WorksheetsUlangan Harian 2 SDM
Total questions: 24
Worksheet time: 12mins
Sebuah perusahaan startup mengalami kesulitan dalam mempertahankan karyawannya yang baru saja bergabung. Rata-rata masa kerja karyawan baru hanya 6 bulan. Berdasarkan pemahaman Anda tentang pengelolaan SDM, langkah apa yang sebaiknya dilakukan perusahaan untuk mengatasi masalah ini?
Meningkatkan gaji karyawan baru secara signifikan.
Memberikan target yang lebih rendah kepada karyawan baru.
Melakukan orientasi yang lebih komprehensif dan program mentoring yang efektif.
Mengurangi jumlah karyawan baru yang direkrut.
Meminta karyawan lama untuk memberikan pelatihan kepada karyawan baru.
Perusahaan X ingin meningkatkan produktivitas karyawannya. Salah satu langkah yang mereka lakukan adalah dengan memberikan pelatihan soft skills kepada seluruh karyawan. Namun, setelah beberapa bulan, tidak terlihat peningkatan produktivitas yang signifikan. Apa yang mungkin menjadi penyebabnya?
Pelatihan yang diberikan tidak relevan dengan pekerjaan.
Karyawan tidak tertarik dengan pelatihan yang diberikan.
Tidak adanya evaluasi kinerja setelah pelatihan dan tindak lanjut yang tepat.
Anggaran perusahaan untuk pelatihan terlalu kecil.
Karyawan sudah memiliki soft skills yang cukup.
Sebuah perusahaan manufaktur mengalami penurunan kualitas produk. Setelah dilakukan investigasi, ditemukan bahwa salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman karyawan tentang prosedur produksi yang baru. Langkah apa yang sebaiknya diambil oleh departemen SDM untuk mengatasi masalah ini?
Memberikan sanksi kepada karyawan yang melakukan kesalahan.
Melakukan pelatihan ulang terkait prosedur produksi yang baru.
Mengganti peralatan produksi yang sudah usang.
Meminta karyawan untuk bekerja lembur.
Mengurangi jumlah target produksi.
Perusahaan Y ingin menerapkan sistem kerja jarak jauh (remote work) bagi sebagian besar karyawannya. Namun, perusahaan khawatir akan muncul masalah terkait produktivitas dan komunikasi antar karyawan. Langkah apa yang sebaiknya dilakukan departemen SDM untuk mengatasi kekhawatiran tersebut?
Menyediakan peralatan kerja yang memadai, membuat jadwal rapat virtual yang jelas, dan membangun budaya kerja yang kolaboratif.
Meminta semua karyawan untuk tetap bekerja di kantor.
Mengurangi gaji karyawan yang bekerja jarak jauh.
Memantau aktivitas karyawan secara ketat melalui sistem pengawasan.
Membatasi jumlah karyawan yang boleh bekerja jarak jauh.
Sebuah perusahaan mengalami pergantian CEO yang cukup sering. Hal ini berdampak pada ketidakstabilan dalam perusahaan dan membuat karyawan merasa tidak nyaman. Bagaimana peran departemen SDM dalam mengatasi masalah ini?
Meminta CEO baru untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan.
Mengurangi jumlah karyawan yang memiliki akses ke informasi perusahaan.
Membangun komunikasi yang baik antara manajemen dan karyawan, serta menciptakan program pengembangan karir yang jelas.
Meminta karyawan untuk lebih sabar dan memahami situasi.
Perusahaan Z ingin meningkatkan inovasi di kalangan karyawannya. Langkah apa yang sebaiknya dilakukan departemen SDM untuk mendukung hal tersebut?
Memberikan target yang lebih tinggi kepada karyawan.
Mengurangi jumlah rapat yang diadakan.
Menciptakan lingkungan kerja yang terbuka dan mendorong karyawan untuk berbagi ide, serta memberikan penghargaan atas ide-ide inovatif.
Mempekerjakan lebih banyak karyawan dengan latar belakang pendidikan yang tinggi.
Membatasi akses karyawan terhadap informasi perusahaan.
Seorang karyawan baru telah bekerja selama 3 bulan. Namun, hingga saat ini ia belum menerima surat keputusan (SK) pengangkatan. Sebagai HRD, tindakan yang paling tepat Anda lakukan adalah...
Menunggu hingga ada perintah dari atasan untuk membuat SK.
Meminta karyawan tersebut untuk bersabar karena proses administrasi sedang berjalan.
Segera membuat SK pengangkatan dan memberikannya kepada karyawan tersebut, serta menindaklanjuti mengapa prosesnya terlambat.
Meminta karyawan tersebut untuk membuat surat permintaan SK.
Mengabaikan masalah tersebut karena bukan merupakan hal yang mendesak.
Perusahaan Anda akan menerapkan sistem absensi online. Beberapa karyawan merasa khawatir dengan sistem baru ini. Langkah terbaik yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kekhawatiran karyawan adalah...
Memaksakan karyawan untuk menggunakan sistem absensi online.
Mengabaikan kekhawatiran karyawan karena sistem baru ini lebih efisien.
Melakukan sosialisasi yang intensif kepada seluruh karyawan tentang manfaat dan cara penggunaan sistem absensi online, serta membuka sesi tanya jawab.
Menunda penerapan sistem absensi online hingga semua karyawan merasa nyaman.
Meminta perwakilan karyawan untuk mencoba sistem absensi online terlebih dahulu.
Seorang karyawan mengajukan cuti sakit namun tidak melampirkan surat keterangan dokter. Sebagai HRD, tindakan yang paling tepat Anda lakukan adalah...
Menolak permohonan cuti sakit tersebut.
Meminta karyawan tersebut untuk melengkapi persyaratan yang diperlukan, yaitu surat keterangan dokter.
Mengizinkan karyawan tersebut cuti sakit selama 3 hari tanpa syarat.
Meminta atasan karyawan untuk memberikan izin cuti.
Meminta karyawan tersebut untuk datang ke kantor meskipun sedang sakit.
Perusahaan Anda akan melakukan penilaian kinerja karyawan. Anda sebagai HRD ditugaskan untuk menyusun kriteria penilaian. Kriteria penilaian yang paling relevan untuk mengukur kinerja seorang sales adalah...
Kemampuan berkomunikasi dan bernegosiasi.
Kemampuan menganalisis data keuangan.
Kemampuan mengoperasikan perangkat komputer.
Jumlah target penjualan yang tercapai, jumlah pelanggan baru, dan tingkat kepuasan pelanggan.
Kehadiran dan ketepatan waktu dalam bekerja.
Seorang karyawan mengajukan pengunduran diri. Dalam surat pengunduran dirinya, karyawan tersebut tidak menyebutkan alasan yang jelas. Sebagai HRD, tindakan yang paling tepat Anda lakukan adalah...
Mengabaikan surat pengunduran diri tersebut.
Meminta karyawan tersebut untuk tetap bekerja.
Meminta atasan karyawan untuk berbicara dengan karyawan tersebut.
Melakukan wawancara keluar untuk mengetahui alasan pengunduran diri dan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk menyampaikan masukan.
Segera memproses surat pengunduran diri tersebut.
Dokumen apa saja yang menurut Anda paling penting untuk disertakan dalam sistem tersebut, dan bagaimana cara Anda mengorganisasikannya agar mudah diakses dan diupdate?
Kartu absensi, slip gaji, dan formulir cuti.
CV, surat lamaran, dan hasil wawancara.
Kartu identitas karyawan, kontrak kerja, dan catatan kinerja.
Slip gaji, formulir cuti, dan catatan pelatihan.
Semua jawaban benar.
Dokumen apa yang perlu Anda revisi atau buat baru untuk mengakomodasi perubahan ini, dan apa saja yang perlu diperhatikan dalam proses revisi tersebut?
Kebijakan cuti.
Prosedur absensi.
Deskripsi pekerjaan.
Kebijakan penggunaan peralatan perusahaan.
Semua jawaban benar.
Dokumen apa yang dapat Anda gunakan sebagai alat untuk mengukur dan meningkatkan kinerja karyawan, dan bagaimana cara Anda menyajikan data dalam dokumen tersebut agar mudah dipahami oleh karyawan?
Formulir penilaian kinerja.
Daftar tugas harian.
Grafik perkembangan kinerja.
Laporan absensi.
Semua jawaban benar kecuali b.
Dokumen apa yang perlu Anda persiapkan untuk proses pemutusan hubungan kerja, dan apa yang harus Anda perhatikan agar proses tersebut berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku?
Surat peringatan.
Surat penghentian kerja.
Perhitungan uang pesangon.
Dokumen pendukung lainnya (misalnya, hasil audit kinerja).
Semua jawaban benar.
Dokumen apa yang perlu Anda siapkan untuk memastikan pelatihan berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan?
Materi pelatihan.
Daftar peserta pelatihan.
Jadwal pelatihan.
Evaluasi pelatihan.
Semua jawaban benar.
Sebagai seorang admin SDM, tindakan apa yang paling tepat Anda lakukan untuk mengatasi situasi ini, tanpa melanggar peraturan ketenagakerjaan yang berlaku?
Menolak permohonan cuti melahirkan karena perusahaan sedang mengalami kesulitan.
Menyarankan karyawan untuk mengambil cuti yang lebih singkat.
Meminta karyawan untuk mencari pengganti selama cuti.
Memberikan opsi cuti tidak dibayar kepada karyawan.
Mencari solusi bersama dengan karyawan, seperti pengaturan jadwal kerja yang fleksibel atau pendelegasian tugas.
Sebagai admin SDM, peraturan apa saja yang perlu Anda perhatikan dan terapkan agar hak dan kewajiban karyawan tetap terjamin selama bekerja dari rumah?
Hanya mengatur waktu kerja saja.
Menyediakan peralatan kerja dari rumah.
Mengatur waktu kerja, keamanan data, evaluasi kinerja, dan kompensasi.
Membatasi akses karyawan terhadap data perusahaan.
Menuntut karyawan untuk selalu siap sedia 24 jam.
Sebagai admin SDM, bagaimana Anda akan mengatasi situasi ini?
Menolak permintaan karyawan karena perusahaan sudah memberikan santunan.
Meminta karyawan untuk menempuh jalur hukum.
Menjelaskan secara detail dasar perhitungan santunan dan membuka ruang dialog untuk mencari solusi bersama.
Mengabaikan permintaan karyawan.
Menyalahkan pihak ketiga
Perusahaan Anda akan melakukan PHK terhadap sebagian karyawan akibat efisiensi. Sebagai admin SDM, prosedur apa yang harus Anda lakukan untuk memastikan PHK tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku dan tidak menimbulkan masalah hukum?
Memberikan surat PHK secara sepihak.
Melakukan PHK secara massal tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Melakukan pemberitahuan PHK secara tertulis, memberikan pesangon sesuai ketentuan, dan mendokumentasikan seluruh proses.
Meminta karyawan yang akan di-PHK untuk mengundurkan diri.
Menunda pembayaran pesangon hingga proses PHK selesai.
Perusahaan Anda ingin menerapkan sistem upah per jam untuk semua karyawan. Namun, ada beberapa karyawan yang merasa dirugikan dengan sistem upah baru ini. Sebagai admin SDM, bagaimana Anda akan mengatasi keberatan karyawan tersebut?
Mengabaikan keberatan karyawan.
Memberlakukan sistem upah baru tanpa adanya diskusi.
Menjelaskan secara rinci dasar perhitungan upah per jam, memberikan kesempatan kepada karyawan untuk memberikan masukan, dan mencari solusi terbaik.
Menawarkan kompensasi tambahan kepada karyawan yang merasa dirugikan.
Mengubah kembali sistem upah menjadi sistem upah bulanan.
Sebuah perusahaan startup mengalami pertumbuhan pesat dalam waktu singkat. Akibatnya, departemen HRD kewalahan mengelola data karyawan yang semakin banyak. Prosedur administrasi apa yang paling efektif untuk diterapkan agar data karyawan tetap terorganisir dan mudah diakses?
Menggunakan spreadsheet manual untuk mencatat data karyawan.
Memanfaatkan software HRIS (Human Resource Information System) yang terintegrasi.
Menggandakan jumlah staf HRD untuk menangani data karyawan.
Menyimpan data karyawan dalam bentuk fisik dalam arsip.
Meng outsourcing pengelolaan data karyawan ke pihak ketiga.
Seorang karyawan baru di perusahaan Anda sering terlambat masuk kerja. Setelah diberikan peringatan berkali-kali, perilaku tersebut tidak kunjung berubah. Tindakan disiplin apa yang paling tepat diambil sesuai dengan peraturan perusahaan dan etika kerja?
Memberikan teguran lisan secara berkala.
Langsung memberikan sanksi pemecatan.
Mengubah jadwal kerja karyawan tersebut.
Memberikan peringatan tertulis dan konsekuensi jika terulang kembali.
Membiarkan karyawan tersebut dan berharap perilakunya berubah.
Perusahaan Anda akan menerapkan sistem kerja jarak jauh (remote work) bagi sebagian besar karyawan. Prosedur administrasi apa yang perlu disiapkan untuk memastikan produktivitas dan kinerja karyawan tetap terjaga?
Menyediakan perangkat kerja pribadi bagi karyawan.
Menghapus semua kebijakan perusahaan yang ada.
Menetapkan target kinerja yang sama untuk semua karyawan.
Menyusun SOP (Standard Operating Procedure) yang jelas untuk bekerja dari rumah, termasuk jadwal kerja, komunikasi, dan evaluasi kinerja.
Membiarkan karyawan mengatur jadwal kerja mereka sendiri.
