NEW
Font size
WorksheetsASESMEN AKHIR SEMESTER
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Pembentukan peraturan perundang-undangan merupakan sebuah tuntutan atas asas
Legalitas
Diskresi
Yurisdiksi
Profesionalitas
Proforsionalitas
Berikut yang termasuksifat peraturan perundang-undangan adalah
Tertulis dan mengikat secara umum
Tertulis dan berlaku tanpa batas waktu
Tertulis dan dapat ditetapkan oleh siapa pun
Tidak tertulis dan ditetapkan oleh pihak berwenang
Tidak mengikat dan ditetapkan oleh pihak berwenang
1. Perhatikan peraturan peraturan berikut.
(1) Undang-undang
(2) Peraturan Daerah Provinsi
(3) Peraturan Presiden
(4) Peraturan Pemerintahan
(5) Peraturan Daerah kabupaten / Kota
Menurut UU RI No.12 Tahun 2012 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No.13 Tahun 2022,materi muatan mengenai ketentuan pidana hanya dapat dimuat dalam peraturan yang ditunjukkan nomor
(1), (2), dan (5)
(1), (3), dan (4)
(1), (4), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(2), (4), dan (5)
Peraturan yang ditetapkan dalam hal ihwal kegentingan yang memaksa adalah
Perpu
Perpres
Pergub
Keppres
Perda
Peraturan Pemerintah (PP) sebagai salah satu bagian dari peraturan perundang-undangan ditetapkan oleh
Gubernur
Presiden RI
Dewan Perwakilan Rakyat
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Majelis Permusyawaratan Rakyat
Dinegara Indonesia, Segala peraturan tidak boleh bertentangan dengan
Nilai dan Norma
Kebudayaan daerah
Norma di masyarakat
Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945
Nilai-nilai yang berlaku di masyarakat
Perubahan peraturan perundang-undangan adalah proses yang dilakukan dengan menyisipkan atau menambah materi ke dalam peraturan perundang-undangan, atau dengan menghapus / mengganti sebagian materi peraturan perundang-undangan yang telah ada sebelumnya. Perubahan peraturan perundang-undangan dapat dilakukan
Bab
Judul
Bagian
Paragraph
Seluruh atau sebagian buku
Perubahan peraturan umumnya dilakukan dengan menerbitkan peraturan yang tingkatnya
Sama
Lebih tinggi
Lebih rendah
Di atas peraturan tersebut
Di bawah peraturan tersebut
Apabila sebuah undang-undang diduga bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945, maka undang-undang tersebut
Diganti
Dihapus
Di uji oleh MPR
Di uji oleh Mahkamah Agung
Di uji oleh mahkamah Konstitusi
Keputusan berdasarkan hasil pengujian oleh Mahkamah Konstitusi terhadap ketidaksesuaian peraturan perundang-undangan dapat berupa
Penggantian UU
Penghapusan UU
Peninjauan kembali UU
Peninjauan kembali UU oleh MK
Pembatalan UU yang telah ditetapkan
Putusan untuk mengubah pasal-pasal Undang-undang Dasar dilakukan dengan persetujuan sekurang-kurangnya
Seratus persen ditambah satu anggota dari seluruh anggota MPR
Dua puluh persen ditambah satu anggota dari seluruh anggota MPR
Lima puluh persen ditambah satu anggota dari seluruh anggota MPR
Tujuh puluh persen ditambah satu anggota dari seluruh anggota MPR
Delapan puluh persen ditambah satu anggota dari seluruh anggota MPR
Sebagai salah satu badan legeslatif, DPD memiliki wewenang untuk mengajukan rancangan undang-undang (RUU) terkait hal tertentu. Berikut yang tidak termasuk hal yang dapat diajukan DPD adalah
Otonomi Daerah
Hubungan pusat dan daerah
Anggaran pendapatan dan belanja negara
Perimbangan keuangan pusat dan daerah
Pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya
Sistem ide-ide yang di,iliki bersama secara luas, keyakinan yang berpola, norma-norma dan nilai-nilai yang menjadi pedoman, cita-cita yang diterima sebagai kebenaran oleh sekelompok orang tertentu
W.White
Mubyarto
A.S.Hornby
Padmo Wahjono
Manfred B Stager
Terdapat dua fungsi utama ideology dalam masyarakat menurut Ramlan surbakti, yaitu sebagai tujuan atau cita-cita yang hendak dicapai bersama oleh\suatu masyarakat dan sebagai
Pemersatu masyarakat
Pemberi struktur kognitif
Pedoman tentang cara hidup
Sekumpulan ide atau gagasan
Keyakinan yang dianut oleh masyarakat
Berdasarkan beberapa pendapat para ahli mengenai ideology, terdapat beberapa unsur yang memberi batasan tentang ideology. Berikut yang bukan termasuk unsur tersebut adalah
Dianut oleh masyarakat
Tersesusun secara sistematis
Bersumber dari pikitan manusia
Mempunyai tujuan dan arah yang jelas
Tujuan dan cita-cita yang hendak dicapai masyarakat
Ideologi adalah kesatuan yang bulat dan utuh dari ide-ide dasar. Terdapat tida unsur esensial yang termuat dalam ideology, yaitu
Ilmu, keyakinan, dan mitos
Pengetahuan, mitos, dan loyalitas
Mitos, keyakinan, dan loyalitas
Keyakinan, pengetahuan, dan tujuan
Pengetahuan, keyakinan, dan loyalitas
Ideologi merupakan asas pendapat, pandangan, atau keyakinan yang dipakai atau dicita-citakan oleh orang perorangan atau go;ongan dalam masyarakat suatu bangsa. Ideologi bersumber dari
Sejarah bangsa
Pikiran manusia
Kebudayaan bangsa
Keyakinan dan kepercayaan individu-individu
Kitab-kitab kerajaan masa lampau
(1) Nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar
(2) Bukan berupa nilai-nilai dan cita-cita
(3) Hasil musyawarah dan konsesnsus masyarakat
(4) Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku
Pernyataan yang merupakan ciri-ciri ideology terbuka ditunjukkan nomor
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
Salah satu Fungsi ideology adalah menjadi kekuatan yang mampu memberi semangat dan motivasi individu, masyarakat, dan bangsa untuk
Mencapai tujuan
Kehidupan yang sejahtera
Mencapai ketertiban masyarakat
Berfikir, melangkah, dan bertindak
Memajukan bangsa serta mencapai tujuan nasional
Ideologi adalah seperangkat gagasan yang membentuk landasan teori ekonomi dan politik atau yang dipegangi oleh seorang atau sekelompok orang. Pengertian tersebut diajukan oleh
W.White
A.S Hornby
Padmo Wahjono
Koento Wibisono
Manfred B.Streger
Ideologi yang selalu actual serta membutuhkan adanya dioalog yang terus-menerus tentang nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dengan realita pada masyarakat merupakan ideology
Liberal
Terbuka
Tertutup
Komunis
Pragmatis
Ideology dapat dibedakan menjadi dua, yaitu ideology terbuka dan ideology tertutup. Masing-masing ideology tersebut mempunyai ciri-ciri tersendiri yang membedakannya satu sama lain. Berikut yang bukan ciri khas ideology terbuka adalah
Isinya tidak langsung operasional
Menghargai pluralitas/perbedaan yang ada
Merupakan kekayaan rohani, moral, dan budaya seluruh masyarakat
Diciptakan dan ditemukan dalam masyarakat sendiri dan menjadi milik seluruh rakyat
Dapat diterima oleh masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan agama
1Ideologi berasal dari kata idea yang berarti gagasan, konsep, Pengertian dasar, Cita-cita, adapun logos berarti ilmu secara harfiah, ideologi berarti
Dasar Negara
Ilmu-ilmu Dasar
Pengertian Dasar
Pengetahuan Dasar
Ilmu Pengertian-Pengertian Dasar
1. Ideologi tertutup mempunyai ciri khas tertentu yang membedakannya dengan ideology terbuka. Berikut yang merupakan salah satuciri ideology tertutup adalah
Merupakan kekayaan moral seluruh masyarakat
Demi ideology, masyarakat wajib melakukan berbagai pengorbanan
Tidak pernah membatasi kebebasan dan tanggung jawab masyarakat
Digali dan ditemukan dalam masyarakat dan menjadi deluruh rakyat
Dapat diterima oleh masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan agama
Ideology yang mengharuskan masyarakaynya patuh dan taat terhadap ideology tersebut termasuk petingginya merupakan salah satu ciri ideology
Pragmatis
Komunis
Tertutup
Terbuka
Liberal
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut untuk menjawab soal nomor 16 dan 17
(1) Nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar
(2) Bukan berupa nilai-nilai dan cita-cita
(3) Hasil musyawarah dan konsesnsus masyarakat
(4) Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku
Pernyataan yang merupakan ciri-ciri ideology terbuka ditunjukkan nomor
(1) Dan (2)
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
Ideologi terbuka memiliki sifat, antara lain
Kaku
Statis
Sukit untuk diubah
Dinamis dan reformis
Tidak mengikuti perkembangan zaman
Ideology yang merupakan hasil musyawarah dan consensus masyarakat merupakan ideology
Pragmatis
Komunis
Tertutup
Terbuka
Liberal
Ideology tertutup adalah ajaran atau pandangan dunia atau filsafatbyang nebentukan tujuan-tujuan dan noerma-norma politik dan social yang dianggap sebagai kebenaran yang tidak boleh dipersoalkan lagi, tetapi harus diterima sebagai sesuatu yang sudah jadi dan harus dipatuhi, ideology tertutup tidak bersumber dari masyarakat, melainkan dari.
Masyarakat sendiri
Kehidupan masyarakat
Kebudayaan masyarakat
Nilai-dan norma yang berlaku dimasyarakat
Pikiran para elite yang dipropagandakan kepada masyarakat
Pada ideology terbuka, setiapgenerasi dapat menggali kembali falsafah tersebut dan mencari implikasinya dalam situasi yang sedang mereka jalani. Oleh karena itu, isi dari ideology sifatnya
Kaku
Dinamis
Reformis
Pragmatis
Tidak langsung pertasional
Pandangan hidup bangsa dan ideology bagi Negara Indonesia adalah
Pancasila
Ketetapan MPR
Burung Garuda
UUD NRI Tahun 1945
Kebudayaan Nasional Bangsa Indonesia
Pancasila selaras dengan jiwa dan semangat perjuangan bangsa untuk mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Oleh karena itu, Pancasila sebagai ideology nasional bangsa Indonesia adalah Ideologi
Terbuka
Tertutup
Dinamis
Reformis
Perjuangan
Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa dan berfungsi sebagai ideology bagi Negara Indonesia. Pancasila sebagai suatu ideologi telah memenuhi tiga aspek. Salah satunya adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mencerminkan realitas yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Ideologi harus memberikan citra bahwa dirinya adalah kenyataan dalam masyarakat itu sendiri.Aspek tersebut adalah aspek
Realitas
Identitas
Formalitas
Fleksibilitas
Instrumental
Makna Pancasila sebagai ideology nasional adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi
Tujuan nasional bangsa Indonesia
Pandangan hidup bangsa Indonesia
Cita-cita normative penyelenggaraan negara
Tujuan dan Pandangan hidup masyarakat Indonesia
Pedoman hidup dan pandangan hidup masyarakat
Pancasila sebagai ideology terbuka mengandung beberapa nilai. Berikut ini ada yang bukan nilai-nilai tersebut adalah nilai
Dasar
Praksis
Reformis
Ketuhanan
Instrumental
1. Perhatikan sifat-sifat berikut untuk menjawab soal nomor 27 dan 28
(1) Kaku
(2) Dinamis
(3) Tertutup
(4) Antisipatif
Pernyataan yang menunjukkan sifat ideology Pancasila ditunjukkan nomor
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
Perhatikan sifat-sifat berikut untuk menjawab soal nomor 27 dan 28
(1) Kaku
(2) Dinamis
(3) Tertutup
(4) Antisipatif
Pernyataan yang bukan sifat ideology Pancasila ditunjukkan nomor
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
Pancasila sebagai ideology terbuka mampu mencerminkan realitas yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Oleh karena itu, Pancasila merupakan ideology terbuka memiliki dimensi
Praksis
Realitas
Normative
Idealisme
Instrumental
Pancasila bersifat actual, dinamis, antisipatif, dan senantiasa mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, Pancasila merupakan ideology
Kaku
Dinamis
Terbuka
Tertutup
Idealisme
Keterbukaan ideology Pancasila terutama ditunjukkan dalam penerapannya yang berbentuk pola piker dinamis dan konseptual dalam dunia modern. Namun, keterbukaan ideology Pancasila memiliki batas-batasnya yang tidak boleh dilanggar. Berikut yang bukan batasan-batasan tersebut adalah
Stabilitas nasional yang statis
Mencegah berkembangnya paham liberal
Penciptaan norma yang baru harus melalui consensus
Larangan terhadap ideology markxisme, leninisme, dan komunisme
Larangan terhadap pandangan eksterm yang menggelisahkan kehidupan masyarakat
