NEW
Font size
WorksheetsUlamak indonesia yang mendunia
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
Siapakah aku?
Aku lahir di tanah Banten pada tahun 1815 M. Aku termasuk keturunan Sunan Gunung Djati. Ketika berada di Mekkah, aku mendapatkan gelar Sayyidul Hijaz. Aku pernah berguru kepada Syekh Ahmad Khatib Sambas.
Salah satu murid yang pernah berguru kepadaku adalah KH. Hasyim Asy’ari, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama. Aku memiliki beliau yang berjumlah kurang lebih 115 kitab dalam bidang ilmu Fiqh, Tasawuf, Tafsir, dan Hadis.
Hamzah al-Fansuri
Abu Abdul Mu’thi Muhammad bin Umar An Nawawi
Syekh Abdurauf bin Ali
Muhammad Sholeh bin Umar
Abdus Samad bin Abdullah al- Jawi
Syekh Nawawi pernah menjadi imam di Masjidil Haram, mengajar di Haramain, dan mendapatkan gelar Sayyidul Hijaz. Saat itu, yang termasuk Hijaz adalah wilayah …..
Timur Tengah seluruhnya
Makkah, Madinah, dan Damaskus
Palestina, Yordania dan Yaman
Saudi Arabia, Irak dan Iran
Jazirah Arab, Makkah, Madinah
Sampai saat ini, karya-karya beliau masih dipelajari, dikaji, dan ditelaah di pesantren. Misalnya kitab Sullam al-Munâjah syarah Safînah alShalâh dan Nashâih al-‘Ibâd syarah al-Manbaĥâtu ‘ala al-Isti’dâd li yaum al-Mi’âd. Itu adalah karya tulis dari …..
Abu Abdul Mu’thi Nawawi al-Tanari al-Bantani
Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Abdus Samad bin Abdullah al-Jawi al-Palimbani
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Setiap tanah yang dipijak, selalu melakukan dakwah, bahkan saat diasingkan, beliau bahkan diberi gelar oleh Nelson Madela (Presiden Afrika Selatan) sebagai ‘Salah Seorang Putra Afrika Terbaik’. Beliau adalah ….
Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Abdus Samad bin Abdullah al-Jawi al-Palimbani
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Hamzah Fansuri
Syekh Abdus Samad merupakan tokoh kunci pembuka dan pelopor perkembangan intelektualisme Nusantara Indonesia. Jumlah karyanya + 20 kitab/buku. Namun, karyanya yang terkenal dan sampai saat ini masih dipergunakan adalah …..
Kaifiyāt al-Dzikir
Al-Tafsir al-Munîr li al-Mu’âlim
Al-Tausyîh/Quwt al-Habîb al-Gharîb
Hidayatus Salikin dan Siyarus Salikin
An-Nafhatu As Sailaniyah
Beliau adalah negarawan, ahli fikih, teolog, sufi, sejarawan dan sastrawan penting dalam sejarah Melayu pada abad ke-17. Perannya dalam perkembangan Islam di Nusantara tidak dapat diabaikan. Beliau adalah …
Abu Abdul Mu’thi Nawawi al-Tanari al-Bantani
Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Abdus Samad bin Abdullah al-Jawi al-Palimbani
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani
Syekh Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Syekh Abdul Rauf dapat dikatakan sebagai poros sejumlah ulama Nusantara. Adapun nama muridnya yang paling berjasa, sehingga mampu mendakwahkan Islam kepada kaum bangsawan Kerajaan Pagaruyung adalah …
Abu Abdul Mu’thi Nawawi
Abul Mahasin Tajul Khalwati
Syekh Burhanudin Ulakan
Sholeh bin Umar
Ali ar-Raniri
Kiai Sholeh Darat menjadi salah satu pengajar di Makkah. Muridnya berasal dari seluruh penjuru dunia, termasuk dari Jawa dan Melayu. Berikut ini, murid dan santrinya yang berhasil di didik, kecuali …
Hadratu Syekh KH Hasyim Asy’ari
KH Ahmad Dahlan
RA. Kartini
Iskandar Zulkarnain
KH Amir Idris
Sepanjang hayatnya, beliau tidak hanya fasih berbahasa Melayu, tetapi juga Jawa, Siam (Thailand), Hindi, Arab, dan Persia. Namun, karya tulisnya menggunakan Bahasa Melayu. Beliau adalah … .
Mbah Sholeh Darat
Muhammad Arsyad
Bukhari al-Jauhari
Syekh Hamzah Fansuri
KH Dahlan Tremas
Ajaran pokok tarekat Syekh Yusuf berkisar pada usaha manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Di antara risalah yang ditulisnya berjudul an-Nafhatu as-Sailaniyah yang pokok isinya tentang ….
memohon (berdoa) itu semestinya hanya kepada Allah Swt
petunjuk-petunjuk bagi orang yang akan mulai memasuki tarekat
berdiam diri tidak bicara, kecuali mengucapkan kalimat dzikir
berwudhu terlebih dahulu, jika ada hadas (besar dan kecil)
ada 20 macam adab berdzikir
Abu Abdul Mu’ti Muhammad bin Umar al-Tanara al-Jawi al-Bantani. Dikenal juga dengan nama Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani. Lebih terkenal dengan nama.............
Imam Nawawi Al-Bantani.
Imam Nawawi Al-Palimbani
Imam Nawawi Al-Sumatra’i
Imam Nawawi Al-Bandungi
Imam Nawawi At-Jawi
Abu Abdul Mu’ti Muhammad bin Umar al-Tanara al-Jawi al-Bantani merupakan salah satu keturunan dari salah sati wali songo yaitu Syarif Hidayatullah, yang memiliki nama panggilan....
Sunan Drajat
Sunan Kalijaga
Sunan Gunung Djati
Sunan Bonang
Sunan Muria
Siapa di bawah ini yang merupakan pendiri Nahdhatul Ulama?
Syaikh K.H. Hasyim Asy’ari
Syaikh K.H. Ahmad Dahlan
Haji Samanhudi
Tjokroaminoto
Abdul Muis
Abu Abdul Mu’ti Muhammad bin Umar al-Tanara al-Jawi al-Bantani mendapatkan gelar “Sayyidul Hijaz” apa yang dimaksud dengan gelar tersebut?
Pemimpin grup nasyid
Maha Guru Jazirah Arab
Pemimpin burung elang
Singa yang bertaring
Angin sepoi sepoi
Abu Abdul Mu’ti Muhammad bin Umar al-Tanara al-Jawi al-Bantani dilahirkan di Kampung Tanara, Serang, Banten pada ahun 1815 Masehi, atau 1230 Hijriah, dan beliau wafat pada tanggal 25 Syawal 1314 Hijriah, atau 1897 Masehi. Imam Nawawi menghembuskan nafasnya yang terakhir pada usia.......
78 ahun
82 ahun
84 ahun
86 tahun
88 tahun
Apa yang mendorong Imam Nawawi al-Bantani dalam menuliskan buku-bukunya?
Karena mendapatkan desakan sebagian koleganya dan para sahabatnya dari Jawa dan untuk melestarikan karya pendahulunya yang sering mengalami perubahan (tahrif) dan pengurangan
Agar mendapatkan pemasukan/royalti tambahan
Sebagai syarat agar mendapatkan gelar "Sayyidul Hijaz"
Karena Imam Nawawi ingin meraih popularitas di kalangan masyarakat Muslim di Indonesia
Agar beliau bisa menjadi pengajar di Masjdil Haram
Bagaimana corak sebagian besar buku yang ditulis oleh Imam Nawawi?
Menggunakan bahasa jawa yang ditulis dengan aksara pegon
Berupa komentar (syarh) dari karya-karya ulama sebelumnya yang populer dan dianggap sulit dipahami.
Topik yang dibahas adalah seputar filsafat dan ilmu aqidah
Fokus terhadap isu-isu yang dihadapi oleh umat Islam di masa penjajahan
Mengarahkan pembaca untuk menghidupkan kembali semangat khilafah Islamiyah
Hampir seluruh karya Imam Nawawi ditulis menggunakan bahasa apa?
Indonesia
Melayu
Jawa
Sunda
Arab
Berikut ini adalah keteladanan yang bisa kita ambil dari tokoh Imam Abu Abdul Mu’thi Nawawi al-Tanari al-Bantani, kecuali …
Ketekunan beliau dalam mempelajari dan mengajarkan ilmu-ilmu
Ketawaduan beliau yang selalu berkonsultasi dengan ulama'-ulama besar dalam menyusun karya-karyanya
Bertempat tinggal dan menjalani hidup di Arab Saudi
Kezuhudan beliau karena tidak mau mengambil royalti atas karya yang diterbitkan di Mesir
Keluasan ilmu beliau yang dikaji oleh banyak lembaga pendidikan tradisional baik di Indonesia maupun di mancanegara.
Salah satu ulama yang juga dijadikan sebagai pahlawan nasional Indonesia dan dikenal oleh kalangan rakyat Sulawesi Selatan, serta mendapatkan gelar sebagai Tuanta Salamaka ri Gowa (Tuan Guru Penyelamat kita dari Gowa) adalah....
Abdus Samad bin Abdullah al- Jawi al-Palimbani
Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Syekh Abdurauf bin Ali al-Singkili
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Hamzah al-Fansuri
Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari adalah seorang tokoh ulama yang dilahirkan di........
Gowa, sulawesi selatan
Tasik, Jawa Barat
Padang, Sumatera Barat
Brebes, Jawa Timur
Syeikh Yusuf Al-Makassari termasuk satu diantara banyak ulama yang harus berjuang dan menjalani kehidupan di beberapa tempat yang berbeda. Mulai dari Gowa, Banten, Srilangka, dan terakhir di Afrika Selatan. Apa yang membuat beliau berpindah dari satu kota ke kota yang lain?
Beliau suka berkelana dan mengikuti jejak Ibnu Batutah
Kondisi politik Nusantara yang di bawah tekanan Belanda, sehingga beliau ditangkap dan diasingkan ke tempat-tempat yang jauh.
Sebuah kebiasaan para ulama di masa itu untuk berhijrah ke Afrika
Kiprah beliau dalam berdagang mengharuskan untuk mencari pasar-pasar di lokasi yang baru
Beliau mendapatkan undangan resmi dari pimpinan negara Afrika Selatan
Syekh Nuruddin Muhammad bin ‘Ali bin Hasanji bin Muhammad Hamid ar-Raniri al-Quraisyi. n diperkirakan lahir sekitar akhir abad ke-16 di kota Ranir, yang terletak di.......
Aceh sumatera barat
Gujarat India.
Garut jawa barat
Makassar sulawesi selatan
Syekh Abdurrauf bin Ali al-Fansuri as-Singkili merupakan ulama besar Aceh, dan memiliki pengaruh besar dalam penyebaran agama Islam di Sumatra dan Nusantara pada umumnya. Syekh Abdurrauf bin Ali al-Fansuri as-Singkili adalah ulama yang lahir di......
Gujarat
Aceh
Kuningan
Iran
Malaysia
Syekh Abdurrauf bin Ali al-Fansuri as-Singkili merupakan ulama yang mengajarkan dan mengembangkan Tarekat.......
Syathariyah.
Naqsyabandiyah
Qadiriyah
Syadziliyah
Tijaniyah
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani adalah syeikh dari semarang, beliau biasa mendapat panggilan......
Anak Shaleh yang rajin menabung
Mbah Sholeh Darat.
Mbah Sholeh Laut
Umar bin Khatthab
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani lahir di Jepara, Jawa Tengah di desa.....
Kedungmalang
Kedung Cumpleng.
Wanusobo
Singorojo
Rajekwesi
Nama populernya Syekh Hamzah Fansuri, Nama al-Fansuri sendiri berasal dari Arabisasi kata Pancur, sebuah kota kecil di pantai Barat Sumatra yang kini terletak di.......
Aceh.
Kuningan
Malaysia
Iran
Irak
Di bawah ini adalah bahasa yang dikuasai oleh Hamzah Fansuri, kacuali.....
Melayu
Hindi
Persia
Arab
Inggris Cambridge
Siapa di bawah ini yang merupakan pendiri Muhammadiyah?
K.H. Hasyim Asy’ari
K.H. Ahmad Dahlan
Haji Samanhudi
Tjokroaminoto
Abdul Muis
Menurut Syeikh Yusuf dalam risalahnya berjudul Kaifiyāt al- Dzikir (Cara-cara Berdzikir), ada 20 macam adab berdzikir. Lima diantaranya mengenai hal-hal yang hendaknya dilakukan sebelum berdzikir. Berikut ini adalah lima hal yang seharusnya dikerjakan sebelum dzikir, KECUALI:
bertaubat dari segala dosa
berwudhu jika hadas
Menyendiri ke suatu tempat yang sepi
berdiam diri tidak bicara kecuali mengucapkan kalimat dzikir
memohon (berdoa) hanya kepada Allah Swt.
Salah satu keistimewaan Mbah Soleh Darat adalah memiliki murid-murid dari golongan perempuan, yang mana pada waktu itu Nusantara masih di bawah cengkeraman penjajah Belanda yang umumnya menjadikan wanita sebagai warga “‘kelas dua”.
Siapa sosok murid perempuan beliau yang terkenal?
Cut Nyak Dien
Dewi Sartika
RA. Kartini
Laksamana Malahayati
Cut Mutia
Berikut ini yang BUKAN termasuk ulama yang berasal dari Nusantara adalah …
Abu Abdul Mu’thi Nawawi al-Tanari al-Bantani
Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani
Syaikh Syafiurrahman al-Mubarakfuri
Abdus Samad bin Abdullah al-Jawi al-Palimbani
Mbah Soleh Darat adalah salah satu ulama Nusantara yang berasal dari daerah ….
Banten
Aceh
Pariaman
Semarang
Makassar
Salah satu karya Syeikh Abdurrauf As-Sinkili adalah kitab tafsir Al Quran yang berjudul Tarjuman al-Mustafīd. diketahui pernah terbit pada 1884 M/1885 M dalam edisi dua jilid di Istanbul, Turki. Kitab tersebut ditulis dengan bahasa apa?
Arab
Jawa
Melayu
Hindi
Turki
Berikut ini yang BUKAN termasuk dari murid Syeikh Abdurrauf As-Sinkili adalah …
Syekh Burhanudin Ulakan
Syekh Abdul Muhyi Pamijahan
Abdul Malik bin Abdullah
Dawud al-Jawi ar-Rumi
Mbah Sholeh Darat
Dimanakah Syeikh Yusuf al-Makassari wafat dan dimakamkan?
Wafat di Makassar, dimakamkan di Banten
Wafat di Srilangka, dimakamkan di Makassar
Wafat di Gowa, dimakamkan di Makassar
Wafat di Cape Town, dimakamkan di Gowa
Wafat di Kairo, dimakamkan di Kairo
Syekh Abdurrauf bin Ali al-Fansuri as-Singkili (Singkil, Aceh). Tahun lahirnya adalah 1024 H/1615 M, sementara wafatnya di Kuala Aceh, Aceh Tahun 1105 H/1693 M). Beliau adalah ulama besar Aceh, dan memiliki pengaruh besar dalam penyebaran agama Islam di Sumatra dan Nusantara pada umumnya. Apa sebutan gelar bagi beliau yang sangat terkenal?
Sayyidul Hijaz
Tengku Syiah Kuala
Tuanta Salamaka ri Gowa
Badiuzzaman
Al Qutbu ar-Rabbani
Siapakah aku?
Aku dilahirkan di Gujarat India, Ayahku adalah seorang pedagang Arab yang bergiat dalam pendidikan agama. Aku bertugas sebagai penasehat Kesultanan Aceh pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Tsani (Iskandar II).
Syekh Abdurauf bin Ali al-Singkili
Hamzah al-Fansuri
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Abdus Samad bin Abdullah al- Jawi al-Palimbani
Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Pengetahuan Syekh Nuruddin tak terbatas dalam satu cabang ilmu saja, namun sangat luas yang meliputi berbagai bidang. Diantaranya adalah …
Sejarah, sastra, filsafat, fikih, dan tasawuf
Tafsir, hadist, ilmu kalam, ilmu kebumian, dan sains
Ushul fiqh, politik, astronomi, dan ilmu hisab (matematika)
Politik, sosiologi, administrasi negara, dan keuangan
Ekonomi, arsitektur, perdagangan dan tata kelola pemerintahan
1. Nama Lengkap Abu Abdul Mu'thi Nawawi Al Tanari Al bantani
Abu Abdul Mu'thi Muhammad bin Umar Al Tanari Al jawi Al bantai
Abu Abdul Mu'thi Muhammad bin usman Al Tanari Al jawi Al bantai
Abu Abdul Mu'thi Muhammad bin hasan Al Tanari Al jawi Al bantai
Abu Abdul Mu'thi Muhammad bin husein Al Tanari Al jawi Al bantai
Abu Abdul Mu'thi Muhammad bin Ali Al Tanari Al jawi Al bantai
Gelar istimewa bagi Syekh/ imam Nawawi
Sayyidul Hijaz
Sayyidul jaiz
Sayyidul makkah
Sayyidul haramain
Sayyidul ulama
Yang termasuk Karya Imam Nawawi
Uqud Al lujain fi bayani huquq Al zaujain
Zubad Al asror
Fathul qorib Al mujib
Fathul mkin
Mughni labib
Sebutan Al jawi bagi imam Nawawi menunjukan beliau berasal dari
Pulau jawa
Pulau Sumatera
Pulau Kalimantan
Pulau kapuk
Pulau riau
Kapan dan dimana imam Nawawi lahir
Kampung Tanara, serang, banten 1815
Kampung condet, jakarta utara 1987
Kampung raya, banten 1865
Kampung ramai, serang, banten 1679
Kampung alas, banten 1867
Tempat tanggal lahir Syekh Yusuf Abul manasin Tajul khawatir Al makasari
Gowa, Sulawesi Selatan, 3 Juli 1626
Gowa, Sulawesi Utara, 6 Juli 1867
Gowa, Sulawesi Tengah, 8 Juli 1831
Gowa, Jawa Tengah, 9 Juli 1693
Gowa, kalimantan utara, 7 Juli 1601
Arti gelar tuanta salamaka ri gowa bagi Syekh Yusuf Abul mahasin
Tuan guru penyelamatan kita dari gowa
Tuan guru besar penolong kita dari gowa
Tuan guru besar penduduk gowa
Tuan guru besar islam gowa
Tuan guru mulia islam gowa
Karya tulis Syekh Abul mahasin Al makasari
Safinatun najah
Safinatusolat
Safinatunnar
Matan sulamuttaufeq
Matan taklimil Muta'alim
Tempat wafat Syekh Abul mahasin Al makasari
Cape town, Afrika Selatan
Kota Amerika Serikat
Afrika Utara
Dubai, arab
Mekkah
Salah satu putra Afrika terbaik adalah sebutan dari Nelson Mandela mantan presiden Afrika Selatan adalah sebutan bagi ulama Indonesia pada masa itu
Syekh Abul mahasin Tajul khalwati Al Makasari
Syekh Muhammad Nawawi Al jawi
Syekh Abul hasan asyadili
Syekh Abul mutolib Al makasari
Syekh Abul husen Al Kalimantani
Gelar Sayyidul Hijaz (Maha Guru jazirah Arab, Saudi Arabia sekarang) diberikan kepada tokoh ulama Indonesia pada gambar tersebut, yaitu ....
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani
Hamzah Fansuri
Abu Abdul Mu'thi Nawawi al-Tanari al-Bantani
Syaikh Abdurauf bin Ali al-Singkili
Abdus Samad bin Abdulllah al-Jawi al-Palimbani
Kitab Sullam al-Munajah, Syarah Safinah al-Shallah merupakan kitab yang dipelajari, dikaji dan ditelaah di pondok pesantren sampai sekarang yang mengupas tentang Fiqhi. Kitab ini merupakan hasil karya dari tokoh ulama Indonesia, yaitu ....
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Hamzah Fansuri
Abdus Samad nin Abdullah al-Jawi al-Palimbani
Abu Abdul Mu'thi Nawawi al-Tanari al-Bantani
Tokoh ulama Indonesia ini berdakwah di Afrika Selatan, beliau dianugerahi pahlawan Nasional Indonesia oleh presiden Soeharto dan mantan presiden Afrika Selatan (Nelson Mandela) menyebutnya dengan "Salah seorang putra Afrika terbaik". Sedangkan dikalangan rakyat Sulawesi Selatan, beliau mendapatkan gelar sebagai Tuanta Salamaka ri Gowa (Tuan guru penyelamat kita dari Gowa). Kitab Safinat an-Najah merupakan karya populernya hingga kini diajarkan dipesantren. Adapun tokoh ulama yang dimaksud adalah ....
Abdus Samad bin Abdullah al-Jawi al-Palimbani
Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani
Syaikh Abdurauf bin Ali al-Singkili
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Kitab Hidayatus Salikin dan Siyarus Salikin merupakan salah satu hasil karya dari tokoh ulama Indonesia, yaitu ...
Syaikh Abdus Samad bin Abdullah al-Jawi al-Palimbani
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani
Hamzah Fansuri
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Sepanjang Hayat beliau fasih dalam berbagai bahasa selain bahasa Melayu, yaitu bahasa Jawa, Siam (Thailand), Hindi, Arab dan Persia. Namun Karya Tulisnya menggunakan bahasa Melayu. Tokoh Ulama ini adalah ....
Abu Abdul Mu'thi Nawawi al-Tanari al-Bantani
Abdus Samad bin Abdullah al-Jawi al-Palimbani
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Syaikh Hamzah Fansuri
Muhammad Soleh bin Umar al-Samarani
Pada abad ke-17, Beliau adalah negarawan, ahli fiqih, teologi, sufi, sejarawan dan sastrawan penting dalam sejarah melayu. Bahkan beliau merupakan ulama yang membedakan penafsiran doktrin dan praktik sufi (aliran tasawuf/mistisisme) yang salah dan benar. Tokoh ulama ini adalah ....
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Hamzah Fansuri
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani
Syaikh Abdurauf bin Ali al-Singkili
Syaikh Yusuf Abdul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Salah satu muridnya menjadi ulama terkenal, yaitu Syaikh Burhanuddin Ulakan (dari Pariaman, Sumatera Barat) yang berdakwah kepada kaum bangsawan kerajaan Pagaruyung. Beliau adalah ulama besar Aceh dengan gelar Tengku Syiah Kuala, dan menjadi rujukan penting/poros sejumlah ulama nusantara. Tokoh ini adalah ...
Hamzah Fansuri
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Syaikh Abdurauf bin Ali al-Singkili
Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani
Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari
Nama lengkapnya adalah Syaikh Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani al-Jawi asy-Syafi'i. Beliau menjadi salah satu pengajar di Mekkah. Muridnya berasal dari seluruh penjuru dunia, termasuk dari Jawa dan Melayu. Berikut ini yang bukan termasuk murid dari Kiyai Sholeh Darat adalah ....
KH. Amir Idris
RA. Kartini
KH. Ahmad Dahlan
KH. Hasyim Asy'ari
Iskandar Zulkarnain
Lahir di Palembang, Sumatera Selatan pada tahun 1116 H/1704 M. Melanjutkan pendidikan di Negeri Pattani (Thailand Selatan), kemudian memperdalam ilmu ke Arab (Mekkah dan Madinah). Beliau memberikan perhatian besar pada perkembangan sosial, politik, dan keagamaan di Nusantara. Tokoh ini adalah ....
Abu Abdul Mu'thi Nawawi al-Tanari al-Bantani
Abdus Samad bin Abdullah al-Jawi al-Palimbani
Hamzah Fansuri
Nuruddin bin Ali ar-Raniri
Syaikh Abdurrauf bin Ali al-Singkili
Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati al-Makasari merupakan mursyid (pembimbing) tarekat khalwatiyah, Qadariyah, Naqshabandiyah, Ba'lawiyah dan Syathariyah. Berikut ini isi pokok dari risalahnya syaikh Yusuf yang berjudul An-Nafhatu As-Sailaniyah.
Ada 20 macam adab berdzikir
Berdiam diri/tidak berbicara melainkan berdzikir
Memohon (berdo'a) hanya kepada Allah Swt. semata.
Berwudhu terlebih dahulu, apabila berhadas kecil dan besar
Petinjuk bagi orang yang memulai memasuki tarekat
