NEW
Font size
WorksheetsTeknik Peledakan - UAS
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Apa perbedaan utama antara peledakan pada tambang terbuka dan tambang bawah tanah?
Jenis bahan peledak yang digunakan
Tujuan dan desain pola lubang ledak
Perbedaan kedalaman lubang bor
Waktu siklus peledakan
Sebuah tambang menggunakan pola peledakan 5m x 6m dengan burden 5 meter, spasi 6 meter, kedalaman lubang bor 15 meter, dan tinggi batuan 12 meter. Berapakah volume batuan yang diledakkan dalam satu siklus?
450 m³
540 m³
900 m³
1,080 m³
Jenis bahan peledak apa yang paling sering digunakan dalam tambang permukaan?
Ammonium nitrate-fuel oil (ANFO), emulsions, dan dynamite
Nitroglycerin, black powder, dan C4
TNT, detonating cord, dan slurry explosives
RDX, PETN, dan semtex
Apa yang dimaksud dengan “cut design” dalam peledakan bawah tanah?
a. Desain pola ledakan untuk menciptakan jalan masuk awal
Pola lubang untuk mencapai fragmentasi maksimum
Lubang tambahan untuk ventilasi tambang
Pola peledakan untuk mengurangi getaran
Dalam metode V-cut, apa langkah pertama yang dilakukan dalam desain pola peledakan?
Menentukan jumlah bahan peledak yang dibutuhkan
Menghitung volume batuan yang akan diangkat
Membuat lubang utama untuk memungkinkan batuan pecah ke dalam
Mengidentifikasi lokasi lubang tambahan
Gas berbahaya yang sering dihasilkan dari peledakan bawah tanah meliputi:
CO2, CH4, dan NO2
H2S, SO2, dan CO
CO, NOx, dan SO2
CO, NO2, dan NH3
Langkah utama yang harus dilakukan oleh seorang supervisor peledakan untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi risiko dalam aktivitas peledakan adalah:
Menyediakan pelatihan bagi pekerja setelah peledakan dilakukan
Membuat laporan harian tanpa inspeksi lapangan
Melakukan inspeksi lapangan dan memastikan kepatuhan terhadap prosedur operasi standar (SOP)
Menghentikan seluruh operasi tanpa alasan teknis
Jika terjadi ketidaksesuaian antara pola peledakan yang dirancang dan pelaksanaannya di lapangan, langkah pertama yang harus dilakukan oleh supervisor adalah:
Menghentikan semua operasi dan membatalkan desain yang telah dibuat
Memodifikasi desain tanpa berkonsultasi dengan tim terkait
Melakukan evaluasi ulang dan mengadakan diskusi dengan tim peledakan untuk penyesuaian pola
Menggunakan pola peledakan seadanya agar operasi tetap berjalan
Peran utama seorang insinyur peledakan dalam memastikan fragmentasi batuan yang optimal adalah:
Mengurangi volume bahan peledak untuk efisiensi biaya
Mendesain pola peledakan berdasarkan hasil analisis geologi dan kebutuhan operasi
Mengawasi semua aktivitas peledakan di lapangan tanpa melibatkan supervisor
Meningkatkan jarak antara lubang bor untuk mengurangi biaya
Saat merancang peledakan di area dekat pemukiman, insinyur peledakan harus memperhatikan faktor-faktor berikut, kecuali:
Getaran tanah (ground vibration)
Suara ledakan (airblast overpressure)
Efisiensi waktu siklus alat berat di area tersebut
Penyebaran pecahan batu (flyrock)
