wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Last meeting quiz

Total questions: 30

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang terjadi jika total nilai kredit lebih besar dari debit dalam neraca pembayaran?

a)

Defisit neraca pembayaran

b)

Surplus neraca pembayaran

c)

Tidak ada perubahan

d)

Keseimbangan neraca pembayaran

2.

Apa yang termasuk dalam neraca modal?

a)

Ekspor dan impor barang

b)

Transfer aset tetap dan bantuan luar negeri

c)

Pendapatan dari investasi

d)

Pembayaran utang luar negeri

3.

Apa yang terjadi jika cadangan devisa suatu negara meningkat?

a)

Negara mengalami defisit

b)

Negara memiliki surplus

c)

Negara tidak memiliki utang

d)

Negara tidak melakukan transaksi internasional

4.

Apa yang dicatat dalam Capital Account?

a)

Perdagangan barang dan jasa

b)

Cadangan devisa

c)

Transaksi investasi langsung

d)

Transfer aset tetap dan tidak berwujud

5.

Apa yang dapat menjadi dampak dari defisit Current Account?

a)

Ketergantungan pada pendanaan eksternal

b)

Peningkatan cadangan devisa

c)

Pengurangan utang luar negeri

d)

Peningkatan daya saing ekspor

6.

Kebijakan moneter ekspansif perlu dilakukan oleh bank sentral ketika:

a)

Nilai tukar rupah merosot

b)

Inflasi tinggi

c)

Tingkat pengagguran tinggi

d)

Terjadi ketimpangan distribusi pendapatan

7.

Kenaikan rasio cadangan wajib akan berdampak pada:

a)

Menaikkan jumlah uang beredar

b)

Meningkatkan kredit perbankan

c)

Menaikkan inflasi

d)

Menurunkan pertumbuhan ekonomi

8.

Ketika terjadi depresiasi rupiah terhadap US Dollar dalam tingkatan yang sangat parah, Bank Indonesia perlu melakukan:

a)

Menaikkan BI rate

b)

Menurunkan rasio cadangan wajib

c)

Membeli surat berharga

d)

Memperlonggar persyaratan kredit

9.

Kebijakan moneter kontraktif dapat dilakukan oleh bank sentral dengan:

a)

Menurunkan suku bunga

b)

Menurunkan rasio cadangan wajib

c)

Menjual surat berharga

d)

Jawaban A dan B benar

10.

Kebijakan moneter yang dapat berdampak pada peningkatan daya saing produk ekspor Indonesia di pasar internasional adalah:

a)

Menaikkan tingkat diskonto

b)

Menaikkan BI rate

c)

Memperketat persyaratan kredit perbankan

d)

Menurunkan reserve requirement

11.

Apa yang menjadi simbol kedaulatan ekonomi Indonesia pada tahun 1946?

a)

Rupiah Digital

b)

Oeang Republik Indonesia (ORI)

c)

Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

d)

Menurunkan reserve requirement

12.

Kerangka kerja kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Indonesia saat ini adalah:

a)

Fixed exchange rate system

b)

Inflation targeting framework

c)

Kebijakan proteksionisme

d)

Gold standard

13.

Ketika inflasi berada di atas target, kebijakan moneter yang biasanya diterapkan adalah:

a)

Penurunan suku bunga

b)

Peningkatan rasio cadangan wajib

c)

Penurunan pajak korporasi

d)

Peningkatan subsidi pemerintah

14.

Bagaimana inklusi keuangan dapat mempengaruhi inflasi?

a)

Meningkatkan permintaan agregat melalui peningkatan konsumsi

b)

Menurunkan suku bunga secara langsung

c)

Mengurangi jumlah uang yang beredar

d)

Tidak ada pengaruh yang signifikan

15.

Salah satu instrumen yang digunakan oleh bank sentral untuk meningkatkan inklusi keuangan adalah:

a)

Kebijakan moneter ketat

b)

Penyediaan layanan perbankan digital

c)

Penurunan pajak untuk perusahaan besar

d)

Pengurangan uang yang beredar

16.

Apa peran lembaga keuangan mikro dalam inklusi keuangan?

a)

Meningkatkan akses kredit bagi individu dan usaha kecil

b)

Hanya memberikan pinjaman kepada perusahaan besar

c)

Mengontrol inflasi di pasar

d)

Mengurangi jumlah transaksi tunai

17.

Apa tujuan utama pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024?

a)

Mengetahui tingkat pendapatan masyarakat

b)

Mengukur tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat

c)

Mengembangkan aplikasi keuangan berbasis digital

d)

Menentukan kebijakan pajak baru

18.

Parameter apa saja yang digunakan untuk mengukur literasi keuangan dalam SNLIK?

a)

Pengetahuan, Keterampilan, Keyakinan, Sikap, Perilaku

b)

Pengetahuan, Teknologi, Aksesibilitas, Kepercayaan, Edukasi

c)

Kemampuan, Sikap, Pekerjaan, Gaya Hidup, Akses

d)

Kepercayaan, Keberlanjutan, Perilaku, Pendidikan, Pengalaman

19.

Apa yang dimaksud dengan 'unbanked'?

a)

Individu yang tidak memiliki rekening bank

b)

Individu yang memiliki akses ke semua layanan keuangan

c)

Individu yang memiliki banyak rekening bank

d)

Individu yang hanya

20.

Apa yang dimaksud dengan 'underbanked'?

a)

Individu yang memiliki rekening bank dan kartu kredit

b)

Individu yang hanya menggunakan layanan informal

c)

Individu yang tidak memiliki akses ke layanan keuangan

d)

Individu yang memiliki akses terbatas ke layanan keuangan

21.

Apa yang dimaksud dengan kebijakan makroprudensial?

a)

Kebijakan yang mengatur operasional bank secara individual

b)

Kebijakan yang hanya berfokus pada inflasi

c)

Kebijakan yang mengatur pajak penghasilan

d)

Kebijakan yang bertujuan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan

22.

Salah satu instrumen yang umum digunakan dalam kebijakan makroprudensial adalah:

a)

Cadangan wajib minimum

b)

Tarif pajak

c)

Subsidi untuk sektor tertentu

d)

Pengaturan suku bunga acuan

23.

Mengapa kebijakan makroprudensial penting bagi ekonomi suatu negara?

a)

Untuk meningkatkan daya saing produk lokal

b)

Untuk mengurangi utang luar negeri

c)

Untuk mengatur perdagangan internasional

d)

Untuk mencegah terjadinya krisis keuangan

24.

Apa dampak negatif yang mungkin muncul jika kebijakan makroprudensial tidak diterapkan dengan baik?

a)

Meningkatnya risiko sistemik dalam sektor keuangan

b)

Stabilitas harga yang lebih baik

c)

Pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat

d)

Peningkatan lapangan kerja

25.

Salah satu contoh kebijakan makroprudensial adalah:

a)

Pengurangan suku bunga untuk mendorong investasi

b)

Pembatasan pemberian kredit kepada sektor-sektor berisiko tinggi

c)

Peningkatan anggaran pendidikan

d)

Penurunan pajak untuk perusahaan kecil

26.

Apa tujuan utama dari kebijakan makroprudensial?

a)

Meningkatkan inflasi

b)

Mengatur suku bunga

c)

Mengurangi risiko sistemik

d)

Mencegah kegagalan individu lembaga keuangan

27.

Apa yang dimaksud dengan risiko sistemik?

a)

Risiko yang hanya mempengaruhi satu lembaga

b)

Risiko yang dapat menyebar ke seluruh sistem keuangan

c)

Risiko yang berkaitan dengan inflasi

d)

Risiko yang dihasilkan dari kebijakan moneter

28.

Apa yang menjadi perbedaan utama antara kebijakan makroprudensial dan mikroprudensial?

a)

Makroprudensial menangani risiko sistemik

b)

Mikroprudensial fokus pada sistem keuangan secara keseluruhan

c)

Makroprudensial fokus pada individu lembaga

d)

Mikroprudensial tidak memiliki instrument

29.

Apa yang menjadi fokus utama dari kebijakan mikroprudensial?

a)

Stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan

b)

Kesehatan lembaga keuangan individu

c)

Pengendalian inflasi

d)

Pengaturan pasar modal

30.

Siapakah yang bertanggung jawab atas kebijakan mikroprudensial?

a)

Bank Indonesia

b)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

c)

Bank Indonesia dan OJK

d)

Bank Swasta