wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Teknik Pemberian Obat

Total questions: 10

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Sebutkan tiga rute pemberian obat parenteral?

a)
Intravenosa, intramuskular, subkutan
b)
Topikal
c)
Inhalasi
d)
Intraosseus
2.

Apa keuntungan pemberian obat secara topikal?

a)
Mengurangi efek samping sistemik dan meningkatkan konsentrasi obat di area target.
b)
Meningkatkan rasa sakit di area yang diobati.
c)
Membuat obat lebih sulit diserap oleh kulit dan jaringan.
d)
Meningkatkan efek samping sistemik dan menurunkan konsentrasi obat di area target.
3.

Jelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi laju absorpsi obat setelah pemberian oral?

a)
Waktu tidur pasien
b)

Formulasi obat, pH lambung, keberadaan makanan, aliran darah, waktu transit, dan interaksi obat.

c)
Jenis kelamin pasien
d)
Kondisi cuaca saat pemberian
4.

Apa kekurangan pemberian obat melalui inhalasi

a)

Iritasi saluran pernapasan dan ketidakakuratan dosis.

b)
Mencegah efek samping dari obat
c)
Meningkatkan daya serap obat dalam tubuh
d)
Meningkatkan rasa nyaman saat menggunakan obat
5.

Sebutkan faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih rute pemberian obat untuk seorang pasien lanjut usia.

a)
Usia pasien yang lebih muda
b)
Frekuensi dosis yang tinggi
c)

Kondisi kesehatan, kemampuan menelan, interaksi obat, dan risiko efek samping.

d)
Rute pemberian obat yang tidak terstandarisasi
6.

Apa risiko pemberian obat parenteral?

a)

Termasuk infeksi, reaksi alergi, emboli udara, dan kerusakan jaringan.

b)
Pemberian obat parenteral selalu aman dan tidak memiliki risiko.
c)
Risiko pemberian obat parenteral termasuk mual dan pusing.
d)
Obat parenteral hanya dapat diberikan melalui mulut.
7.

Apa yang dapat mempengaruhi penyerapan obat di usus halus?

a)
Waktu tidur yang cukup
b)
Kondisi cuaca
c)

pH, bentuk sediaan, makanan, interaksi obat, dan kondisi kesehatan.

d)
Jenis kelamin pasien
8.

Mengapa bentuk sediaan obat itu berbeda-beda?

a)
Bentuk sediaan obat berbeda-beda untuk memenuhi kebutuhan farmakokinetik dan tujuan terapi.
b)
Bentuk sediaan obat sama untuk semua pasien.
c)
Bentuk sediaan obat hanya dipengaruhi oleh harga.
d)
Bentuk sediaan obat tidak berpengaruh pada efektivitas terapi.
9.

Kapan obat oral menjadi pilihan?

a)
Ketika pengobatan tidak efektif
b)
Ketika pengobatan yang mudah dan efektif diperlukan.
c)
Ketika pasien tidak bisa menelan
d)
Ketika biaya pengobatan sangat tinggi
10.

Pada situasi seperti apa lebih memilih sublingual dibandingkan per oral?

a)
Situasi yang memerlukan dosis tinggi obat.
b)
Situasi di mana pasien tidak dapat menelan.
c)
Situasi yang memerlukan pengobatan jangka panjang.
d)
Situasi yang memerlukan penyerapan cepat dan onset aksi yang cepat.