Font size
WorksheetsTO SKB CPNS KEPERAWATAN 4
Total questions: 96
Worksheet time: 2hrs 48mins
Tujuan dari PERKESMAS adalah
Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berobat di puskesmas.
Mendapatkan simpati masyarakat terhadap program keperawatan kesehatan masyarakat.
Meningkatkan kemandirian masyarakat terhadap masalah perawatan kesehatan.
Membantu masyarakat dalam menghadapi masalah keperawatan secara penuh dan berkelanjutan.
Fokus utama dalam kegiatan pelayanan keperawatan kesehatan yaitu
Meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan pembiasaan PHBS untuk peningkatan derajad kesehatan.
Mendata dan kunjungan kepada individu, keluarga dan kelompok masyarakat yang beresiko.
Menemukan masalah kesehatan yang sedang terjadi di masyarakat
Menjadikan masyarakat menjadi objek dalam melakukan intervensi.
Klasifikasi indikator keberhasilan upaya keperawatan kesehatan masyarakat di puskesmas yaitu
primer – sekunder – tersier
input – proses – output
individu – keluarga – komunitas
jasmani – rohani - pikiran
Urutan tahapan infeksi yang benar adalah
Masa penularan – masa laten – masa inkubasi
Masa inkubasi – masa penularan – masa laten
Masa laten - masa inkubasi – masa penularan
Masa laten – masa penularan – masa inkubasi
Kejadian mapan penyakit yang mencangkup area geografis yang luas atau terbukti di seluruh dunia disebut
Epidemic
Pandemic
Wabah
Endemic
Berikut yang merupakan usaha untuk memutus mata rantai transmisi agen infeksi, KECUALI…
Mengontrol agen.
Memberantas sumber penularan bukan dari manusia.
Meningkatkan kekebalan dan ketahanan manusia.
Mengkaji prosentase kejadian penyakit menular.
Deteksi dini merupakan contoh pencegahan pada tingkat
Primer
Sekunder
Tersier
Data primer pada pengkajian didapat dari jenis pengkajian dibawah ini, KECUALI
Winshield survey
Wawancara
Mengambil data dari arsip
Observasi
Healing touch merupakan contoh salah satu jenis terapi komplementer tipe
Produk alami
Terapi energy
Terapi pikiran dan tubuh
Praktik manipulasi
Salah satu prinsip keperawatan yang perlu diaplikasikan dalam melaksanakan terapi komplementer yaitu
komprehensif
asertif
afektif
kolaboratif
Apakah yang merupakan kegiatan yang perawat lakukan saat pertama kali bertemu dengan pasien?
Tahap terminasi
Tahap kerja
Tahap orientasi
Tahap perkenalan
Tahap prainteraksi
Apakah kegiatan yang dilaksanakan pada awal pertemuan kedua dan selanjutnya?
Tahap prainteraksi
Tahap perkenalan
Tahap orientasi
Tahap kerja
Tahap terminasi
Apakah yang merupakan inti hubungan perawat-pasien yang terkait erat dengan pelaksanaan rencana tindakan keperawatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai?
Tahap prainteraksi
Tahap perkenalan
Tahap orientasi
Tahap kerja
Tahap terminasi
Apakah yang merupakan akhir dari setiap pertemuan perawat pasien, dimana pasien dan keluarganya telah mampu menyelesaikan masalah?
Terminasi akhir
Terminasi sementara
Rencana tindak lanjut
Evaluasi sujektif
Evaluasi objektif
Apakah yang paling penting yang harus dilakukan ketika terminasi akhir?
Evaluasi
Tindak lanjut
Eksplorasi perasaan
Kontrak yang akan datang
Teknik komunikasi yang efektif
Apakah yang dimaksud dengan kebuntuan terapeutik (therapeutic impasses)?
Merupakan kondisi internal pasien yang menghambat
Merupakan keadaan kegagalan intrapersonal perawat
Merupakan hambatan kemajuan hubungan perawat dan pasien
Merupakan hambatan yang tidak bisa disepakati perawat dan pasien
Merupakan keadaan kegagalan yang kritis dari suatu hubungan perawat dengan pasien
Apakah hambatan komunikasi yang meliputi menarik diri, bermusuhan, agresif, manipulasi, dll?
Pelanggaran batas
Resistensi
Transference
Countertransferen classical
Countertransferen totalistic
Apakah hambatan komunikasi yang membahayakan untuk proses terapeuik yaitu reaksi bermusuhan atau tergantung?
Reistensi
Transference
Countertransference classical
Countertransference totalistic
Pelanggaran batas
Apakah yang merupakan respon tidak sadar dimana pasien mengalami perasaan dan sakit terhadap perawat yang pada dasarnya terkait dengan tokoh dalam kehidupannya yang dulu?
Resistensi
Transferens
Countertransferen classical
Countertransferen totalistic
Pelanggaran batas
Apakah hambatan komunikasi yang berasal dari perawat yang terdiri dari keinginan reaksi emosi yang tidak sadar terhadap pasien yang menggambarkan konflik yang tidak selesai?
Resistensi
Transferens
Countertransference classical
Countertransference totalistic
Pelanggaran batas
Seorang laki – laki, 35 tahun, di rawat di Ruang Rajawali RSJ Lawang, sejak 2 hari yang lalu dengan alasan amuk, merusak lingkungan dan tidak mengurus diri. Klien mengatakan tidak mampu menjadi ibu yang baik dan tidak berdaya melakukan apapun. Klien mengatakan sering mendengar suara-suara yang ingin membunuhnya dan sangat menakutkan sehingga membuat klien kesal, ingin memukul dan melempar barang-barang agar suara tersebut hilang. Hasil observasi : klien tampak kotor dan acak-acakan, selalu menyendiri duduk di pojok atau tiduran di tempat tidur, kadang mondar mandir dan berbicara sendiri.
Apakah implementasi keperawatan prioritas pada kasus tersebut?
Melatih pasien cara perawatan kebersihan diri, mandi dan berhias
Mendiskusikan kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien
Membantu pasien mengenali halusinasinya dan mengontrol halusinasi
Membantu pasien mengenal manfaat berhubungan dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
Membantu pasien latihan mengendalikan perilaku kekerasan dengan cara fisik, verbal, spiritual dan obat-obatan
Seorang laki – laki, 25 tahun, dirawat di RS Jiwa dengan halusinasi pendengaran. Ketika berkomunikasi mengatakan “ini loh pak saya sedang mendengar suara yang menyuruh saya membunuh orang”.
Bagaimanakah respon perawat yang tepat untuk kasus tersebut ?
“Saya percaya apa yang bapak dengar, namun saya tidak mendengarnya”
“Saya paham yang bapak alami, tapi sulit bagi saya untuk percaya”
“Apa yang bapak lakukan saat ada suara itu?”
“Baiklah pak, coba perhatikan saya”
“Kapan suara-suara itu muncul?”
Seorang perempuan, 28 tahun di rawat di Rumah Sakit Jiwa. Pasien tampak berjalan mondar-mandir sambil berbicara sendiri, kadang pasien tersenyum sendiri dan menutup telinganya sambil berteriak “pergi kamu, aku nggak mau dengar, kamu suara palsu, jangan ganggu aku”.
Apakah tindakan lanjutan yang dilakukan untuk kasus tersebut?
Melatih pasien menghardik
Mengajak pasien bercakap-cakap
Mengajarkan tehnik bercerita
Melatih melakukan kegiatan secara teratur
Mengajarkan minum obat dengan prinsip 5 B
Seorang perempuan, 25 tahun, dibawa keluarga ke Rumah Sakit Jiwa dengan keluhan sering melihat bayangan yang membuatnya ketakutan dan berteriak minta tolong. Klien mengatakan bayangan itu selalu datang pada malam hari dan mengancam ingin membunuhnya. Keluarga juga mengatakan kejadian ini dialami sejak suaminya meninggal dua minggu yang lalu.
Apakah implementasi keperawatan yang dilakukan perawat pada hari pertama?
Melatih klien latihan nafas dalam
Mengevaluasi intervensi sebelumnya
Membantu klien mengenal halusinasi
Mengajarkan cara minum obat yang benar
Mengidentifikasi kemampuan positif klien
Pasien laki-laki, 50 tahun, satu minggu di rawat di RSJ. Hasil pengkajian : rambut acak-acakan, pakaian kotor tidak rapi, saat makan nasinya berceceran dan makan tidak pada tempatnya. Apakah diagnosis keperawatan yang tepat untuk pasien tersebut ?
Depresi
Isolasi Sosial
Harga diri rendah
Defisit perawatan diri
Resiko prilaku kekerasan
Seorang perempuan, 25 tahun di rawat di RSJ. Saat didekati oleh perawat pasien menghindar, jika diajak komunikasi selalu diam, ekspresi terlihat murung, selalu memisahkan diri dari teman-teman satu ruang. Perawat menganjurkan untuk saling mengenal sesama teman. Bagaimanakah cara perawat mengajarkan pasien berkenalan?
Selamat pagi mbak, boleh saya berkenalan, nama saya M, saya dari semarang, nama mbak siapa?
Kenalan ya mbak, nama saya M kamu siapa?
Selamat pagi mbak, nama kamu siapa?
Kayaknya belum kenalan sama saya, kenalan dulu ya?
Selamat pagi mbak, nama saya M, saya dari semarang?
Seorang laki-laki, 40 tahun mengamuk dan membanting barang dirumahnya sambil berkata “ mengapa semua orang tidak menghargai saya sebagai kepala rumah tangga dirumah ini !!!!....” kemudian salah seorang anak pasien memanggil tetangganya yang seorang perawat. Melihat kondisi pasien, perawat tersebut segera melakukan tindakan pengikatan supaya pasien tidak melukai diri sendiri dan orang lain.
Bagaimanakah kata-kata terapeutik yang diucapkan perawat kepada pasien saat melakukan tindakan tersebut?
”Anda diikat supaya bisa menghargai diri anda !”
”Anda perlu belajar, kalau dengan diikat anda tidak bisa apa-apa”
”Anda tampak tidak berdaya ketika sudah diikat begini, jangan diulang ya..!”
”Untung bapak bisa berhasil diikat. Coba kalau tidak semua orang pasti luka...”
”Kami mengikat anda, agar anda bisa mengendalikan emosi yang tidak terkendali”
Seorang laki – laki, 40 tahun, di rawat di RSJ. Pasien dibawa oleh keluarganya karena ia sering mengamuk dirumah apabila keinginannya tidak terpenuhi. Pasien di rumah sakit jiwa selama 2 bulan dengan masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan. Tim perawat yang bertugas, pasien sudah dilakukan strategi pelaksanaan (SP) pertemuan yang keempat.
Apakah fokus intervensi keperawatan pada kasus tersebut?
Teknik napas dalam dan batuk efektif
Mengontrol marah dengan refreshing
Cara marah secara visual dan non visual
Aktifitas fisik; memukul benda yang lunak
Melatih klien untuk minum obat secara mandiri
Seorang laki-laki, 30 tahun, saat dikaji pasien melamun, tertawa sendiri, selalu menyendiri, berdiam diri di tempat tidur dan selalu memisahkan diri dari orang lain. Pasien mengatakan bahwa ia merasa tidak enak bergaul dengan pasien lain. Perawat sudah memberikan cara berkenalan dengan satu orang.
Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pasien?
Melatih kemampuan ketiga
Mempraktekkan cara berkenalan dengan satu orang
Mengajarkan cara berkenalan
Melatih kemampuan kedua
Mempraktekan cara berkenalan dengan satu orang atau lebih
Seorang laki – laki, 45 tahun, mempunyai istri dan tiga anak. Pasien sedang di rawat di RSJ karena mengamuk tanpa sebab, lima bulan tidak kerja karena diPHK. Saat ditanya perawat ia mengatakan:” saya memukul istri, memecahkan piring dan gelas, karena anak dan istri saya melecehkan saya semenjak saya tidak kerja.
“Apakah yang seharusnya dilakukan perawat pada saat itu?”
“ Biasanya orang kalau merasa dilecehkan memang mengamuk”
“ Iya diterima saja keadaan bapak saat ini. Tidak perlu mengamuk”
“ Setelah memecahkan barang-barang, perasaan bapak jadi lega?”
“ Apakah dengan cara seperti itu, masalah bapak selesai?”
“ Pak itu namanya ngamuk. Masalahnya tidak akan selesai kalau bapak ngamuk”
Seorang laki-laki, 27 tahun dirawat di RSJ sedang berinteraksi dengan perawat, pertanyaan perawat “ coba selama saya tidak ada, ingat-ingat lagi penyebab marah bapak yang lalu, dan apa yang bapak lakukan kalau marah”. Kemudian jangan lupa latihan nafas dalam ya pak jika bapak merasa marah”. Apakah komunikasi yang dilakukan oleh perawat tersebut?
Terminasi
Validasi
Kontrak yang akan datang
Rencana tindak lanjut
Evaluasi respon
Seorang laki – laki, 20 tahun, mahasiswa yang sedang berada dalam masa kegiatan praktek klinik di Rumah Sakit Jiwa. Dua hari yang lalu, dia bersama teman-temannya menyampaikan pada seluruh pasien yang mengalami halusinasi bahwa akan diadakan kegiatan Terapi Aktifitas Kelompok.
Fase apakah kegiatan yang sedang dilakukan perawat pada kasus tersebut?
Pre interaksi
Pembukaan
Terminasi
Persiapan
Kontrak
Seorang perawat sedang melakukan komunikasi terapeutik dengan pasiennya di RSJ perawat mengatakan “ bagaimana perasaan ibu setelah kita berlatih tentang menghardik halusinasi?”
Apakah fase komunikasi terapeutik yang sedang di lalui?
Fase pra interaksi
Fase orientasi
Fase kerja
Fase post interaksi
Fase terminasi
Seorang perawat RSJ sedang melakukan komunikasi terapeutik dengan seorang pasien perempuan, 38 tahun. “ Bila ibu sedang mendengar suara-suara, coba ibu usir dengan berbincang-bincang dengan orang lain”.
Apakah fase komunikasi terapeutik yang sedang dilalui?
Orientasi
Kerja
Kontrak
Evaluasi
Terminasi
Seorang perempuan, 29 tahun, satu bulan dirawat di RSJ dengan keluhan pasien sering memukul temannya dan mondar mandir saja tidak mau diam. Kondisi pasien sudah kooperatif, mau diajak komunikasi walaupun singkat, pasien sudah bisa bergaul dengan pasien lain.
Apakah jenis terapi aktifitas kelompok yang cocok untuk pasien?
TAK persepsi sensori
TAK stimulasi Sensori
TAK stimulasi persepsi
TAK sosialisasi
TAK orientasi realita
Delapan orang pasien laki-laki sedang mengikuti terapi aktivitas kelompok (TAK) di RSJ, namun ada dua orang pasien yang tidak aktif mengikuti kegiatan tersebut, mereka hanya diam dan tidak berinteraksi dengan pasien lain.
Siapakah yang bertugas untuk menstimulasi pasien yang diam dalam kegiatan terapi akivitas kelompok di atas?
Leader
Co Leader
Fasilitator
Observer
Pasien lainnya
Seorang laki-laki, 20 tahun, 4 hari dirawat di RSJ. Hasil pengkajian : pasien masih mendengar suara bisikan yang tidak ada wujudnya. Kemudian perawat mengajarkan cara mengusir suara-suara halusinasi dengan mengajarkan cara menghardik suara-suara yang muncul.
Apakan fase komunikasi terapeutik yang paling tepat di lakukan oleh perawat dalam mengajarkan cara menghardik pada pasien?
Fase terminasi
Fase orientasi
Fase kerja
Fase pra interaksi
Fase perkenalan
Seorang laki-laki, 38 tahun, masuk RS Jiwa tanggal 20 Maret 2021. Saat dikaji tidak mau berbicara dan tidak mempertahankan kontak mata saat interaksi. Namun setelah 8 kali interaksi dengan perawat, pasien sudah mulai berbicara walaupun masih belum mempertahankan kontak mata.
Apakah jenis Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) yang dapat diberikan pada pasien tersebut?
TAK Sosialisasi
TAK Orientasi Realita
TAK Stimulasi Sensori
TAK Stimulasi Persepsi
TAK Peningkatan Harga diri
Mahasiswa laki-laki, 20 tahun, sedang melaksanakan praktek klinik di Rumah Sakit Jiwa. Pada saat ini, dia bersama teman-temannya mengadakan kegiatan Terapi Aktifitas Kelompok dan sudah memasuki tahap pembukaan.
Apakah yang dilakukan perawat sebagai terapis pada kegiatan tersebut?
Menanyakan berapa lama berlangsungnya kegiatan TAK.
Menanyakan perasaan setelah mengikuti kegiatan TAK
Memvalidasi kontrak waktu yang telah disepakati.
Memberikan pujian atas keberhasilan pasien
Menanyakan apa yang dipikirkan saat ini
Seorang laki-laki, 25 tahun, di rawat di RSJ, 5 hari yang lalu hasil pengkajian di dapatkan: Pasien tampak mondar-mandir diruangan, ekspresi wajah tegang, mudah tersinggung, tangan sering mengepal, tatapan muka tajam, pasien tidak kooperatif, bicara keras dan cepat, saat ditanya ada suara hati yang menghina membuatnya marah. Penampilan pasien kotor dan tidak mau bergaul dengan orang lain.
Apakah fase membina trust dan kontrak dengan pasien?
Fase prainteraksi
Fase orientasi
Fase kerja
Fase terminasi
Fase post interaksi
apa yang melatarbelakangi munculnya sistem informasi keperawatan?
kemajuan teknologi
kebutuhan keperawatan
kemampuan menggunakan internet
adanya metode komputerisasi
mengapa teknologi informasi diperlukan dalam keperawatan?
peningkatan kebutuhan dokumentasi
kompleksitas tugas manajemen kesehatan
adanya persaingan dengan divisi yang lain
pengaruh eksternal
Berikut merupakan salah satu peraturan terkait Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia
Kepmenkes No.004/Menkes/SK/I/2003
Kepmenkes No.932/SK/2001
UUD No.11 Tahun 2008
Permenkes/2003/SKI/Informasi
Tujuan penerapan sistem informasi dalam asuhan keperawatan, kecuali:
meningkatkan kuantitas dokumentasi askep
meningkatkan kualitas dokumentasi askep
mengidentifikasi pola askep
perhitungan estimasi bugdet asuhan
Berikut merupakan keuntungan menggunakan Sistem Informasi Keperawatan, kecuali
Penghematan biaya penggunaan kertas
Penyimpanan data pasien lebih lama
Meningkatkan produktivitas kerja
Meningkatkan kebutuhan SDM keperawatan
Berikut merupakan keuntungan utama dari dokumentasi berbasis komputer, kecuali:
standarisasi
kualitas
aksesibiltas
formalitas
Sistem Informasi Keperawatan dikembangkan pada tahun:
1990-2000
1890-1900
1960-1970
1899-2000
Berikut merupakan komponen utama dari teknologi informasi, kecuali:
komputer
mikro elektronik
telekomunikasi
audio visualisasi
Berikut ini merupakan kelemahan peraturan Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia, kecuali:
memandang SIK dari sudut pandang manajemen kesehatan
tidak memanfaatkan state of the art teknologi informasi
tidak berkaitan dengan sistem informasi nasional
tidak didukung oleh fasilitas pemerintah
Berikut merupakan proses teknologi informasi keperawan, kecuali:
perolehan data kesehatan pasien
penyimpanan data kesehatan pasien
penyebaran informasi data kesehatan pasien
perluasan data kesehatan manajemen
Berikut merupakan fungsi sistem informasi keperawatan, kecuali:
perawatan pasien
manajemen bangsal
pendidikan dan penelitian
perumusan kebijakan
Berikut merupakan fasilitas dan pengaruh teknologi informasi di ruang keperawatan, kecuali:
CPU
komputer
telenursing
internet
Berikut merupakan definisi dari telenursing yang tepat adalah
penggunaan teknologi komunikasi oleh perawat untuk meningkatkan perawatan pasien
proses asuhan keperawatan kepada pasien dengan menggunakan internet
pemberian informasi kesehatan kepada klien
penggunaan komunikasi yang tepat dalam pemberian asuhan keperawatan
Siapa saja yang bisa menggunakan metode telenursing?
dokter-perawat
perawat-pasien
perawat-analisis laboratorium
semua salah
Jelaskan secara singkat dan jelas pemahaman Saudara dalam batasan teknologi sistem informasi dalam keperawatan
Apakah pengertian halusinasi ter-update?
Pencerapan panca indera tanpa rangsang dari luar
Penghayatan yang dialami seperti suatu persepsi melalui panca indera tanpa stimulus eksternal; persepsi palsu
Distorsi persepsi yang muncul dari berbagai indera
Perasaan yang salah terhadap stimulasi rasa yang berbeda
Persepsi yang keliru karena tidak jelasnya stimulus yang dirasakan
Apakah jenis halusinasi yang paling banyak dirasakan oleh orang dengan gangguan jiwa?
Halusinasi pendengaran
Halusinasi penglihatan
Halusinasi pengecapan
Halusinasi perabaan
Halusinasi penghidu
Apakah data objektif dari halusinasi pendengaran?
Bicara atau tertawa sendiri, marah-marah tanpa sebab, menyedengkan telinga ke arah tertentu, menutup telinga.
Menunjuk-nunjuk ke arah tertentu, ketakutan dengan pada sesuatu yang tidak jelas.
Mengisap-ngisap seperti sedang membaui bau-bauan tertentu, menutup hidung.
Sering meludah, muntah.
Menggaruk-garuk permukaan kulit.
Apakah yang harus diketahui selanjutnya pada pengkajian halusinasi setelah diketahui jenis halusinasinya?
Isi halusinasi
Waktu terjadinya halusinasi
Frekuensi halusinasi
Situasi pencetus
Respon terhadap halusinasi
Manakah berikut ini yang bukan salah satu rencana tindakan keperawatan untuk pasien halusinasi?
Bina hubungan saling percaya
Bantu pasien mengenali halusinasi
Latih pasien mengontrol halusinasi
Fasilitasi pasien menggunakan obat
Berikan kesempatan pasien ungkapkan perasaan
Apakah hasil evaluasi yang pertama harus didapatkan ketika merawat pasien dengan halusinasi?
Pasien percaya dengan perawat
Pasien menyadari halusinasinya
Pasien mampu mengontrol halusinasinya
Keluarga mampu menjelaskan masalah halusinasi
Keluarga mampu menjelaskan cara merawat
Apakah pengertian dari waham?
Keinginan yang tidak realistis yang tidak tercapai sehingga berangan terlalu jauh
Ketidakmampuan individu menghadapi kenyataan yang berbeda dari pandangan umum
Kondisi timbal balik dari harga diri rendah yang sangat lama
Suatu keyakinan yang salah yang dipertahankan secara kuat atau terus menerus namun tidak sesuai dengan kenyataan
Ketidakyakinan seseorang terhadap kenyataan hidupnya yang tidak sesuai dengan keinginannya
Apakah faktor presipitasi dari waham?
Genetis; diturunkan
Ibu pencemas, terlalu melindungi
Abnormalitas pada dopamin, serotonin dan glutamat
Paparan virus influenza pada trimester III
Proses pengolahan informasi yang berlebihan
Manakah berikut ini yang menjadi tanda dan gejala waham somatik?
Meyakini memiliki kebesaran atau kekuasaan khusus, diucapkan berulangkali tetapi tidak sesuai kenyataan
Meyakini adanya seseorang atau kelompok yang berusaha merugikan atau mencederai dirinya, diucapkan berulangkali tetapi tidak sesuai kenyataan
Memiliki kenyataan terhadap suatu agama secara berlebihan, diucapkan berulangkali tetapi tidak sesuai kenyataan
Meyakini bahwa tubuh atau bagian tubuhnya terganggu atau terserang penyakit, diucapkan berulangkali tetapi tidak sesuai kenyataan
Meyakini bahwa dirinya sudah tidak ada di dunia atau meninggal, diucapkan berulangkali tetapi tidak sesuai kenyataan
Manakah dari pernyatan tujuan berikut yang bukan tujuan tindakan untuk pasien waham?
Pasien dapat berorientasi kepada realita secara bertahap
Pasien mampu berorientasi dengan orang lain dan lingkungan
Pasien dapat memenuhi kebutuhannya melalui aktivitas
Pasien dapat menggunakan obat dengan prinsip 5 benar
Pasien dapat menunjukan bukti bahwa yang dinyatakannya adalah benar
1.Pengkajian keperawatan
2.Terapi keperawatan
3.Observasi
4.Pendidikan dan konseling
5.Intervensi medis yang didelegasi
6 Evaluasi tindakan keperawatan
kewenangan asuhan keperawatan profesional
kewenangan vokasi
tugas dan fungsi keperawatan
etika keperawatan
ØTenaga teknis keperawatan
ØMembantu praktik keperawatan
perawat vokasi
perawat profesional
perawat ahli
perawat pendidik
ØAhli madya
ØNers
ØNers spesialis
ØNers konsultan
perawat profesional
vokasi
terampil
teknisi
Proses pengakuan untuk mendapatkan keabsahan dan
Kewenangan melakukan praktik keperawatan secara bertanggung jawab
registrasi keperawatan
panduan keperawatan
pedoman keperawatan
kredensial keperawatan
). Mengembangkan data dasar. Untuk melakukan ini perawat memerlukan pengumpulan informasi sebanyak mungkin meliputi :
-. Siapa yg terlibat dalam situasi tersebut & keterlibatannya
-. Apa tindakan yang diusulkan
-. Apa maksud dari tindakan yang diusulkan
-. Apa konsekuensi yg mungkin timbul dari tindakan yg diusulkan
2).Mengidentifikasi konflik
3).Membuat tindakan alternatif 4).Menentukan siapa yang terlibat dalam masalah tersebut 5).Mengidentifikasi kewajiban perawat 6).Membuat keputusan
Kerangka pemecahan dilema etik (Kozier & Erb, 1989 )
Model Murphy dan murphy
Model Curtin
Model Levine – Ariff dan Gron
1.Memberikan dasar dalam mengatur hubungan antara perawat, pasien, tenaga kesehatan lain, masyarakat dan profesi keperawatan.
2.Memberikan dasar dalam menilai tindakan keperawatan.
3.Membantu masyarakat untuk mengetahui pedoman dalam melaksanakan praktek keperawatan. definisi dari:
kode etik keeperawatan
etik keperawatan
pedoman keperawatan
nilai keperawatan
norma-norma yang dianut oleh perawat dalam bertingkah laku dengan pasien, keluarga, kolega atau tenaga kesehatan lainnya di suatu pelayanan keperawatan yang bersifat profesional. Perilaku etik akan dibentuk oleh nilai-nilai dari pasien, perawat, dan interaksi sosial dalam lingkungan. adalah :
etik keperawatan
nilai keperawatan
pedoman keperawatan
panduan keperawatan
•Dalam proses pengambilan keputusan tidak terjadi secara kebetulan.
•Masalah harus diketahui dengan jelas.
•Pemecahan masalah harus didasarkan pada fakta-fakta yang terkumpul dengan sistematis
•Keputusan yang baik adalah keputusan yang telah dipilih dari berbagai alternatif yang telah dianalisa secara matang. adalah hal yang harus di perhatikan dalam:
pemecahan masalah
pengambilan keputusan
analisis
konsep dan teori
suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakekat suatu masalah dengan pengumpulan fakta-fakta dan data, menentukan alternatif yang matang untuk mengambil suatu tindakan yang tepat. Adalah
analisis
konsep dan teori
pengambilan keputuasan
pemecahan masalah
ØKemampuan mendasar bagi praktisi Kesehatan
ØPemikiran kritis dan analisis
ØProses yang sistematis
Pemecahkan masalah secepatnya. semua poin tersebut adalah :
pemecahan masalah
pengambil keputusan
analisis pemecahan
pengambil keputusan dlm pemecahan masalah
sistem imunitas terbagi?
imunitas non spesifik dan spesifik
imunitas alami dan buatan
imutas endogen dan eksogen
antibodi dan antigen
imunitas adalah?
Kemampuan kekebalan tubuh menghancurkan bakteri bakteri buruk
kemampuan oorganisme multisel untuk melawan mikroorganisme berbahaya
pertahanan pada organisme untuk melinduingi tubuh dari pengaruh biologis dari dalam
kemampuan patogen dalam meneralisir tubuh
kulit merupakan pertahanan pertama tubuh, susunan pertama tubuh terdiri dari ?
dermis yang sangat rapat
membran mukosa
lapisan epidermis yang sangat rapat
hipodermis yang sangat rapat
Lupus merupakan?
penyakit radang yang menyerang banyak sistem di dalam tubuh
penyakit atuoimun yang kronik dan menyerang berbagai system dalam tubuh
sistem pertahanan tubuh yang tidak normal melawan jaringan tubuh sendiri
semua benar
yang bukan merupakan faktor predisposisi penyakit Lupus?
genetik humoral, lingkungan,
gaya hidup
trauma psikis
faktor humoral
adalah Petunjuk-petunjuk yang perlu diketahui terlebih dahulu agar orang tua dapat mengarahkan dan anaknya secara bijaksana, sehingga anak dapat bertumbuh dan berkembang secara normal
Anticipatory guidance
Day care centre
Development
Diferentsiasi
Bimbingan orang tua untuk Anak usia 3 tahun, orang tua perlu memperhatikan hal berikut kecuali
Menyiapkan orang tua untuk mengekspestasi tuntutan-tuntutan ekstra perhatian terhadap mereka sehingga refleksi dan emosi tidak aman dan ketakutan kehilangan cinta.
Menganjurkan orang tua untuk mendaftarkan anak ke taman kanak-kanak.
Memberi gambaran perubahan pada usia 3,5 tahun ketika anak kurang koordinasi motorik dan emosional, menjadi tidak aman, menunjukkan emosi yang ekstrim, dan perkembangan tingkah laku
Anak laki-laki biasanya lebih dekat dengan ibunya dan anak perempuan dekat dengan ayahnya. Oleh karena itu, anak perlu dibiasakan tidur terpisah dengan orang tuanya
Bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ diferensiasi dari sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masingmasing dapat memenuhi fungsinya
Development
Refinement
Habituation
Anticipatory Guidance
Bronkopneumonia adalah
penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru.
peradangan yang terjadi pada percabangan saluran udara yang menuju ke paru-paru atau bronkus
Peradangan yang terjadi pada dinding bronkiolus dan jaringan paru di sekitarnya
penyakit kronis yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran pernapasan, sehingga menyebabkan sesak napas
Urutan sistem pernapasan yang benar adalah
hidung, faring, trakea,bronkus, laringparu-paru
hidung, bronkus, trakea, faring, laring, alveolus, paru-paru
hidung, laring,faring, trakea, alveolus, paru-paru
hidung, faring, laring, trakea, bronkus, alveolus, paru-paru
Berikut diagnosa keperawatan yang kemungkinan muncul pada Bronkopneumonia , kecuali?
Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya nafas
Resiko gangguan tumbuh kembang dibuktikan dengan ketidakmampuan fisik
gangguan pertukaran gas berhubungan dengan kerusakan dinding paru
Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan perubahan membrane alveolus-kapiler
