Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penilaian Siklus 2 Teks Hikayat

Total questions: 20

Worksheet time: 22mins

Name
Class
Date
1.

Hikayat dalam bahasa Arab yaitu….

a)

hikmah

b)

hikayah

c)

hikmayah

d)

hikhayah

2.

Apa yang kalian ketahui tentang hakikat teks hikayat?

a)

Hikayat adalah jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang menceritakan/menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara ringkas.

b)

Hikayat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang di dalam masyarakat.

c)

Hikayat adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris dengan pemilihan kata yang indah.

d)

Hikayat adalah suatu bentuk karya sastra prosa, terutama dalam bahasa Melayu lama yang berisikan tentang cerita, kisah, dan dongeng.

3.

Di bawah ini yang bukan ciri-ciri teks hikayat adalah ...

a)

istana sentris

b)

magis

c)

modern

d)

anonim

4.

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, PuteriKemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan olehBuraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapayang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yangterlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata,terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks di atas adalah...

a)

upeti, putri, dan hatta

b)

upeti, hatta, dan nujum

c)

raja, elok, dan nujum

d)

upeti, putri, dan nujum

5.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba,karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar kabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh beraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu. Itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja sembilan itu adalah dapat membunuh beraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan beraksa itu.

Kalimat dalam kutipan tersebut yang menunjukkan kata-kata arkais adalah ….

a)

diam dan tuan

b)

rimba dan akal

c)

raja dan tamasya

d)

hamba dan beraksa

6.

Hikayat banyak menggunakan kata arkais. Yang dimaksud kata arkais adalah….

a)

kata-kata baku

b)

kata-kata yang sudah jarang sekali digunakan

c)

kata-kata resapan dari bahasa asing

d)

kata-kata yang tidak terdapat di kamus

7.

Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Sembilan orang anak raja sudah berada di dalam negeri itu.

(Sumber: Hikayat Indera Bangsawan)

Ciri yang dominan dari kutipan hikayat di atas adalah ...

a)

anonim

b)

kemustahilan

c)

istana sentris

d)

kesaktian

8.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Salah satu ciri khas teks hikayat yakni menggunakan kata arkais. Kata arkais yang digarisbawahi mengandung makna ….

a)

diusir

b)

diperintah

c)

diizinkan

d)

diharapkan

9.

Contoh konjungsi urutan yang biasanya terdapat dalam hikayat adalah …

a)

dan

b)

sebermula

c)

sedangkan

d)

daripada

10.

Konjungsi yang menjadi ciri khas pada teks hikayat adalah …

a)

alkisah, maka, lalu

b)

arkian hatta, akhirya, maka

c)

sebermula, syahdan maka, ata kalakian

d)

alkisah bermula, ketika, saat

11.

Konjungsi “alkisah” pada teks hikayat sama halnya dengan kata populer …

a)

awalnya

b)

kemudian

c)

maka

d)

selanjutnya

12.

Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman. “Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.
“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.
“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda. 

Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

simile

b)

hiperbola

c)

personifikasi

d)

antonomasia

13.

Maka datang pada suatu hari, hujan pun turunlah dengan angin ribut, taufan, kelam kabut, gelap gulita dan tiada kelihatan barang suatu pun.

Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

hiperbola

b)

simile

c)

antonomasia

d)

personifikasi

14.

Maka Si Miskin itupun sampailah ke penghadapan itu. Setelah dilihat oleh orang banyak, Si Miskin laki bini dengan rupa kainnya seperti dimamah anjing rupanya. Maka orang banyak itupun ramailah ia tertawa seraya mengambil kayu dan batu.

Majas yang terdapat dalam teks hikayat di adalah ... .

a)

hiperbola

b)

antonomasia

c)

personifikasi

d)

simile

15.

Semula ia hanya dipanggil Banun. Namun, lantaran sifat kikirnya dari tahun ke tahun semakin mengakar; pada sebuah pergunjingan yang penuh kedengkian, seseorang menambahkan kata kikir di belakang nama ringkas itu, hingga ia ternobat sebagai Banun Kikir. Konon, hingga riwayat ini disiarkan, belum ada yang sanggup menumbangkan rekor kekikiran Banun.

Majas yang sesuai dengan teks hikayat di atas adalah …

a)

hiperbola

b)

simile

c)

personifikasi

d)

antonomasia

16.

Maka anakanda yang mulia baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Kata “yang mulia baginda” pada penggalan teks hikayat di atas menggunakan majas ...

a)

simile

b)

personifikasi

c)

antonomasia

d)

hiperbola

17.

Istri sang Raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah.

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat tersebut adalah ....

a)

nilai moral

b)

nilai pendidikan

c)

nilai agama

d)

nilai budaya

18.

Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya, "Barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri."

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat tersebut adalah ....

a)

nilai budaya

b)

nilai agama

c)

nilai sosial

d)

nilai moral

19.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Nilai yang terkandung dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....

a)

nilai agama

b)

nilai pendidikan

c)

nilai sosial

d)

nilai moral

20.

"Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan."

Nilai yang terkandung dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....

a)

nilai agama

b)

nilai pendidikan

c)

nilai sosial

d)

nilai budaya