NEW
Font size
WorksheetsPemahaman MTBS dan Sesak Napas pada Anak
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Yuni merasa tidak nyaman dan sering merasa cemas. Dia juga mengalami perubahan suasana hati dan kesulitan berkonsentrasi. Nah, Adi, apa saja gejala umum dari MTBS yang mungkin dialami Yuni?
Gejala umum dari MTBS termasuk kecemasan, depresi, perubahan suasana hati, dan kesulitan berkonsentrasi.
Kelelahan fisik yang berlebihan
Kenaikan berat badan yang signifikan
Peningkatan nafsu makan
Hai Titi, Faisal, dan Hadi! Yuk, kita cari tahu tentang gejala yang sering muncul pada anak dengan MTBS. Sebutkan tiga gejala yang mungkin kalian temui!
Demam tinggi
1) Penurunan berat badan, 2) Edema, 3) Gangguan pertumbuhan.
Sakit kepala
Kenaikan berat badan
Halo Titi dan Angga! Bagaimana cara kita membedakan MTBS dengan penyakit pernapasan lainnya? Yuk, kita cari tahu!
MTBS hanya dapat didiagnosis dengan rontgen.
Gejala MTBS sama dengan flu biasa.
Penyakit pernapasan lainnya tidak memerlukan pemeriksaan laboratorium.
MTBS dapat dibedakan dengan gejala spesifik dan pemeriksaan laboratorium.
Joko dan Ina sedang bermain, tetapi tiba-tiba Arif mengalami sesak napas! Apa yang sebaiknya mereka lakukan?
Segera hubungi layanan darurat jika sesak napas tidak membaik.
Biarkan anak berbaring dan tunggu sampai sesak napas hilang.
Ajak anak bermain di luar untuk menghirup udara segar.
Berikan anak makanan berat untuk mengalihkan perhatian.
Rani dan Agung sedang belajar tentang kesehatan. Mereka penasaran, apa sih penyebab sesak napas pada anak yang menderita MTBS? Yuk, kita cari tahu!
Kekurangan gizi
Paparan asap rokok
Alergi makanan
Infeksi paru-paru, peradangan, penumpukan cairan, jaringan parut.
Rahman dan Angga sedang berdiskusi tentang peran orang tua dalam mengatasi gejala MTBS pada anak. Apa yang sebaiknya dilakukan orang tua untuk membantu anak mereka?
Memberikan obat tanpa konsultasi dokter.
Memberikan dukungan emosional dan nutrisi yang baik.
Membiarkan anak bermain tanpa pengawasan.
Mengabaikan gejala dan berharap anak sembuh sendiri.
Hai Dewi dan Mega! Yuk, kita bahas bagaimana MTBS dapat mempengaruhi kualitas hidup anak-anak seperti Ina. Apa pendapat kalian?
MTBS hanya berfokus pada aspek fisik anak.
MTBS dapat mengurangi interaksi sosial anak.
MTBS dapat meningkatkan akses pendidikan, keterampilan sosial, dan dukungan emosional anak, yang berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih baik.
MTBS tidak memiliki dampak pada pendidikan anak.
Dedi dan Dewi sedang berdiskusi tentang langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil untuk menghindari MTBS. Apa saja yang mereka temukan?
Menghindari imunisasi sama sekali
Makanan cepat saji sebagai sumber utama nutrisi
Pemberian susu formula secara eksklusif
Pemberian ASI eksklusif, makanan bergizi, imunisasi, pemantauan pertumbuhan, edukasi orang tua.
Agus dan Angga sedang belajar tentang kesehatan. Mereka ingin tahu, apa saja tanda-tanda darurat yang harus diwaspadai pada anak yang mengalami sesak napas?
Batuk kering yang berkepanjangan
Demam tinggi tanpa gejala lain
Keringat berlebih saat tidur
Kesulitan bernapas parah, suara napas abnormal, kulit membiru, penggunaan otot bantu pernapasan, perubahan kesadaran.
Joko dan Yuni sedang belajar tentang pengobatan untuk anak dengan MTBS. Mereka penasaran, bagaimana sih pengobatan yang umum dilakukan untuk anak-anak yang mengalami kondisi ini?
Pengobatan dengan hanya obat antituberkulosis.
Terapi gizi tanpa pengobatan obat.
Pengobatan dengan antibiotik umum.
Pengobatan kombinasi terapi gizi dan obat antituberkulosis.
