NEW
Font size
WorksheetsSoal 02 Teknik Fabrikasi Logam dan Manufaktur
Total questions: 51
Worksheet time: 26mins
Apa yang dimaksud dengan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)?
Proses untuk meningkatkan produktivitas pekerja
Prosedur untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja
Pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan
Pembinaan keterampilan kerja pekerja
Siapa yang bertanggung jawab terhadap penerapan K3 di suatu perusahaan?
Hanya pekerja
Hanya manajer
Pekerja dan manajemen perusahaan
Pemerintah saja
Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh alat pelindung diri (APD)?
Helm
Kunci pas
Laptop
Telepon genggam
Apa yang harus dilakukan jika terjadi kecelakaan kerja di tempat kerja?
Mengabaikan dan melanjutkan pekerjaan
Menghubungi pihak yang berkompeten untuk memberikan pertolongan pertama
Membiarkan korban untuk pulang sendiri
Melapor ke atasan setelah menyelesaikan pekerjaan
Mengapa penting untuk melakukan pelatihan K3 secara rutin di tempat kerja?
Untuk mengurangi biaya operasional perusahaan
Untuk meningkatkan disiplin kerja
Untuk memastikan pekerja tahu cara menangani situasi darurat
Agar pekerja lebih cepat dalam menyelesaikan pekerjaan
Apa yang dimaksud dengan "Ergonomi" dalam konteks K3?
Teknik untuk meningkatkan kinerja karyawan
Desain tempat kerja yang memperhatikan kenyamanan dan kesehatan pekerja
Proses produksi yang efisien
Penggunaan mesin yang lebih efektif
Apa tujuan dari penggunaan tanda peringatan atau rambu keselamatan di tempat kerja?
Untuk menghias tempat kerja
Untuk memberikan informasi terkait risiko atau bahaya di area kerja
Untuk mengurangi biaya produksi
Untuk meningkatkan penampilan ruang kerja
Peralatan yang digunakan untuk mencegah terjadinya paparan bahan kimia berbahaya pada pekerja termasuk dalam kategori:
APD (Alat Pelindung Diri)
P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
Prosedur standar operasional
Kebijakan perusahaan
Apa yang dimaksud dengan "Hazard" dalam K3?
Proses kerja yang tidak efisien
Sumber atau situasi yang berpotensi menimbulkan bahaya
Orang yang berisiko mengalami cedera
Sistem untuk melatih pekerja
Salah satu tujuan dari program K3 adalah:
Meningkatkan absensi karyawan
Mengurangi insiden kecelakaan kerja
Meningkatkan pengeluaran perusahaan
Mempercepat proses produksi
Proses fabrikasi logam yang melibatkan pemotongan logam dengan menggunakan gas yang terbakar di dalam alat pemotong disebut:
Las listrik
Pemotongan air jet
Pemotongan laser
Pemotongan oksigen
Berikut ini yang termasuk dalam proses fabrikasi logam secara deformasi adalah:
Pengelasan
Pembentukan dengan tekanan
Pengecoran
Pemotongan
si logam secara deformasi adalah:
Pengelasan
Pembentukan dengan tekanan
Pengecoran
Pemotongan
Dalam proses pengelasan, jenis las yang menggunakan elektroda untuk menghasilkan arus listrik dan menghasilkan panas disebut:
Las TIG (Tungsten Inert Gas)
Las MIG (Metal Inert Gas)
Las SMAW (Shielded Metal Arc Welding)
Las GMAW (Gas Metal Arc Welding)
Pada proses fabrikasi logam dengan menggunakan mesin bending, tujuan utama dari proses tersebut adalah:
Memotong logam sesuai ukuran
Menyambung logam dengan panas
Membentuk logam menjadi bentuk tertentu tanpa merusak integritas material
Menyusun logam dengan menggunakan tekanan
Manakah dari proses berikut yang menggunakan cetakan untuk membentuk logam menjadi bentuk yang diinginkan?
Pengecoran
Pengelasan
Penempaan
Pemotongan
Proses fabrikasi logam yang menggunakan suhu tinggi untuk melebur logam dan mencetaknya dalam cetakan disebut:
Pengecoran
Ekstrusi
Stamping
Rolling
Teknik fabrikasi logam yang melibatkan proses pemanasan dan penekanan logam untuk membentuknya disebut:
Deformasi plastik
Pemotongan
Pengecoran
Pemasangan
Pada proses pemotongan logam menggunakan mesin CNC (Computer Numerical Control), keuntungan utamanya adalah:
Meningkatkan efisiensi dan akurasi pemotongan
Mengurangi biaya energi
Menghasilkan produk dengan kualitas rendah
Memerlukan lebih banyak tenaga kerja manual
Dalam proses rolling, tujuan utama dari teknik fabrikasi logam ini adalah:
Membentuk logam menjadi lembaran tipis
Menyambung dua logam berbeda
Memperkuat logam dengan paduan baru
Mengurangi kekerasan logam
Dalam fabrikasi logam, salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pengelasan adalah:
Suhu dan tekanan
Ukuran potongan logam
Jenis bahan bakar yang digunakan
Kecepatan mesin pemotong
Fungsi utama mesin bubut manual adalah untuk:
Membentuk logam dengan pemanasan
Memotong dan membentuk benda kerja yang berputar
Menyambung logam dengan panas
Menghaluskan permukaan benda kerja tanpa mengubah bentuk
Komponen mesin bubut yang berfungsi untuk memegang benda kerja agar tetap kokoh saat dibubut adalah:
Pelat meja
Kaki bubut
Kepala tetap (tailstock)
Kepala tetap (chuck)
Dalam proses pembubutan, jenis pahat yang digunakan untuk menghasilkan permukaan halus pada benda kerja disebut:
Pahat rata
Pahat roun
Pahat finishing
Pahat roughing
Pada mesin bubut manual, untuk mengubah kecepatan putar benda kerja, kita harus mengatur:
Kecepatan potong
Kecepatan putar spindle
Kecepatan gerak feed
Posisi pahat
Fungsi utama dari tailstock pada mesin bubut adalah:
Menahan dan memutar benda kerja
Membantu mengatur posisi pahat
Menopang ujung benda kerja yang bebas
Menggerakkan benda kerja dalam arah vertikal
Proses pembubutan yang digunakan untuk menghasilkan diameter luar benda kerja yang seragam adalah:
Bubut datar
Bubut ulir
Bubut skrap
Bubut kasar
Bagian mesin bubut yang digunakan untuk mengatur pergerakan pahat secara otomatis pada arah mendatar atau vertikal adalah:
Sistem feed
Sistem drive
Sistem chuck
Sistem tailstock
Untuk menghasilkan ulir pada benda kerja menggunakan mesin bubut manual, proses yang digunakan adalah:
Bubut finishing
Bubut ulir
Bubut skrap
Bubut kasar
Pada mesin bubut manual, saat memotong benda kerja, pengaturan kecepatan pemakanan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan:
Permukaan benda kerja menjadi lebih halus
Terjadinya keausan pada pahat lebih cepat
Proses pemotongan lebih cepat dan efisien
Benda kerja menjadi lebih kuat
Bagian mesin bubut yang digunakan untuk menyetel kedalaman potongan pahat agar sesuai dengan ukuran yang diinginkan disebut:
Feed box
Cross slide
Carriage
Saddle
Mesin CNC (Computer Numerical Control) digunakan untuk:
Membubut logam dengan cara manual
Memotong dan membentuk bahan dengan menggunakan sistem kontrol komputer
Membentuk benda kerja dengan cara pemanasan
Menggerakkan benda kerja secara manual
Program yang digunakan untuk mengontrol mesin CNC biasanya ditulis dalam bahasa:
Bahasa Assembly
G-code
Python
HTML
Bagian mesin CNC yang berfungsi untuk menyimpan dan mengontrol jalannya program yang telah dimasukkan adalah:
Spindle
Control panel
Computer numerical control (CNC) unit
Tool changer
Fungsi utama dari spindle pada mesin CNC adalah:
Menjaga kestabilan mesin
Menggerakkan benda kerja
Menyediakan tenaga pemotongan pada pahat atau alat potong
Menyimpan program CNC
Keuntungan utama penggunaan mesin CNC dibandingkan mesin konvensional adalah:
Memerlukan lebih banyak tenaga kerja manual
Proses pemotongan lebih cepat dan lebih presisi
Mesin lebih murah dan lebih mudah dioperasikan
Hanya dapat digunakan untuk pemotongan material tertentu
Pada mesin CNC, tool changer berfungsi untuk:
Menyimpan pahat-pahat yang digunakan selama proses pemotongan
Menggerakkan benda kerja
Mengganti pahat secara otomatis selama proses pemotongan
Menentukan kecepatan putaran mesin
Dalam mesin CNC, sistem feedback loop digunakan untuk:
Mengatur kecepatan putar spindle
Menjamin posisi alat potong sesuai dengan program
Mengganti alat potong secara otomatis
Mengatur pemilihan bahan yang akan dipotong
Fungsi dari servo motor pada mesin CNC adalah:
Mengontrol posisi alat potong dan pergerakan sumbu mesin
Menyediakan tenaga pemotongan
Mengganti pahat secara otomatis
Menyimpan data program CNC
Pada mesin CNC, sumbu yang berfungsi untuk menggerakkan benda kerja secara horizontal (kiri-kanan) adalah:
Sumbu X
Sumbu Y
Sumbu Z
Sumbu W
Dalam sistem koordinat mesin CNC, sumbu Z berfungsi untuk:
Menggerakkan benda kerja ke kiri atau kanan
Menggerakkan benda kerja ke depan atau belakang
Menggerakkan benda kerja naik atau turun
Menentukan kecepatan pemotongan
Gambar teknik digunakan untuk:
Menyampaikan ide atau desain secara visual dalam bentuk gambar
Menampilkan warna dan tekstur produk
Membuat gambar artistik dan dekoratif
Menghasilkan gambar untuk media sosial
Dalam gambar teknik, garis yang digunakan untuk menunjukkan bentuk atau kontur benda yang terlihat dari pandangan utama disebut:
Garis potong
Garis bantu
Garis tebal
Garis kontur
Apa tujuan dari penggunaan simbol dalam gambar teknik?
Untuk menghiasi gambar agar lebih menarik
Untuk menggantikan kata-kata agar lebih jelas dan mudah dipahami
Untuk menunjukkan sifat estetika suatu benda
Untuk menampilkan warna dan tekstur produk
Gambar yang menggambarkan benda dari sisi atau tampak depan, atas, dan samping disebut:
Gambar perspektif
Gambar 3D
Gambar ortografik
Gambar isometrik
Pada gambar teknik, jenis garis yang digunakan untuk menunjukkan ukuran panjang, lebar, dan tinggi suatu benda disebut:
Garis batas
Garis ukuran
Garis potong
Garis kontur
Apa yang dimaksud dengan gambar teknik isometrik?
Gambar tiga dimensi dengan sudut pandang bebas
Gambar dua dimensi yang menggambarkan tampak depan dan samping
Gambar tiga dimensi yang menggambarkan objek dengan sudut 30° pada ketiga sumbu
Gambar tiga dimensi yang menggambarkan benda dalam perspektif
Gambar teknik yang digunakan untuk menunjukkan bagaimana suatu benda akan terlihat dalam kenyataan, sering disebut gambar:
Gambar kerja
Gambar tampak
Gambar detail
Gambar perspektif
Simbol-simbol dalam gambar teknik digunakan untuk menggambarkan:
Hanya bentuk luar benda
Fungsi, material, dan ukuran benda
Warna dan tekstur benda
Hanya detail estetika benda
Pada gambar teknik, garis putus-putus digunakan untuk menunjukkan:
Garis tepi benda yang terlihat
Garis pusat atau sumbu benda
Garis yang tersembunyi atau bagian yang tidak terlihat
Garis yang menggambarkan ukuran benda
Dalam gambar teknik, gambar potongan digunakan untuk:
Menunjukkan tampak benda dari luar
Menggambarkan bagian benda yang terpotong untuk menunjukkan detail bagian dalam
Menggambarkan bentuk tiga dimensi benda
Menyatakan ukuran dari benda
