WorksheetsQuiz Zakat dan Pengelolaannya
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Defenisi zakat yang benar dibawah ini adalah….
Zakat harus diberikan setiap kali seseorang mendapatkan harta.
Zakat hanya diberikan kepada kaum fakir dan miskin.
Zakat merupakan kewajiban yang harus dikeluarkan setelah mencapai nisab dan haul.
Zakat hanya dikeluarkan dalam bentuk uang dan makanan.
Zakat adalah sedekah sukarela yang bisa diberikan kapan saja tanpa aturan tertentu
Seorang petani memiliki lahan sawah seluas 2 hektar yang menghasilkan padi sebanyak 4 ton setiap panen. Petani tersebut menggunakan irigasi buatan untuk mengairi sawahnya dan menjual sebagian hasil panennya.Berdasarkan kondisi tersebut, jenis zakat apa yang harus dikeluarkan oleh petani ?
Zakat Fitrah
Zakat Mal
Zakat Pertanian
Zakat Perdagangan
Zakat Emas dan Perak
Pernyataan yang tepat tentang perbedaan zakat fitrah dan zakat mal di bawah ini adalah…
Zakat fitrah dibayar setiap Ramadan, zakat mal saat mencapai nisab dan haul
Zakat fitrah membersihkan harta, zakat mal membersihkan jiwa.
Zakat fitrah berupa makanan pokok, zakat mal dari harta tertentu.
Zakat fitrah wajib untuk pemilik usaha, zakat mal untuk semua Muslim.
Zakat fitrah dikeluarkan tanpa syarat, zakat mal dengan syarat waktu.
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
(QS. At-Taubah: 103)
Bagaimanakah penerapan ayat tersebut dalam menjelaskan kewajiban zakat mal?
Ayat ini menyebut zakat mal wajib bagi yang berpenghasilan tetap.
Ayat ini menyatakan zakat mal bertujuan membersihkan harta dan jiwa.
Ayat ini mewajibkan zakat mal untuk fakir miskin.
Ayat ini menyebut zakat mal wajib untuk harta yang tersimpan setahun.
Ayat ini menyebut zakat mal bisa diganti dengan sedekah biasa.
Seorang Muslim memiliki harta yang telah disimpan selama setahun dan mencapai nisab.
Berdasarkan kondisi ini, syarat wajib zakat manakah yang terpenuhi?
Islam dan baligh
Milik penuh dan haul
Nisab dan mukim
Nisab dan haul
Haul dan merdeka
Dari daftar berikut, pilihlah kelompok yang berhak menerima zakat fitrah dan zakat mal:
1. Fakir
2. Miskin
3. Ibnu sabil
4. Riqab
5. Orang tua yang mampu
6. Fisabilillah
7. Gharimin
8. Orang kaya
Manakah dari daftar di atas yang tidak termasuk golongan penerima zakat fitrah?
1 dan 2
3 dan 5
4 dan 8
5 dan 7
5 dan 8
Zakat memiliki berbagai manfaat dalam masyarakat. Salah satu manfaat sosial dari zakat adalah ...
Meningkatkan kekayaan individu
Mengurangi angka kemiskinan
Memupuk sikap konsumtif
Meningkatkan kesenjangan sosial
Mengalihkan tanggung jawab sosial kepada pemerintah
Perhatikan ayat berikut:
"Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian." (QS. Adz-Dzariyat: 19)
Berdasarkan ayat tersebut, zakat memiliki tujuan sosial yang penting. Tujuan utama dari perintah zakat dalam kaitannya dengan keadilan sosial adalah ...
Meningkatkan pendapatan pribadi para muzaki (pemberi zakat)
Membuat orang kaya tidak merasa bersalah atas kekayaannya
Membantu memenuhi kebutuhan dasar orang-orang yang kurang mampu
Mengurangi kewajiban bagi orang yang berpenghasilan tinggi
Membebaskan seluruh orang kaya dari tanggung jawab sosial
Tujuan utama dari zakat fitrah adalah
menambah pendapatan negara
membersihkan harta yang dimiliki
menyempurnakan ibadah puasa ramadhan
meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin
memberi hukuman kepada orang yang tidak membayar
Pak Budi baru saja memanen beras sebanyak 750 kg dari sawahnya. Berdasarkan ketentuan zakat mal, jumlah beras yang harus dikeluarkan sebagai zakat adalah ...
50 kg
60 kg
65 kg
70 kg
75 kg
Sebuah keluarga kaya di desa X memiliki harta yang melebihi nishab zakat mal. Keluarga tersebut berencana untuk menyalurkan zakat mal mereka kepada beberapa penerima di desa, seperti fakir miskin dan anak yatim. Berdasarkan konteks ini, bagaimana penyaluran zakat mal tersebut dapat memberikan manfaat sosial yang maksimal?
Zakat mal disalurkan hanya untuk membayar biaya pendidikan anak-anak keluarga kaya tersebut
Zakat mal disalurkan kepada fakir miskin, anak yatim, dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat
Zakat mal disalurkan secara merata tanpa memperhatikan kebutuhan yang mendesak
Zakat mal disalurkan hanya untuk pembangunan infrastruktur desa
Zakat mal disalurkan untuk membiayai kegiatan sosial di luar desa
Seorang keluarga dengan 5 orang anggota, terdiri dari 2 orang dewasa dan 3 anak-anak, berencana membayar zakat fitrah. Mereka memiliki beberapa pilihan bahan yang dapat digunakan untuk membayar zakat fitrah, yaitu: beras, gandum, atau kurma. Berdasarkan ketentuan, jika zakat fitrah harus dibayar dengan bahan makanan pokok yang umum di daerah tersebut, bahan mana yang paling tepat untuk digunakan oleh keluarga tersebut?
Beras, karena merupakan bahan pokok yang umum digunakan
Gandum, karena lebih bernilai dibandingkan beras
Kurma, karena lebih sesuai dengan sunnah
Beras, jika harga beras lebih murah dari gandum
Semua bahan di atas bisa digunakan karena ketiga bahan tersebut sah untuk zakat fitrah
Ali berniat untuk memberikan zakat mal dari hasil bisnisnya yang telah mencapai nisab. Dalam merencanakan penyaluran zakatnya, yang harus dilakukan Ali adalah ...
Menyalurkan zakat langsung kepada fakir miskin tanpa melibatkan lembaga zakat
Menghitung jumlah zakat yang harus dikeluarkan berdasarkan nisab dan haul
Memberikan zakat dalam bentuk barang yang tidak sesuai dengan kebutuhan
Menunda pemberian zakat hingga ia merasa lebih mampu
Memberikan zakat hanya kepada keluarganya yang tidak membutuhkan
Salah satu pertimbangan utama dalam mengeluarkan zakat mal adalah ...
jumlah harta yang dimiliki
kepuasan pribadi
besarnya keuntungan yang diperoleh
tingkat kepatuhan terhadap hukum negara
jumlah uang yang telah dibelanjakan
Zakat fitrah diberikan dalam bentuk makanan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar orang yang membutuhkan. Alasan pemberian zakat fitrah dalam bentuk makanan adalah ...
agar penerima zakat dapat merasakan keberagaman makanan
untuk memastikan penerima zakat tetap dapat makan di hari raya
agar makanan tersebut dapat dijual untuk mendapatkan uang
untuk mendorong budaya konsumtif dalam masyarakat
agar penerima zakat bisa memilih makanan sesuai selera mereka
Seseorang memiliki harta yang telah mencapai nisab zakat. Tindakan yang perlu diambil oleh orang tersebut adalah ...
Menyimpan seluruh hartanya tanpa membayar zakat
Menunggu hingga harta bertambah lebih banyak lagi
Membayar zakat dengan memberikan sebagian hartanya
Membagikan seluruh hartanya kepada keluarga
Menunggu sampai ada permintaan dari penerima zakat
Seorang pengusaha memiliki penghasilan sebesar Rp 7.500.000 per bulan. Nisab zakat penghasilan ditetapkan sebesar Rp 5.000.000, dan tarif zakat penghasilan adalah 2,5%. Berapa zakat yang harus dikeluarkan oleh pengusaha tersebut?
Rp 125.000
Rp 150.000
Rp 175.000
Rp 187.500
Rp 200.000
Seseorang memiliki 100 gram emas dengan harga 1 gram emas saat ini sebesar Rp 1.000.000. Jika zakat emas yang harus dikeluarkan adalah 2,5% dari total kepemilikan emas, maka zakat emas yang harus dikeluarkan adalah ...
Rp 2.500.000
Rp 25.000.000
Rp 250.000.000
Rp 5.000.000
Rp 500.000.000
Seorang pedagang memiliki modal usaha sebesar Rp 50.000.000 dan memperoleh keuntungan sebesar Rp 15.000.000 dalam setahun. Jika nisab zakat perniagaan adalah 85 gram emas (Rp 70.000.000), maka zakat yang harus dikeluarkan oleh pedagang tersebut adalah ...
Rp 375.000
Rp 500.000
Rp 750.000
Rp 1.000.000
Rp 1.500.000
Seorang petani memiliki hasil panen padi sebanyak 12 ton. Dalam syariat Islam, zakat pertanian yang harus dikeluarkan sebesar 5% jika irigasinya menggunakan air hujan. Berapa jumlah zakat yang harus dikeluarkan oleh petani tersebut?
500 kg
600 kg
700 kg
800 kg
1.000 kg
Seorang peternak memiliki 40 ekor kambing. Berapa zakat yang harus dikeluarkan jika zakat kambing adalah 1 ekor kambing untuk setiap 30 ekor kambing yang dimiliki?
1 ekor kambing
2 ekor kambing
3 ekor kambing
4 ekor kambing
5 ekor kambing
Seorang pengusaha besar di kota memberikan zakat mal, dan ditemukan ada seorang ibu janda yang tidak memiliki penghasilan tetap, seorang mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu, dan seorang petani yang mengalami kegagalan panen. Berdasarkan kasus ini, siapa yang berhak menerima zakat?
Ibu janda, mahasiswa, dan petani
Ibu janda dan mahasiswa
Mahasiswa dan petani
Ibu janda dan petani
Hanya petani yang berhak
Berdasarkan tabel diatas, penerima zakat yang sesuai dengan ketentuan asnaf zakat adalah…
Ahmad, Cici, Evi
Ahmad dan Cici
Budi, Deni dan Evi
Cici dan Evi
Ahmad dan Budi
Berikut adalah kondisi ekonomi seorang individu: seorang pekerja dengan penghasilan rendah yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, serta tidak memiliki tabungan atau aset yang cukup. Golongan yang berhak menerima zakat dari uraian tersebut adalah ...
Orang yang tidak memiliki pekerjaan
Orang yang kaya dan memiliki aset banyak
Fakir yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar
Orang yang memiliki penghasilan tinggi
Orang yang mampu tetapi tidak mau bekerja
"Sesungguhnya zakat itu hanya untuk orang-orang fakir, miskin, amil zakat, mu'allaf, untuk hamba sahaya, untuk orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan untuk ibnu sabil (orang yang sedang dalam perjalanan)."
(QS. At-Tawbah: 60)
Golongan yang berhak menerima zakat menurut ayat di atas adalah ...
Fakir, miskin, amil, dan mu'allaf
Fakir, miskin, hamba sahaya, dan ibnu sabil
Fakir, miskin, amil, mu'allaf, hamba sahaya, orang yang berhutang, jalan Allah, dan ibnu sabil
Amil, mu'allaf, hamba sahaya, dan orang yang berhutang
Hamba sahaya, orang yang berhutang, dan jalan Allah
Seorang muzaki menyalurkan zakatnya kepada beberapa orang. Mereka adalah seorang guru yang memiliki penghasilan tetap, seorang pemuda yang sedang mencari pekerjaan, seorang dokter kaya, seorang ibu dengan anak-anak yatim, dan seorang pedagang sukses. Berdasarkan cerita tersebut, golongan yang seharusnya menerima zakat adalah ...
Guru yang memiliki penghasilan tetap
Pemuda yang sedang mencari pekerjaan
Dokter kaya
Ibu dengan anak-anak yatim
Pedagang sukses
Data berikut menunjukkan persentase golongan yang berhak menerima zakat di suatu daerah:
a. Fakir: 40%
b. Miskin: 40%
c. Mampu: 20%
Berdasarkan data ini, golongan manakah yang paling berhak menerima zakat?
Fakir
Miskin
Mampu
Fakir dan Miskin
Tidak ada yang berhak
Seorang warga bernama Ali memiliki utang yang sangat besar karena terjerat dalam masalah finansial. Ia telah berusaha untuk membayar utangnya, tetapi belum mampu karena penghasilannya yang terbatas. Ali memiliki kebutuhan hidup yang mendesak, seperti biaya pendidikan anak-anaknya, serta kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa ditunda.
Berdasarkan kasus tersebut, manakah di antara golongan zakat yang termasuk dalam kategori ghārim yang tepat untuk Ali?
Mereka yang memiliki utang untuk memenuhi kebutuhan konsumtif dan hidup mewah.
Mereka yang memiliki utang untuk kepentingan dakwah dan kebajikan.
Mereka yang memiliki utang untuk memenuhi kebutuhan pokok hidup yang mendesak.
Mereka yang memiliki utang karena berjudi atau berhutang untuk kesenangan pribadi.
Mereka yang tidak memiliki utang sama sekali
Seorang pria bernama Ahmad memiliki hutang sebesar Rp 20.000.000 untuk membayar biaya rumah sakit dan kebutuhan sehari-hari. Ahmad bekerja sebagai pedagang kecil dan memiliki penghasilan bulanan yang tidak tetap, tetapi penghasilannya seringkali tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan membayar hutangnya. Saat ini, Ahmad tidak memiliki aset lain selain rumah yang ditempati bersama keluarganya.
Berdasarkan ilustrasi di atas, apakah Ahmad berhak menerima zakat? Jelaskan alasan Anda..
Ahmad tidak berhak menerima zakat karena hutangnya terlalu besar dan penghasilannya tidak tetap
Ahmad berhak menerima zakat karena hutangnya disebabkan oleh biaya rumah sakit yang tidak dapat ditunda.
Ahmad tidak berhak menerima zakat karena ia masih memiliki rumah tempat tinggal.
Ahmad berhak menerima zakat karena ia termasuk golongan yang terlilit hutang dan tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup.
Ahmad berhak menerima zakat karena hutangnya digunakan untuk kebutuhan konsumtif dan ia tidak memiliki penghasilan tetap.
Sebuah lembaga zakat membuat program pendidikan gratis untuk meningkatkan keterampilan kerja bagi para penerima zakat. Program ini difokuskan pada pengajaran keterampilan teknis dan praktik kerja di lapangan yang memerlukan latihan fisik dan mental yang kuat.
Berdasarkan informasi tersebut, manakah di antara golongan berikut yang paling tepat untuk menerima manfaat dari program tersebut sebagai bagian dari....
Fakir
Miskin
Amil zakat
Gharim
Fisabilillah
Seorang musafir bernama Ahmad sedang melakukan perjalanan jauh. Di tengah perjalanannya, ia kehabisan bekal dan keuangannya tidak mencukupi untuk melanjutkan perjalanan atau kembali ke tempat asalnya. Ahmad tidak memiliki kerabat atau orang yang dapat membantunya di kota yang sedang ia singgahi.
Berdasarkan kondisi Ahmad, apakah ia termasuk salah satu golongan yang berhak menerima zakat? Jelaskan alasan yang mendasari jawabanmu!
Ya, karena ia seorang musafir yang membutuhkan bantuan
Ya, karena ia seorang musafir dan termasuk fakir.
Tidak, karena ia hanya butuh bantuan perjalanan, bukan termasuk fakir atau miskin.
Tidak, karena ia masih mampu bekerja di kota tersebut.
Ya, karena ia seorang musafir yang membutuhkan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Mengapa amil termasuk dalam penerima zakat dalam kegiatan dakwah ini?
Amil berhak menerima zakat karena membantu kelancaran kegiatan dakwah.
Amil perlu diberi zakat agar bisa berperan sebagai pendakwah.
Amil berhak menerima zakat untuk kepentingan pribadi mereka.
Amil menerima zakat sebagai bentuk penghargaan dari lembaga dakwah.
Amil perlu zakat agar bisa mendukung lembaga dalam berbagai kegiatan.
Di sebuah daerah yang baru saja mengalami bencana alam, banyak warga kehilangan tempat tinggal dan pekerjaan. Sebagai amil zakat, Anda ditugaskan untuk menyalurkan zakat di wilayah tersebut. Golongan mustahik manakah yang paling tepat untuk menerima bantuan zakat agar kebutuhan mereka dapat terpenuhi?
Gharimin (orang yang memiliki utang)
Miskin (orang yang hampir tidak memiliki harta)
Riqab (hamba sahaya yang ingin memerdekakan diri)
Ibnu Sabil (orang yang kehabisan bekal di perjalanan)
Muallaf (orang yang baru masuk Islam)
Dibawah ini terdapat kutipan pendapat ulama mengenai penerima zakat:
"Orang-orang yang berhak menerima zakat antara lain adalah mereka yang memiliki beban hidup berat, kekurangan harta, atau terjebak dalam hutang yang mereka tidak mampu membayarnya." Berdasarkan kutipan di atas, golongan penerima zakat yang dimaksud adalah:
Fakir
Miskin
Gharim
Amil
Ibnu Sabil
Salah satu golongan tersebut adalah amil. Tugas utama amil dalam pengelolaan zakat adalah…
Mengumpulkan dan mendistribusikan zakat
Membayar zakat bagi yang wajib
Menjadi saksi dalam pembayaran zakat
Mencatat jumlah zakat yang diterima setiap bulan
Menyimpan zakat untuk keperluan pribadinya
Di sebuah desa terdapat beberapa orang yang membutuhkan bantuan, seperti keluarga miskin, anak yatim, lansia tanpa penghasilan, dan orang yang terlilit utang. Siapa di antara mereka yang berhak menerima zakat?
Keluarga kaya
Pengusaha sukses
Lansia tanpa penghasilan
Anak dari keluarga berkecukupan
Warga dengan tunjangan tetap dari pemerintah
Berikut data kinerja Lembaga Amil Zakat (LAZ) berikut:
a. Dana Zakat Diterima: Rp 500.000.000
b. Dana Disalurkan: Rp 450.000.000
c. Dana untuk Operasional: Rp 50.000.000
d. Jumlah Penerima Manfaat: 1.500 orang
Berdasarkan data tersebut, mana yang paling tepat untuk menilai efektivitas pengelolaan dana zakat oleh lembaga ini?
Pengelolaan dana zakat cukup baik karena sebagian besar dana disalurkan ke program sosial.
Dana untuk operasional terlalu besar dibandingkan dengan dana yang disalurkan.
Dana zakat dikelola dengan sangat efektif karena seluruh dana disalurkan ke penerima manfaat.
Lembaga ini tidak efektif karena terlalu sedikit dana yang digunakan untuk program pemberdayaan.
Pengelolaan dana zakat tidak efisien karena tidak ada dana yang digunakan untuk operasional.
1. Tiga lembaga amil zakat berikut memiliki cara berbeda dalam pengelolaan zakat:
a. Lembaga X: Memiliki audit tahunan oleh pihak independen dan melaporkan hasilnya kepada publik.
b. Lembaga Y: Menyediakan laporan umum, tetapi tidak ada audit pihak ketiga.
c. Lembaga Z: Tidak memberikan laporan terbuka kepada publik tetapi fokus pada penyaluran langsung ke mustahik.
Pilih pernyataan yang paling tepat mengenai profesionalisme pengelolaan zakat ketiga lembaga tersebut!
Lembaga X lebih profesional karena adanya audit independen dan keterbukaan laporan.
Lembaga Y lebih profesional karena laporan umumnya cukup untuk publik.
Lembaga Z lebih profesional karena menyalurkan langsung ke mustahik.
Lembaga X, Y, dan Z memiliki tingkat profesionalisme yang sama.
Lembaga Z lebih profesional karena fokus pada distribusi zakat.
Lembaga Zakat "Barokah" melakukan pengumpulan dan penyaluran zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Setiap bulannya, lembaga ini mengadakan survei kebutuhan untuk memastikan zakat disalurkan tepat sasaran. Namun, karena kekurangan tenaga relawan, penyaluran zakat sering terlambat, terutama di daerah yang sulit dijangkau.
Apa kekuatan dan kelemahan utama Lembaga Zakat "Barokah" dalam distribusi zakat?
Kekuatan: Survei kebutuhan; Kelemahan: Kekurangan relawan
Kekuatan: Cepat distribusi; Kelemahan: Kurang survei
Kekuatan: Relawan cukup; Kelemahan: Distribusi lambat
Kekuatan: Tepat waktu; Kelemahan: Tidak ada survei
Kekuatan: Banyak donatur; Kelemahan: Tidak ada kendala
Lembaga Zakat "Sejahtera" mengumpulkan zakat dari masyarakat dan mendistribusikannya kepada mustahik di wilayah perkotaan dan pedesaan. Setiap bulan, lembaga ini mengadakan survei kebutuhan masyarakat untuk memastikan zakat disalurkan kepada yang paling membutuhkan. Namun, lembaga ini hanya memiliki sedikit tenaga relawan sehingga distribusi zakat seringkali memakan waktu lebih lama, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Berdasarkan studi kasus di atas, manakah yang merupakan kekuatan dan kelemahan Lembaga Zakat "Sejahtera" dalam hal distribusi zakat?
Kekuatan: Menyediakan survei kebutuhan masyarakat; Kelemahan: Distribusi tepat waktu
Kekuatan: Dapat menjangkau daerah terpencil; Kelemahan: Kekurangan donatur
Kekuatan: Distribusi zakat lebih cepat; Kelemahan: Kurang survei kebutuhan masyarakat
Kekuatan: Memberikan bantuan secara rutin; Kelemahan: Tidak memiliki relawan profesional
Kekuatan: Menyediakan survei kebutuhan masyarakat; Kelemahan: Kekurangan tenaga relawan untuk distribusi
