliki membran inti, dan memiliki klorofil
Karena dia uniseluler dan bergerak mengikuti tubuh inang
Karena dia memiliki alat gerak seperti kaki semu
Protozoa berikut adalah jenis mirip hewan karena dapat bergerak menggunakan...
Buluh cambuk (flagela)
Kaki semu (pseupodia)
Rambut getar (cilia)
Tidak memiliki alat gerak (sporozoa)
Lumut kerak atau liken merupakan suatu bentuk hubungan yang saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) antara .....
bakteri dan jamur
ganggang dan protista
ganggang dan bakteri
ganggang dan jamur
Berdasarkan alat geraknya, Protozoa dibagi menjadi empat kelas, yaitu Rhizopoda, Flagelata, Sporozoa dan ..............
Basidiomycotina
Rhodophyceae
Ciliata
Chrysophyceae
Carolus Linnaeus, seorang ahli berkebangsaan Swedia memberikan nama ilmiah pada makhluk hidup yang dinamakan .................
Anomalia Coleman
Binomial Nomenclature
Binomial Clatureman
Anomial Nomenclature
Mengapa fungi tidak diklasifikasikan dalam kelompok tumbuhan,karena...
bersifat autotrof
bersifat mutual
bersifat heterotrof
tidak ada yang benar
Dibawah ini ciri-ciri protista
1. Tipe prokariotik.
2. Pada umumnya berklorofil.
3. Membuat makanan sendiri.
4. Bersifat fagositosis.
5. Memiliki pirenoid yang berfungsi menyimpan amilum.
6. Habitat di tempat lembab dan lingkungan berair.
Ciri-ciri yang hanya dimiliki oleh protista mirip tumbuhan adalah. . .
1, 2, dan 4
2, 3, dan 5
2, 4, dan 6
3, 4 dan 5
Pada tahun 1990 Carl Woese membagi klasifikasi monera menjadi dua subkingdom yaitu
bakteri dan cyanophyta
arcahebacteria dan eubacteria
eubacteria dan cyanophyta
bakteri dan archaebacteria
Jamur juga ada yang mendapatkan makanan dengan mengambil makanan dari makhluk hidup, oleh karenanya jamur dapat disebut makhluk hidup ...
Saprofit
Parasit
Predator
Kompetitor
gambar tersebut merupakan protista
benar
salah
Perhatikan hasil pengamatan terhadap beberapa organisme oleh siswa berikut.
Pasangan yang tepat antara makhluk hidup, ciri yang tampak dan kelompoknya adalah ….
A – E – Fungi
B – F – Monera
C - G – Monera
D – H - Protista
Perhatikan artikel berikut.
Saat ini berbagai jenis dan metode pembuatan roti telah berkembang. Masing-masing pembuat roti biasanya memiliki metode dan resep pembuatan roti sendiri, namun secara umum bahan pembuat roti terdiri dari 4 komponen utama, yaitu tepung terigu, air, garam dan ragi roti (khamir Saccharomyces cerevisiae). Selain itu, pada adonan roti dapat ditambahkan bahan-bahan lain seperti telur, susu, gula, lemak dan bahan lainnya. Bahan-bahan dicampur dan dibuat adonan, lalu adonan dibentuk sesuai dengan jenis roti yang akan dibuat. Jika akan dibuat roti isi, maka isi seperti jam, coklat dimasukkan ke dalam adonan. Setelah itu roti diperam lagi dan dibiarkan hingga mengembang. Selama proses pemeraman, ragi roti akan bekerja memecah gula yang ada pada terigu menjadi CO2 dan alkohol. CO2 yang terperangkap pada adonan ini yang menyebabkan roti mengembang. Setelah roti mengembang lalu dipanggang.
Kerusakan roti dikelompokkan menjadi dua jenis kerusakan yaitu kerusakan karena pertumbuhan mikroorganisme dan kerusakan karena reaksi kimia. Mikroorganisme perusak roti yang utama adalah kapang. Kebusukan karena kapang ditandai dengan adanya serabut putih seperti kapas atau ada warna hitam, hijau dan merah. Kapang yang umum ditemukan pada roti adalah Rhyzopus stolonifer dengan warna putih seperti kapas dan spot hitam, sehingga kapang ini sering disebut kapang roti. Kapang lainnya adalah Penicillium expansum, P. stolonifer yang memiliki spora berwarnahijau, Aspergillus niger yang berwarna kehijauan atau coklat keunguan sampai hitam, pigmen kuning yang berdifusi ke dalam roti. Neurospora sitophila yang berwarna pink atau kemerahan merupakan kapang yang jugas sering tumbuh pada roti. Jika roti sudah ditumbuhi kapang, sebaiknya tidak dimakan karena ada beberapa kapang yang dapat menghasilkan racun (mikotoksin), misalnya Aspergillus flavus dan penampakannya sulit dibedakan secara visual dengan kapang yang tidak menghasilkan racun.
Sumber : http://lnuraida.staff.ipb.ac.id/kerusakan-dan-pengawetan-roti/
Berdasarkan artikel tersebut, kelompok Fungi yang menguntungkan adalah ….
Penicillium notatum
Neurospora sitophila
Rhyzopus stolonifera
Saccharomyces cerevisiae
