WorksheetsQuiz Kebijakan Politik Orde Baru
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Tatanan seluruh kehidupan rakyat, bangsa dan negara yang diletakkan pada kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 atau sebagai koreksi terhadap penyelewengan-penyelewengan yang terjadi pada masa lalu merupakan pengertian dari ... .
Orde Lama
Orde Baru
Reformasi
UUD 1945
Pancasila
Langkah pertama yang di ambil oleh Soeharto sebagai pengemban Supersemar dalam memelihara keamanan dan ketertiban negara Indonesia adalah...
Melakukan penangkapan kepada tokoh-tokoh yang dicurigai sebagai dalang peristiwa G30S
Membentuk kabinet Ampera menggantikan kabinet Dwikora
Melakukan revolusi hijau
Melakukan normalisasi hubungan dengan Malaysia dan Singapura
Membubarkan PKI beserta ormas-ormasnya
Bacalah berita dibawah ini!
Jakarta, CNN Indonesia -- Mayor Infanteri Agus Harimurti Yudhoyono akan menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia ke Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono pada siang ini. Politikus Partai Demokrat Roy Suryo menyampaikan, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut pengusungan nama Agus sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022."Sebelum nanti malam mendaftar, siang ini Agus akan mengajukan surat pengunduran diri dulu ke KSAD," kata Roy kepada CNNIndonesia.com, Jumat (23/9). Keduanya akan bertolak menuju kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta dari Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Saat pendaftaran nanti, Agus Yudhoyono dan Sylviana akan empat partai politik yang tergabung dalam 'Poros Cikeas', yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional.
Sumber: artikel CNN Indonesia "Agus Yudhoyono Mundur dari Militer Siang Ini". Jumat, 23 September 2016. Selengkapnya https://www.cnnindonesia.com/nasional/20160923112408-32-160527/agus-yudhoyono-mundur-dari-militer-siang-ini
Pengunduran diri Agus Harimurti Yudhoyono dari TNI untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta mengingatkan kita pada konsep dwi fungsi ABRI yang pernah diterapkan di Indonesia.
Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan kaitan antara peristiwa pengunduran diri Agus dengan konsep dwifungsi ABRI adalah… .
Pengunduran diri Agus menunjukkan bahwa dwifungsi ABRI telah sepenuhnya dihapuskan, sehingga anggota TNI bebas berpolitik.
Kasus Agus membuktikan bahwa dwifungsi ABRI masih relevan dalam konteks politik Indonesia saat ini.
Pengunduran diri Agus merupakan contoh bagaimana anggota TNI dapat berkarir di bidang politik tanpa melanggar aturan.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa dwifungsi ABRI telah menimbulkan dilema bagi anggota TNI yang ingin berkarir di bidang politik.
Kasus Agus menunjukkan bahwa dwifungsi ABRI telah menyebabkan konflik kepentingan antara tugas militer dan politik.
dr. Sulianti Saroso adalah pelopor gerakan Keluarga Berencana (KB) di Indonesia. SEBAB Beliau mewacanakan pembatasan fertilitas menggunakan alat kontrasepsi, kampanye anti pernikahan dini dan penyuluhan program kelahiran yang terencana. Hubungan sebab akibat dari pernyataan diatas adalah… .
Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar dan alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.
Pernyataan benar dan alasan salah.
Penyataan salah dan alasan benar.
Pernyataan dan alasan, keduanya salah.
Perhatikan pernyataan berikut ini!
1. Normalisasi hubungan Indonesia dengan Malaysia
2. Indonesia masuk kembali menjadi anggota PBB
3. Mempererat hubungan dengan Negara-negara Asia Tenggara dengan menjadi anggota ASEAN
4. Memutuskan hubungan dengan Negara-negara blok Timur
5. Menjalin kerjasama dengan negara Tiongkok
Dari pernyataan tersebut yang termasuk kebijakan-kebijakan pemerintah Orde Baru dalam melaksanakan politik luar negeri yaitu ditunjukan nomor… .
1, 2, dan 3
1, 3, dan 4
2, 3, dan 4
2, 3, dan 5
1, 4, dan 5
Berikut adalah kutipan dari buku yang berjudul Catatan Seorang Demonstran halaman 159 tentang kegelisahan mahasiswa pada awal 1966.
Hari itu Jumat tanggal 7 Januari 1966. Aku tiba di Fakultas Sastra kira-kira jam 11.30 dengan mengendarai jip dari Drs. Nugroho Notosusanto. Ketika aku tiba di ruang Senat, terlihat suasana resah. Beberapa kelompok mahasiswa sedang asyik berbicara secara serius – tetapi panas – tentang kenaikan harga bus Rp200 menjadi Rp1.000. Suasana seperti ini sudah lama kuduga, jadi tidaklah terlalu mengejutkan bagiku. Beberapa hari yang lalu Ismid datang ke rumahku dan ceritera tentang kegelisahan yang terjadi dalam dunia mahasiswa, khususnya pembicaraan terakhir tentang situasi KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia). Menurut Ismid, mahasiswa-mahasiswa sekarang sudah tidak tahan lagi untuk hidup karena harga-harga yang melambung setinggi langit. Dan mereka menafsirkan bahwa politik kenaikan harga dari Pemerintah sekarang adalah usaha dari sementara Menteri untuk mengalihkan perhatian rakyat dari fokus penggayangan Gestapu/PKI menjadi soal-soal kenaikan harga.
Sumber: Soe Hok Gie. (2005). Catatan Seorang Demonstran. Jakarta: LP3ES
Berdasarkan kutipan di atas, yang menjadi salah satu pemicu kegelisahan mahasiswa pada awal tahun 1966 adalah… .
Kenaikan harga-harga kebutuhan pokok yang drastis.
Keterlibatan mahasiswa dalam politik praktis.
Ketidakpuasan mahasiswa terhadap kinerja pemerintah.
Munculnya gerakan mahasiswa baru yang lebih radikal.
Perpecahan internal dalam organisasi mahasiswa.
Ekaprasetia Pancakarsa, sebuah konsep yang dipopulerkan pada masa Orde Baru, sering dianggap sebagai peninggalan masa lalu. Namun, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya masih relevan hingga kini. Pernyataan berikut yang menjelaskan paling tepat relevansi Ekaprasetia Pancakarsa dalam konteks Indonesia modern adalah… .
Ekaprasetia Pancakarsa dapat menjadi pedoman dalam membangun masyarakat yang adil dan makmur, terutama dalam era globalisasi.
Penerapan Ekaprasetia Pancakarsa secara ketat dapat mencegah terjadinya konflik sosial dan memelihara persatuan bangsa.
Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam Ekaprasetia Pancakarsa sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman yang semakin individualistis.
Ekaprasetia Pancakarsa hanya relevan dalam konteks pemerintahan otoriter seperti pada masa Orde Baru.
Penerapan Ekaprasetia Pancakarsa dapat menyelesaikan semua permasalahan bangsa Indonesia, termasuk masalah ekonomi dan politik.
Kebijakan pendirian sekolah Inpres pada masa Orde Baru bertujuan untuk memperluas akses pendidikan. Namun, dalam konteks Indonesia saat ini, masih terdapat tantangan dalam hal pemerataan pendidikan. Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan relevansi kebijakan sekolah Inpres dengan permasalahan pendidikan di Indonesia saat ini adalah… .
Kebijakan sekolah Inpres menunjukkan bahwa pemerintah sudah berhasil mengatasi masalah pemerataan pendidikan di Indonesia.
Meskipun jumlah sekolah telah meningkat, kualitas pendidikan di sekolah-sekolah, terutama di daerah terpencil, masih menjadi persoalan.
Kebijakan sekolah Inpres membuktikan bahwa pembangunan fisik sekolah sudah cukup untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Masalah utama pendidikan di Indonesia saat ini adalah kurangnya guru, sehingga pendirian sekolah baru tidak lagi relevan.
Kebijakan sekolah Inpres hanya efektif pada masa Orde Baru dan tidak relevan lagi diterapkan di era modern
Konsep massa mengambang yang diterapkan oleh Pemerintah Orde Baru di daerah pedesaan dianggap hanya menguntungkan Golkar dalam setiap pelaksanaan pemilu yang dilaksanakan. Menurut analisamu, hal yang menjadi dasar dari pernyataan tersebut adalah... .
Partai politik dilarang membangun organisasi massa sebagai penggerak mendapatkan dukungan
Adanya pembatasan ruang gerak dan aktivitas politik di tingkat desa, kecuali bagi Golkar yang dianggap sebagai ormas
Adanya ancaman yang dilakukan oleh pemerintah jika masyarakat tidak memilih Golkar
Golkar mendapat bantuan dana yang besar dari organisasi massa di setiap desa
Adanya politik uang yang diberikan oleh oknum partai Golkar dalam setiap pemilu
Hal yang melatarbelakangi masyarakat Timor Timur memilih bergabung dengan Republik Indonesia pada masa Orde Baru adalah... .
Masuknya paham nasionalisme Indonesia di kalangan pemuda Timur Timor
Kemajuan pembangunan Indonesia pada masa Orde Baru
Adanya kekaguman terhadap tokoh Soekarno sebagai Bapak Bangsa
Faktor geografis, etnis dan historis
Adanya dukungan dari partai Fretilin
