Font size
Worksheetssoal kimia fase f
Total questions: 20
Worksheet time: 26mins
Berikut ini pernyataan yang tepat mengenai
reaksi reduksi adalah ….
1) Reaksi penangkapan elektron
2) Reaksi penangkapan oksigen
3) Reaksi penurunan bilangan oksidasi
4) Reaksi pelepasan elektron
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Bilangan oksidasi unsur C dalam CO2 adalah …
0
-2
+2
+4
Pernyataan yang benar mengenai reduktor adalah …
1) Zat yang mengalami reduksi
2) Zat yang mengalami oksidasi
3) Zat yang mengalami penurunan biloks
4) Zat yang mengalami kenaikan biloks
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 4
Reaksi berikut yang merupakan reaksi redoks adalah ….
HCl + NaOH→ NaCl + H2O
Ca(OH)2 +H2SO4 → CaSO4 + 2H2O
2Al + 6HCl → 2AlCl3 + 3H2
MgCl2 + Na2SO4 → 2NaCl +MgSO4
Spesi yang bertindak sebagai oksidator (mengalami reduksi) pada reaksi redoks berikut adalah ….
2MnO + 5PbO2 --> 2MnO4- + 5Pb2+
PbO2
MnO
H+
H2O
Perhatikan reaksi-reaksi berikut.
1) CO2 ---> CO + 1/2 O2
2) Na ---> Na+ + 1e-
3) MnO4- ---> MnO2
4) 2CO2 + 2e- ---> C2O42-
Pasangan reaksi reduksi dan oksidasi berturut-turut adalah ….
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 4
Perhatikan contoh peristiwa berikut.
1) Baterai jam dinding
2) Peluruhan zat radioaktif
3) Reaksi asam basa
4) Charge handphone
Yang termasuk contoh reaksi redoks adalah ….
1 dan 2
3 dan 2
1 dan 4
3 dan 4
Perhatikan reaksi redoks berikut.
3 Cl2 + 6 NaOH → 5 NaCl + NaClO3 + 3 H2O
Pernyataan berikut yang benar adalah....
Cl2 mengalami oksidasi, biloks berubah dari 0 menjadi +1
Cl2 mengalami reduksi, biloks berubah dari +1 menjadi 0
Cl2 mengalami autoredoks, biloks berubah dari 0 menjadi -1 dan +3
Cl2 mengalami autoredoks, biloks berubah dari 0 menjadi -1 dan +5
NaOH mengalami reduksi, bilok turun dari +1 menjadi 0
Perhatikan persamaan reaksi berikut :
H2S + HNO2 → S + NO + H2O
Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah…
H2S
HNO2
S
NO
H2O
Perhatikan reaksi redoks berikut.
3 Cl2 + 6 NaOH → 5 NaCl + NaClO3 + 3 H2O
Pernyataan berikut yang benar adalah....
Cl2 mengalami oksidasi, biloks berubah dari 0 menjadi +1
Cl2 mengalami reduksi, biloks berubah dari +1 menjadi 0
Cl2 mengalami autoredoks, biloks berubah dari 0 menjadi -1 dan +3
Cl2 mengalami autoredoks, biloks berubah dari 0 menjadi -1 dan +5
NaOH mengalami reduksi, bilok turun dari +1 menjadi 0
Diketahui data potensial reduksi standar :
Cd2+ + 2e → Cd E0 = -0,40V
Cr3+ + 3e → Cr E0 = -0,74V
Berdasarkan data tersebut, pernyataan berikut yang benar adalah ...
Cd adalah reduktor yang lebih kuat daripada Cr
Jika kedua reaksi setengah sel tersebut dihubungkan, maka Cr3+ akan tereduksi menjadi Cr
Pada anoda terjadi oksidasi Cd menjadi Cd2+
Potensial sel elektrokimia yang terjadi adalah 0,34V
Pada katoda terjadi reduksi Cr3+ menjadi Cr
Apabila diketahui potensial reduksi berikut:
E Sn2+ |Sn = – 0,14 V
E Fe3+ |Fe = – 0,04 V
Agar keduanya dapat bereaksi secara spontan, pernyataan paling tepat mengenai hal tersebut adalah….
Logam besi bertindak sebagai anoda
Logam timah bertindak sebagai elektroda positif
Potensial standar sel yang dihasilkan sebesar + 0,18 Volt
Reaksi selnya adalah Fe3+ + Sn(s) → Fe(s) + Sn2+
Notasi selnya adalah Fe| Fe || Sn |Sn
Tentukan reaksi sel dan potensial sel standar pada 25°C untuk sel yang terbuat dari setengah sel anoda yang mengandung elektroda kadmium dalam 1 M kadmium (II) nitrat dan setengah sel anoda yang terdiri dari elektroda aluminium dalam larutan 1 M aluminium (III) nitrat. Apakah reaksi spontan pada kondisi standar?
3Cd2+(aq)+2Al(s) →3Cd(s)+2Al3+(aq);
+2.065V; Spontan
3Cd2+(aq)+2Al(s) →3Cd(s)+2Al3+(aq);
−2.065V; Non-spontan
3Cd(s)+ 2Al3+(aq)→ 3Cd2+(aq)+2Al(s);
−1.259V; Non-Spontan
3Cd(s)+2Al3+(aq)→3Cd2+(aq)+2Al(s);
+1.259V; Spontan
3Cd(s)+2Al3+(aq)→3Cd2+(aq)+2Al(s);
−1.259V; Spontan
Diketahui E° dari beberapa logam sebagai berikut:
Mn2+(aq)│Mn(s) = –1,05 V
Cd2+(aq)│Cd(s) = –0,40 V
Sn2+(aq)│Sn(s) = –0,14 V
Hg2+(aq)│Hg(s) = +0.62 V
Ag+(aq)│Ag(s) = +0,80 V
Sel kimia berikut yang menghasilkan E° sel terbesar adalah..
Mn(s) + Hg2+(aq) ⟶ Mn2+(aq) + Hg(.s)
Cd(s) + 2Ag+(aq) ⟶ Cd2+(aq) + 2Ag(s)
Mn(s) + 2Ag+( a g ) ⟶ Mn2+(aq) + 2Ag(s)
Sn(s) + Hg2+(aq) ⟶ Sn2+(aq) + Hg(s)
Mn(s) + Sn2+(aq) ⟶ Mn2+(aq) + Sn(s)
Diketahui data potensial elektrode sebagai berikut:
Ag+(aq) + e ⟶ Ag(s) E° = +0,80 V
Mg2+(aq) + 2 e ⟶ Mg(s) E° = –2,24 V
In3+(aq) + 3 e ⟶ In(s) E° = –0,34 V
Mn2+(aq) + 2 e ⟶ Mn(s) E° = –1,20 V
Zn2+(aq) + 2 e ⟶ Zn(s) E° = –0,76 V
Pasangan sel di bawah ini yang memberikan perbedaan potensial 1,14 V adalah . . . .
Ag│Ag+ ‖ Zn2+│Zn
Mn│Mn2+ ‖ Ag+│Ag
Mn│Mn2+ ‖ Mg2+│Mg
In│In3+ ‖ Ag+│Ag
Mg│Mg2+ ‖ Ag+│Ag
Perhatikan gambar dibawah
Jika diketahui : Zn2+/Zn Eo = - 0,76 Volt
Cu2+/Cu Eo = + 0,34 Volt
Tentukan notasi sel dan potensial sel (Eosel) volta tersebut …
(a)
Ca2+ + 2e → Ca Eo = -2,87 volt
Al3+ + 3e → Al Eo = -1,66 volt
Berdasarkan data potensial diatas
Tentukan besarnya harga potensial sel pada reaksi : 3Ca + 2Al3+ → 3Ca2+ + 2Al adalah …
(a)
Perhatikan data potensial reduksi (Eo) berikut !
Zn2+ / Zn = - 0,76 volt
F2 / 2F– = +3,63 volt
Fe2+ / Fe = - 0,44 volt
Ag+/Ag =+0,83 volt
Ca2+/ Ca = - 2,8 volt
Tentukan potensial sel yang berjalan spontan berdasarkan data diatas
(a)
Jika diketahui :
Zn+2 / Zn Eo = –0, 76 Volt
Cu+2 / Cu Eo = +0,34 Volt
Maka hitunglah besarnya potensial sel (Eo sel) Volta apabila reaksi berjalan spontan
(a)
Diketahui data potensial elektrode standard :
Ag+(aq) + e → Ag(s) E° = +0,80 volt
Cu2+(aq) + 2e → Cu(s) E°=+0,34 volt
Zn2+(aq) + 2e → Zn(s) E° = -0,76 volt
Mg2+(aq) + 2e → Mg(s) E° = -2,37 volt
Berdasarkan data manakah reaksi yang tidak berjalan spontan
(a)
