WorksheetsProjek Eskrim Aspek Zat dan Perubahannya
Total questions: 20
Worksheet time: 30mins
Dalam pembuatan es krim tradisional, campuran susu, gula, dan bahan lainnya disebut materi karena memiliki:
Rasa dan aroma tertentu
Massa dan volume
Wujud tetap
Sifat tidak berubah
Energi potensial tinggi
Ketika es batu mencair selama proses pembuatan es krim, perubahan yang terjadi adalah:
Perubahan kimia, karena menghasilkan zat baru
Perubahan fisika, karena hanya berubah wujud
Perubahan biologi, karena melibatkan mikroorganisme
Perubahan energi, karena menghasilkan panas
Perubahan termal, karena suhu berubah
Plastik pembungkus bahan pembuatan es krim termasuk jenis materi:
Zat cair
Zat padat
Zat gas
Campuran homogen
Campuran heterogen
Susu yang digunakan dalam pembuatan es krim merupakan contoh materi:
Unsur
Senyawa
Campuran homogen
Campuran heterogen
Larutan
Gula yang dilarutkan dalam campuran es krim termasuk zat:
Padat yang larut menjadi homogen
Gas yang larut menjadi heterogen
Cair yang berubah menjadi zat baru
Padat yang berubah menjadi senyawa kimia
Zat yang tidak mengalami perubahan
Es batu yang digunakan untuk proses pendinginan adalah contoh zat dengan sifat:
Wujud tetap dan mudah berubah
Tidak memiliki massa tetapi memiliki volume
Massa tetap dan volume tetap pada suhu tertentu
Dapat mengalir seperti zat cair
Tidak mengalami perubahan wujud
Selama proses pencampuran bahan, campuran homogen terjadi ketika:
Partikel zat tercampur merata
Partikel zat membentuk lapisan
Terdapat endapan dalam campuran
Campuran sulit untuk diaduk
Zat baru terbentuk
Ketika garam ditambahkan pada es batu, suhu es menjadi lebih rendah. Proses ini termasuk perubahan:
Kimia
Fisika
Termal
Biologis
Energi Potensial
Plastik pembungkus yang dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan karena:
Cepat terurai oleh mikroorganisme
Mengeluarkan zat beracun
Tidak dapat terurai secara alami
Dapat didaur ulang dengan mudah
Berubah menjadi energi listrik
Langkah yang paling baik untuk menangani limbah plastik dari proses pembuatan es krim adalah:
Membakar plastik untuk mengurangi limbah
Menggunakan kembali plastik sebagai pembungkus
Membuang plastik ke sungai
Menimbun plastik dalam tanah
Mendaur ulang plastik menjadi produk baru
Sifat fisika yang dimiliki oleh es batu adalah:
Mudah terbakar
Tidak larut dalam air
Dapat mencair pada suhu tertentu
Berubah menjadi zat baru saat mencair
Memiliki energi kimia yang tinggi
Proses pencampuran bahan pembuatan es krim menghasilkan campuran homogen. Hal ini disebabkan oleh:
Zat larut dengan sempurna
Adanya pemanasan bahan
Perubahan wujud zat menjadi gas
Bahan tidak larut dengan baik
Bahan membentuk endapan
Salah satu indikator terjadinya perubahan kimia dalam bahan adalah:
Perubahan wujud menjadi padat
Terbentuknya zat baru
Perubahan suhu tanpa zat baru
Campuran menjadi lebih homogen
Zat tetap seperti semula
Dalam pembuatan es krim, suhu campuran turun karena energi panas diserap oleh es. Hal ini menunjukkan adanya:
Transfer energi kimia
Transfer energi panas
Perubahan energi mekanik
Perubahan energi potensial
Transfer energi listrik
Untuk mengukur berat gula yang digunakan, satuan yang sesuai adalah:
Meter (m)
Liter (L)
Gram (g)
Joule (J)
Watt (W)
Bahan yang tercampur secara tidak merata selama proses pembuatan es krim termasuk campuran:
Homogen
Heterogen
Larutan
Suspensi
Senyawa
Ketika bahan-bahan es krim dipanaskan sebelum dicampur, perubahan yang terjadi pada susu adalah:
Perubahan kimia karena susu berubah warna
Perubahan fisika karena wujudnya tetap
Perubahan kimia karena terbentuk zat baru
Perubahan fisika karena suhunya berubah
Tidak terjadi perubahan
Sifat zat cair seperti susu dalam proses pembuatan es krim adalah:
Memiliki bentuk tetap
Mengalir mengikuti bentuk wadah
Tidak memiliki massa
Tidak dapat bercampur dengan zat lain
Memiliki bentuk yang kaku
Proses daur ulang plastik bekas pembungkus bahan es krim termasuk cara:
Mengurangi produksi limbah berbahaya
Mempercepat proses pelapukan plastik
Menurunkan pencemaran tanpa proses ulang
Mengurangi konsumsi energi
Mengubah plastik menjadi energi langsung
Jika limbah plastik dibuang ke sungai, dampak yang mungkin terjadi adalah:
Peningkatan keanekaragaman hayati
Polusi air dan terganggunya ekosistem
Air sungai menjadi lebih bersih
Perubahan suhu air menjadi lebih stabil
Plastik larut dalam air tanpa dampak
