WorksheetsKepemimpinan TNI
Total questions: 58
Worksheet time: 2hrs 19mins
MENJELASKAN KONSEP KEPEMIMPINAN TNI
MENJELASKAN HAKEKAT, KEKHASAN DAN CIRI KEPEMIMPINAN TNI AL
MENJELASKAN KEPEMIMPINAN TNI AL DI MASA DEPAN
Sikap Hanrata, keyakinan dan kesadaran bahwa Hannegh hanya dapat berhasil dilakukan seluruh rakyat dg TNI sbg inti kekuatan.
Taqwa, beriman kepada Tuhan YME.
Ing Ngarsa Sung Tulodo, yg di atas memberi tauladan kepada bawahannya.
Ing Madya Mangunkarso, giat membangkitkan semangat di tengah-tengah anak buah.
Tut Wuri Handayani, memberi dorongan/dukungan dari belakang th dan anak buah.
Waspada Purba Wasesa, selalu waspada mengawasi dan mengoreksi kpd anak buah.
Ambeg Parama Arta, dapat memilih mana yg harus didahulukan.
Prasaja, sederhana dan tidak berlebih-lebihan.
Satya, sikap loyal yg timbal balik dari atasan ke bawah dan bawahan thd atasan.
Gemi Nastiti, kemampuan utk membatasi penggunaan dan pengeluaran.
Belaka, kemauan, kerelaan dan keberanian untuk bertanggung jawab thd segala tindakan.
Legawa, ikhlas menyerahkan kedudukan dan tanggung jawab kpd generasi berikutnya.
Delapan ajaran kepemimpinan yg bersumber falsafah budaya Indonesia, meliputi Surya (sifat matahari), sabar, rendah hati, berhati-hati, memberi semangat kpd anak buah.
Candra (sifat bulan), halus budinya, memberi ketenangan dan kegembiraan thd anak buah.
Kartika (sifat bintang), tegas, percaya diri, terbuka, dpt menjadi contoh bagi anak buah.
Angkasa (sifat awan), adil dlm berkuasa, berwibawa, sgl tindakan dpt bermanfaat utk anggotanya.
Maruta (sifat angin), teliti, cermat, perhatian, mau turun ke lapangan di tengah-tengah anak buah.
Samodra (sifat laut), pemaaf, menghibur, tdk mudah marah, pandangannya luas.
Dahana (sifat api), adil, tegas tanpa pandang bulu, prinsip lurus.
Pratala (sifat bumi), baik budinya, rela berkorban, jujur, dermawan.
Penerapan Prinsip dan Teknik Kepemimpinan TNI, Prinsip kesatu: Mahir dlm hal teknik dan taktis.
Lapangan pengetahuannya luas.
Menguasai relationship.
Cakap dlm perencanaan.
Tekniknya: Mengikuti pendidikan seluas mungkin.
Memperluas pengetahuan dan pengalaman melalui pergaulan.
Menerapkan pengetahuan melalui kepemimpinan.
Kenali dan pahami batas kemampuan semua unsur2 yg ada di dlm organisasi.
Senantiasa mengembangkan diri.
Penerapan Prinsip dan Teknik Kepemimpinan TNI, Prinsip Kedua: Kenali diri sendiri dan usahakan selalu perbaikan.
Mampu menilai diri.
Penerapan Prinsip dan Teknik Kepemimpinan TNI 2. Prinsip Kedua: Kenali diri sendiri dan usahakan selalu perbaikan
Mampu menilai diri sendiri, memahami kekuatan dan kelemahan sendiri.
Selalu memperbaiki diri terhadap segala kekurangan yang ada pada dirinya.
Pahami dan kuasai prinsip-prinsip kepemimpinan.
Penerapan Prinsip dan Teknik Kepemimpinan TNI 3. Prinsip ketiga: Yakinkan diri, bahwa tugas-tugas dimengerti, diawasi dan dijalankan
Harus memberi perintah yang jelas, singkat dan tepat.
Menggunakan staf dalam pelaksana pengawasan.
Usahakan semua tugas benar-benar dimengerti dan dilaksanakan sebaik-baiknya oleh bawahan.
Penerapan Prinsip dan Teknik Kepemimpinan TNI 4. Prinsip keempat: Ketahui anggota-anggota bawahan dan jaga serta pelihara kesejahteraan mereka
Setiap pemimpin bertanggung jawab terhadap kesejahteraan para anggotanya.
Pengenalan terhadap anggota secara mendalam, sangat berguna dalam perencanaan tugas-tugas.
Hubungan yang baik dengan anak buah.
Penerapan Prinsip dan Teknik Kepemimpinan TNI 5. Prinsip kelima: Usahakan dan pelihara selalu agar anggota mendapat keterangan-keterangan yang diperlukan
Yakinkan bahwa tugas, maksud dan tujuan telah dipahami oleh anak buah.
Adakan pengecekan terhadap pimpinan di tingkat bawah, apakah telah menerima penyelesaian dari anak buah.
Prestasi setiap anggota dan organisasi harus selalu diketahui oleh setiap anggota.
Penerapan Prinsip dan Teknik Kepemimpinan TNI 6. Prinsip keenam: Berikan teladan yang baik
Tugas terlaksana apabila perintah diberikan secara jelas dengan contoh yang baik dan benar.
Untuk menjadi teladan, pimpinan harus berperilaku yang baik dan contoh yang benar.
Selalu berada di barisan terdepan apabila orang mengalami kesulitan, disiplin dan korektif.
Prinsip ketujuh: Tumbuhkan rasa tanggung jawab di kalangan anggota
Pemimpin berkewajiban melatih anggotanya agar mampu melaks. tugas dg sebaik2nya.
Perintahkan anggota utk melaksanakan tugas dan minta mereka tanggung jawab atas hasil pekerjaan.
Kesanggupan para anggota utk bertanggung jawab harus senantiasa dipupuk.
Berikan wewenang yg diperlukan dan kesempatan utk melakukan pekerjaan2 yg lebih besar dan penting.
Berikan pujian kp dmereka yg memperlihatkan inisiatif dan semangat bekerja yg baik.
Prinsip kedelapan: Latih anggota bawahan sebagai satu tim yang kompak
Menumbuhkan kembangkan kerjasama tim kepada anggota melalui latihan dan bimbingan secara terus menerus.
Menanamkan pengertian ttg pentingnya kerjasama tim yg kompak bagi keberhasilan tugas-tugas organisasi.
Menekankan pada anggota perlunya hubungan kerjasama saling bantu dan koordinasi yg baik antar lini.
Tumbuhkan kembangkan pengertian kerjasama tim yg dilandasi kesadaran yg tinggi, rasa tanggung jawab serta loyalitas pada satuan/org.
Usahakan selalu praktek2 kerjasama yg baik dalam lingkungan satuan/organisasi.
Prinsip kesembilan: Buat keputusan-keputusan yang sehat dan tepat pada waktunya
Harus mampu mengambil keputusan tanpa ragu/takut sekalipun di saat kondisi genting/kritis.
Memiliki kemampuan utk melakukan analisa yg tepat sbg dasar pengambilan keputusan.
Pertimbangkan nasihat dan saran masukan dari pimpinan bawah dan pertimbangkan lagi secara matang sebelum mengambil keputusan.
Kembangkan cara berpikir yg logis dan teratur dengan memperhatikan pertimbangan2 yg obyektif.
Keputusan yg telah diambil harus disampaikan kepada yg berkepentingan dan tepat waktu.
Prinsip kesepuluh: Berikan tugas dan pekerjaan sesuai kemampuannya
Pemimpin harus memberikan tugas yang sepadan dg kemampuannya dimiliki kesatuan, termasuk kemampuan perorangan.
Yakin, bahwa tugas yg diberikan kepada satuan/anggota mampu mendorong bekerja lebih maksimal.
Usahakan seau memahami sedalam-dalamnya kemampuan setiap anggota dlm kesatuan/organisasi.
Apakah yg dimaksud dengan azas kepemimpinan?
Jelaskan apa yg dimaksud prinsip2 kepemimpinan.
Apakah azas dan prinsip kepemimpinan dapat dipisahkan satu sama lain. Jelaskan pendapat anda
Jelaskan prinsip kedua dari prinsip2 kepemimpinan dan bagaimana tekniknya.
Sebutkan teknik kepemimpinan dari prinsip bertanggung jawab kepada tindakan yg diperlukan pada azas kepemimpinan TNI.
Dalam konteks struktural, pucuk pimpinan maupun pemimpin pembantu pd unit2 adalah org2 yg diangkat oleh suatu kekuasaan yg memiliki wewenang dan pengangkatannya melalui Surat Kepurusan. Dikenal 3 jenjang kepemimpinan, terdiri dari:
Pimpinan tertinggi/pucuk pimpinan.
Pimpinan menengah.
Pimpinan tingkat rendah.
Hakekat kepemimpinan lapangan adalah:
Kepemimpinan yg peduli.
Kepemimpinan yg mengedepankan keteladanan.
Ciri-ciri kepemimpinan lapangan:
Memiliki kepedulian yg tinggi.
Memiliki filosofi hidup dan etos kerja yg baik.
Selalu menjadi contoh dan teladan.
Memiliki kepekaan dan respon yg tinggi.
Memiliki inisiatif, kreatif dan inovatif yg tinggi.
Keunikan Kepemimpinan di KRI:
Kapal harus diawaki oleh personel yg berkualitas dan memahami teknologi.
Mempunyai tingkat kesulitan yg cukup tinggi, seperti keterbatasan ruang gerak, jam kerja yg panjang dan standar kemiliteran yg kuat.
ABK dituntut disiplin, kepercayaan diri, respek dan motivasi yg tinggi.
Mahir serta menguasai teknis, taktis dan penggunaan alat tempur serta Har-nya.
Hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu:
Figur Komandan adalah figur panutan di kapal.
Persuasif dan pengendalian yang profesional adalah unsur penting dalam upaya pembinaan dan tata tertib.
Komandan harus adil terhadap setiap anak buahnya.
Kewibawaan yg tidak ditentukan oleh jarak.
Kekhasan Kepemimpinan TNI AL: TRISILA TNI-AL
Makna TriSila: Tiga Azas/pedoman dasar: a. Disiplin, b. Hierarki, c. Kehormatan militer.
Kriteria Kepemimpinan TNI AL di masa depan: 1. Memiliki Integritas Tinggi 2. Mampu Menerapkan Azaz, Sifat, Prinsip Kepemimpinan Dan Hasta Brata 3. Memiliki Pengetahuan Dan Wawasan Luas Serta Mampu Melaksanakan Tugas Dengan Optimal Didukung Strategi, Teknik Dan Taktik Yang Memadai 4. Memiliki Kemampuan Dan Menghayati Serta Menerapkan Emosional Intelegence Dalam Penugasannya 5. Mampu Melakukan Komunikasi Sosial Yang Efektif 6. Acceptable Dan Accountable 7. Berani Mengambil Keputusan Dan Bertanggung Jawab
Ciri-ciri Kepemimpinan TNI AL di masa depan: 1. Bertaqwa kepada Tuhan YME. 2. Mampu memberi contoh dan keteladanan. 3. Arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan. 4. Mengayomi dan menunjukkan sikap kekeluargaan. 5. Memelihara dan menumbuhkan persatuan dan kesatuan. 6. Tanggap thd perkembangan situasi. 7. Cepat dan tepat menilai situasi. 8. Tidak menonjolkan kepentingan pribadi atau kelompok. 9. Menegakkan hukum dan keadilan. 10. Tidak mencari keuntungan pribadi atau kelompok.
Syarat Kepemimpinan TNI AL di masa depan: 1. Kepemimpinan yg berpedomankan pd azas dan prinsip kepemimpinan TNI. 2. Loyalitas thd tugas dan keputusan pimpinan di atasnya. 3. Kepemimpinan yg generalis, terbuka dan berpengetahuan, serta diterima oleh semua pihak. 4. Kepemimpinan yg memiliki wawasan luas, mampu bekerjasama utk mendukung keberhasilan tugas. 5. Kepemimpinan yg tidak mengandalkan kedudukan dan kekuasaan tetapi atas dasar prestasi dan kemampuan pribadi. 6. Kepemimpinan yg memiliki kepedulian, kesadaran dan tanggung jawab yg mendalam thd kehidupan bangsa dan negara.
