wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

S2 MGT

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Manajemen keuangan didefinisikan sebagai …

a)

A. Seluruh aktivitas perusahaan yang hanya fokus pada pencatatan laporan keuangan

b)

B. Aktivitas perusahaan untuk mendapatkan dan menggunakan dana secara efisien

c)

C. Upaya perusahaan untuk meningkatkan laba jangka pendek semata

d)

D. Kegiatan perusahaan dalam menjual produk di pasar modal

2.

2. Salah satu tujuan utama manajemen keuangan adalah …

a)

A. Memaksimalkan keuntungan jangka pendek

b)

B. Memperbesar ukuran perusahaan semaksimal mungkin

c)

C. Memaksimalkan kesejahteraan pemilik perusahaan

d)

D. Mengurangi jumlah karyawan agar efisiensi meningkat

3.

3. Keputusan manajemen keuangan yang terkait dengan pemilihan sumber dana paling ekonomis disebut …

a)

A. Financial decision

b)

B. Investment decision

c)

C. Dividend decision

d)

D. Operating decision

4.

4. Keputusan untuk menentukan berapa besar laba yang dibagikan kepada pemegang saham disebut …

a)

A. Dividend decision

b)

B. Investment decision

c)

C. Financial decision

d)

D. Production decision

5.

5. Konsep Triple Bottom Line dalam tujuan perusahaan tradisional menekankan pada …

a)

D. Shareholder, Stakeholder, dan Supplier

b)

B. Shareholder, Stakeholder, dan Supplier

c)

C. Product, Price, dan Place

d)

D. People, Planet, dan Profit

6.

6. Apa yang menjadi dasar utama Dividend Discount Model (DDM) dalam menilai harga saham?

a)

A. Nilai aset tetap perusahaan

b)

B. Nilai sekarang dari dividen yang akan diterima di masa depan

c)

C. Tingkat bunga deposito bank

d)

D. Harga pasar obligasi pemerintah

7.

7. Model DDM yang mengasumsikan dividen tetap selamanya tanpa pertumbuhan disebut …

a)

A. Gordon Growth Model

b)

B. Variable Growth Model

c)

C. Zero Growth Model

d)

D. H-Model

8.

8. Sebuah perusahaan membayar dividen tetap Rp5.000 per saham setiap tahun. Jika tingkat pengembalian yang disyaratkan investor (ke) adalah 10%, berapakah harga wajar saham menurut Zero Growth Model?

a)

A. Rp40.000

b)

B. Rp45.000

c)

C. Rp50.000

d)

D. Rp55.000

9.

9. Model DDM yang digunakan untuk perusahaan dengan dua tahap pertumbuhan dividen (awal tinggi lalu stabil) disebut …

a)

A. H-Model

b)

B. Zero Growth Model

c)

C. Constant Growth Model

d)

D. Variable Growth Model (Two-Stage DDM)

10.

10. Keunggulan utama H-Model dibanding Two-Stage DDM adalah …

a)

A. Lebih sederhana dan cocok untuk semua perusahaan start-up

b)

B. Mengasumsikan dividen langsung melonjak drastis setiap tahun

c)

C. Menggambarkan transisi pertumbuhan dividen secara bertahap, bukan tiba-tiba

d)

D. Tidak memperhitungkan tingkat return investor

11.
  1. 11. Dalam Baumol Model, saldo kas optimal ditentukan dengan mempertimbangkan …

a)

A. Biaya transaksi dan biaya penyimpanan persediaan

b)

B. Biaya transaksi dan biaya peluang memegang kas

c)

C. Variabilitas arus kas harian dan tingkat bunga

d)

D. Proyeksi kas di masa depan dan biaya diskonto

12.

12. Perbedaan utama Miller-Orr Model dibandingkan Baumol Model adalah …

a)

A. Miller-Orr mengasumsikan arus kas stabil, sedangkan Baumol acak

b)

B. Baumol menggunakan batas atas-bawah, sedangkan Miller-Orr hanya saldo rata-rata

c)

C. Miller-Orr mengasumsikan arus kas acak/fluktuatif, sedangkan Baumol stabil

d)

D. Miller-Orr tidak memperhitungkan biaya transaksi, sedangkan Baumol memperhitungkan

13.

13. Dalam Receivables Management, trade-off receivables terjadi karena …

a)

A. Memberikan kredit dapat menaikkan penjualan, tapi juga meningkatkan biaya dan risiko gagal bayar

b)

B. Penjualan meningkat selalu diikuti likuiditas meningkat

c)

C. Semakin ketat kredit, semakin besar kemungkinan piutang macet

d)

D. Piutang yang besar selalu meningkatkan profitabilitas perusahaan

14.

14. Economic Order Quantity (EOQ) dirancang untuk …

a)

A. Menentukan kapan piutang harus ditagih

b)

B. Mengklasifikasikan persediaan berdasarkan nilai ekonomis

c)

C. Mengurangi persediaan hingga mendekati nol melalui koordinasi pemasok

d)

D. Menentukan jumlah pesanan optimal yang meminimalkan total biaya persediaan

15.

15. Dalam Short-Term Financing Theory, strategi yang membiayai sebagian aktiva permanen dengan utang jangka pendek disebut …

a)

A. Matching (Hedging) Approach

b)

B. Aggressive Approach

c)

C. Conservative Approach

d)

D. Moderate Approach

16.

16. Net Present Value (NPV) dianggap lebih reliabel dibandingkan IRR karena …

a)

A. NPV mengukur efisiensi investasi per unit biaya, sedangkan IRR tidak

b)

B. NPV selalu memberikan hasil sama dengan Profitability Index

c)

C. NPV konsisten dengan tujuan memaksimalkan kekayaan pemegang saham, sedangkan IRR bisa menyesatkan dalam kasus cash flow tidak konvensional

d)

D. NPV tidak dipengaruhi oleh discount rate, sedangkan IRR dipengaruhi

17.

17. Jika sebuah proyek memiliki IRR lebih besar dari required rate of return perusahaan, maka …

a)

A. Proyek ditolak karena risikonya terlalu tinggi

b)

B. Proyek diterima karena menghasilkan return di atas tingkat yang disyaratkan

c)

C. Proyek diterima hanya jika PI < 1

d)

D. Proyek selalu ditolak bila NPV positif

18.

18. Profitability Index (PI) sangat berguna terutama dalam kondisi …

a)

A. Perusahaan tidak memiliki keterbatasan dana

b)

B. Proyek memiliki cash flow yang konstan setiap tahun

c)

C. IRR sulit dihitung karena cash flow selalu negatif

d)

D. Perusahaan menghadapi capital rationing dan harus memilih kombinasi proyek yang optimal

19.

19. Discounted Payback Period berbeda dengan Payback Period tradisional karena …

a)

A. Mengabaikan cash flow setelah titik balik

b)

B. Memasukkan time value of money dalam perhitungan

c)

C. Selalu menghasilkan periode pengembalian lebih pendek

d)

D. Menghitung IRR sekaligus

20.

20. Adjusted Present Value (APV) lebih tepat digunakan dibandingkan NPV standar pada kondisi …

a)

A. Proyek dengan struktur pembiayaan kompleks yang melibatkan manfaat pajak dari utang

b)

B. Proyek yang tidak melibatkan pembiayaan eksternal

c)

C. Proyek dengan arus kas yang konstan dan sederhana

d)

D. Proyek dengan dividen konstan sepanjang masa

21.

21. Economic Value Added (EVA) berbeda dengan laba akuntansi konvensional karena …

a)

A. EVA hanya menghitung laba sebelum pajak

b)

B. EVA tidak memperhitungkan biaya ekuitas

c)

C. EVA memperhitungkan biaya modal (cost of capital)

d)

D. EVA hanya digunakan untuk perusahaan kecil

22.

22. Jika sebuah perusahaan memiliki NOPAT Rp200 juta dan Capital Charge Rp150 juta, maka nilai EVA perusahaan tersebut adalah …

a)

A. Rp50 juta

b)

B. Rp150 juta

c)

C. Rp200 juta

d)

D. Rp350 juta

23.

23. Salah satu kelemahan utama dari penggunaan EVA dalam menilai kinerja perusahaan adalah …

a)

A. EVA tidak dapat dibandingkan antar periode

b)

B. EVA hanya berlaku pada perusahaan jasa

c)

C. EVA mengabaikan kepentingan pemegang saham

d)

D. Perhitungannya kompleks dan sensitif terhadap estimasi biaya modal

24.

24. Rumus menghitung Capital Charge dalam konsep EVA adalah …

a)

A. Capital Charge = Invested Capital – WACC

b)

B. Capital Charge = NOPAT – WACC

c)

C. Capital Charge = WACC × Invested Capital

d)

D. Capital Charge = Laba Bersih × Pajak

25.

25. Menurut kriteria penilaian EVA, jika nilai EVA < 0 maka dapat disimpulkan bahwa …

a)

A. Perusahaan berada di titik impas

b)

B. Perusahaan berhasil menciptakan nilai tambah

c)

C. Perusahaan gagal menciptakan nilai tambah

d)

D. Perusahaan tidak memiliki modal sendiri