wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

pneumonia evaluation

Total questions: 5

Worksheet time: 4mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien didiagnosis pneumonia setelah patogen berhasil melewati sistem pertahanan tubuh dan mencapai alveolus. Proses Patogenesisnya melibatkan beberapa tahap, salah satunya adalah produksi sitokin oleh alveolar macrophage. Apa dampak utama dari produksi sitokin ini dalam proses inflamasi pneumonia?

a)

Menurunkan permeabilitas membran alveolus

b)

Meningkatkan rekrutmen neutrofil ke area infeksi

c)

Menghambat multiplikasi patogen di alveolus

d)

Mengurangi eksudasi cairan di alveolus

2.

Pneumonia dapat diklasifikasikan menjadi Community Acquired Pneumonia (CAP), Hospital Acquired Pneumonia (HAP), dan Ventilator Associated Pneumonia (VAP). Apa faktor kunci yang membedakan antara HAP dan VAP berdasarkan pedoman ATS/IDSA?

a)

Jenis patogen yang menginfeksi

b)

Durasi rawat inap sebelum munculnya gejala (>48 jam)

c)

Riwayat penggunaan ventilator mekanik

d)

Respon tubuh terhadap pengobatan antibiotik

3.

Seorang pasien menunjukkan tanda-tanda pneumonia termasuk demam, batuk produktif, dan nyeri dada. Pemeriksaan rontgen dada menunjukkan infiltrat pada lobus kanan bawah. Berdasarkan hasil tersebut, apa langkah diagnostik tambahan yang paling tepat untuk memastikan etiologi pneumonia?

a)

Melakukan pemeriksaan kultur sputum

b)

Memberikan antibiotik spektrum luas segera

c)

Melakukan CT-scan toraks untuk konfirmasi lebih lanjut

d)

Memulai terapi oksigen tanpa pemeriksaan tambahan

4.

Seorang pasien pneumonia menunjukkan tanda-tanda takipnea, crackles saat auskultasi, dan saturasi oksigen yang rendah. Berdasarkan pemeriksaan fisik ini, apa langkah prioritas dalam penanganan awal pasien?

a)

Memberikan antibiotik intravena segera

b)

Memberikan oksigen tambahan untuk memperbaiki saturasi oksigen

c)

Melakukan rontgen dada ulang untuk memastikan diagnosis

d)

Meminta pasien untuk duduk tegak guna mengurangi takipnea

5.

Seorang perawat merencanakan intervensi keperawatan untuk pasien pneumonia yang mengalami dispnea berat. Intervensi mana yang mencerminkan prioritas tertinggi dalam perawatan pasien ini?

a)

Mengatur posisi pasien ke semi-Fowler untuk meningkatkan ventilasi paru

b)

Memberikan edukasi tentang pola makan bergizi untuk mempercepat penyembuhan

c)

Memonitor jumlah dan warna sputum pasien secara rutin

d)

Melibatkan keluarga dalam perawatan pasien untuk dukungan psikologis