WorksheetsNeraca Air Lahan Bulanan
Total questions: 88
Worksheet time: 4hrs 24mins
Apa yang dimaksud dengan neraca air?
Sebutkan data masukan yang diperlukan dalam perhitungan neraca air lahan bulanan!
Apa tujuan dari perhitungan neraca air lahan bulanan?
Sebutkan asumsi-asumsi yang digunakan dalam analisis neraca air lahan!
Apa yang dimaksud dengan Keseimbangan Air dalam konteks neraca air?
Berapa besarnya kandungan air tanah (KAT) pada bulan Agustus s/d Oktober, bila Kandungan air kapasitas lapang (KL) 75 mm dan titik layu permanen (KL) 50 mm, jika Curah hujan bulan Agustus, September dan Oktober berturut-turut 35, 52, 105 mm, dan hasil pengukuran evapotranspirasi panci rata-rata dalam mm pada bulan-bulan tersebut berturut-turut 95, 110, 122.
Jelaskan apa yang dialami tanaman jika pasokan hujan 250 mm/bulan dan air yang diuapkan tanaman dan tanah sebesar 250 mm dalam bulan tersebut"
Hitung besarnya akumulasi potensial kehilangan air lahan (APWL) jika curah hujan bulan Agustus, September dan Oktober berturut-turut 35, 52, 105 mm, dan hasil pengukuran evapotranspirasi panci rata-rata dalam mm pada bulan-bulan tersebut berturut-turut 95, 110, 122.
Jelaskan pemahaman anda, apa yang dimaksud dengan ETP?
Sebutkan tiga metode untuk menghitung CH dengan peluang P >75%!
Apa rumus untuk metode regresi dalam menghitung CH P>75%?
Apa hasil dari CH P>75% menggunakan metode statistik?
Bagaimana cara menentukan peluang CH menggunakan metode ranking?
Maka CH (P>75%) pada Tabel 2 di atas adalah CH = 332 mm dengan peluang 76%.
Maka CH (P>80%) pada Tabel 2 di atas adalah CH = 338 mm dengan peluang 80%.
Didasarakan pada suhu udara rata -rata bulanan (t < 26,5oC) ETP=1.610tIa.
Sedangkan untuk data suhu t ≥26,5 C, gunakan rumus : ETP t≥26.5oC= -0.0433 t2+3.224t-41.545.
Apa nilai pada baris 3 kolom 1?
Apa nilai pada baris 18 kolom 5?
Apa nilai pada baris 19 kolom 3?
Apa nilai pada baris 20 kolom 4?
Apa nilai pada baris 21 kolom 2?
Apa nilai pada baris 22 kolom 6?
Apa nilai pada baris 23 kolom 5?
Apa nilai pada baris 24 kolom 4?
Apa nilai pada baris 25 kolom 3?
Apa nilai pada baris 26 kolom 2?
Apa nilai pada baris 27 kolom 1?
Apa nilai pada baris 28 kolom 5?
Apa nilai pada baris 29 kolom 4?
Apa nilai pada baris 30 kolom 3?
Apa nilai pada baris 31 kolom 2?
Apa nilai pada baris 32 kolom 1?
Apa nilai pada baris 33 kolom 5?
Apa nilai pada baris 34 kolom 4?
Apa nilai pada baris 35 kolom 3?
Apa nilai pada baris 36 kolom 2?
Apa nilai pada baris 37 kolom 1?
Apa nilai pada baris 38 kolom 5?
Apa nilai pada baris 39 kolom 4?
Apa nilai pada baris 40 kolom 3?
Apa nilai pada baris 41 kolom 2?
Apa nilai pada baris 42 kolom 1?
Apa nilai pada baris 43 kolom 5?
Apa nilai pada baris 44 kolom 4?
Apa nilai pada baris 45 kolom 3?
Apa nilai pada baris 46 kolom 2?
Apa nilai pada baris 47 kolom 1?
Apa nilai pada baris 48 kolom 5?
Apa nilai pada baris 49 kolom 4?
Apa nilai pada baris 50 kolom 3?
Apa hasil dari 1.03 + 1.04 + 1.01 + 1.05 + 1.02 + 1.05?
Berapa nilai dari 1.06?
Apa hasil dari 1.07 + 0.96?
Apa hasil dari 1.08 + 0.97?
Apa hasil dari 1.09 + 0.97?
Apa hasil dari 1.10 + 0.97?
Apa hasil dari 1.11 + 0.98?
Apa hasil dari 1.12 + 0.98?
Apa hasil dari 1.13 + 0.99?
Apa hasil dari 1.14 + 1.00?
Apa hasil dari 1.15 + 1.00?
Apa hasil dari 1.16 + 1.00?
Apa hasil dari 1.17 + 1.01?
Apa hasil dari 1.18 + 1.02?
Apa hasil dari 1.19 + 1.02?
Apa hasil dari 1.20 + 1.03?
Apa hasil dari 1.21 + 1.03?
Apa hasil dari 1.22 + 1.03?
Apa hasil dari 1.23 + 1.04?
Apa hasil dari 1.24 + 1.05?
Apa hasil dari 1.25 + 1.05?
Apa hasil dari 1.26 + 1.06?
Apa hasil dari 1.27 + 1.06?
Apa hasil dari 1.28 + 1.07?
Apa hasil dari 1.29 + 1.08?
Apa hasil dari 1.30 + 1.08?
Kolom CH - ETP. Diisi dengan nilai selisih CH dengan ETP.
Kolom akumulasi potensial kehilangan air untuk penguapan (APWL). Diisi dengan penjumlahan nilai CH-ETP yang negatif secara berurutan bulan demi bulan.
Kolom kandungan air tanah (KAT). Isi dulu nilai KAT dimana terjadi APWL dengan rumus: KAT=TPL+1.00041- 1.07281ATAPWLx AT.
Kemudian isi nilai KAT pada kolom dimana tidak terjadi APWL dengan cara: KAT = KAT terakhir + CH - ETP jika nilai KAT-nya mencapai Kapasitas Lapang (KL) maka yang diambil adalah nilai KL.
Kolom perubahan kadar air tanah (dKAT). Nilai dKAT bulan tersebut adalah KAT bulan tersebut dikurangi KAT bulan sebelumnya.
Kolom Evapotranspirasi Aktual (ETA). Bila CH > ETP maka ETA = ETP karena ETA mencapai maksimum.
Kolom Defisit (D). Defisit berarti berkurangnya air untuk dievapotranspirasikan sehingga, D = ETP - ETA, berlangsung pada musim kemarau.
Kolom Surplus (S). Surplus berarti kelebihan air ke.
Hitung CH rata-rata dengan metode regresi, statistik dan peluang (P >80%) pada Tabel berikut : Tahun CH Bln. Mei. Urutan Ranking Peluang (%) Besar-kecil
Hitung neraca air lahan bulanan Tahun 2021 dengan metode Thoriwaite dan gambarkan grafik yang mencantumkan bulan surplus dan defisit, dengan data pada Tabel berikut : Bulan CH T Rerata ETP CH-ETP APWL KAT dKAT ETA Defisit Surplus Run-off Jan 369 26.6 Peb 32 26.2 Mar 53 27.8 Apr 51 28.0 Mei 134 28.7 Jun 120 28.7 Jul 181 28.4 Agu 180 28.1 Sep 198 28.0 Okt 217 28.2 Nop 319 28.2 Des 348 27.7 Total 1897 Diketahui : KL = 225 mm , TLP = 75 mm
Buat grafik yang menggambarkan bulan-bulan yang kekurangan air dan bulan yang kelebihan air
