wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PERIODISASI UUD PENDIDIKAN PANCASILA

Total questions: 35

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Pada saat kemerdekaan Indonesia diproklamirkan, UUD 1945 belum disahkan sebagai konstitusi yang sah. Mengapa UUD 1945 tetap penting dalam proses awal pembentukan negara Indonesia?

a)

Sebagai bukti bahwa Indonesia memiliki hukum yang kuat

b)

Untuk meyakinkan negara lain bahwa Indonesia mampu mengatur diri

c)

Menjadi dasar pengakuan internasional terhadap kemerdekaan Indonesia

d)

Sebagai pondasi untuk membentuk identitas dan dasar negara Indonesia

e)

Untuk membatasi kekuasaan pemimpin saat itu

2.

UUD 1945 menjadi konstitusi pertama yang berlaku di Indonesia setelah kemerdekaan. Apa yang membuat UUD 1945 memiliki keunikan dibandingkan dengan konstitusi lainnya di dunia?

a)

Disusun dalam waktu yang sangat singkat

b)

Mengadopsi semua nilai konstitusi dari negara tetangga

c)

Menyesuaikan seluruhnya dengan sistem negara-negara Barat

d)

Hanya mencakup aturan-aturan dasar tanpa penjelasan lebih lanjut

e)

Tidak memberi peran sama sekali kepada presiden

3.

Mengapa UUD 1945 hanya memuat aturan dasar, tanpa penjabaran yang terlalu rinci?...

a)

Agar mudah diubah sewaktu-waktu oleh pemerintah

b)

Agar setiap generasi bisa menafsirkan sesuai perkembangan zaman

c)

Karena saat itu terbatasnya sumber daya untuk menyusun lebih lengkap

d)

Untuk menyesuaikan dengan sistem negara-negara federasi

e)

Untuk mendorong agar bangsa Indonesia lebih bergantung pada pemimpin

4.

Apa latar belakang utama perubahan dari UUD 1945 ke UUD RIS 1949?...

a)

Permintaan rakyat untuk mengubah sistem pemerintahan

b)

Kesepakatan antara Indonesia dan Belanda dalam KMB

c)

Keinginan Indonesia untuk bergabung dengan federasi negara lain

d)

Kondisi ekonomi Indonesia yang menuntut perubahan sistem

e)

Ketidakpuasan masyarakat terhadap hasil pemilu

5.

Pada masa berlakunya UUD RIS 1949, Indonesia berubah menjadi negara serikat atau federal. Bagaimana peran pemerintah pusat dalam sistem ini dibandingkan dengan UUD 1945? ....

a)

Pemerintah pusat memiliki kendali penuh atas daerah

b)

Kekuasaan pemerintah pusat sangat terbatas karena otonomi luas daerah

c)

Pemerintah pusat tidak memiliki kewenangan dalam urusan luar negeri

d)

Pemerintah pusat lebih kuat dalam mengatur daerah secara langsung

e)

Pemerintah pusat hanya sebagai simbol tanpa kewenangan

6.

Konferensi Meja Bundar (KMB) yang menghasilkan UUD RIS 1949 memiliki dampak signifikan bagi Indonesia. Apa dampak utama dari perjanjian ini terhadap status Indonesia sebagai negara baru?...

a)

Indonesia mendapatkan kembali seluruh wilayah dari Jepang

b)

Indonesia diakui secara resmi sebagai negara berdaulat oleh Belanda

c)

Indonesia harus tunduk pada semua peraturan negara lain

d)

Indonesia menjadi negara bagian dari federasi di Asia Tenggara

e)

Indonesia harus menerima kehadiran militer asing di wilayahnya

7.

Apa yang terjadi pada posisi presiden ketika Indonesia menggunakan UUD RIS 1949?....

a)

Presiden tetap memiliki kekuasaan tertinggi di pemerintahan

b)

Presiden menjadi kepala negara, sementara perdana menteri menjadi kepala pemerintahan

c)

Presiden tidak memiliki peran sama sekali dalam sistem pemerintahan

d)

Presiden hanya bertugas mengawasi parlemen

e)

Presiden dipilih langsung oleh rakyat setiap lima tahun

8.

Pada masa UUD RIS 1949, Indonesia terdiri dari beberapa negara bagian. Apa dampak jangka panjang dari pembagian ini terhadap kestabilan politik di Indonesia? .....

a)

Meningkatkan kemajuan ekonomi yang merata di seluruh wilayah

b)

Membuat Indonesia lebih mudah mengontrol daerahnya

c)

Menyebabkan ketidakstabilan politik karena keinginan daerah untuk mandiri

d)

Menciptakan sistem pemerintahan yang lebih sederhana

e)

Menghilangkan peran parlemen dalam mengatur negara

9.

UUD RIS 1949 mengadopsi sistem federal, sementara UUD 1945 bersifat kesatuan. Apa yang membuat Indonesia akhirnya kembali pada bentuk negara kesatuan pada 1950? ....

a)

Untuk mengurangi jumlah pemerintah daerah

b)

Pengaruh dari negara-negara tetangga yang mendorong perubahan

c)

Keinginan pemerintah pusat untuk memusatkan seluruh kekuasaan

d)

Negara bagian dianggap terlalu kuat sehingga mengancam persatuan

e)

Adanya desakan dari negara-negara sahabat

10.

UUD 1945 pertama kali diberlakukan sebagai konstitusi dasar negara Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan. Kapan tepatnya UUD 1945 mulai berlaku untuk pertama kalinya? ....

a)

17 Agustus 1945

b)

19 Agustus 1945

c)

27 Desember 1949

d)

18 Agustus 1945

e)

15 Agustus 1945

11.

Setelah Konferensi Meja Bundar (KMB) pada 1949, Indonesia berubah menjadi negara serikat dengan konstitusi baru. Kapan UUD Republik Indonesia Serikat (UUD RIS) resmi diberlakukan? ....

a)

17 Agustus 1950

b)

27 Desember 1948

c)

27 Desember 1949

d)

15 Agustus 1949

e)

18 Agustus 1945

12.

Pada 1950, Indonesia kembali mengubah konstitusi dari UUD RIS ke UUDS 1950 dan kembali menjadi negara kesatuan. Tanggal berapa UUD Sementara 1950 mulai diberlakukan? ....

a)

17 Agustus 1950

b)

27 Desember 1950

c)

18 Agustus 1950

d)

15 Agustus 1950

e)

5 Juli 1959

13.

UUD 1945 kembali berlaku sebagai konstitusi Indonesia setelah Dekrit Presiden pada 1959. Kapan tepatnya UUD 1945 kembali diberlakukan secara resmi? ....

a)

17 Agustus 1959

b)

20 Mei 1959

c)

1 Januari 1960

d)

15 Agustus 1959

e)

5 Juli 1959

14.

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 mengakhiri berlakunya UUDS 1950 dan mengembalikan UUD 1945 sebagai konstitusi Indonesia. Apa alasan utama dikeluarkannya dekrit ini? ....

a)

Ketidakstabilan politik akibat kegagalan konstituante

b)

Keinginan presiden untuk memperkuat sistem federal

c)

Desakan internasional untuk mengganti konstitusi

d)

Upaya mengubah Indonesia menjadi negara kerajaan

e)

Keinginan untuk memperkuat otonomi daerah

15.

UUD RIS 1949 merupakan hasil kesepakatan dalam Konferensi Meja Bundar (KMB). Apa tujuan utama dari KMB yang mempengaruhi lahirnya UUD RIS? ....

a)

Mengatur perjanjian dagang antara Indonesia dan Belanda

b)

Menetapkan Indonesia sebagai negara serikat yang diakui oleh Belanda

c)

Mengganti semua undang-undang Belanda dengan hukum Indonesia

d)

Menghapus seluruh pengaruh Belanda di Indonesia

e)

Menetapkan hubungan diplomatik Indonesia dengan negara asing

16.

UUD RIS 1949 mengubah Indonesia dari negara kesatuan menjadi negara serikat. Apa yang dimaksud dengan negara serikat dalam konteks ini? ....

a)

Negara yang membebaskan setiap warganya untuk mendirikan negara sendiri

b)

Negara yang dipimpin oleh seorang raja dari negara lain

c)

Negara yang diatur oleh hukum negara lain

d)

Negara yang terdiri dari beberapa negara bagian dengan otonomi luas

e)

Negara yang memiliki pemerintahan pusat kuat tanpa peran daerah

17.

Apa alasan utama Indonesia kembali ke negara kesatuan dan meninggalkan sistem serikat yang diatur oleh UUD RIS 1949?....

a)

Ketidakstabilan politik akibat perbedaan kepentingan antar negara bagian

b)

Keputusan PBB untuk mengubah sistem pemerintahan Indonesia

c)

Desakan dari negara-negara Eropa

d)

Kegagalan ekonomi di negara-negara bagian

e)

Kebutuhan untuk mengadopsi sistem kerajaan

18.

Bagaimana UUD RIS 1949 membagi kekuasaan di tingkat nasional? ....

a)

Kekuasaan dibagi antara pemerintah pusat dan negara bagian

b)

Presiden memiliki kekuasaan penuh tanpa parlemen

c)

Senat memegang kekuasaan utama di tingkat nasional

d)

Semua kekuasaan terpusat pada presiden

e)

h

19.

UUD RIS 1949 memiliki konsekuensi dalam hal perwakilan daerah di pemerintahan pusat. Badan legislatif manakah yang dibentuk untuk mewakili negara-negara bagian dalam sistem federal ini? ...

a)

Senat

b)

DPR

c)

MPR

d)

Badan Musyawarah Nasional

e)

DPD

20.

Pada masa UUD RIS 1949, Indonesia memiliki bentuk pemerintahan parlementer. Apa ciri utama dari bentuk pemerintahan parlementer ini? ....

a)

Presiden memegang seluruh kekuasaan pemerintahan

b)

Kekuasaan parlemen terbatas pada daerah

c)

Sistem perwakilan tanpa peran parlemen

d)

Perdana menteri sebagai kepala pemerintahan yang bertanggung jawab kepada parlemen

e)

Presiden dipilih oleh rakyat secara langsung

21.

UUDS 1950 mengatur bahwa Indonesia adalah negara kesatuan, tetapi sistem parlementer yang diterapkan tidak berjalan dengan stabil. Apa yang bisa dijadikan pelajaran dari peristiwa ini dalam konteks pengelolaan sistem pemerintahan yang lebih baik di masa depan? ....

a)

Pentingnya penerapan sistem federal di Indonesia

b)

Perlunya keberadaan oposisi yang kuat dalam pemerintahan

c)

Perlunya pembentukan lebih banyak partai politik untuk memperkaya demokrasi

d)

Pentingnya konsolidasi politik untuk menciptakan stabilitas

e)

Penguatan peran militer dalam pemerintahan

22.

Apa alasan utama dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 oleh Presiden Soekarno? ....

a)

Mengembalikan UUD 1945 sebagai konstitusi karena UUDS 1950 dianggap tidak stabil

b)

Membubarkan kabinet parlementer

c)

Membentuk negara federal

d)

Memperpanjang masa jabatan presiden

e)

Mengganti UUD 1945 dengan UUD RIS

23.

Setelah Dekrit Presiden 1959, sistem pemerintahan di Indonesia kembali menggunakan sistem presidensial. Siapa yang menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan? ....

a)

Ketua DPR sebagai kepala pemerintahan

b)

Ketua DPR sebagai kepala negara

c)

Ketua MPR sebagai kepala negara

d)

Presiden sebagai kepala negara, Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan

e)

Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan

24.

Pada masa Orde Baru, UUD 1945 dipertahankan sebagai konstitusi tanpa perubahan. Apa yang menjadi alasan utama untuk tidak mengamandemen UUD 1945 pada masa itu? ....

a)

Tidak ada lembaga yang berwenang mengubah UUD

b)

Desakan dari negara-negara tetangga

c)

UUD 1945 dianggap sudah sempurna

d)

Pemerintah tidak ingin ada perubahan politik

e)

Penolakan dari masyarakat

25.

Apa yang dimaksud dengan amandemen UUD 1945?....

a)

Pembentukan konstitusi baru

b)

Penggantian total UUD 1945

c)

Penyusunan undang-undang baru

d)

Perubahan isi UUD 1945 tanpa mengganti seluruhnya

e)

Penambahan lembaga negara baru

26.

Salah satu hasil amandemen UUD 1945 adalah perubahan pada proses pemilihan presiden. Bagaimana perubahan tersebut? ....

a)

Presiden diangkat oleh DPR

b)

Presiden dipilih oleh MPR

c)

Presiden dipilih oleh lembaga eksekutif

d)

Presiden dipilih langsung oleh rakyat

e)

Presiden ditunjuk oleh lembaga yudikatif

27.

Salah satu alasan amandemen UUD 1945 pada 1999-2002 adalah untuk memperkuat sistem demokrasi. Apa contoh hasil amandemen yang memperkuat demokrasi di Indonesia? ....

a)

Penghapusan lembaga legislatif

b)

Pembentukan negara bagian

c)

Pembubaran pemilihan umum

d)

Pembentukan presiden seumur hidup

e)

Pembatasan masa jabatan presiden menjadi dua periode

28.

Amandemen kedua UUD 1945 menambah pengaturan hak-hak asasi manusia (HAM). Pada pasal berapa hak asasi manusia diatur dalam UUD hasil amandemen tersebut? ....

a)

Pasal 33

b)

Pasal 29

c)

Pasal 35

d)

Pasal 28A-28J

29.

Bagaimana kedudukan DPR dalam UUD hasil amandemen dibandingkan dengan sebelum amandemen? ....

a)

Lebih lemah karena dibatasi MPR

b)

Sama dengan lembaga yudikatif

c)

Hanya berfungsi sebagai pemberi saran

d)

Lebih kuat dalam fungsi legislasi dan pengawasan

e)

Tidak mengalami perubahan

30.

Sebelum amandemen, MPR memiliki kekuasaan tertinggi dalam struktur pemerintahan. Bagaimana kedudukan MPR setelah amandemen UUD 1945?....

a)

Tetap sebagai lembaga tertinggi negara

b)

Tetap sebagai lembaga tertinggi negara

c)

Hanya sebagai lembaga legislatif biasa

d)

Berperan sebagai lembaga pembuat undang-undang utama

e)

Tidak memiliki peran signifikan

31.

Pada UUD hasil amandemen, Indonesia mengadopsi konsep check and balance. Apa tujuan dari konsep ini dalam sistem pemerintahan? ....

a)

Mencegah dominasi satu lembaga atas yang lain

b)

Meningkatkan kekuasaan presiden

c)

Menjadikan DPR sebagai lembaga tertinggi

d)

Memusatkan kekuasaan di lembaga eksekutif

e)

Mengurangi kekuasaan lembaga yudikatif

32.

Bagaimana prinsip kedaulatan rakyat tercermin dalam perubahan-perubahan pada UUD 1945 setelah amandemen? ....

a)

Kedaulatan diserahkan kepada negara asing

b)

Kedaulatan dipegang oleh lembaga militer

c)

Kedaulatan dipegang oleh rakyat, dilaksanakan melalui pemilihan langsung

d)

Kedaulatan hanya dijalankan oleh MPR

e)

Kedaulatan berada sepenuhnya di tangan presiden

33.

Apa yang diatur dalam UUD RIS 1949 mengenai hubungan antara pemerintah pusat dan negara-negara bagian?....

a)

Pemerintah pusat memiliki kontrol penuh tanpa kebebasan daerah

b)

Semua keputusan diatur oleh parlemen pusat tanpa peran daerah

c)

Negara bagian memiliki otonomi untuk mengatur urusannya sendiri dalam kerangka negara serikat

d)

Negara bagian harus tunduk pada keputusan Belanda

e)

Pemerintah pusat dan daerah memiliki hak yang sama dalam segala hal

34.

Amandemen UUD NRI 1945 memperkenalkan pengaturan baru terkait pembagian kekuasaan antara lembaga-lembaga negara dan pemilihan langsung. Mengapa pembagian kekuasaan ini penting untuk mendukung makna demokrasi dalam sistem pemerintahan Indonesia?...

a)

Memusatkan kekuasaan di lembaga legislatif

b)

Menyederhanakan tugas-tugas pemerintahan dengan menghapus peran rakyat

c)

Menyerahkan kedaulatan sepenuhnya kepada lembaga eksekutif

d)

Menghindari dominasi kekuasaan di satu lembaga negara

e)

Memperkuat kekuasaan presiden agar dapat mengatur semua lembaga

35.

Dalam UUD hasil amandemen, banyak aturan yang dirancang untuk menguatkan fungsi lembaga-lembaga negara secara demokratis. Bagaimana hal ini berdampak pada penerapan prinsip demokrasi dalam pemerintahan Indonesia?....

a)

Semua lembaga negara bekerja secara terpisah tanpa adanya pengawasan

b)

Setiap lembaga negara bekerja dengan mekanisme check and balance untuk saling mengawasi

c)

Lembaga legislatif tidak memiliki kewenangan untuk mengawasi tindakan eksekutif

d)

Lembaga eksekutif dapat memutuskan kebijakan tanpa berkonsultasi dengan legislatif

e)

Semua kekuasaan negara difokuskan pada presiden untuk efisiensi pemerintahan