wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PJBl

Total questions: 5

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

1. Apa yang Anda pahami tentang pembelajaran model PjBL?

a)

Pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik belajar melalui pengalaman praktis dalam menyelesaikan projek yang terkait dengan kehidupan nyata dengan menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang diberi kesempatan untuk mengidentifikasi masalah, merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi solusi atas masalah yang ada melalui projek atau tugas yang mereka kerjakan. Peserta didik diarahkan untuk bekerja dalam kelompok atau tim dan didorong untuk menggunakan berbagai keterampilan seperti keterampilan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan kreativitas untuk menyelesaikan proyek atau tugas. Selama proses pembelajaran, guru berperan sebagai fasilitator, memberikan panduan dan dukungan kepada peserta didik dalam menyelesaikan proyek.

b)

Pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik belajar melalui pengalaman praktis dalam menyelesaikan projek yang terkait dengan kehidupan nyata dengan menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang diberi kesempatan untuk mengidentifikasi masalah, merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi solusi atas masalah yang ada melalui projek atau tugas yang mereka kerjakan. Peserta didik diarahkan untuk bekerja dalam kelompok atau tim dan didorong untuk menggunakan berbagai keterampilan seperti keterampilan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan kreativitas untuk menyelesaikan proyek atau tugas. Selama proses pembelajaran, guru berperan sebagai mentor yang mengajari peserta didik dalam menyelesaikan projek.

c)

Pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik belajar melalui pengalaman teoritis dalam menyelesaikan projek yang terkait dengan kehidupan nyata dengan menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang diberi kesempatan untuk mengidentifikasi masalah, merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi solusi atas masalah yang ada melalui projek atau tugas yang mereka kerjakan. Peserta didik diarahkan untuk bekerja dalam kelompok atau tim dan didorong untuk menggunakan berbagai keterampilan seperti keterampilan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan kreativitas untuk menyelesaikan proyek atau tugas. Selama proses pembelajaran, guru berperan sebagai fasilitator, memberikan panduan dan dukungan kepada peserta didik dalam menjalankan projek.

d)

Pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik belajar melalui pengalaman praktis dalam menyelesaikan projek yang terkait dengan kehidupan nyata dengan menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, yang diberi kesempatan untuk mengidentifikasi masalah, merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi solusi atas masalah yang ada melalui projek atau tugas yang mereka kerjakan. Peserta didik diarahkan untuk bekerja secara individu dan didorong untuk menggunakan berbagai keterampilan seperti keterampilan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan kreativitas untuk menyelesaikan proyek atau tugas. Selama proses pembelajaran, guru berperan sebagai fasilitator, memberikan panduan dan dukungan kepada peserta didik dalam menjalankan.

e)

Pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran, di mana peserta didik belajar mengikuti instruksi guru dalam menyelesaikan proyek nyata melalui langkah-langkah mengidentifikasi masalah, merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi solusi atas masalah yang ada melalui atau tugas yang mereka kerjakan. Peserta didik diarahkan untuk bekerja dalam kelompok atau tim dan didorong untuk menggunakan berbagai keterampilan seperti keterampilan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan kreativitas untuk menyelesaikan proyek atau tugas. Selama proses pembelajaran, guru berperan sebagai fasilitator, memberikan panduan dan dukungan kepada peserta didik dalam menjalankan.

2.

Pembelajaran berbasis proyek secara umum dilakukan melalui sintak/langkah-langkah tertentu agar tujuan pembelajaran tercapai. Sintak pembelajaran berbasis proyek yang harus dilakukan guru dalam pembelajaran adalah …

a)

(1) Mendesain perencanaan proyek (Design a Plan for the Project) ; (2) Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the Essential Question); (3) Menyusun jadwal (Create a Schedule); (4) Memonitor peserta didik dan kemajuan projek (Monitor the Students and the Progress of the Project); (5) Menguiji hasil (Assess the Outcome), dan (6) Mengevaluasi pengalaman (Evaluate the Experience).

b)

(1) Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the Essential Question); (2) Mendesain perencanaan proyek (Design a Plan for the Project); (3) Menyusun jadwal (Create a Schedule); (4) Memonitor peserta didik dan kemajuan projek (Monitor the Students and the Progress of the Project); (5) Menguiji hasil (Assess the Outcome), dan (6) Mengevaluasi pengalaman (Evaluate the Experience)

c)

(1) Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the Essential Question); (2) Menyusun jadwal (Create a Schedule); (3) Mendesain perencanaan proyek (Design a Plan for the Project); (4) Memonitor peserta didik dan kemajuan projek (Monitor the Students and the Progress of the Project); (5) Menguiji hasil (Assess the Outcome), dan (6) Mengevaluasi pengalaman (Evaluate the Experience).

d)

(1) Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the Essential Question); (2) Mendesain perencanaan proyek (Design a Plan for the Project); (3) Menyusun jadwal (Create a Schedule); (4) Mengevaluasi pengalaman (Evaluate the Experience) ; (5) Menguii hasil (Assess the Outcome), dan (6)Memonitor peserta didik dan kemajuan projek (Monitor the Students and the Progress of the Project)

e)

(1) Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the Essential Question); (2) Mendesain perencanaan proyek (Design a Plan for the Project); (3) Menyusun jadwal (Create a Schedule); (4) Menguji hasil (Assess the Outcome); (5) Memonitor peserta didik dan kemajuan projek (Monitor the Students and the Progress of the Project), dan (6) Mengevaluasi pengalaman (Evaluate the Experience).

3.

Pembelajaran berbasis proyek yang menghasilkan produk berupa barang yang dibuat berdasarkan order/pesanan. Alur pembelajaran yang harus dilakukan peserta didik dengan bimbingan guru adalah …

a)

Menerima order, merancang produk, menganalisis produk, membuat produk, memeriksa produk, mengemas produk, dan mengirim produk

b)

Menerima order, merancang produk, membuat produk, memeriksa, produk, mengemas produk, dan mengirim produk.

c)

Menerima order, menganalisis produk, merancang produk, membuat produk, memeriksa produk, mengemas produk, dan mengirim produk.

d)

Menerima order, menganalisis produk, membuat produk, memeriksa produk, mengemas produk, dan mengirim produk.

e)

Menganalisis produk, merancang produk, membuat produk, memeriksa produk, mengemas produk, dan mengirim produk.

4.

Hal paling penting dan pertama yang harus dilakukan guru dalam melakukan asesmen pada pembelajaran model project-based learning adalah:

a)

Memastikan bahwa asesmen tersebut sejalan dengan tujuan pembelajaran dan projek yang sedang dilakukan.

b)

Menetapkan kriteria penilaian yang akan diterapkan pada peserta didik

c)

Memberikan umpan balik yang konstruktif kepada peserta didik

d)

. Menggunakan variasi asesmen agar adil terhadap kondisi peserta didik

e)

Melibatkan peserta didik dalam proses asesmen

5.

Guru perlu mengidentifikasi kriteria yang jelas dan spesifik untuk mengevaluasi projek yang dilakukan oleh peserta didik. Kriteria ini harus mencakup aspek-aspek yang relevan dengan tujuan pembelajaran diantaranya adalah…

a)

pemahaman konsep dan keterampilan

b)

kolaborasi, dan presentasi.

c)

pemahaman konsep, keterampilan dan presentasi.

d)

pemahaman konsep, keterampilan, kreativitas, kolaborasi, dan presentasi.

e)

pemahaman konsep, keterampilan, kreativitas, kolaborasi, dan kualitas projek.