WorksheetsPSAS MAPIL Farmasi Industri Kelas XI
Total questions: 100
Worksheet time: 2hrs 53mins
Jelaskan langkah-langkah dalam proses produksi obat.
Uji klinis tidak diperlukan dalam proses produksi obat.
Langkah-langkah dalam proses produksi obat meliputi penelitian dan pengembangan, uji praklinis, uji klinis, produksi, pengemasan, dan pemantauan pasca-pemasaran.
Proses produksi obat dimulai dengan pengemasan dan pemantauan.
Produksi obat hanya memerlukan pengemasan dan distribusi.
Apa yang dimaksud dengan pengujian kualitas obat?
Pengujian kualitas obat adalah cara untuk meningkatkan penjualan obat.
Pengujian kualitas obat adalah proses untuk memastikan obat memenuhi standar keamanan, efikasi, dan kualitas.
Pengujian kualitas obat tidak perlu dilakukan jika obat sudah terkenal.
Pengujian kualitas obat hanya dilakukan untuk obat-obatan baru.
Sebutkan tiga regulasi farmasi yang penting di Indonesia.
Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Peraturan Menteri Pertanian No. 12 Tahun 2015
Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2016 tentang Obat Tradisional
1) Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, 2) Peraturan BPOM No. 24 Tahun 2017, 3) Peraturan Menteri Kesehatan No. 1010/Menkes/Per/VI/2004
Apa perbedaan antara obat generik dan obat bermerek?
Obat generik tidak memiliki efek samping.
Obat generik hanya tersedia di rumah sakit.
Obat bermerek selalu lebih efektif daripada obat generik.
Obat generik lebih murah dan tanpa merek, sedangkan obat bermerek memiliki nama dan sering kali lebih mahal.
Jelaskan proses formulasi obat generik.
Formulasi obat generik tidak memerlukan penelitian bahan.
Produksi obat generik dilakukan tanpa penyusunan dokumen pendaftaran.
Proses formulasi obat generik melibatkan penelitian, pemilihan bahan, pengujian stabilitas, pengujian bioekivalensi, penyusunan dokumen pendaftaran, dan produksi.
Proses formulasi obat generik hanya melibatkan pengujian bioekivalensi.
Apa saja faktor yang mempengaruhi distribusi obat?
Harga obat
Waktu pengiriman
Jenis kemasan
Sifat fisik dan kimia obat, formulasi, metode distribusi, regulasi, infrastruktur kesehatan, kebutuhan pasien.
Mengapa keamanan obat sangat penting dalam industri farmasi?
Keamanan obat penting untuk melindungi kesehatan pasien dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Keamanan obat hanya diperlukan untuk obat-obatan yang mahal.
Keamanan obat tidak berpengaruh pada reputasi perusahaan.
Keamanan obat hanya penting untuk meningkatkan penjualan.
Sebutkan metode yang digunakan dalam pengujian kualitas obat.
Uji suhu, uji tekanan, uji kelembapan
Uji fisik, uji kimia, uji mikrobiologi, uji stabilitas.
Uji kecepatan, uji ketahanan, uji kebisingan
Uji rasa, uji warna, uji aroma
Apa yang dimaksud dengan Good Manufacturing Practice (GMP)?
Good Manufacturing Practice (GMP) adalah pedoman untuk mengurangi biaya produksi.
Good Manufacturing Practice (GMP) adalah standar untuk pengemasan produk saja.
Good Manufacturing Practice (GMP) adalah metode untuk meningkatkan penjualan produk.
Good Manufacturing Practice (GMP) adalah pedoman untuk memastikan kualitas dan konsistensi produk dalam proses produksi.
Jelaskan peran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
BPOM bertugas untuk mempromosikan produk makanan dan obat.
BPOM hanya mengatur harga obat dan makanan.
BPOM tidak memiliki wewenang dalam pengawasan produk kesehatan.
BPOM mengawasi dan mengatur obat dan makanan untuk memastikan keamanan, kualitas, dan efektivitasnya.
Apa saja komponen yang harus ada dalam label obat?
Harga obat
Nama pasien
Waktu konsumsi
Nama obat, dosis, indikasi, kontraindikasi, efek samping, cara penyimpanan, tanggal kedaluwarsa.
Jelaskan pentingnya stabilitas obat dalam formulasi.
Stabilitas obat hanya penting untuk obat yang sudah kadaluarsa.
Stabilitas obat tidak mempengaruhi keamanan pasien.
Stabilitas obat penting untuk menjaga efektivitas, keamanan, dan kualitas produk.
Stabilitas obat tidak berpengaruh pada kualitas produk.
Sebutkan jenis-jenis sediaan obat yang umum diproduksi.
Sabun, shampoo, deterjen
Teh, kopi, jus
Pasta, krim, lotion
Tablet, kapsul, sirup, salep, injeksi
Apa yang dimaksud dengan bioekivalensi dalam konteks obat generik?
Bioekivalensi adalah kesetaraan antara obat generik dan obat paten dalam hal bioavailabilitas dan efek terapeutik.
Bioekivalensi adalah proses produksi obat generik.
Bioekivalensi mengacu pada harga obat generik yang lebih murah.
Bioekivalensi hanya berlaku untuk obat yang memiliki efek samping yang sama.
Jelaskan proses pengujian klinis sebelum obat dipasarkan.
Pengujian klinis hanya dilakukan setelah obat dipasarkan.
Obat dapat dipasarkan tanpa pengujian klinis.
Proses pengujian klinis sebelum obat dipasarkan meliputi uji pra-klinis, uji fase I, fase II, fase III, dan pengajuan izin.
Proses pengujian klinis hanya melibatkan uji laboratorium.
Apa saja risiko yang terkait dengan penggunaan obat yang tidak aman?
Semua obat memiliki manfaat tanpa risiko
Risiko terkait penggunaan obat yang tidak aman termasuk efek samping, reaksi alergi, interaksi berbahaya, resistensi obat, dan keracunan.
Obat yang tidak aman tidak memiliki efek samping
Penggunaan obat yang aman selalu efektif
Sebutkan langkah-langkah dalam proses distribusi obat.
Penyimpanan, pengelolaan inventaris, dan pengiriman tanpa penerimaan.
Langkah-langkah dalam proses distribusi obat adalah: penerimaan, penyimpanan, pengelolaan inventaris, pengemasan, pengiriman, penerimaan di tujuan, dan penyerahan kepada pasien.
Pengemasan, pengiriman, dan penerimaan tanpa pengelolaan inventaris.
Penerimaan, pengemasan, pengiriman, dan penyerahan tanpa penyimpanan.
Apa yang dimaksud dengan farmakovigilans?
Farmakovigilans adalah proses pengembangan obat baru.
Farmakovigilans adalah pengujian obat sebelum dipasarkan.
Farmakovigilans adalah pengawasan terhadap penggunaan obat di rumah sakit.
Farmakovigilans adalah pengawasan dan penilaian efek samping obat setelah dipasarkan.
Jelaskan perbedaan antara obat resep dan obat bebas.
Obat bebas selalu lebih mahal daripada obat resep.
Obat resep dapat dibeli tanpa persetujuan dokter.
Obat resep hanya tersedia di rumah sakit.
Perbedaan utama antara obat resep dan obat bebas adalah bahwa obat resep memerlukan resep dokter, sedangkan obat bebas dapat dibeli tanpa resep.
Apa saja tantangan yang dihadapi dalam produksi obat di Indonesia.
Tantangan dalam produksi obat hanya terkait dengan biaya tenaga kerja.
Produksi obat di Indonesia tidak terpengaruh oleh regulasi internasional.
Semua obat di Indonesia diproduksi dengan teknologi canggih tanpa masalah.
Tantangan dalam produksi obat di Indonesia meliputi regulasi ketat, infrastruktur terbatas, kurangnya R&D, masalah distribusi, dan persaingan dengan produk impor.
1. Kefarmasian adalah suatu pkelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada ….. yang berkaitan dengan ……. dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien
A. Manusia - Obat
B. Pasien – Sediaan Farmasi
C. Pasien – Obat
D. Pasien – Obat Tradisional
Kefarmasian adalah suatu pkelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada ….. yang berkaitan dengan ……. dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien
A. Manusia - Obat
B. Pasien – Sediaan Farmasi
C. Pasien – Obat
D. Pasien – Obat Tradisional
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 tahun 2009 mengatur tentang
A. Tenaga Kefarmasian
B. Standar Pelayanan Kefarmasian
C. Pekerjaan Kefarmasian
D. Kesehatan
3. Jalur distribusi obat dengan penandaan lingkaran merah dengan garis tepi berwarna hitam dengan huruf K di dalamnya yang benar adalah….
a. Industri Farmasi – PBF - melalui surat pesanan Apotek, Rumah sakit, Puskesmas - Pasien
b. Industri Farmasi – PBF – melalui surat pesanan Apotek, Rumah Sakit – Pasien
c. Industri Farmasi – PBF – melalui LP-LPO ke Puskesmas, Apotek, Rumah Sakit - Pasien
d. Industri Farmasi – PBF – melalui surat pesanan Apotek, Rumah Sakit, Toko Obat – Pasien
4. Perusahaan berbentuk badan hukum yang memiliki izin untuk pengadaan, penyimpanan, penyaluran perbekalan farmasi dalam jumlah besar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan disebut…
a. Apotek
b. Pedagang Besar Farmasi
c. Klinik
d. Pabrik Obat
5. KIE yang diberikan untuk pasien hipertensi adalah… (kecuali)
Hindari makanan kacang-kacangan
Diet DASH
Hindari stress
Minum Obat secara rutin
Berolahraga rutin
6. KIE penting diberikan pada pasien… (kecuali)
a. Geriatri dan pediatri
b. Pasien yang tidak ingin berobat ke dokter
c. Mendapat 5 macam obat atau lebih
d. Mendapat obat yang mepunyai index terapi sempit, misal teofilin, digoksin, fenitoin
e. Mendapat obat dengan teknik khusus, seperti inhaler, suppositoria
7. Seorang pasien datang ke apotek, menyaimpaikan keluhannya bahwa obat captopril yang diresepkan dokter kemaren malam belum dirasakan efeknya. Saran yang diberikan farmasis adalah….
A. Mengganti obat dengan golongan antihipertensi lainnya
b. Melanjutkan obat yang diberikan sampai 3 hari, apabila tidak ada perubahan disarankan kembali ke dokter
c. Memberikan obat tambahan lainnya
d. Hentikan pemakaian obat dan langsung disarankan untuk ke dokter yang lain
e. Berikan captopril paten dengan harga yang lebih mahal
8. Penggunaan obat yang harus diberikan setelah makan karena dapat mengiritasi lambung adalah …..
a. Paracetamol
b. Omeprazole
c. Asam Mefenamat
d. Norit
e. Amoksisilin
9. Suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien merupakan pengertian dari ….
A. Tenaga Kefarmasian
B Tenaga kesehatan
C. Pelayanan kefarmasian
D Pekerjaan kefarmasian
e. Pelayanan Kesehatan
Tuliskan Peraturan yang mengatur tentang Pekerjaan kefarmasian
11. Unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah kerja disebut
A. Apotek
B. Puskesmas
C. Rumah sakit
D. Posyandu
E. Toko Obat
12. Tuliskan Peraturan yang mengatur tentang Standar Pelayanan kefarmasian di Apotek
13. Hitunglah persen dosis obat dibawah ini, jika diketahui DM Dewasa Chlorpeniramin maleat 1 hari = 40 mg (15 poin)
dr. Santoso
SIP. 024/DPMPTSP/2020
JL Merdeka No. 1 Palembang
R/ Chlorpeniramin Maleat III
m.f. pulv No. V
S. 1dd PI
Pro : Cantika (6th)
14. Apa yang dimaksud dengan pekerjaan kefarmasian
Tuliskan Peraturan yang mengatur tentang Standar pelayanan farmasi di rumah sakit
Bagaimanakah pengelolaan resep yang tepat di apotek ?
Resep dipisahkan berdasarkan golongan obat, diurutkan berdasarkan tanggal pembuatan resep, dan disimpan minimal 3 tahun sebelum dimusnahkan
Resep dipisahkan berdasarkan khasiat/farmakologi obat, diurutkan berdasarkan tanggal pembuatan resep, dan disimpan minimal 3 tahun sebelum dimusnahkan
Resep dipisahkan berdasarkan dokter yang menuliskan resep, diurutkan berdasarkan tanggal pembuatan resep, dan disimpan minimal 3 tahun sebelum dimusnahkan
Resep dipisahkan berdasarkan golongan obat, diurutkan berdasarkan tanggal pembuatan resep, dan disimpan minimal 5 tahun sebelum dimusnahkan
Resep dipisahkan berdasarkan khasiat/farmakologi obat, diurutkan berdasarkan tanggal pembuatan resep, dan disimpan minimal 1 tahun sebelum dimusnahkan
1. Nama dokter
2. Tanda PCC
3. Alamat dan nomor resep praktik dokter
4. Nomor resep
5. Nama apotek
6. Nama pasien
7. Nama apoteker penanggung jawab
Komponen apa saja yang terdapat dalam resep ?
1 , 2, 3 dan 4
1, 3, 4, dan 6
2, 3, 5 dan 7
3, 4, 5 dan 7
4, 5, 6 dan 7
1. Nama dokter
2. Tanda PCC
3. Alamat dan nomor resep praktik dokter
4. Nomor resep
5. Nama apotek
6. Nama pasien
7. Nama apoteker penanggung jawab
Komponen apa saja yang terdapat dalam salinan resep ?
1 , 2, 3 dan 4
1, 3, 4, dan 6
2, 5, 6 dan 7
3, 4, 5 dan 7
4, 5, 6 dan 7
1. Penerimaan
2. Penyimpanan
3. pemeriksaan ketersediaan
4. pemusanahan
5. penyiapan sediaan farmasi
6. pemberian informasi
7. Retur
Yang termasuk tahapan pelayanan resep adalah
1, 3, 5 dan 6
1, 3, 5 dan 7
2, 3, 4 dan 7
2, 4, 6 dan 7
3, 4, 5, dan 6
Jika seorang pasien berniat menebus setengah resep dahulu yang terdapat antibiotik karena uangnya kurang, tindakan yang paling tepat adalah
Menyarankan untuk menebus antibiotik seluruhnya (jumlah yang diminta dokter dalam resep) dan setengahnya untuk obat lainnya
Membolehkan untuk menebus antibiotik setengahnya dahulu asal pasien berjanji untuk membeli setengahnya lagi jika sudah ada uangnya
Langsung menolaknya dan meminta pasien menebus ditempat lain
Menanyakan terlebih dahulu boleh tidaknya kepada dokter yang memeriksanya
Langsung menggantinya dengan obat yang lebih murah
Seorang anak berusia 1 tahun menangis dan rewel, ternyata anak tersebut mengalami demam, lalu ibunya pergi ke apotek untuk membeli obat penurun panas, karena demamnya tidak terlalu tinggi TTK memberikan obat sesuai dosis untuk anak tersebut, obat tersebut adalah
Aspirin
Proris
CTM
Sanadryl sirup
OBH Combi plus
Berikut ini merupakan resep yang boleh dibuatkan copy resepnya adalah
Pada resep tertulis tanda “iter” atau pasien belum membeli obat seluruhnya
Pada resep tertulis tanda “det orig”
Pada resep tertulis tanda “det 1x”
Pada resep tertulis tanda “cito”
Pada resep tertulis tanda ‘nedet”
Swamedikasi terjadi pada kasus
Pasien datang ke apotek dan menanyakan obat yang cocok dengan keluhan batuk pilek
Pasien datang dengan membawa resep dokter
Pasien datang hendak membeli obat bius
Pasien datang mengeluh sakit jantung
Pasien datang dengan membawa anaknya yang kejang – kejang
Bagaimanakah sikap anda jika ada resep iter 1 kali, tetapi pasien meminta untuk diberikan sekaligus
Menolak langsung
Menolak secara halus tanpa informasi
Menolak secara halus dengan menginformasikan obat akan segera diberikan setelah obat yang ditebus pertama habis
Memperbolehkannya dengan alasan kepraktisan
Memberikan obat alternatif lain yang sejenis
Jika ada pelanggan setia datang untuk membeli obat yang sama seperti dalam resep 1 tahun lalu yang telah ditebusnya karena mengira penyakitnya sama, tindakan petugas sebaiknya
Menolak dengan halus dan memintanya memeriksa diri dulu ke Dokter
Langsung menolak
Memberikan alternatif obat dari golongan obat bebas atau bebas terbatas lainnya yang diduga mirip khasiatnya
Memberikan alternatif obat dari golongan obat bebas atau bebas terbatas lainnya yang diduga mirip khasiatnya
Menelepon Dokter yang bersangkutan menanyakan hal tersebut
Pelayanan Kefarmasian di Apotek meliputi 2 (dua) kegiatan yang bersifat manajerial berupa pengelolaan Sediaan Farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai dan pelayanan farmasi klinik
Sebutkan secara berurutan pengelolaan sediaan farmasi di Apotek
Perencanaan, Penerimaan, Pengadaan, Penyimpanan, Pemusnahan, Pengendalian, Pencatatan, dan Pelaporan
Perencanaan, Pengadaan, Penerimaan, Penyimpanan, Pemusnahan, Pengendalian, Pencatatan, dan Pelaporan
Perencanaan, Pengadaan, Penerimaan, Penyimpanan, Pemusnahan, Pengendalian, Pencatatan, dan Pelaporan
Pengadaan, Perencanaan, Penerimaan, Penyimpanan, Pemusnahan, Pengendalian, Pencatatan, dan Pelaporan
Seorang TTK menerima barang dari distributor dan harus disimpan pada suhu 2-8°C
Obat-obatan yang diterima adalah
1. Insulin
2. Mecobalamin injeksi
3. Asam tranexamat injeksi
4. Oxytocin injeksi
5. Cefoperason Sulbactam injeksi
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
1 dan 4
Untuk menjamin kualitas pelayanan Kefarmasian maka pengadaan Sediaan Farmasi harus melalui jalur resmi sesuai ketetntuan peraturan perundang-undangan
Manakah yang dikatakan jalur resmi?
Apotek
Pedagang Besar Farmasi
Rumah Sakit
Puskesmas
Di Rumah Sakit ada beberapa jenis obat yang persediaannya hampir habis, Apoteker meminta kepada Tenaga Teknis Kefarmasian untuk membuat surat pesanan (SP) kepada disributor.
Siapakah yang bertanda tangan pada SP tersebut?
Tenaga Tehnis Kefarmasian
Apoteker Penanggung Jawab
Dokter Penanggung Jawab Pasien
Direktur Rumah Sakit
Seorang Tenaga Tehnis Kefarmasian yang sedang bertugas di gudang farmasi, menerima obat dari Pedagang Besar Farmasi
Apakah hal-hal yang harus diperhatikan oleh TTK tersebut?
Kesesuaian obat yang diterima dengan faktur
Kesesuaian obat dengan perencanaan
Kesesuaian obat dengan penyimpanan
Kesesuaian obat dengan pengadaan
Setiap akhir bulan di gudang farmasi Rumah Sakit melakukan stock Opname Pada saat stock opname terjadi selisih
Melakukan perbaikan pada kartu stok dengan langsung memotong di kartu stok 100 vial
Melakukan pengecekan di buku barang masuk dan keluar
Melaporkan ke Apoteker penanggung jawab gudang farmasi
Membiarkan kejadian tersebut dan pura-pura tidak tahu
Seorang TTK menerima obat dari distributor kemudian akan disimpan digudang farmasi, ada beberapa obat yang diperlukan perlakuan khusus pada penyimpanannya seperti insulin.
Berapakah suhu penyimpanan obat tersebut?
2 - 8 °C
9 - 15 °C
15 - 25 °C
25 - 30 °C
Pasien Tn. NS mendapat resep obat kronik Metformin 500 mg 3x1 sebanyak 90 tablet. Doli Apotek Rawat Jalan obatnya tersedia tetapi kadaluarsanya di bulan November tahun 2022
Berapa lamakah obat tersebut diminum dan sampai kapan batas akhir obat itu bisa diminum pasien?
30 hari dan 30 November 2022
60 hari dan 30 November 2022
30 hari dan 1 November 2022
60 hari dan 1 November 2022
Setiap akhir bulan di gudang farmasi melakukan stock opname untuk menghitung kesesuaian obat yang tersedia dengan kartu stock. Pada saat stock opname didapatkan obat Paracetamol infus keluar 20 kali dalam 1 bulan
Bagaimanakah kategori obat tersebut ubtuk membuat perencanaan?
Buffer Stock
Floor stock
Fast Moving
Slow Moving
Setiap tanggal 10 bulan berjalan Apoteker membuat laporan SIPNAP (Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika)
Untuk itu Apoteker meminta data-data kepada TTK untuk melakukan pelaporan tersebut
Apakah data-data yang dibutuhkan apoteker tersebut?
Pengadaan, penerimaan, pengeluaran, sisa stock
Data obat fast moving, slow moving dan stagnan
Pengadaan, penerimaan, perencanaan, sisa stock akhir
Stock awal, penerimaan, pengeluaran, sisa stock
Seorang TTK menerima resep obat
dr. Sehat Selalu
Jln. Baji Gau no.2 Makassar
Tlp. 0411872120
SIP: 001/ Dinkes/ 2000
Makassar 10 Mei 2023
R/ Pantoprazole 20 inj No. III
R/ Antasida tablet No. X
S. 3 x 1 tablet 1/2 jam AC
R/ Amoxicillin 500 mg no. X
S t dd.Tab 1
Untuk : Rian
Umur : 15 tahun
Alamat : Jln. Candrawasih 9A Makassar
Manakah yang termasuk kelompok Praescriptio
Nama dokter penulis resep, No SIP, alamat praktek dan no telpon
Tempat dan tanggal ditulisnya resep
Tanda R/
Nama obat, jumlah dan cara membuat
Seorang TTK menerima resep dari dokter
dr. NASIR, Sp.A
Jln. Dg. Tata 1
Makassar 0411 854021
SIPv023/ 10/ Dinkes/ 2020
Makassar, 14 April 2023
R/ Paracetamol 250 mg
Ambroxol 6 mg
Dexametasone 1 tab
S. T.dd.pulv I
Pro : Maira
Umur : 10 tahun
Alamat: Landak Lama 3
Berapa tablet Parasetamol 500 mg yang dibutuhkan TTK untuk meracik obat tersebut diatas?
1 tablet
3 tablet
5 tablet
10 tablet
Seorang ibu datang ke apotek ingin membeli obat untuk anaknya yang demam, batuk dan flu, umur anak ibu tersebut adalah 10 tahun. TTK menyarankan untuk diberikan obat OBH combi plus sirup
Apakah bentuk pelayanan kefarmasian yang dilakukan oleh TTK tersebut?
Konseling
Pelayanan Informasi Obat
Swamedikasi
Visite
Setelah barang diterima di Instalasi Farmasi perlundilakukan penyimpanan sebelun dilakukan pendistribusian.
Penyimpanan harus dapat menjamin kualitas mutu dan keamanan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai sesuai persyaratan kefarmasian
Apakah persyaratan kefarmasian yang dimaksud?
Suhu penyimpanan, alfabetis, tersimpan, di ruangan yang terkunci pengelompokkan sesuai bentuk sediaan farmasi, alat kesehatan, dan baham medis habis pakai
Terlindung dari cahaya, FEFO, LASA, dan high alert
Stabilitas, keamanan, sanitasi, cahaya, kelembaban, ventilasi, penggolongan jenis sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai
Stabilitas obat, terlindung dari cahaya, sesuai suhu penyimpanan dan disimpan di ruangan yang terkunci
Seorang TTK mendistribusikan obat ke ruangan perawatan rawat inap . Obat ceftriaxone injeksi dengan dosis intravena/ 12 jam sebanyak 2 vial, ketorolac 30 mg injeksi intra vena/ 12 jam sebanyak 2 ampul, Ranitidine 150 mg/ 12 jam sebanyak 2 ampul
Bagaimanakah sistem pendistribusian sediaan farmasi tersebut?
Floor stock
Resep perorangan
Unit Dosis
One Day Dosis
Runah Sakit harus dapat menyediakan lokasi penyimpanan obat narkotika dan psikotropika di Apotek
Tempat penyimpanan harus tidak mudah diakses orang luar dan terhindar dari penyalahgunaan serta pencurian
Bagaimanakah sistem penyimpanan obat tersebut?
Disimpan pada unit perawatan pasien dilengkapi pengaman, harus diberi label yang jelas dan disimpan pada area yang dibatasi ketat
Anak kunci lemari khusus harus dikuasai oleh penanggung jawab/ TTK yang dikuasakan
Tidak boleh bercampur dengan persediaan obat untuk kebutuhan lain
Meletakkan obat pada tempat yang tidak berdekatan, minimal dengan jeda satu jenis obat yang berbeda
Berdasarkan pada gambar, komoditi yang merupakan sediaan farmasi adalah?
1 dan 2
2 dan 4
1 dan 4
2 dan 3
3 dan 4
Apabila apotek melakukan pengadaan rutin setiap satu minggu. Berdasarkan data diatas obat yang manakah yang akan kalian tulis pada buku defecta?
Sanmol sirup dan proris sirup
Inpepsa sirup dan proris sirup
Bodrexin sirup dan proris sirup
Sanmol dan Inpepsa sirup
Sanmol dan Bodrexin sirup
Ana adalah seorang asisten tenaga teknis kefarmasian di apotek, saat mengecek barang ternyata terdapat barang yang kosong, disaat bersamaan datang pasien yang memesan obat tersebut, kebetulan di hari itu ada kunjungan dari PBF langganan apotek yang menawarkan jenis barang yang kosong tersebut, apakah yang sebaiknya dilakukan Ana?
Menolak pesanan pembeli karena stok obatnya kosong dan tidak memesan obat tersebut ke PBF
Langsung memesan obat tersebut ke PBF yang datang karena obatnya sudah ada yang akan membeli
Segera mengkonfirmasi kepada apoteker tentang obat yang stoknya habis dan apabila sudah disetuji langsung memesan ke PBF
Menayakan apakah PBF tersebut memberikan diskon apabila Ana langsung memesan, dan segera melakukan pemesanan obat
Mencatat obat yang kososng pada buku defecta dan menunggu apoteker mengecek buku defecta tersebut
Pemilihan pemasok (PBF) merupakan kegiatan yang sangat penting dalam melakukan perancanaan dan pengadaan perbekalan farmasi. Hal yang paling perlu diperhatikan dalam pemilihan PBF adalah…………
Ketersediaan obat
Jarak PBF dari apotek
Bonus atau diskon obat
Legalitas pemasok (PBF)
Harga obat yang dipesan
Berdasarkan pada gambar, obat yang harus dipesan dengan menggunakan Surat Pesanan Obat Obat Tertentu adalah……..
1 dan 2
3 dan 5
2 dan 5
4 dan 5
2 dan 4
Penerimaan merupakan kegiatan untuk menjamin kesesuaian surat pesanan yang dikirim dengan kondisi fisik yang diterima. Berikut ini merupakan tahapan penerimaan obat secara runut adalah……………….
Cek kondisi fisik barang dengan teliti supaya bila ada ketidak sesuaian bisa langsung diretur kepetugas pembawa obat dan melakukan pembayaran kepada PBF
Cek nama PBF dan pemesan; barang disimpan di ruang karantina sambil menunggu waktu luang untuk mengentri data pembelian barang di komputer
Cek keaslian faktur dan nama PBF dan pemesan, cek surat pesanan dan SP, barang disimpan di gudang untuk diperiksa lebih lanjut, penginputan barang ke komputer dan menuliskan rekap faktur
Cek keaslian faktur dan nama PBF dan pemesanan; cek surat pesanan dengan faktur; dan cek dengan jumlah barang, bentuk sediaan, dan diskon sesuai surat pesanan; barang disimpan di ruang karantina
Cek keaslian faktur dan nama PBF dan pemesan; cek kesesuaian surat pesanan dengan faktur; cek jumlah barang, bentuk sediaan, dan diskon sesuai dengan surat pesanan; cek fisik barang, no bets, dan tanggal kadaluarsa
Memperhatikan tanggal kadaluwarsa sangat penting saat penerimaan barang. Pada saat menerima barang dari PBF, apabila terdapat salah satu barang yang tanggal kadaluwarsanya kurang dari satu tahun, sebagai asisten tenaga farmasi hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah…….
Meretur barang tersebut
Menerima barang tersebut
Mengkonfirmasi kepada PBF
Mengkonfirmasikan kepada apoteker
Menukar dengan masa kadaluarsa lebih panjang
Dimanakah tempat penyimpanan yang tepat untuk sediaan diatas?
A pada lemari pendingin; B pada rak obat keras OOT
A pada rak OTC khusus OOT; B pada lemari Narkotika
A pada rak obat keras; B pada rak OTC khusus Jamu
A pada rak OTC; B pad arak OTC khusus prekursor
A pada freezer; B pada rak obat keras khusus OOT
Budi melakukan pelabelan untuk obat dan bahan kimia yang digunakan untuk mempersiapkan obat secara jelas dan terbaca serta memuat nama, tanggal pertama kemasan terbuka, tanggal kadaluarsa dan peringatan khusus. Termasuk kegiatan apakah yang dilakukan budi……………
Penyimpanan
Pengendalian
Distribusi obat
Perencanaan kebutuhan
Pelayanan obat menurut permintaan
Sistem yang paling cocok digunakan untuk menyimpan sediaan diatas adalah……..
(1) dan (3) dengan FEFO; (2) dengan FIFO
(1) dan (3) dengan FEFO; (2) dengan FIFO
(2) dan (3) dengan FEFO; (1) dengan FIFO
(1) dan (2) dengan FIFO; (3) dengan LIFO
(1) dan (2) dengan FIFO; (3) dengan FIFO
Tugas kepala gudang farmasi adalah sebagai berikut, kecuali………..
Menyiapkan penerimaaan pegawai dan mutasi pegawai
Mengevaluasi laporan tentang mutu obat
Memberi informasi tentang pengelolaan mutu obat
Melakukan persiapan rencana pencatatan, pelaporan, dan peggunaan obat
Bertanggung jawab dalam penyimpanan dan pendistribusian perbekalan farmasi
Perencanaan merupakan kegiatan yang digunakan untuk menetapkan jenis dan jumlah obat yang akan diadakan. Proses perencanaan obat di gudang farmasi berdasarkan pada data………..
Formularium Nasional
Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN)
Pencatatan pemakaian obat Rumah sakit
LPLPO yang disampaikan puskesmass
Surat Pesanan Rumah sakit
LPLPO adalah singkatan dari………..
Laporan penerimaan dan laporan pemusnahan obat
Laporan pemakaian dan lembar pendistribusian obat
Laporan penerimaan, pengeluaran dan laporan pengadaan obat
Lembar pemakaian dan lembar permintaan obat
Laporan penjualan dan laporan pembelian obat
Yang merupakan kegiatan pengadaan di gudang farmasi kabupaten/kotamadya adalah……….
1,2,3,4
2,3,4,5
1,2,3,5
1,3,4,5
1,2,4,5
Kesalahan pengambilan obat sering terjadi, Untuk menghindari terjadinya hal tersebut sebaiknya penyimpanan sediaan farmasi dilakukan dengan……..
Disimpan ditempat sejuk
Obat yang tergolong LASA disimpan terpisah
Disimpan terlindung dari cahaya langsung
Disimpan dengan system FIFO
Disimpan dengan sistem FEFO
Suatu bagian/ unit/ divisi atau fasilitas rumah sakit, temapat penyelenggaraan semua kegiatan pekerjaan kefarmasian yang ditunjukan untuk keperluan rumah sakit adalah……..
Apotek
IFRS
Rumah sakit
Puskesmas
Gudang farmasi
Kriteria sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai yang meliputi kriteria umum dan kriteria mutu obat termasuk dalam hal-hal yang perlu diperhatikan pada kegiatan………
Perencanaan kebutuhan
Pemilihan
Pembelian
Pengadaan
Penjualan
1. Pengkobinasian metode VEN dan ABC dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan obat dari suatu instalasi kesehatan, missalnya saja pengkobinasian Vital-Always, Nonessenstial-control, essensial-better, vital-control dan masih banyak lagi. Jika dilihat dari macam-macam obat dibawah ini, kelompok obat mana yang termasuk ke dalam vital-control?
Vitamin B kompleks
Caladine
Parasetamol
ISDN
Vitamin D
Berdasarkan hasil penelitian di kota padang, kasus penderita TB paru terbesar yaitu pada usia 45-64 tahun yaitu sebanyak 9.100 penderita, namun jika dilihat dari jumlah anggota populasi untuk tiap kelompok usia angka presentasi tertinggi penderita ada pada kelompok usia lebih dari 65 tahun yaitu sebesar 21,77%. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2013 dimana pada tahun tersebut kasus TB paru semakin meningkat tiap bulannya. Berdasarkan data tersebut, suatu fasilitas di Kota Padang akan melakukan perencanaan dan pemilihan obat. Metode yang tepat untuk kasus tersebut adalah……………
Konsumsi
Jenis kelamin
Usia
Epidemiologi
Pendapatan daerah
Jika suatu rumah sakit baru dibangun, maka sistem pengadaan perbekalan farmasi menggunakan metode……….
Konsumsi
Epidemiologi dan formularium
Formularium rumah sakit
Kombinasi konsumsi dan epidemiologi
Epidemiologi
Instansi yang menerapkan pelaksanaan CPOB adalah....
a. Apotek dan instalasi farmasi
b. Industri farmasi dan apotek
c. Industri farmsi dan puskesmas
d. Instalasi farmasi dan PBF
e. Instalasi farmasi dan industri farmasi
Pernyataan berikut yang bukan termasuk ke dalam penerapan aspek-
aspek CPOB adalah ...
a. Personalia
b. Bangunan dan Fasilitas
c. Pelayanan
d. Sanitasi dan Higiene
e. Peralatan
Pernyataan persen untuk larutan gas dalam cairan adalah ....
a. b/v
b. b/b
c. v/v
d. v/b
e. o/m
Suatu zat dikatakan mudah larut, berarti jumlah bagian pelarut yang
diperlukan untuk melarutkan 1bagian zat tersebut adalah ....
a. Kurang dari 1
b. 1 sampai 10
c. 10 sampai 30
d. 30 sampai 100
e. 100 sampai 1000
Pada kemasan Paracetamol 500 mg, tertulis 06-14, angka tersebut
berarti ....
a. Waktu pembuatan obat tersebut
b. Waktu penyimpanan kemasan obat tersebut
c. Waktu batas terakhir pemakaian kemasan obat tersebut
d. Waktu pembuatan obat dan kemasan tersebut
e. Waktu batas terakhir obat masih memenuhi syarat baku
Suatu zat X mempunyai kelarutan dengan perbandingan 3 : 75, maka
zat tersebut dikatakan.....
a. Sangat sukar larut
b. Sangat mudah larut
c. Larut
d. mudah larut
e. agak sukar larut
Obat yang disimpan di tempat di lemari pendingin memiliki suhu....
a. 8 – 150C
b. 0 - 150C
c. 30 - 400C
d. 15 - 300C
e. 2 - 80C
Injeksi vitamin C menggunakan wadah...
a. Tertutup baik
b. Tertutup rapat
c. Dosis tunggal
d. Dosis satuan
e. Satuan ganda
Waktu yang menunjukkan batas terakhir obat masih memenuhi syarat
baku....
a. Suhu penyimpanan
b. Daluarsa
c. Batch
d. Lot
e. Kemasan
Wadah yang dapat mencegah menembusnya udara/gas adalah....
a. Wadah tertutup baik
b. Wadah tertutup rapat
c. Wadah dosis satuan
d. Wadah tertutup kedap
e. Wadah dosis ganda
Instalasi di Rumah Sakit yang membidangi tentang distribusi sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan adalah...
Intalasi Gizi
Instalasi Rekam Medik
Instalasi Farmasi
Instalasi Gawat Darurat
Instalasi farmasi dipimpin oleh seorang...
sarjana farmasi
dokter
apoteker
ahli madya farmasi
Unit pelayanan di IFRS yang menyelenggarakan proses pencucian, pengemasan, sterilisasi terhadap semua alat atau bahan yang membutuhkan kondisi steril adalah...
ICU
CSSD
IGD
kamar operasi
Kegiatan pemantauan setiap respons terhadap obat yang tidak dikehendaki (ROTD) yang terjadi pada dosis lazim yang digunakan pada manusia untuk tujuan profilaksis, diagnosis, dan terapi adalah...
MESO
EPO
PIO
PTO
Pelayanan langsung yang diberikan kepada pasien dalam rangka meningkatkan outcome terapi dan meminimalkan resiko terjadinya efek samping obat disebut pelayanan...
Farmasi Klinik
Farmasi Industri
Farmasi Terapan
Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit
Yang bukan merupakan tujuan dari pengelolaan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan adalah...
mengelola sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan yang efektif dan efisien
menerapkan farmakoekonomi dalam pelayanan
meningkatkan kompetensi/ kemampuan tenaga farmasi
melakukan perencanaan yang akurat
Visite juga dapat dilakukan pada pasien yang sudah keluar dari rumah sakit atas permintaan pasien yang biasa disebut dengan...
pelayanan farmasi komunitas
pelayanan farmasi masyarakat
pelayanan farmasi terapan
home pharmacy care
Berikut merupakan kegiatan yang dilakukan dalam PIO, kecuali...
menjawab pertanyaan
membuat leaflet, buletin, poster, newsletter
melakukan penyuluhan bagi pasien rawat jalan dan rawat inap
memantau terapi obat dan efek samping obat
