NEW
Font size
WorksheetsQuiz Theory of Planned Behavior
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Theory of Planned Behavior (TPB) dikembangkan untuk memahami:
Hubungan antara sikap, niat, dan perilaku individu
Faktor genetik yang memengaruhi kebiasaan kesehatan
Pengaruh lingkungan terhadap gaya hidup sehat
Perbedaan antara perilaku sehat dan tidak sehat
Komponen utama dalam TPB adalah:
Keyakinan, harapan, dan motivasi
Sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dirasakan
Norma sosial, persepsi risiko, dan keyakinan diri
Niat, motivasi, dan pengalaman masa lalu
Dalam TPB, "Attitude" terhadap perilaku merujuk pada:
Persepsi individu tentang apa yang dilakukan oleh orang lain
Kemampuan individu untuk mengendalikan perilaku tersebut
Keyakinan individu bahwa perilaku tersebut baik atau buruk
Tekanan sosial untuk melakukan atau tidak melakukan perilaku tersebut
"Norma Subjektif" dalam TPB menggambarkan:
Persepsi individu tentang harapan sosial terhadap perilaku tertentu
Kemampuan individu untuk memengaruhi orang lain
Pandangan individu tentang moralitas suatu tindakan
Kepercayaan diri individu dalam melakukan suatu tindakan
Komponen "Perceived Behavioral Control" dalam TPB berhubungan dengan:
Tekanan dari lingkungan untuk melakukan perilaku tertentu
Persepsi individu terhadap hasil perilaku tertentu
Tingkat dukungan sosial untuk melakukan perilaku tertentu
Keyakinan individu tentang kontrol yang mereka miliki atas perilaku tertentu
Menurut TPB, niat untuk melakukan suatu perilaku dipengaruhi oleh:
Keyakinan moral, motivasi, dan dukungan keluarga
Pengalaman masa lalu, tekanan sosial, dan sumber daya
Persepsi risiko, harapan sosial, dan keterampilan individu
Sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dirasakan
Contoh "Norma Subjektif" dalam TPB adalah:
Anggapan bahwa teman dan keluarga mendukung seseorang untuk berhenti merokok
Keyakinan bahwa seseorang mampu mengatur pola makan sehat
Persepsi bahwa olahraga memerlukan waktu dan usaha
Keyakinan bahwa berolahraga itu bermanfaat
Jika seseorang percaya bahwa ia memiliki kemampuan dan sumber daya untuk melakukan suatu perilaku, maka ini menunjukkan:
Tingginya norma subjektif
Sikap positif terhadap perilaku
Perceived Behavioral Control yang kuat
Dukungan sosial yang tinggi
Contoh perilaku yang bisa dijelaskan dengan TPB adalah:
Membeli rumah tanpa memikirkan konsekuensi
Memutuskan untuk mengikuti program diet berdasarkan keyakinan, norma sosial, dan kontrol diri
Berpindah pekerjaan karena pengaruh orang lain
Makan makanan sehat karena faktor genetik
Seorang mahasiswa yang merasa sulit mengikuti pola hidup sehat karena jadwal kuliahnya padat memiliki masalah dalam:
Attitude
Normative Beliefs
Behavioral Intention
Perceived Behavioral Control
Dalam konteks TPB, "Behavioral Intention" dapat diartikan sebagai:
Keinginan individu untuk melakukan perilaku tertentu
Persepsi individu tentang norma sosial yang ada
Keyakinan individu terhadap hasil dari perilaku tersebut
Kontrol yang dirasakan individu terhadap perilaku tersebut
Faktor yang dapat mempengaruhi "Attitude" dalam TPB adalah:
Pengalaman pribadi dan informasi yang diterima
Tekanan dari teman sebaya
Persepsi individu tentang kemampuan mereka
Norma sosial yang berlaku di masyarakat
Dalam TPB, "Perceived Behavioral Control" dapat dipengaruhi oleh:
Pengalaman masa lalu dan sumber daya yang tersedia
Keyakinan individu tentang norma sosial
Persepsi individu tentang sikap orang lain
Motivasi untuk melakukan perilaku tersebut
Dalam TPB, "Attitude" dapat dipengaruhi oleh:
Informasi yang diterima dari media
Pengalaman pribadi yang positif atau negatif
Norma sosial yang berlaku di lingkungan sekitar
Semua jawaban benar
"Perceived Behavioral Control" dapat berkurang jika:
Individu merasa tidak memiliki sumber daya yang cukup
Individu memiliki dukungan sosial yang kuat
Individu memiliki pengalaman positif sebelumnya
Individu percaya bahwa perilaku tersebut mudah dilakukan
