wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PAS PPKN Kelas XI T.A 2024/2025

Total questions: 25

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Dalam pandangan para pendiri bangsa, Pancasila sebagai dasar negara dirancang untuk menjamin...

a)

Pemerintahan yang otoriter dan tidak memerlukan kontrol rakyat.

b)

Kekuasaan negara yang mutlak tanpa batas.

c)

Keharmonisan antara negara dan rakyat melalui prinsip-prinsip keadilan sosial, persatuan, dan kemanusiaan.

d)

Kebebasan individu yang tidak dibatasi oleh aturan sosial.

e)

Sistem pemerintahan yang tidak peduli dengan kesejahteraan sosial.

2.

Apa yang dimaksud dengan "musyawarah untuk mufakat" dalam ide dasar negara yang digagas oleh para pendiri bangsa?

a)

Sebuah proses pengambilan keputusan yang mengutamakan suara terbanyak tanpa mempertimbangkan pendapat minoritas.

b)

Sebuah prinsip pengambilan keputusan yang mengedepankan diskusi bersama dan pencarian solusi yang disepakati bersama oleh semua pihak.

c)

Proses pengambilan keputusan yang hanya dilakukan oleh pejabat negara tanpa melibatkan rakyat.

d)

Sistem pengambilan keputusan berdasarkan keputusan yang dikeluarkan oleh satu orang yang memiliki otoritas tertinggi.

e)

Sebuah metode yang mengutamakan keputusan yang cepat tanpa melibatkan proses diskusi.

3.

Bagaimana hubungan antara Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 menurut para pendiri bangsa?

a)

Pancasila adalah dasar negara yang terpisah dari Undang-Undang Dasar 1945 dan tidak mempengaruhi isinya.

b)

Pancasila berfungsi sebagai ideologi dasar yang mengarahkan segala pokok-pokok pengaturan dalam Undang-Undang Dasar 1945.

c)

Pancasila hanya berlaku untuk masalah sosial dan budaya, sementara Undang-Undang Dasar 1945 mengatur politik semata.

d)

Pancasila mengatur sistem pemerintahan, sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 lebih berfokus pada kebijakan luar negeri.

e)

Pancasila mengatur sistem sosial tanpa memperhatikan aspek hukum yang ada dalam Undang-Undang Dasar 1945.

4.

Apa tujuan utama dari pembentukan BPUPK pada masa persiapan kemerdekaan Indonesia?

a)

Untuk menyiapkan sistem pendidikan di Indonesia

b)

Untuk merumuskan dasar negara dan bentuk pemerintahan Indonesia

c)

Untuk mempersiapkan angkatan bersenjata Indonesia

d)

Untuk merencanakan hubungan luar negeri Indonesia

e)

Untuk menyusun program ekonomi negara Indonesia

5.

Salah satu tugas penting yang dilakukan oleh PPKI setelah proklamasi kemerdekaan adalah...

a)

Mengatur pembagian wilayah Indonesia menjadi provinsi

b)

Mengatur anggaran belanja negara

c)

Menyusun dan mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Indonesia

d)

Menyusun struktur Angkatan Perang Republik Indonesia

e)

Membentuk hubungan diplomatik dengan negara-negara lain

6.

Salah satu kewajiban warga negara adalah membayar pajak. Hal ini berkaitan erat dengan prinsip...

a)

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

b)

Kedaulatan negara yang dijalankan oleh rakyat.

c)

Kesetaraan hak dan kewajiban setiap warga negara.

d)

Partisipasi aktif dalam pembangunan negara.

e)

Perlindungan terhadap hak-hak minoritas.

7.

Hak atas kebebasan beragama adalah hak asasi yang dimiliki setiap individu. Namun, dalam pelaksanaannya, warga negara memiliki kewajiban untuk...

a)

Mengikuti agama mayoritas di wilayahnya.

b)

Menghormati keyakinan orang lain tanpa memaksakan keyakinannya sendiri.

c)

Menyampaikan pendapat terkait agama di media sosial.

d)

Mematuhi semua aturan agama yang ada di Indonesia.

e)

Berpartisipasi dalam perayaan agama lain.

8.

Penerapan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki banyak peluang. Salah satu peluang terbesar dalam penerapan Pancasila adalah:

a)

Menyebarkan ideologi yang hanya menguntungkan sekelompok elit politik.

b)

Menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya persatuan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

c)

Mengabaikan hak asasi manusia demi stabilitas negara.

d)

Menguatkan pemisahan antar kelompok agama dan suku.

e)

Membatasi kebebasan berpendapat agar tidak ada perpecahan.

9.

Salah satu tantangan besar dalam penerapan Pancasila di Indonesia adalah:

a)

Menghadapi kekuatan politik asing yang ingin mempengaruhi kebijakan dalam negeri.

b)

Mengatasi perbedaan pandangan dalam masyarakat yang sangat pluralistik.

c)

Mengutamakan kepentingan individu daripada kepentingan bangsa.

d)

Menumbuhkan persatuan tanpa memperhatikan keragaman budaya dan agama.

e)

Mengabaikan aspek ekonomi dalam membangun negara.

10.

Tantangan utama dalam penerapan Pancasila dalam bidang sosial adalah:

a)

Menjaga hubungan antar individu agar tetap harmonis meskipun ada perbedaan sosial.

b)

Mengutamakan kepentingan individu daripada kepentingan sosial.

c)

Mengabaikan hak-hak sosial kelompok miskin demi keuntungan ekonomi.

d)

Menghilangkan gap antara kelompok sosial dengan kebijakan yang tidak adil.

e)

Meningkatkan kesadaran bahwa ketimpangan sosial adalah hal yang wajar dan tidak perlu diubah.

11.

Praktik gotong royong dalam pembenahan infrastruktur desa dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, salah satu hambatan dalam pelaksanaannya adalah:

a)

Kehadiran teknologi yang menggantikan kerja gotong royong.

b)

Kurangnya perhatian pemerintah terhadap kegiatan masyarakat lokal.

c)

Kesulitan dalam mencari sumber daya manusia yang cukup untuk proyek besar.

d)

Meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam politik yang mengurangi solidaritas.

e)

Ketidakpedulian masyarakat terhadap kemajuan desa.

12.

Dalam kehidupan sehari-hari, konstitusi memberikan pedoman mengenai hak dan kewajiban warga negara. Apa yang dapat terjadi jika warga negara tidak memahami hak dan kewajibannya berdasarkan konstitusi?

a)

Peningkatan partisipasi dalam kegiatan sosial yang positif.

b)

Adanya potensi pelanggaran hukum dan ketidakadilan sosial.

c)

Meningkatnya kesadaran untuk menjaga lingkungan hidup.

d)

Terjadinya pengembangan ekonomi yang merata.

e)

Meningkatnya rasa persatuan antarwarga negara.

13.

Dalam kehidupan sehari-hari, penerapan konstitusi dapat membantu mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan. Salah satu cara untuk melindungi diri dari penyalahgunaan kekuasaan adalah:

a)

Mematuhi peraturan yang ada tanpa mempertanyakan apakah itu adil atau tidak.

b)

Menggunakan hak untuk mengajukan keberatan atau gugatan terhadap kebijakan yang dianggap tidak sesuai dengan konstitusi.

c)

Mengabaikan hak untuk berbicara tentang ketidakadilan yang terjadi.

d)

Menerima keputusan otoritas tanpa perlawanan, meskipun tidak sesuai dengan hukum.

e)

Membiarkan keputusan politik dibuat tanpa keterlibatan masyarakat.

14.

Norma dalam kehidupan sehari-hari dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah norma hukum. Contoh penerapan norma hukum dalam kehidupan sehari-hari adalah:

a)

Membayar pajak tepat waktu sesuai dengan peraturan yang berlaku.

b)

Mematuhi tata krama saat berbicara dengan orang lain.

c)

Menjaga kebersihan lingkungan rumah.

d)

Menghormati hak orang lain untuk beribadah.

e)

Mengatur waktu untuk beristirahat di rumah.

15.

Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945 memiliki hubungan yang erat dalam membangun sistem negara Indonesia. Salah satu bentuk hubungan antara keduanya dapat dilihat dalam:

a)

Pancasila sebagai dasar negara dan UUD 1945 sebagai aturan pelaksanaan yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara.

b)

Pancasila sebagai pengganti UUD 1945 dalam mengatur kehidupan negara.

c)

UUD 1945 yang mengatur semua aspek kehidupan pribadi warga negara, sementara Pancasila hanya mengatur bidang sosial.

d)

Pancasila yang tidak memiliki pengaruh terhadap penerapan UUD 1945 dalam kehidupan negara.

e)

UUD 1945 yang lebih tinggi kedudukannya daripada Pancasila dalam sistem hukum negara.

16.

Dalam hubungan Pancasila dan UUD 1945, Pancasila sebagai dasar negara memberikan landasan moral dan filosofis. UUD 1945, di sisi lain, berfungsi untuk:

a)

Menetapkan aturan hukum yang lebih tinggi dari Pancasila.

b)

Mengatur kehidupan negara secara lebih rinci dan teknis dalam berbagai aspek kehidupan.

c)

Menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sosial yang bersifat tidak tetap.

d)

Mengabaikan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pancasila demi kepentingan negara.

e)

Menyusun konstitusi baru yang tidak terkait dengan Pancasila.

17.

Bagaimana Pancasila dan UUD 1945 berperan dalam mewujudkan tujuan nasional Indonesia, seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945?

a)

Pancasila mengatur hak-hak individu secara rinci, sementara UUD 1945 mengatur kekuasaan pemerintah.

b)

Pancasila sebagai dasar negara memberikan arah moral, sedangkan UUD 1945 menjabarkannya dalam bentuk hukum dan sistem pemerintahan.

c)

Pancasila tidak memiliki hubungan dengan tujuan nasional yang tercantum dalam UUD 1945.

d)

UUD 1945 mengatur kebijakan luar negeri, sementara Pancasila mengatur kebijakan dalam negeri.

e)

Pancasila hanya berlaku untuk urusan sosial, sementara UUD 1945 mengatur urusan politik.

18.

Dalam hubungan erat Pancasila dan UUD 1945, Pancasila mengandung nilai-nilai yang dijadikan pedoman dalam kehidupan negara, sementara UUD 1945 memiliki fungsi untuk:

a)

Menyusun peraturan-peraturan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

b)

Menyediakan dasar hukum yang dapat diubah kapan saja tanpa merujuk pada Pancasila.

c)

Menjabarkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam bentuk peraturan perundang-undangan yang mengikat..

d)

Menetapkan sistem pemerintahan yang hanya berlaku untuk kelompok tertentu.

e)

Menciptakan sistem hukum yang tidak berhubungan dengan Pancasila

19.

Pancasila mengandung nilai-nilai dasar negara yang fundamental. Bagaimana Bagaimana UUD 1945 mengakomodasi nilai-nilai tersebut dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara?

a)

UUD 1945 mengatur secara rinci berbagai nilai dasar Pancasila, seperti keadilan, kemanusiaan, dan persatuan dalam pasal-pasalnya.

b)

UUD 1945 tidak memiliki hubungan dengan Pancasila dan hanya mengatur struktur pemerintahan.

c)

UUD 1945 mengabaikan nilai-nilai Pancasila dan hanya berfokus pada pembagian kekuasaan.

d)

UUD 1945 berfokus pada kebijakan luar negeri dan tidak mencakup nilai-nilai dasar Pancasila.

e)

Pancasila dan UUD 1945 tidak saling terkait dalam struktur pemerintahan.

20.

Proses perumusan Pancasila mengalami beberapa perubahan. Salah satu perubahan yang paling penting adalah penghapusan kata "dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" dalam Piagam Jakarta. Perubahan ini dilakukan oleh:

a)

BPUPKI

b)

PPKI

c)

Panitia Sembilan

d)

Sidang PPKI

e)

Sidang Rapat Umum

21.

Siapa yang menyarankan untuk mengganti "Dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" dalam Piagam Jakarta menjadi "Ketuhanan yang Maha Esa"?

a)

Soekarno

b)

Muhammad Hatta

c)

Soepomo

d)

KH. Hasyim Asy'ari

e)

Radjiman Wedyodiningrat

22.

Proses perumusan Undang-Undang Dasar 1945 melibatkan beberapa tahapan penting dalam pembentukan negara Indonesia. Salah satu tahapan kunci adalah musyawarah yang dilakukan oleh badan yang disebut sebagai BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Dalam tahapan tersebut, para tokoh bangsa membahas berbagai aspek fundamental tentang dasar negara dan bentuk pemerintahan yang diinginkan. Berdasarkan informasi tersebut, manakah yang menunjukkan proses yang terjadi setelah BPUPKI menyelesaikan tugasnya?

a)

BPUPKI merumuskan dan mengesahkan UUD 1945 tanpa adanya perubahan apapun

b)

BPUPKI melanjutkan proses perumusan dengan membentuk PPKI yang kemudian mengesahkan UUD 1945

c)

Setelah BPUPKI selesai, pembentukan UUD 1945 dilakukan oleh pemerintah kolonial Belanda

d)

PPKI melakukan perumusan UUD 1945 berdasarkan draft yang sudah disiapkan oleh BPUPKI

e)

Setelah BPUPKI, para tokoh bangsa melakukan referendum untuk menentukan dasar negara

23.

Norma adalah aturan atau pedoman yang mengatur perilaku dalam masyarakat, yang berlaku untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan. Dalam kehidupan sehari-hari, norma diterapkan dalam berbagai bidang, baik sosial, agama, maupun hukum. Misalnya, norma sopan santun yang mengatur cara berbicara dan berinteraksi dengan orang lain. Penerapan norma yang baik akan mempengaruhi kualitas hubungan sosial di masyarakat.

Dari beberapa contoh berikut, manakah yang paling tepat menunjukkan penerapan norma dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan norma agama, sosial, dan hukum secara bersamaan?

a)

Seseorang yang tidak menghormati orang tua dengan berkata kasar di depan umum, yang kemudian diproses secara hukum karena tindakannya melanggar norma kesopanan dan norma hukum

b)

Seorang pemuda yang menyelesaikan perselisihan dengan teman secara damai tanpa melibatkan pihak luar, berdasarkan norma adat setempat

c)

Seseorang yang selalu datang terlambat ke kantor tanpa konsekuensi apapun, meskipun sudah diberi peringatan secara lisan oleh atasannya

d)

Seorang remaja yang mematuhi ajaran agama dengan berdoa sebelum melakukan aktivitas dan tidak melanggar aturan lalu lintas saat berkendara

e)

Seorang warga yang melanggar aturan lalu lintas, namun mendapat toleransi dari polisi karena alasan pribadi yang dianggap sah

24.

Norma di sekolah berperan penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan saling menghormati antara sesama siswa, guru, dan tenaga pendidik lainnya. Penerapan norma di sekolah tidak hanya meliputi norma kesopanan, tetapi juga norma akademik, serta aturan yang berkaitan dengan keselamatan dan ketertiban.

Manakah dari situasi berikut yang paling menunjukkan penerapan norma yang tepat di lingkungan sekolah?

a)

Seorang siswa yang selalu mengerjakan tugas dengan jujur dan tepat waktu meskipun temannya sering mencontek dalam ujian, karena ia sadar bahwa hal itu mencerminkan norma kejujuran dan disiplin akademik

b)

Seorang guru yang memberikan hukuman fisik kepada siswa yang terlambat datang ke sekolah meskipun itu melanggar norma sosial yang ada

c)

Seorang siswa yang membuli temannya di kelas karena perbedaan penampilan, namun tidak ada tindakan yang diambil oleh pihak sekolah karena dianggap sebagai masalah pribadi

d)

Seorang siswa yang membawa senjata tajam ke sekolah, tetapi pihak sekolah tidak mengambil tindakan apa-apa karena itu dianggap hak pribadi siswa

e)

Seorang siswa yang selalu berbicara kasar kepada guru di kelas, dan guru tersebut membiarkannya karena tidak ingin membuat situasi semakin tegang

25.

Dalam konteks globalisasi, penerapan nilai-nilai Pancasila harus mampu menjawab tantangan zaman. Nilai yang dapat diterapkan dari sila keempat dalam era demokrasi digital adalah...

a)

Menjamin kebebasan individu untuk berekspresi tanpa batas

b)

Memperkuat toleransi terhadap keberagaman budaya asing

c)

Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan publik

d)

Mengutamakan kerja sama internasional untuk menciptakan perdamaian dunia

e)

Menerapkan teknologi canggih untuk meningkatkan daya saing bangsa