Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sejarah Periodesasi Konstitusi Indonesia

Total questions: 21

Worksheet time: 2hrs 50mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu alasan masyarakat Indonesia kembali ke bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 1950 adalah...

a)

Desakan dari Belanda

b)

Keinginan masyarakat untuk memiliki satu negara yang kuat

c)

Kegagalan sistem demokrasi parlementer

d)

Tidak adanya dukungan dari negara-negara bagian

e)

Kegagalan KNIP menjalankan pemerintahan.

2.

UUD Sementara 1950 (UUDS 1950) diberlakukan sebagai konstitusi...

a)

Tetap untuk negara Indonesia

b)

Sementara, menunggu konstitusi baru hasil Konstituante

c)

Yang hanya berlaku di wilayah tertentu

d)

Hanya untuk periode transisi

e)

Untuk menggantikan UUD 1945 secara permanen.

3.

Pada masa UUDS 1950, sistem pemerintahan yang digunakan adalah...

a)

Presidensial

b)

Demokrasi terpimpin

c)

Parlementer

d)

Semi-parlementer

e)

Otoriter.

4.

Apa yang menyebabkan Presiden Sukarno mengeluarkan Dekrit Presiden pada 5 Juli 1959?

a)

Ketidakmampuan Konstituante menyusun UUD baru

b)

Kemenangan militer dalam Pemilu

c)

Desakan dari negara-negara bagian

d)

Pengaruh dari luar negeri

e)

Krisis ekonomi yang berkepanjangan.

5.

Salah satu isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah...

a)

Menetapkan UUDS 1950 sebagai konstitusi tetap

b)

Membubarkan BP KNIP

c)

Menetapkan kembali UUD 1945 dan membubarkan Konstituante

d)

Menetapkan Presiden sebagai penguasa tertinggi

e)

Menjadikan sistem federal sebagai bentuk pemerintahan.

6.

Apa dampak dari Dekrit Presiden 1959 terhadap sistem pemerintahan di Indonesia?

a)

Kembali ke sistem parlementer

b)

Penerapan sistem demokrasi liberal

c)

Penguatan peran Presiden dalam pemerintahan

d)

Perubahan ke sistem federasi

e)

Terjadinya pergantian kabinet berkali-kali.

7.

Periode 1945-1949 sering disebut sebagai periode 'penyimpangan' terhadap UUD 1945 karena penerapan sistem parlementer. Namun, argumen yang mendukung tindakan tersebut pada masa itu adalah...

a)

Sistem presidensial dianggap sebagai warisan kolonialisme Belanda.

b)

Adanya keinginan untuk menunjukkan kepada dunia luar bahwa Indonesia adalah negara demokrasi yang mengikuti model Barat

c)

Presiden Soekarno dan Wapres Hatta tidak memiliki kemampuan untuk memimpin kabinet

d)

Aturan Peralihan UUD 1945 secara eksplisit memerintahkan pembentukan kabinet parlementer

e)

Konstitusi UUD 1945 bersifat sementara

8.

Siapa yang ditunjuk sebagai Kepala Pemerintahan pada periode UUD RIS 1949?

a)

Presiden Sukarno

b)

Wakil Presiden Mohammad Hatta

c)

Perdana Menteri Mohammad Hatta

d)

Perdana Menteri Natsir

e)

Menteri Dalam Negeri

9.

Setelah Dekrit Presiden 1959, Presiden Sukarno menjalankan pemerintahan dengan sistem...

a)

Demokrasi parlementer

b)

Demokrasi terpimpin

c)

Demokrasi liberal

d)

Demokrasi sosial

e)

Demokrasi presidensial

10.

Pada periode berlakunya UUDS 1950, terjadi gejolak politik yang mengakibatkan...

a)

Terjadinya pemberontakan daerah

b)

Terbentuknya negara-negara bagian baru

c)

Tujuh kali pergantian kabinet dalam waktu singkat

d)

Pemilu gagal dilaksanakan

e)

Indonesia kembali dijajah Belanda

11.

Salah satu prinsip penting dalam Konstitusi RIS adalah...

a)

Bentuk negara kesatuan

b)

Sistem pemerintahan presidensial

c)

Bentuk negara serikat dan sistem pemerintahan parlementer

d)

Pemberian otonomi daerah yang terbatas

e)

Pemusatan kekuasaan di tangan Presiden

12.

Periode UUD 1945 yang dimulai pada 5 Juli 1959 menandai dimulainya kembali sistem...

a)

Federasi

b)

Parlementer

c)

Presidensial

d)

Demokrasi liberal

e)

Oligarki

13.

Pembentukan Konstituante bertujuan untuk...

a)

Menyusun konstitusi baru

b)

Melakukan revisi terhadap UUD 1945

c)

Menetapkan GBHN

d)

Menyusun sistem pemerintahan baru

e)

Membubarkan UUD RIS

14.

Salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah selama periode UUDS 1950 adalah...

a)

Ketidakstabilan kabinet

b)

Penolakan terhadap sistem parlementer

c)

Krisis ekonomi yang parah

d)

Kembali ke sistem presidensial

e)

Perpecahan wilayah

15.

Pada masa Demokrasi Terpimpin, pemilu pertama kali dilaksanakan pada...

a)

1950

b)

1955

c)

1965

d)

1971

e)

1983

16.

Pada masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965), manakah di antara kebijakan berikut yang merupakan penyimpangan paling signifikan terhadap prinsip UUD 1945?

a)

Pembentukan kabinet kerja yang diisi oleh para ahli

b)

Pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktif

c)

Pengangkatan Presiden Soekarno sebagai presiden seumur hidup oleh MPRS

d)

Pembubaran DPR hasil pemilu 1955 dan pembentukan DPR-GR

17.

Pada periode pertama UUD 1945 (18 Agustus 1945 - 27 Desember 1949), sistem pemerintahan yang dijalankan tidak sepenuhnya presidensial. Hal ini ditandai oleh adanya perubahan fungsi KNIP dari pembantu presiden menjadi badan dengan kekuasaan legislatif. Perubahan ini didasarkan pada...

a)

Maklumat Pemerintah 14 November 1945

b)

Maklumat Wakil Presiden No. X tanggal 16 Oktober 1945

c)

Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 1945

d)

Pidato Kenegaraan Presiden Soekarno 17 Agustus 1945

18.

Konstitusi RIS 1949 menetapkan bentuk negara serikat (federasi). Manakah dari pernyataan berikut yang paling akurat menggambarkan dampak dari bentuk negara ini terhadap kedaulatan?

a)

Kedaulatan sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat RIS.

b)

Kedaulatan terbagi antara pemerintah federal dan negara-negara bagian

c)

Kedaulatan negara RIS dipegang secara kolektif oleh seluruh kepala negara bagian

d)

Negara-negara bagian memiliki kedaulatan penuh untuk mengatur urusan dalam dan luar negeri.

19.

Salah satu ciri utama periode UUDS 1950 adalah seringnya terjadi pergantian kabinet. Faktor utama yang menyebabkan ketidakstabilan politik ini adalah...

a)

Kuatnya intervensi Presiden dalam urusan kabinet

b)

Sistem multipartai dan penerapan sistem parlementer

c)

Dominasi satu partai politik yang otoriter

d)

Kegagalan pemilihan umum tahun 1955

20.

Apa substansi utama dari Dekrit Presiden 5 Juli 1959 selain pembubaran Konstituante?

a)

Pembentukan MPRS dan DPAS

b)

Pernyataan keadaan bahaya bagi negara

c)

Pembubaran semua partai politik

d)

Penetapan Demokrasi Parlementer

21.

Melalui Pemilu 1955, pemerintah membentuk badan Konstituante yang bertujuan untuk merancang UUD baru pengganti UUDS 1950. Namun, pasca dibentuknya Konstituante dari Pemilu 1955 belum juga menghasilkan ketetapan konstitusi selama berberapa tahun. Hingga pada 5 Juli 1959, Kemudian Soekarno mengambil alih pemerintahan melalui Dekrit 5 Juli 1959 dengan salah satu isi dari dekrit tersebut adalah kembalinya konstitusi Indonesia ke UUD 1945. Sebutkan Bentuk negara? Bentuk pemerintahan? dan Bentuk kabinet? ketika Indonesia kembali kepada konstitusi UUD 1945!

4 lines