wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

kisi 2

Total questions: 49

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah perusahaan farmasi ditemukan memproduksi obat yang tidak terdaftar dan tidak memenuhi standar keamanan. Apa langkah pertama yang harus diambil oleh BPOM setelah menemukan pelanggaran ini?

a)

Menghentikan seluruh produksi di perusahaan tersebut tanpa investigasi

b)

Melakukan penarikan produk dari pasaran secara segera

c)

Melakukan audit menyeluruh terhadap fasilitas produksi

d)

Memberikan peringatan tertulis kepada perusahaan untuk memperbaiki kesalahan

2.

Dalam sebuah penyelidikan, BPOM menemukan bahwa sebuah apotek menjual obat-obatan tanpa resep dokter. Apa tindakan yang paling tepat untuk diambil?

a)

Menutup apotek tersebut secara langsung tanpa investigasi lebih lanjut

b)

Melakukan pemeriksaan terhadap catatan penjualan dan izin apotek

c)

Mengumumkan kepada publik tentang pelanggaran tersebut

d)

Memberikan sanksi administratif kepada pemilik apotek

3.

Seorang pengawas BPOM menerima laporan tentang adanya produk makanan yang mengandung bahan berbahaya. Apa langkah awal yang harus dilakukan untuk menangani laporan ini?

a)

Mengabaikan laporan jika tidak ada bukti kuat

b)

Melakukan penyelidikan awal untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut

c)

Segera menarik semua produk dari pasaran tanpa analisis

d)

Menghubungi produsen untuk meminta klarifikasi

4.

BPOM sedang mengevaluasi efektivitas regulasi baru mengenai pengawasan suplemen kesehatan. Apa pendekatan terbaik untuk mengevaluasi dampak regulasi tersebut?

a)

Mengandalkan pendapat pribadi pegawai tentang regulasi baru

b)

Melakukan survei kepada konsumen dan produsen serta menganalisis hasilnya

c)

Membandingkan data penjualan sebelum dan sesudah regulasi diterapkan saja

d)

Mengumpulkan laporan dari media sosial tentang suplemen kesehatan

5.

Dalam konteks pengawasan obat tradisional, apa prinsip dasar yang harus diterapkan oleh BPOM berdasarkan regulasi yang berlaku?

a)

Semua obat tradisional dapat dipasarkan tanpa pengujian terlebih dahulu

b)

Obat tradisional harus memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu sebelum edar

c)

Pengujian hanya diperlukan untuk obat tradisional baru yang diluncurkan

d)

Penjualan obat tradisional tidak memerlukan izin edar dari BPOM

6.

Sebuah perusahaan makanan diduga menggunakan bahan tambahan pangan terlarang dalam produksinya. Apa langkah pertama yang seharusnya diambil oleh BPOM?

a)

Menyita semua produk dari perusahaan tersebut secara langsung

b)

Melakukan audit terhadap proses produksi di fasilitas tersebut

c)

Mengumumkan kepada masyarakat tentang dugaan pelanggaran ini

d)

Memberikan peringatan kepada per

7.

BPOM menemukan bahwa suatu obat tidak terdaftar dan dipasarkan secara luas. Apa langkah pertama yang harus diambil?

a)

Menghentikan semua penjualan obat tersebut

b)

Melakukan audit terhadap fasilitas produksi

c)

Mengeluarkan peringatan kepada masyarakat

d)

Melakukan investigasi terhadap distributor

8.

Seorang pengawas menemukan bahwa sebuah pabrik obat tidak mematuhi standar CPOB. Tindakan apa yang paling tepat?

a)

Menghentikan seluruh operasi pabrik

b)

Memberikan peringatan dan meminta perbaikan

c)

Menyita semua produk yang telah diproduksi

d)

Mendorong pabrik

9.

Seorang analis di BPOM menemukan bahwa suatu produk kosmetik tidak mencantumkan informasi bahan berbahaya pada labelnya. Apa tindakan paling tepat setelah penemuan ini?

a)

Menghentikan semua distribusi produk kosmetik dari merek tersebut

b)

Melakukan investigasi lebih lanjut terhadap produk dan produsen terkait

c)

Mengizinkan produk tetap beredar dengan label peringatan

d)

Mengumumkan hasil temuan kepada media tanpa investigasi lebih lanjut

10.

Ketika BPOM mendeteksi adanya peredaran obat palsu di pasar, apa langkah pertama yang harus dilakukan untuk menangani masalah ini?

a)

Menghentikan semua penjualan obat dari produsen terkait

b)

Melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi jaringan distribusi obat palsu

c)

Mengumumkan kepada publik tentang peredaran obat palsu

d)

Menyita semua produk dari pasar tanpa analisis

11.

Dalam menghadapi kasus penyalahgunaan narkotika, apa peran BPOM dalam penegakan hukum berdasarkan undang-undang yang berlaku?

a)

Menyediakan data statistik penggunaan narkotika di masyarakat

b)

Berkolaborasi dengan lembaga penegak hukum dalam penyelidikan dan penindakan

c)

Menerbitkan izin edar narkotika secara sembarangan

d)

Meningkatkan jumlah iklan layanan masyarakat tentang narkotika

12.

BPOM menerima laporan mengenai adanya suplemen kesehatan yang mengklaim dapat menyembuhkan penyakit serius tanpa bukti ilmiah yang valid. Apa langkah awal yang seharusnya diambil oleh BPOM?

a)

Menghentikan semua produksi suplemen kesehatan di pasaran

b)

Melakukan penyelidikan terhadap klaim produk dan meminta bukti dari produsen

c)

Mengabaikan laporan jika tidak ada bukti kuat

d)

Segera menarik semua suplemen kesehatan dari pasaran

13.

Tindakan apa yang paling tepat?

a)

Menghentikan seluruh operasi pabrik

b)

Memberikan peringatan dan meminta perbaikan

c)

Menyita semua produk yang telah diproduksi

d)

Mendorong pabrik untuk meningkatkan pemasaran

14.

Dalam konteks pengawasan, apa yang menjadi tanggung jawab BPOM terkait obat generik?

a)

Mengatur harga jual obat generik di pasaran

b)

Memastikan obat generik memenuhi standar keamanan dan mutu

c)

Mendorong produsen untuk mempercepat produksi

d)

Mengizinkan penjualan tanpa izin edar

15.

BPOM menerima laporan tentang adanya efek samping serius dari suatu obat baru. Apa langkah awal yang seharusnya diambil?

a)

Melakukan penarikan produk secara langsung

b)

Mengumpulkan data dan melakukan analisis risiko

c)

Mengabaikan laporan jika tidak ada bukti kuat

d)

Menghubungi produsen untuk klarifikasi

16.

Apa yang harus dilakukan BPOM jika menemukan adanya iklan obat yang menyesatkan?

a)

Membiarkan iklan tersebut tetap tayang

b)

Menghentikan iklan dan memberikan sanksi kepada pihak terkait

c)

Mendorong pihak produsen untuk memperbaiki iklan

d)

Mengumumkan kepada publik tentang iklan tersebut

17.

Sebuah produk farmasi ditemukan mengandung bahan terlarang setelah diuji laboratorium oleh BPOM. Apa langkah selanjutnya?

a)

Menyita semua produk dari pasaran secara langsung

b)

Melakukan investigasi lebih lanjut terhadap produsen

c)

Mengabaikan hasil uji jika tidak ada laporan dari masyarakat

d)

Menerbitkan izin edar baru untuk produk tersebut

18.

Dalam audit rutin, BPOM menemukan bahwa sebuah pabrik tidak melakukan pengujian kualitas produk secara berkala. Apa tindakan yang tepat?

a)

Menghentikan seluruh produksi di pabrik tersebut

b)

Memberikan peringatan dan meminta rencana perbaikan

c)

Menyita semua produk yang ada di pasaran

d)

Mendorong pabrik untuk meningkatkan kapasitas produksi

19.

BPOM memiliki kewenangan untuk melakukan inspeksi mendadak terhadap fasilitas produksi obat berdasarkan regulasi mana?

a)

Undang-Undang Kesehatan No 36 Tahun 2009

b)

Peraturan Pemerintah No 51 Tahun 2009

c)

Peraturan BPOM No 26 Tahun 2017 tentang CPOB

d)

Undang-Undang Perlindungan Konsumen No 8 Tahun 1999

20.

Apa tujuan utama dari penerapan sistem pelaporan online bagi masyarakat terkait obat dan makanan oleh BPOM?

a)

Meningkatkan jumlah laporan tanpa analisis lebih lanjut

b)

Mempercepat proses pengolahan data laporan masyarakat

c)

Mengurangi biaya operasional BPOM secara signifikan

d)

Membatasi akses informasi kepada masyarakat umum

21.

BPOM menemukan bahwa sebuah apotek menjual obat-obatan dengan harga jauh di atas harga eceran tertinggi (HET). Apa tindakan yang harus dilakukan?

a)

Menutup apotek tersebut secara langsung tanpa investigasi

b)

Melakukan pemeriksaan terhadap catatan penjualan apotek tersebut

c)

Memberi tahu pemilik apotek untuk menurunkan harga jualnya

d)

Mengumumkan kepada publik tentang pelanggaran harga tersebut

22.

Dalam pengawasan makanan, apa yang menjadi tanggung jawab utama BPOM?

a)

Menentukan harga jual makanan di pasaran

b)

Memastikan keamanan dan mutu makanan yang beredar

c)

Meningkatkan jumlah produsen makanan lokal

d)

Melakukan pemasaran langsung produk makanan

23.

BPOM menerima laporan tentang adanya produk makanan mengandung bahan berbahaya tanpa izin edar dari pihak berwenang, apa langkah pertama yang harus diambil?

a)

Menghentikan semua produksi oleh produsen tersebut

b)

Melakukan penyelidikan awal untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut

c)

Segera menarik semua produk dari pasaran tanpa analisis

d)

Menghubungi produsen untuk meminta klarifikasi

24.

Apa tindakan yang harus dilakukan BPOM ketika menemukan adanya pelanggaran dalam label informasi gizi pada suatu produk makanan?

a)

Membiarkan label tersebut tetap digunakan

b)

Memberikan sanksi administratif kepada produsen

c)

Menyita semua produk dari pasaran

d)

Mendorong produsen untuk memperbaiki label

25.

Dalam konteks pengawasan pangan, apa prinsip dasar yang harus diterapkan oleh BPOM berdasarkan regulasi yang berlaku?

a)

Semua jenis pangan dapat dipasarkan tanpa pengujian terlebih dahulu

b)

Pangan harus memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu sebelum edar

c)

Pengujian hanya diperlukan untuk pangan baru yang diluncurkan

d)

Penjualan pangan tidak memerlukan izin edar dari BPOM

26.

Seorang petugas BPOM menemukan bahwa sebuah perusahaan makanan menggunakan bahan baku ilegal dalam produksinya, apa langkah pertama setelah penemuan ini?

a)

Menyita semua produk dari perusahaan tersebut secara langsung

b)

Melaporkan temuan kepada pihak berwenang dan melakukan audit menyeluruh

c)

Mendorong perusahaan untuk mengganti bahan baku dengan yang legal saja

d)

Meminta perusahaan untuk memperbaiki label produk mereka

27.

Ketika BPOM mendeteksi adanya peredaran makanan palsu di pasar, apa langkah pertama yang harus dilakukan untuk menangani masalah ini?

a)

Menghentikan semua penjualan dari produsen terkait

b)

Melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi jaringan distribusi makanan palsu

c)

Mengumumkan kepada publik tentang peredaran makanan palsu

d)

Menyita semua produk dari pasar tanpa analisis

28.

Dalam menghadapi kasus penyalahgunaan bahan tambahan pangan terlarang, apa peran BPOM dalam penegakan hukum berdasarkan undang-undang yang berlaku?

a)

Menyediakan data statistik penggunaan bahan tambahan pangan di masyarakat

b)

Melaporkan temuan kepada pihak berwenang dan melakukan investigasi

c)

Menerbitkan izin edar bahan tambahan pangan secara sembarangan

d)

Meningkatkan jumlah iklan layanan masyarakat tentang bahaya bahan tambahan pangan

29.

BPOM ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keamanan pangan melalui program edukasi publik, apa tujuan utama dari program ini?

a)

Meningkatkan penjualan produk lokal secara langsung

b)

Mendorong masyarakat untuk melaporkan semua jenis makanan

c)

Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko pangan dan cara memilih produk aman

d)

Mengurangi jumlah pengaduan terkait makanan

30.

Seorang petugas menemukan bahwa ada suplemen kesehatan yang mengklaim dapat menyembuhkan penyakit serius tanpa bukti ilmiah yang valid, apa langkah awal yang seharusnya diambil oleh BPOM?

a)

Menghentikan semua produksi suplemen kesehatan di pasaran

b)

Melakukan penyelidikan terhadap klaim produk dan meminta bukti dari produsen

c)

Mengabaikan laporan jika tidak ada bukti kuat

d)

Segera menarik semua suplemen kesehatan dari pasaran

31.

Dalam konteks regulasi tentang pengawasan pangan, apa prinsip dasar yang harus diterapkan oleh BPOM dalam menilai keamanan suatu produk pangan?

a)

Semua jenis pangan dapat dipasarkan tanpa pengujian terlebih dahulu

b)

Pangan harus memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu sebelum edar

c)

Pengujian hanya diperlukan untuk pangan baru yang diluncurkan

d)

Penjualan pangan tidak memerlukan izin edar dari BPOM

32.

emen kesehatan yang mengklaim dapat menyembuhkan penyakit serius tanpa bukti ilmiah yang valid, apa langkah awal yang seharusnya diambil oleh BPOM?

a)

Menghentikan semua produksi suplemen kesehatan di pasaran

b)

Melakukan penyelidikan terhadap klaim produk dan meminta bukti dari produsen

c)

Mengabaikan laporan jika tidak ada bukti kuat

d)

Segera menarik semua suplemen kesehatan dari pasaran

33.

Ketika melakukan evaluasi terhadap efektivitas regulasi baru tentang penandaan suplemen kesehatan, apa pendekatan terbaik bagi BPOM?

a)

Mengandalkan laporan media sosial tentang suplemen kesehatan

b)

Melakukan survei kepada konsumen dan produsen serta menganalisis hasilnya

c)

Membandingkan hasil penjualan sebelum dan sesudah regulasi diterapkan saja

d)

Menyusun laporan berdasarkan informasi dari media sosial

34.

Dalam konteks pengawasan distribusi obat, apa hal utama yang harus diperhatikan oleh BPOM saat menilai rantai pasokan suatu produk?

a)

Hanya fokus pada harga jual produk di pasaran

b)

Memastikan semua distributor memiliki izin resmi dan mematuhi regulasi

c)

Mengabaikan laporan konsumen terkait kualitas produk

d)

Memprioritaskan distributor dengan volume penjualan tertinggi

35.

Sebuah perusahaan farmasi diduga menggunakan bahan baku ilegal dalam produksinya, tindakan pertama setelah temuan ini adalah...

a)

Memberikan sanksi administratif kepada perusahaan

b)

Melaporkan temuan kepada pihak berwenang

c)

Memberhentikan seluruh produksi

d)

Memberi kesempatan bagi perusahaan untuk menjelaskan

36.

Sebuah apotek menjual obat-obatan dengan harga jauh di atas harga eceran tertinggi (HET), tindakan selanjutnya adalah...

a)

Memberi tahu pemilik apotek agar menurunkan harga jualnya

b)

Melakukan pemeriksaan terhadap catatan penjualan apotek

c)

Mengumumkan kepada publik mengenai pelanggaran harga

d)

Menutup apotek tersebut secara langsung tanpa investigasi

37.

Dalam konteks pengawasan kosmetik, jika ditemukan bahwa suatu produk tidak mencantumkan informasi bahan berbahaya pada labelnya, tindakan paling tepat adalah...

a)

Memberi sanksi administratif kepada pemilik merek

b)

Melakukan investigasi lebih lanjut terhadap merek tersebut

c)

Memberitahukan publik mengenai bahaya penggunaan produk

d)

Menyita semua stok kosmetik tersebut

38.

Ketika BPOM mendeteksi adanya peredaran kosmetik palsu di pasar, langkah pertama adalah...

a)

Segera menarik semua stok kosmetik merek tersebut

b)

Lakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap jaringan distribusi

c)

Memberitahukan publik mengenai peredaran kosmetik palsu

d)

Hanya menghentikan pemasaran merek tersebut

39.

BPOM menemukan bahwa sebuah perusahaan menggunakan informasi palsu dalam dokumen pendaftaran produknya; tindakan pertama adalah...

a)

Hanya memberi teguran lisan kepada perusahaan

b)

Melaporkan kasus ini ke pihak berwenang

c)

Segera menarik seluruh produknya dari pasaran

d)

Memberi kesempatan bagi perusahaan untuk memperbaiki dokumen

40.

Dalam konteks pengawasan fasilitas pelayanan kefarmasian, apa prinsip dasar yang harus diterapkan oleh BPOM berdasarkan regulasi yang berlaku?

a)

Semua fasilitas dapat beroperasi tanpa izin terlebih dahulu

b)

Fasilitas harus memenuhi standar keamanan dan mutu sebelum beroperasi

c)

Pengujian hanya diperlukan setelah fasilitas dibuka

d)

Fasilitas tidak perlu diperiksa jika sudah memiliki izin

41.

Apa tujuan utama dari penerapan sistem akuntabilitas kinerja di lingkungan BPOM berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No 12 Tahun 2015?

a)

Tingkatkan transparansi dalam pelaksanaan tugas

b)

Kurangi jumlah pegawai di lembaga pemerintah

c)

Percepat proses izin edar produk baru

d)

Turunkan biaya operasional lembaga pemerintah

42.

Ketika menghadapi kasus penyalahgunaan narkotika, apa peran penting BPOM dalam penegakan hukum berdasarkan undang-undang berlaku?

a)

Berkolaborasi dengan lembaga penegak hukum dalam penyelidikan

b)

Memberi data statistik penggunaan narkotika di masyarakat

c)

Berpartisipasi dalam kampanye anti-narkoba saja

d)

Tidak terlibat karena bukan kewenangan mereka

43.

Sebuah perusahaan farmasi ditemukan memproduksi obat tanpa mengikuti prosedur pendaftaran; tindakan selanjutnya adalah...

a)

Hentikan seluruh operasi perusahaan itu

b)

Laporkan temuan ini ke pihak berwenang

c)

Beri kesempatan pada perusahaan untuk mendaftar ulang

d)

Tarik kembali semua produknya dari pasaran

44.

BPOM menerima laporan mengenai efek samping serius dari suatu obat; langkah awal seharusnya adalah...

a)

Lakukan penarikan segera atas seluruh stok obat itu

b)

Kumpulkan data serta lakukan analisis risiko terlebih dahulu

c)

Abaikan laporan jika tidak ada bukti kuat

d)

Hubungi produsen untuk klarifikasi terlebih dahulu

45.

Apa langkah pertama bagi BPOM ketika menerima aduan tentang dugaan pelanggaran regulasi oleh produsen makanan?

a)

Lakukan audit menyeluruh terhadap fasilitas produksi

b)

Kumpulkan informasi serta lakukan investigasi awal

c)

Tarik kembali semua produknya dari pasar

d)

Beri teguran lisan pada produsen

46.

Seorang analis menemukan bahwa sebuah pabrik farmasi tidak melakukan pemeriksaan kualitas sesuai standar; tindakan tepat selanjutnya adalah...

a)

Hentikan seluruh operasi pabrik

b)

Berikan sanksi administratif pada pabrik

c)

Lakukan audit menyeluruh guna evaluasi lebih lanjut

d)

Tidak perlu bertindak karena bukan kewenangan mereka

47.

Apa dampak positif penerapan sistem pelaporan online bagi masyarakat terkait obat-obatan oleh BPOM?

a)

Peningkatan jumlah laporan tanpa analisis

b)

Pemrosesan data laporan menjadi lebih cepat

c)

Pengurangan biaya operasional lembaga pemerintah

d)

Batasan akses informasi bagi masyarakat umum

48.

Dalam konteks regulasi tentang pengawasan kosmetik; jika ditemukan bahwa suatu produk tidak mencantumkan informasi bahan berbahaya pada labelnya; tindakan paling tepat adalah...

a)

Memberi sanksi administratif kepada pemilik merek

b)

Melakukan investigasi lebih lanjut terhadap merek tersebut

c)

Memberitahukan publik mengenai bahaya penggunaan produk

d)

Menyita semua stok kosmetik tersebut

49.

Apa prinsip dasar dalam Cara Pembuatan Obat Yang Baik (CPOB) menurut regulasi berlaku?

a)

Kualitas hanya perlu dijamin saat pemasaran

b)

Keamanan dan kualitas harus dijamin sepanjang proses produksi

c)

Hanya perlu diperhatikan saat uji coba klinis

d)

Pengujian hanya dilakukan setelah produksi selesai