WorksheetsFARMASI KLINIS - DRILLING SOAL PART II
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Seorang wanita berusia 58 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam untuk kontrol rutin. Pasien memiliki riwayat diabetes melitus tipe 2 selama 12 tahun dan telah mengalami nefropati diabetik sejak 2 tahun terakhir. Pasien mengeluhkan kedua tungkainya bengkak dan tekanan darahnya sulit terkontrol. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 165/95 mmHg, edema pada kedua tungkai, kreatinin serum 2,1 mg/dL, eGFR 35 mL/menit/1,73 m², serta kadar kalium serum 6,0 mEq/L. Dokter berencana memberikan terapi yang dapat membantu mengontrol hipertensi, mengurangi edema, dan sekaligus menurunkan kadar kalium serum. Obat yang paling tepat diberikan kepada pasien tersebut adalah ....
Valsartan
Furosemid
Spironolactone
Kaptopril
Propanolol
Seorang wanita berusia 30 tahun dengan usia kehamilan 32 minggu datang ke poliklinik obstetri untuk pemeriksaan rutin. Pasien mengeluhkan sakit kepala ringan sejak beberapa hari terakhir. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 155/100 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu 4 jam, tanpa proteinuria maupun tanda preeklamsia lainnya. Dokter menegakkan diagnosis hipertensi gestasional dan berencana memberikan terapi antihipertensi dari golongan penghambat kanal kalsium (calcium channel blocker) yang aman digunakan selama kehamilan. Obat yang paling tepat diberikan kepada pasien tersebut adalah ....
Labetolol
Metildopa
Diltiazem
Nifedipine
Propanolol
Seorang pria berusia 42 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam untuk kontrol rutin. Pasien telah didiagnosis menderita HIV sejak 2 tahun yang lalu dan rutin mengonsumsi terapi antiretroviral (ARV). Hasil pemeriksaan terakhir menunjukkan jumlah CD4 sebesar 180 sel/mm³. Dalam beberapa minggu terakhir pasien mengeluhkan mudah lelah, pusing, berdebar, dan merasa tidak bertenaga saat beraktivitas. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin (Hb) 5,8 g/dL. Dokter menduga anemia berat yang dialami pasien merupakan efek samping dari salah satu obat ARV yang sedang dikonsumsi. Obat yang paling mungkin menyebabkan kondisi tersebut adalah ....
Zidovudine
Efavirenz
Tenofovir
Lamivudine
Nevirapine
Seorang wanita berusia 28 tahun dengan usia kehamilan 30 minggu dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) setelah mengalami kejang sebanyak dua kali di rumah. Keluarga mengatakan bahwa pasien sebelumnya mengeluhkan sakit kepala hebat dan pandangan kabur. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 160/100 mmHg, denyut nadi 92 kali/menit, dan edema pada kedua tungkai. Dokter telah memberikan terapi antihipertensi, namun pasien kembali mengalami kejang. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dokter menegakkan diagnosis eklampsia. Obat yang paling disarankan untuk mengatasi kondisi pasien tersebut adalah ....
Labetolol
Magnesium Sulfat
Hidralazin
Nitroprusside
Propanolol
Seorang pria berusia 45 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan demam, nyeri tenggorokan, dan batuk berdahak sejak 5 hari yang lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis pasien mengalami infeksi bakteri dan meresepkan tablet ampisilin 500 mg yang dikombinasikan dengan tablet sulbaktam. Pasien bertanya kepada apoteker mengenai alasan kedua obat tersebut harus digunakan secara bersamaan. Apakah alasan utama pemberian kombinasi tersebut?
Menurunkan efek samping
Meningkatkan bioavailabilitas
Meningkatkan efikasi
Menurunkan onset obat
Meningkatkan hambatan CYP450
Seorang pria berusia 24 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan diare sejak 2 hari yang lalu. Pasien mengeluhkan buang air besar lebih dari 6 kali per hari disertai nyeri perut dan feses yang kadang bercampur lendir. Pasien juga mengaku sering mengonsumsi makanan yang kurang terjaga kebersihannya. Hasil pemeriksaan laboratorium feses menunjukkan adanya infeksi oleh Entamoeba histolytica. Dokter berencana memberikan terapi antimikroba yang sesuai untuk mengatasi infeksi tersebut. Obat yang paling tepat diberikan kepada pasien adalah ....
Kloramfenikol
Azithromycin
Metronidazole
Levofloxacin
Amoxicillin
Seorang pasien laki-laki berusia 45 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan munculnya benjolan pada leher sejak beberapa bulan terakhir. Pasien juga mengeluhkan mudah lelah, kenaikan berat badan tanpa perubahan pola makan, sering merasa kedinginan meskipun cuaca normal, serta detak jantung yang terasa lebih lambat dari biasanya. Pada pemeriksaan fisik ditemukan pembesaran kelenjar tiroid dan bradikardia. Berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan penunjang, dokter mendiagnosis pasien mengalami hipotiroidisme. Obat yang paling direkomendasikan untuk pasien tersebut adalah ....
Methimazole
PTU
Levotiroksin
Larutan Lugol
Propanolol
Seorang wanita berusia 49 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri ulu hati, mual, dan perut terasa kembung sejak beberapa minggu terakhir. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis pasien mengalami ulkus peptikum dan meresepkan omeprazole. Saat melakukan pengkajian resep, apoteker memperoleh informasi bahwa pasien memiliki riwayat penyakit jantung koroner (PJK) dan rutin mengonsumsi warfarin untuk terapi antikoagulan. Apoteker menemukan adanya potensi interaksi antara omeprazole dan warfarin yang dapat meningkatkan risiko efek samping tertentu. Apakah efek samping yang paling mungkin terjadi akibat interaksi kedua obat tersebut?
Peningkatan risiko perdarahan
Peningkatan pembentukan emboli
Penurunan efektivitas omeprazole
Penurunan efektivitas warfarin
Peningkatan gangguan GI
Seorang pria berusia 35 tahun berencana melakukan perjalanan dinas selama 2 minggu ke daerah yang diketahui merupakan wilayah endemik malaria. Untuk mencegah infeksi malaria selama perjalanan, dokter meresepkan doksisiklin sebagai profilaksis malaria. Saat menyerahkan obat, apoteker memberikan edukasi mengenai cara penggunaan yang benar agar efektivitas pencegahan malaria optimal. Bagaimana aturan penggunaan doksisiklin sebagai profilaksis malaria yang tepat?
Diminum 1 minggu sebelum berpergian, setiap hari selama di daerah endemic, dan 2 minggu setelah pulang
Diminum 1 minggu sebelum berpergian, setiap minggu selama di daerah endemic, dan 2 minggu setelah pulang
Diminum 1 hari sebelum berpergian, setiap hari selama di daerah endemic, dan 2 minggu setelah pulang
Diminum 1 hari sebelum berpergian, setiap hari selama di daerah endemic, dan 4 minggu setelah pulang
Diminum 1 hari sebelum berpergian, setiap hari selama di daerah endemic, dan 4 minggu setelah pulang
Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke poliklinik untuk kontrol rutin hipertensinya yang telah diderita selama 2 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah pasien masih belum mencapai target terapi, sehingga dokter meresepkan amlodipin. Selain itu, berdasarkan hasil profil lipid yang menunjukkan kadar kolesterol LDL yang tinggi, dokter juga menambahkan simvastatin. Saat melakukan pengkajian resep, apoteker menemukan adanya interaksi obat yang perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan risiko efek samping. Apakah interaksi yang terjadi pada penggunaan kedua obat tersebut?
Kadar amlodipin dan simvastatin meningkat
Amlodipin menurunkan kadar simvastatin
Simvastatin meningkatkan kadar amlodipine
Simvastatin menurunkan kadar amlodipine
Amlodipin meningkatkan kadar simvastatin
Seorang wanita berusia 52 tahun datang ke poliklinik untuk kontrol rutin diabetes melitus tipe 2 yang telah dideritanya selama 5 tahun. Dokter meresepkan kombinasi obat antidiabetes oral (OAD), salah satunya adalah akarbosa. Apoteker memberikan edukasi bahwa akarbosa harus diminum bersamaan dengan suapan pertama makan. Pasien kemudian bertanya mengapa obat tersebut harus diminum pada waktu tersebut. Apakah tujuan utama pemberian akarbosa saat suapan pertama makan?
Mencegah efek samping gastrointestinal
Mencegah interaksi dengan asam lambung
Mencegah penyerapan glukosa di saluran pencernaan
Meningkatkan absorbsi obat
Menghindari first pass effect metabolism
Seorang pria berusia 62 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosis Acute Coronary Syndrome (ACS). Setelah dilakukan evaluasi lebih lanjut, tim dokter merencanakan tindakan operasi bypass arteri koroner (CABG) dalam waktu dekat. Saat dilakukan rekonsiliasi obat, diketahui bahwa pasien rutin mengonsumsi clopidogrel 75 mg sekali sehari sebagai terapi antiplatelet. Dokter mempertimbangkan penghentian sementara clopidogrel untuk mengurangi risiko perdarahan selama tindakan operasi. Berapa lama durasi optimal penghentian clopidogrel sebelum pasien menjalani operasi?
1 hari
2 hari
3 hari
5 hari
7 hari
Seorang wanita berusia 34 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri perut ringan, mual, dan sering melihat segmen cacing pada fesesnya sejak beberapa minggu terakhir. Dari anamnesis diketahui bahwa pasien memiliki kebiasaan mengonsumsi daging sapi yang kurang matang. Hasil pemeriksaan feses menunjukkan adanya telur Taenia spp., sehingga dokter mendiagnosis pasien mengalami taeniasis. Pasien memiliki riwayat reaksi alergi berat terhadap prazikuantel, sehingga dokter perlu memilih terapi alternatif yang aman dan efektif. Obat yang paling tepat diberikan kepada pasien adalah ....
Mebendazol
Pirantel pamoat
Niklosamid
Piperazine
Levamisol
Seorang wanita berusia 16 tahun datang ke poliklinik dengan riwayat alergi dingin yang sering memicu episode sesak napas. Beberapa hari sebelumnya pasien mengalami sesak napas yang telah berhasil diatasi dengan terapi akut. Saat ini pasien sudah tidak mengalami gejala, namun dokter ingin memberikan terapi jangka panjang untuk mencegah kekambuhan asma dan mengontrol peradangan saluran napas yang mendasari penyakitnya. Obat yang paling direkomendasikan untuk tujuan tersebut adalah ....
Albuterol
Salbutamol
Ipratropium Bromida
Terbutaline
Budesonide
Seorang wanita berusia 26 tahun datang ke apotek untuk membeli pil kontrasepsi hormonal. Dari hasil wawancara diketahui bahwa pasien melahirkan 6 bulan yang lalu dan saat ini masih menyusui secara aktif. Pasien ingin menggunakan kontrasepsi oral untuk menunda kehamilan berikutnya. Apoteker kemudian mempertimbangkan keamanan obat terhadap proses laktasi dan produksi ASI. Obat manakah yang dikontraindikasikan atau sebaiknya dihindari pada pasien tersebut?
Levonogestrel
Minipil
Etinil estradiol
Progesteron
Norethistheron
Seorang ibu datang ke apotek untuk menebus resep dari dokter kulit untuk anaknya yang berusia 8 tahun. Anak tersebut didiagnosis menderita skabies dan diresepkan krim permethrin 5%. Saat menerima obat, ibu pasien bertanya kepada apoteker mengenai cara penggunaan yang benar agar pengobatan efektif dan tidak terjadi kekambuhan. Informasi apakah yang paling tepat disampaikan oleh apoteker? (UKAI JULI 2023)
Balurkan ke seluruh tubuh hingga leher, wajah dan telinga, diamkan selama 8 jam
Balurkan pada tangan diamkan selama 12 jam
Balurkan pada seluruh tubuh lalu bilas segera dengan air
Balurkan pada permukaan kulit yang terinfeksi
Balurkan pada kaki selama 8 jam
Seorang wanita berusia 25 tahun dengan usia kehamilan 5 bulan datang ke poliklinik dengan keluhan sakit kepala berdenyut pada satu sisi kepala yang disertai mual dan sensitif terhadap cahaya. Dokter mendiagnosis pasien mengalami migrain dan berencana memberikan terapi untuk meredakan serangan yang dialaminya. Namun, karena pasien sedang hamil, pemilihan obat harus mempertimbangkan keamanan bagi janin. Obat anti migrain manakah yang dikontraindikasikan pada pasien tersebut?
Paracetamol
Ibuprofen
Asam Mefenamat
Ergotamine
Naproxen
Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke poliklinik untuk kontrol rutin hipertensi. Pasien telah rutin mengonsumsi kaptopril selama beberapa tahun terakhir, namun hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darahnya masih 160/110 mmHg. Dokter berencana menambahkan terapi dari golongan beta blocker untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Dari riwayat penyakit diketahui bahwa pasien juga menderita asma persisten yang saat ini terkontrol dengan baik. Dokter perlu memilih beta blocker yang memiliki risiko minimal terhadap saluran napas. Obat beta blocker yang paling aman diberikan pada pasien tersebut adalah
Propanolol
Carvedilol
Labetolol
Timolol
Metoprolol
Seorang pria berusia 65 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam dan baru didiagnosis menderita diabetes melitus tipe 2. Dari riwayat penyakit diketahui bahwa pasien juga menderita gagal jantung kronis dan saat ini rutin menjalani pengobatan untuk mengontrol gejalanya. Dokter berencana memulai terapi antidiabetes oral, namun perlu mempertimbangkan kondisi komorbid pasien agar tidak memperburuk gagal jantung yang dideritanya. Obat antidiabetes manakah yang dikontraindikasikan pada pasien tersebut? (UKAI JULI 2023)
Sitagliptin
Acarbose
Metformin
Glimepirid
Pioglitazon
Seorang wanita berusia 29 tahun dengan usia kehamilan 24 minggu datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan keluhan demam tinggi, menggigil, lemas berat, dan penurunan kesadaran sejak satu hari terakhir. Dari anamnesis diketahui bahwa pasien baru kembali dari daerah endemik malaria sekitar dua minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya parasit Plasmodium falciparum dalam darah dengan parasitemia tinggi. Berdasarkan kondisi klinis dan hasil pemeriksaan, dokter menegakkan diagnosis malaria berat pada kehamilan. Apakah terapi yang paling tepat diberikan pada pasien tersebut?
ACT
Primakuin
Doksisiklin
Mefloquine
Injeksi Artesunat
Seorang ibu membawa anaknya yang berusia 5 tahun ke dokter dengan keluhan demam hilang timbul, menggigil, dan lemas sejak beberapa hari terakhir. Dari anamnesis diketahui bahwa satu minggu sebelumnya anak tersebut baru kembali dari daerah endemik malaria. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan infeksi Plasmodium falciparum. Selain itu, berdasarkan riwayat dan pemeriksaan penunjang, pasien diketahui mengalami defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD). Dalam menentukan terapi malaria, dokter perlu menghindari obat tertentu yang dapat menimbulkan efek samping serius pada kondisi tersebut. Obat yang dikontraindikasikan pada pasien ini adalah ....
Doksisiklin
Primakuin
DHP
Kina
Injeksi Artesunat
Seorang wanita berusia 28 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pada ulu hati, mual, dan rasa perih yang semakin memburuk saat perut kosong. Hasil pemeriksaan endoskopi menunjukkan adanya ulkus peptikum, dan uji urease memberikan hasil positif yang menandakan infeksi Helicobacter pylori. Dari anamnesis lebih lanjut diketahui bahwa pasien sedang hamil 5 minggu. Dokter berencana memberikan terapi eradikasi H. pylori yang efektif sekaligus relatif aman digunakan selama kehamilan. Regimen terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut adalah ....
Pantoprazole + Amoxicillin + Clarithromycin
Omeprazole + Amoxicillin + Metronidazole + Azithromycin
Ranitidin + Amoxicillin + Metronidazole
Omeprazol + Bismuth + Metronidazol
Omeprazole + Amoxicillin + Clarithromycin
Seorang wanita berusia 29 tahun datang ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan keluhan tidak mengalami menstruasi selama 3 bulan terakhir. Sebelumnya siklus menstruasi pasien teratur setiap bulan. Pasien tidak sedang hamil dan tidak menggunakan kontrasepsi hormonal. Selain itu, pasien mengeluhkan keluarnya cairan seperti ASI dari payudara meskipun tidak sedang menyusui. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar prolaktin yang meningkat di atas nilai normal. Berdasarkan hasil anamnesis dan pemeriksaan, dokter mendiagnosis pasien mengalami amenore akibat hiperprolaktinemia. Obat yang paling tepat diberikan kepada pasien adalah ....
Duloxetine
Bromokriptin
LH Agonist
Kontrasepsi Hormonal
Domperidone
Seorang wanita berusia 58 tahun didiagnosis menderita dislipidemia dan telah menjalani terapi menggunakan simvastatin selama 3 bulan. Namun, hasil pemeriksaan profil lipid menunjukkan bahwa target penurunan kadar LDL belum tercapai. Dokter kemudian memutuskan untuk mengganti terapi menjadi atorvastatin 1 kali sehari pada pagi hari. Pasien bertanya kepada apoteker mengapa atorvastatin dapat diminum pada pagi hari, berbeda dengan simvastatin yang umumnya dianjurkan diminum pada malam hari. Apakah alasan yang paling tepat?
Waktu paruh Atorvastatin panjang
Mengurangi efek samping dyspepsia
Mencegah efek samping insomnia
Mencegah efek samping berkemih di malam hari
Absorbsi atorvastatin lebih baik di pagi hari
Seorang pria berusia 68 tahun dirawat di rumah sakit setelah menjalani operasi patah tulang panggul. Mengingat pasien memiliki risiko tinggi mengalami tromboemboli vena pascaoperasi, dokter memberikan fondaparinux sebagai terapi profilaksis. Saat melakukan monitoring terapi, apoteker perlu menentukan parameter yang paling penting untuk dipantau guna memastikan keamanan penggunaan obat tersebut. Parameter apakah yang paling tepat untuk dimonitor?
Kreatin Kinase
ALT / AST
INR
Gejala Klinis Perdarahan
aPTT
Seorang wanita berusia 45 tahun dirawat di rumah sakit karena sirosis hati yang telah dideritanya selama beberapa tahun. Dalam beberapa hari terakhir, pasien tampak mudah mengantuk, bingung, dan mengalami penurunan konsentrasi. Dokter mencurigai adanya komplikasi ensefalopati hepatik dan meresepkan laktulosa sebagai bagian dari terapi. Pasien kemudian bertanya mengenai tujuan pemberian obat tersebut. Apa fungsi utama pemberian laktulosa pada pasien ini?
Menurunkan tekanan portal
Mengurangi produksi asam lambung
Menurunkan kadar amonia dalam darah
Meningkatkan sintesis albumin di hati
Mengurangi fibrosis hati
Seorang pria berusia 52 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnosis sirosis hati. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya hipertensi portal yang ditandai dengan splenomegali dan varises esofagus. Dokter berencana memberikan terapi farmakologis untuk menurunkan tekanan portal dan mengurangi risiko perdarahan varises. Obat yang paling tepat diberikan kepada pasien tersebut adalah
Captopril
Amlodipine
Valsartan
Furosemid
Propanolol
Seorang wanita berusia 55 tahun dibawa ke IGD setelah terjatuh di kamar mandi dan mengalami patah tulang panggul. Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, dokter menemukan adanya penurunan Bone Mineral Density (BMD) yang mengarah pada osteoporosis. Pasien memiliki riwayat gangguan tiroid dan telah mengonsumsi obat secara rutin selama bertahun-tahun sesuai resep dokter. Dokter menduga bahwa salah satu obat yang digunakan pasien berkontribusi terhadap penurunan kepadatan tulang tersebut. Obat yang paling mungkin menyebabkan efek samping tersebut adalah ....
PTU
Methimazole
Kalium Iodida
Levotiroksin
Propanolol
Seorang pria berusia 60 tahun didiagnosis menderita hipertensi dan diabetes melitus tipe 2. Dokter meresepkan beberapa obat, yaitu kaptopril, verapamil, metformin, glimepirid, dan vitamin B12. Setelah satu minggu mengonsumsi obat-obatan tersebut, pasien datang kembali untuk kontrol dan mengeluhkan sulit buang air besar (konstipasi) sejak memulai pengobatan. Dokter menduga keluhan tersebut merupakan efek samping dari salah satu obat yang dikonsumsi pasien. Obat yang paling mungkin menyebabkan keluhan tersebut adalah ....
Kaptopril
Verapamil
Metformin
Glimepirid
Vitamin B
Seorang wanita berusia 30 tahun dengan usia kehamilan 28 minggu datang ke poliklinik antenatal untuk pemeriksaan rutin. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 150/90 mmHg, sehingga dokter mendiagnosis pasien mengalami hipertensi pada kehamilan. Dokter berencana memberikan terapi antihipertensi yang aman bagi ibu dan janin. Namun, terdapat beberapa golongan antihipertensi yang harus dihindari karena dapat menyebabkan efek yang merugikan pada janin. Obat antihipertensi manakah yang dikontraindikasikan pada pasien tersebut?
Lisinopril
Metildopa
Labetolol
Nifedipine
MgSO4
Seorang pria berusia 58 tahun baru saja menjalani operasi bedah jantung dan saat ini sedang dalam masa perawatan pascaoperasi. Beberapa hari setelah tindakan, hasil pemeriksaan menunjukkan pasien mengalami hipertensi pulmonal, yang ditandai dengan peningkatan tekanan arteri pulmonalis dan sesak napas. Dokter mempertimbangkan penggunaan suatu obat secara off-label untuk membantu menurunkan tekanan pada sirkulasi pulmonal dan memperbaiki kondisi hemodinamik pasien. Obat yang dimaksud adalah
Domperidone
Sildenafil
Amlodipine
Tramadol
Levamisol
Seorang pria berusia 28 tahun datang ke apotek untuk menebus resep obat antihipertensi yang baru diberikan oleh dokter. Selain menjelaskan cara penggunaan obat, apoteker juga memberikan edukasi mengenai perubahan gaya hidup yang dapat membantu mengontrol tekanan darah. Salah satu anjuran yang diberikan adalah membatasi konsumsi makanan tertentu yang dapat meningkatkan tekanan darah apabila dikonsumsi berlebihan. Kandungan pada makanan yang harus dikurangi oleh pasien tersebut adalah
Kalium
Natrium
Magnesium
Zink
Besi
Seorang wanita berusia 62 tahun dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan keluhan nyeri kepala hebat dan sesak napas sejak beberapa jam yang lalu. Keluarga juga melaporkan bahwa pasien tampak lemah dan sulit beraktivitas. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 180/120 mmHg. Setelah dilakukan evaluasi lebih lanjut, tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan organ target akut seperti stroke, infark miokard, edema paru akut, atau gagal ginjal akut. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter menegakkan diagnosis hipertensi urgensi. Obat yang paling tepat diberikan untuk membantu menurunkan tekanan darah pasien adalah
Hidralazin
Captopril
Telmisartan
Amlodipine
Aliskiren
Seorang pria berusia 68 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pusing saat berdiri dari posisi duduk atau berbaring, terutama pada pagi hari. Pasien juga mengeluhkan pandangan kabur dan sering melihat seperti “berkunang-kunang” setiap kali bangun dari tempat tidur. Hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik ≥20 mmHg dan diastolik ≥10 mmHg dalam waktu 3 menit setelah perubahan posisi dari berbaring ke berdiri. Berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan tersebut, dokter mendiagnosis pasien mengalami hipotensi ortostatik. Obat yang paling tepat diberikan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah
Transfusi RBC
Hidralazine
Midodirine
Epinefrin
Nitrogliserin
Seorang pria berusia 65 tahun datang ke poliklinik paru untuk kontrol rutin. Pasien telah didiagnosis menderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan mendapatkan terapi inhalasi dari dokter. Setelah beberapa minggu penggunaan obat, pasien mengeluhkan mulut terasa kering dan sering merasa haus. Meskipun demikian, gejala sesak napas yang dialaminya membaik. Dokter menduga keluhan tersebut merupakan efek samping dari salah satu golongan obat PPOK yang digunakan pasien. Golongan obat yang paling mungkin menyebabkan efek samping tersebut adalah
Antimuskarinik
Mukolitik
Beta blocker
Mast Cell Stabilizer
Metilxanthine
Seorang pria berusia 58 tahun dengan riwayat diabetes melitus tipe 2 dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) karena tidak sadarkan diri. Keluarga melaporkan bahwa pasien tampak sangat lemas sejak dua hari terakhir dan mengalami napas yang cepat serta terengah-engah. Hasil pemeriksaan menunjukkan gula darah sewaktu 420 mg/dL. Dokter memutuskan untuk segera memberikan insulin guna menurunkan kadar glukosa darah pasien dengan cepat. Jenis insulin yang paling tepat diberikan pada kondisi tersebut adalah ....
Insulin NPH
Insulin Glargine
Insulin Aspart
Insulin Levemir
Insulin Humulin
Seorang pria berusia 40 tahun datang ke poliklinik kulit dengan keluhan gatal dan kemerahan pada daerah lipat paha sejak beberapa minggu terakhir. Dokter mendiagnosis pasien mengalami tinea kruris dan meresepkan ketokonazol oral 200 mg per hari. Dari riwayat penyakit diketahui bahwa pasien juga menderita gastritis dan mendapatkan terapi simetidin. Saat melakukan skrining resep, apoteker menemukan adanya potensi interaksi obat yang perlu diperhatikan. Apakah interaksi yang paling mungkin terjadi dari kombinasi kedua obat tersebut?
Simetidin meningkatkan kadar ketokonazol
Ketokonazol merupakan antagonist kompetitif simetidin
Terjadi pembentukan kelat antara ketokonazol dan simetidin
Simetidin meningkatkan absorbsi ketokonazol
Simetidin menurunkan kadar ketokonazol
Seorang pria berusia 35 tahun datang ke poliklinik psikiatri untuk kontrol rutin. Beberapa minggu sebelumnya, pasien didiagnosis mengalami gangguan kecemasan dan telah mendapatkan terapi duloxetine. Setelah menjalani pengobatan sesuai anjuran, pasien masih mengeluhkan rasa cemas yang berlebihan, sulit berkonsentrasi, dan sering merasa gelisah. Dokter memutuskan untuk mengganti terapi dengan obat lain yang masih berada dalam golongan yang sama dengan harapan memberikan respons yang lebih baik. Obat yang paling tepat direkomendasikan sebagai pengganti adalah
Venlafaxine
Sertraline
Fluoxetin
Pregabalin
Paroxetin
Seorang wanita berusia 44 tahun datang ke apotek untuk menebus resep yang baru diberikan oleh dokter. Saat melakukan konseling, apoteker mengingatkan pasien untuk menghindari paparan sinar matahari langsung, menggunakan pakaian pelindung, dan mempertimbangkan penggunaan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan. Edukasi tersebut diberikan karena salah satu obat yang diresepkan memiliki efek samping berupa fotosensitivitas, yang dapat menyebabkan kulit lebih mudah mengalami kemerahan atau terbakar akibat paparan sinar matahari. Obat yang paling mungkin dimaksud adalah
Kaptopril
Valsartan
Simvastatin
Amiodarone
Canaglifozine
Seorang wanita berusia 27 tahun datang ke dokter dengan keluhan produksi ASI yang sedikit sejak melahirkan satu bulan yang lalu. Bayinya tampak sering rewel setelah menyusu dan berat badan tidak mengalami peningkatan yang optimal. Setelah dilakukan evaluasi dan dipastikan tidak ada kelainan anatomis maupun masalah teknik menyusui, dokter memutuskan untuk memberikan terapi farmakologis secara off-label untuk membantu meningkatkan produksi ASI. Obat yang paling mungkin diresepkan adalah
Domperidone
Amitriptilin
Lamotrigin
NAC
Metformin
Seorang wanita berusia 32 tahun datang ke IGD dengan keluhan jantung berdebar-debar, nyeri dada, dan gelisah sejak beberapa hari terakhir. Dari anamnesis diketahui bahwa pasien rutin mengonsumsi jamu pelangsing yang dibelinya secara daring selama satu bulan terakhir. Setelah dilakukan penelusuran, produk jamu tersebut diketahui telah ditarik dari peredaran oleh BPOM karena mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang tidak dicantumkan pada label. Dokter menduga keluhan yang dialami pasien berkaitan dengan kandungan BKO tersebut. Apakah BKO yang paling mungkin ditemukan pada jamu pelangsing tersebut?
Siproheptadin
Sildenafil Sitrat
Sibutramin HCl
Fenil butazon
NAC
Seorang pria berusia 58 tahun datang ke poliklinik untuk kontrol rutin dislipidemia. Pasien telah mengonsumsi atorvastatin 40 mg sekali sehari selama beberapa bulan dan patuh terhadap terapi yang diberikan. Namun, hasil pemeriksaan profil lipid terbaru menunjukkan bahwa kadar LDL kolesterol masih berada di atas target yang ditetapkan berdasarkan risiko kardiovaskular pasien. Dokter berencana menambahkan terapi lain untuk membantu mencapai target LDL yang diinginkan. Apakah terapi tambahan yang paling direkomendasikan untuk pasien tersebut?
Mengganti terapi atorvastatin menjadi gemfibrozil
Mengganti terapi atorvastatin menjadi simvastatin 20 mg
Mengkombinasi atorvastatin dan gemfibrozil
Menambahkan omega 3
Mengkombinasi atorvastatin dengan ezetimibe
Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dibawa ke rumah sakit dengan keluhan muntah berulang, diare, napas menjadi lebih cepat, dan penurunan kesadaran yang semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir. Dari anamnesis diketahui bahwa beberapa hari sebelumnya pasien mengalami demam dan sakit kepala, kemudian mengonsumsi obat yang dibeli di warung oleh orang tuanya. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pembengkakan hati (hepatomegali) dan tanda-tanda edema serebri. Dokter menegakkan diagnosis Sindrom Reye, suatu kondisi serius yang dapat terjadi pada anak-anak setelah penggunaan obat tertentu saat mengalami infeksi virus. Obat yang paling mungkin menyebabkan kondisi tersebut adalah ....
Ibuprofen
Paracetamol
Asam Mefenamat
Aspirin
Kafein
Seorang pria berusia 63 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam untuk kontrol rutin diabetes melitus tipe 2 yang telah dideritanya selama 10 tahun. Pasien selama ini rutin mengonsumsi obat antidiabetik oral. Hasil pemeriksaan laboratorium terbaru menunjukkan bahwa pasien mengalami penurunan fungsi ginjal berat dengan nilai glomerular filtration rate (GFR) 20 mL/menit/1,73 m². Dokter melakukan evaluasi terapi dan mempertimbangkan penghentian salah satu obat antidiabetik oral karena adanya kontraindikasi pada kondisi tersebut. Obat yang dimaksud adalah (TO Nasional 2023)
Linagliptin
Pioglitazon
Exenatide
Acarbose
Metformin
Seorang wanita berusia 23 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tubuh terasa lemah, mudah lelah, sesak napas saat beraktivitas, pusing, dan kulit tampak pucat sejak beberapa bulan terakhir. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin (Hb) 8 g/dL, Mean Corpuscular Volume (MCV) rendah, serta kadar ferritin serum rendah. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter mendiagnosis pasien mengalami anemia defisiensi besi. Obat yang paling tepat direkomendasikan untuk pasien tersebut adalah
Vitamin B9
Vitamin B12
Darbopoeitin Alfa
Fero Sulfat
EPO Alfa
Seorang pria berusia 68 tahun dibawa oleh keluarganya ke poliklinik psikiatri karena sering berbicara sendiri, melihat sesuatu yang tidak dilihat orang lain, dan meyakini bahwa ada orang yang ingin mencelakainya. Selain itu, pasien cenderung menghindari interaksi sosial dan lebih sering menyendiri di rumah. Setelah dilakukan pemeriksaan kejiwaan, dokter mendiagnosis pasien mengalami skizofrenia. Dokter berencana memberikan terapi antipsikotik yang bekerja dengan menghambat reseptor dopamin D₂ untuk mengurangi gejala psikotik yang dialami pasien. Obat yang paling sesuai adalah
Chlorpromazine
Pregabalin
Quetiapine
Clozapine
Risperidone
Seorang wanita berusia 23 tahun datang ke dokter kulit dengan keluhan munculnya jerawat yang semakin banyak pada wajah dan rahang sejak beberapa bulan terakhir. Pasien telah mencoba berbagai produk perawatan kulit, tetapi perbaikan yang diperoleh minimal. Berdasarkan pemeriksaan klinis, dokter mendiagnosis pasien mengalami acne vulgaris yang diduga dipengaruhi oleh faktor hormonal. Oleh karena itu, dokter berencana memberikan terapi dari golongan antiandrogen untuk membantu mengurangi produksi sebum dan memperbaiki kondisi jerawat pasien. Obat antiandrogen yang paling tepat diberikan adalah
Estrogen
Progesteron
Spironolactone
Estrogen dan Progesteron
Dutasteride
Seorang wanita berusia 28 tahun datang ke poliklinik psikiatri dengan keluhan sering mendengar bisikan-bisikan yang tidak didengar orang lain, merasa ada seseorang yang mengawasinya, serta mengalami halusinasi yang semakin sering terjadi terutama pada malam hari. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menegakkan diagnosis skizofrenia. Dari anamnesis lebih lanjut diketahui bahwa pasien sedang hamil trimester pertama. Dokter mempertimbangkan pemberian antipsikotik yang dapat digunakan untuk mengendalikan gejala psikotik pasien. Obat yang direkomendasikan adalah .
Risperidone
Olanzapine
Diazepam
Klorpromazin
Klozapin
Seorang pria 55 tahun menderita rheumatoid arthtritis dan rutin mengosumsi metotreksat. Setelah pengobatan beberapa bulan, pasien mengalami leukopenia yang merupakan efek samping penggunaan metotreksat jangka Panjang. Apoteker menyarankan pemberian terapi tambahan berupa vitamin pada pasien. Vitamin apa yang diberikan oleh apoteker? (UKAI AGUSTUS 2022)
Vitamin A
Vitamin E
Vitamin B12
Asam Folat
Vitamin B6
Seorang wanita berusia 23 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan rasa terbakar di dada (heartburn), regurgitasi asam, dan rasa asam di mulut yang semakin sering muncul terutama setelah makan dan saat berbaring. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis pasien mengalami Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Dokter meresepkan beberapa obat untuk mengurangi gejala dan melindungi saluran cerna dari kerusakan akibat paparan asam lambung. Salah satu obat yang diresepkan bekerja sebagai pelindung mukosa dengan membentuk lapisan pelindung pada permukaan mukosa yang mengalami iritasi. Obat yang dimaksud adalah (UKAI FEBRUARI 2023)
Omeprazole
Ranitidine
Sukralfat
Antasida
Domperidone
Seorang laki-laki berusia 74 tahun datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan keluhan nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri disertai sesak napas sejak beberapa jam yang lalu. Dokter mencurigai adanya penyakit jantung koroner (Coronary Artery Disease/CAD) dan melakukan serangkaian pemeriksaan penunjang, termasuk pemeriksaan laboratorium untuk menilai adanya kerusakan otot jantung. Hasil pemeriksaan menunjukkan peningkatan salah satu biomarker jantung yang sangat spesifik terhadap cedera miokard. Biomarker jantung yang dimaksud adalah
Kalium
Kalsium
Troponin
Natrium
Fosfor
Seorang wanita berusia 55 tahun didiagnosis menderita tuberkulosis (TB) paru dan akan memulai terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) fase intensif yang mengandung rifampisin. Saat dilakukan penggalian riwayat pengobatan, diketahui bahwa pasien juga rutin mengonsumsi warfarin untuk mencegah pembentukan trombus akibat penyakit jantung yang dideritanya. Apoteker kemudian melakukan skrining resep dan menemukan adanya potensi interaksi obat yang signifikan antara rifampisin dan warfarin. Apa dampak interaksi yang paling mungkin terjadi?
Peningkatan risiko pembekuan darah
Penurunan efektivitas rifampicin
Peningkatan risiko perdarahan
Peningkatan efek samping rifampicin
Penurunan metabolisme warfarin
Seorang wanita berusia 32 tahun yang sedang hamil datang ke poliklinik ortopedi dengan keluhan nyeri tulang dan riwayat osteoporosis yang telah didiagnosis sebelumnya. Dokter berencana memberikan terapi untuk membantu mencegah penurunan massa tulang lebih lanjut. Namun, karena pasien sedang hamil, pemilihan obat harus mempertimbangkan keamanan terhadap janin. Obat manakah yang dikontraindikasikan pada pasien tersebut? (UKAI SEPTEMBER 2021)
Alendronate
Ibandronate
Kalsium Karbonat
Teriparatide
Raloxifen
Seorang pria berusia 20 tahun datang ke poliklinik saraf untuk kontrol rutin. Pasien telah didiagnosis menderita epilepsi dan telah mengonsumsi fenitoin selama 2 tahun terakhir. Meskipun patuh terhadap pengobatan, pasien masih mengalami beberapa kali kekambuhan kejang dalam beberapa bulan terakhir. Dokter memutuskan untuk menambahkan atau mengganti terapi dengan obat antiepilepsi yang bekerja dengan menghambat enzim GABA transaminase, sehingga degradasi neurotransmiter GABA berkurang dan konsentrasinya di sistem saraf pusat meningkat. Obat yang dimaksud adalah (UKAI AGUSTUS 2022)
Carbamazepine
Vigabatrin
Tiagabin
Gabapentin
Fenitoin
Seorang wanita berusia 70 tahun datang ke poliklinik ortopedi dengan keluhan nyeri dan kaku pada sendi lutut, terutama saat berjalan dan setelah bangun tidur di pagi hari. Keluhan telah dirasakan selama beberapa tahun dan semakin mengganggu aktivitas sehari-hari. Hasil pemeriksaan fisik dan radiologi menunjukkan adanya penyempitan celah sendi serta perubahan degeneratif pada lutut. Dokter menegakkan diagnosis osteoartritis dan berencana memberikan terapi berupa injeksi intraartikular untuk membantu mengurangi nyeri dan memperbaiki fungsi sendi. Obat yang paling tepat diberikan adalah (UKAI AGUSTUS 2022)
Paracetamol
Natrium Diklofenak
Kolkisin
Asam Hialuronat
Celecoxib
Seorang wanita berusia 65 tahun datang ke poliklinik ortopedi dengan keluhan nyeri pada lutut dan kesulitan berjalan yang semakin memberat dalam beberapa bulan terakhir. Hasil pemeriksaan densitometri tulang menunjukkan T-score -3,0, sehingga dokter menegakkan diagnosis osteoporosis. Untuk mengurangi risiko fraktur dan meningkatkan kepadatan tulang, dokter meresepkan alendronate. Saat menyerahkan obat, apoteker memberikan edukasi mengenai cara penggunaan yang benar agar efektivitas terapi optimal dan risiko efek samping pada saluran cerna dapat diminimalkan. Bagaimana cara minum alendronate yang tepat?
Diminum dengan segelas air putih setelah makan dan dikunyah
Diminum dengan segelas air 30 menit setelah makan dan tetap dalam posisi tegak sekurang kurangnya 30 menit
Diminum dalam keadaan berdiri tegak sebelum tidur di malam hari
Diminum dalam posisi tegak kemudian berbaring selama 30 menit
Diminum dengan segelas air 30 menit sebelum makan dan tetap dalam posisi tegak sekurang kurangnya 30 menit
Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi kejang yang berlangsung terus-menerus. Sebelum tiba di rumah sakit, orang tua telah memberikan diazepam per rektal sesuai anjuran tenaga kesehatan, namun kejang tidak berhenti dan masih berlanjut saat pasien tiba di IGD. Setelah dilakukan penilaian awal, dokter menegakkan diagnosis status epileptikus dan mempertimbangkan terapi lini berikutnya untuk segera menghentikan kejang. Terapi yang paling tepat diberikan selanjutnya adalah (UKAI OKTOBER 2023)
Diazepam rektal
Diazepam IV
Midazolam IV
Fenobarbital IV
Fenitoin IV
Seorang pria berusia 70 tahun datang ke poliklinik saraf ditemani oleh cucunya untuk kontrol rutin pengobatan penyakit Alzheimer yang telah dideritanya selama beberapa tahun. Pasien selama ini rutin mengonsumsi donepezil dan pada awal terapi menunjukkan perbaikan fungsi kognitif. Namun, hasil evaluasi terbaru menunjukkan bahwa severitas penyakit Alzheimer mengalami peningkatan, ditandai dengan penurunan daya ingat yang semakin berat serta gangguan aktivitas sehari-hari yang lebih nyata. Dokter dan apoteker mempertimbangkan penyesuaian terapi untuk membantu memperlambat progresivitas penyakit. Apa rekomendasi yang paling tepat?
Menambahkan memantine
Mengganti Donepezil dengan Rivastigmin
Mengganti Donepezil dengan Galantamine
Menambahkan Asam Valproat
Menambahkan Fenitoin
Seorang pasien wanita berusia 30 tahun sedang hamil datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada persendiannya yang timbul beberapa hari terakhir. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, ditemukan bahwa pasien tersebut menderita Rheumatoid Arthritis. Dokter ingin merekomendasikan DMARD biologis kepada ibu tersebut, karena ditemukannya kontraindikasi pada beberapa DMARD non-biologis yang bisa dipilih. Terapi apa yang bisa direkomendasikan bagi pasien ?
Sulfasalazine
Methothrexate
Etanercept
Infliximab
Leflunamid
Seorang pria berusia 40 tahun datang ke poliklinik dermatologi dengan keluhan rambut rontok berlebihan dan kebotakan dini yang semakin jelas dalam beberapa tahun terakhir. Pasien merasa garis rambut di bagian depan kepala semakin mundur dan rambut di puncak kepala semakin menipis. Dari riwayat penyakit diketahui bahwa pasien juga menderita hipertensi. Dokter menjelaskan bahwa salah satu terapi yang dapat digunakan bekerja dengan meningkatkan aliran darah di sekitar folikel rambut, sehingga merangsang pertumbuhan rambut dan memperlambat proses kebotakan. Obat yang dimaksud adalah ....
Selenium
Infliximab
Metothrexate
Minoxidil
Tacrolimus
Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk terus-menerus selama lebih dari 3 minggu, disertai penurunan berat badan, keringat malam, dan mudah lelah. Dari anamnesis diketahui bahwa pasien tinggal di lingkungan yang padat dan lembap. Dokter kemudian melakukan pemeriksaan dahak untuk Basil Tahan Asam (BTA) dan hasilnya menunjukkan BTA positif. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter menegakkan diagnosis tuberkulosis paru sensitif obat (TB paru baru). Regimen terapi yang paling tepat diberikan kepada pasien adalah ....
2HRZE + 4HR
2HRZES + HRZE + 5H3E3R3
2HRZE +4(HR)3
2HRZES + 6RH
2HRZES + 4RH
Trastuzumab merupakan antibodi monoklonal yang secara spesifik menargetkan reseptor HER2/neu (ERBB2) yang diekspresikan berlebihan pada sebagian kasus kanker payudara. Setelah berikatan dengan reseptor HER2 pada permukaan sel kanker, trastuzumab menghambat sinyal proliferasi sel dan mengaktifkan mekanisme imun, terutama Antibody-Dependent Cellular Cytotoxicity (ADCC), sehingga sel kanker dapat dihancurkan oleh sistem imun. Karena mekanisme kerjanya yang spesifik terhadap target molekuler tertentu, trastuzumab termasuk terapi target (targeted therapy) yang efektif pada kanker payudara HER2-positif.
Methothrexate
Vinkristin
5-Fluorouracil
Trastuzumab
Cisplatin
Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam untuk kontrol rutin diabetes melitus tipe 2. Pasien telah mengonsumsi metformin selama 3 bulan dan patuh terhadap pengobatan serta anjuran diet yang diberikan. Namun, hasil evaluasi menunjukkan nilai HbA1c masih 7,5%, sehingga target pengendalian glikemik belum tercapai. Dari riwayat penyakit diketahui bahwa pasien juga menderita gagal jantung kronis. Dokter berencana menambahkan obat antidiabetes lain yang tidak hanya membantu menurunkan kadar glukosa darah, tetapi juga memberikan manfaat terhadap kondisi gagal jantung yang dimiliki pasien. Obat yang paling direkomendasikan adalah (TO Nasional 2023)
Sitagliptin
Canaglifozin
Pioglitazon
Glimepirid
Repaglinid
PT. Heptamer mengembangkan sediaan tablet paracetamol sustained release. Proses registrasi sediaan tersebut memerlukan data uji bioekivalensi terhadap tablet pembanding yang tersedia di pasaran. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa produk copy dan innovator menghasilkan efikasi klinis dan keamanan yang sebanding pada dosis yang sama. Apakah jenis dari kedua produk tersebut ?
Alternatif Farmasetik
Ekivalen Farmasetik
Ekivalensi Terapetik
Alternatif Terapetik
Ekivalensi profil farmakokinetik
Seorang Wanita hamil datang ke dokter dengan keluhan demam 39°C, perut, punggung atau selangkangan terasa nyeri, sensasi panas saat buang air kecil dan urin berwarna keruh. Dokter mendiagnosis pasien mengalami pielonefritis akut. Apakah antibiotik yang direkomendasikan untuk pasien tersebut ?
Ciprofloxacin
Cefotaxime
Ceftriaxone
Gentamicin
Amoxicillin
Seorang wanita berusia 24 tahun datang ke dokter spesialis jiwa dengan keluhan perubahan suasana hati yang sangat drastis dan cepat. Dalam beberapa minggu terakhir pasien merasa sangat bersemangat, berbicara lebih cepat dari biasanya, tidur hanya beberapa jam tetapi tetap merasa bertenaga, serta sering melakukan aktivitas yang berisiko tanpa mempertimbangkan konsekuensinya. Keluarga juga melaporkan bahwa pasien tampak lebih mudah marah dan sulit dikendalikan. Setelah dilakukan wawancara dan pemeriksaan psikiatri, dokter mendiagnosis pasien mengalami gangguan bipolar episode mania akut. Obat yang paling direkomendasikan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah (UKAI 2022)
Litium
Pregabalin
Klozapin
Amitriptilin
Natrium
Seorang wanita berusia 48 tahun dirawat di rumah sakit karena mengalami infeksi berat. Hasil kultur dan uji sensitivitas menunjukkan bahwa bakteri penyebab infeksi adalah Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Berdasarkan hasil tersebut, apoteker merekomendasikan penggunaan vankomisin sebagai terapi antibiotik. Selama proses pemantauan terapi, tenaga kesehatan perlu mewaspadai salah satu efek samping khas yang dapat terjadi terutama apabila obat diberikan terlalu cepat melalui infus. Efek samping yang dimaksud adalah
Grey Syndrome
Moon Face
Steven Johnson Syndrome
Red Man Syndrome
Burning Mouth Syndrome
Seorang wanita berusia 58 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam untuk kontrol rutin. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 160/99 mmHg, sehingga pasien didiagnosis mengalami hipertensi. Dari riwayat penyakit diketahui bahwa pasien juga menderita gagal ginjal kronis (chronic kidney disease/CKD) dan sedang menjalani pemantauan fungsi ginjal secara berkala. Dokter ingin memilih obat antihipertensi yang tidak hanya menurunkan tekanan darah, tetapi juga memberikan efek proteksi terhadap ginjal. Obat yang paling direkomendasikan untuk pasien tersebut adalah (UKAI FEBRUARI 2022)
Kaptopril
Bisoprolol
Amlodipine
Furosemid
Prasozin
Seorang wanita berusia 23 tahun datang ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan keluhan siklus menstruasi yang tidak teratur, di mana haid hanya terjadi setiap 2–3 bulan sekali dan jarak antar menstruasi sering lebih dari 35 hari. Pasien juga mengeluhkan kenaikan berat badan dan munculnya jerawat dalam beberapa bulan terakhir. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dokter mendiagnosis pasien mengalami oligomenorea yang berkaitan dengan gangguan ovulasi. Dokter kemudian meresepkan suatu obat yang digunakan secara off-label untuk membantu memperbaiki siklus menstruasi pasien. Obat yang dimaksud adalah .... (UKAI AGUSTUS 2022)
Bromokriptin
Domperidon
Metformin
Celecoxib
Hyosiamin
Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke poliklinik urologi dengan keluhan sering buang air kecil terutama pada malam hari, pancaran urin melemah, dan perasaan tidak lampias setelah berkemih. Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien mengalami Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) dengan volume prostat 32 mL dan nilai Prostate-Specific Antigen (PSA) 20–35 ng/mL. Dokter mempertimbangkan pemberian terapi yang dapat menghambat konversi testosteron menjadi dihidrotestosteron (DHT) sehingga ukuran prostat dapat berkurang secara bertahap. Obat yang paling tepat direkomendasikan untuk pasien tersebut adalah (UKAI FEBRUARI 2023)
Tamsulozin
Prasozin
Dutasteride
Finasteride
Sildenafil
Seorang pria berusia 55 tahun datang ke poliklinik ortopedi dengan keluhan tinggi badan berkurang lebih dari 2,5 cm dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Pasien juga mengeluhkan nyeri punggung ringan namun tidak memiliki riwayat fraktur. Hasil pemeriksaan densitometri tulang (DEXA scan) menunjukkan nilai T-score -1,5. Berdasarkan hasil tersebut, dokter menegakkan diagnosis osteopenia dan berencana memberikan terapi untuk mencegah progresi menjadi osteoporosis. Terapi yang paling tepat direkomendasikan untuk pasien tersebut adalah ....
Ibandronate
Alendronate
Vitamin D dan Kalsium
Metothrexate
T-score normal
Seorang pria berusia 35 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri saat berkemih, sering buang air kecil, dan rasa tidak nyaman pada daerah suprapubik sejak beberapa hari terakhir. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis pasien mengalami infeksi saluran kemih (ISK) dan meresepkan eritromisin sebagai terapi antibiotik. Saat menerima obat, pasien bertanya kepada apoteker mengenai cara kerja antibiotik tersebut dalam mengatasi infeksi. Apakah mekanisme kerja eritromisin? (UKAI FEBRUARI 2022)
Menghambat sintesis protein dengan berikatan dengan ribosom sub-unit 50S
Menghambat sintesis protein dengan berikatan dengan ribosom subunit 30’s
Menghambat DNA gyrase
Menghambat enzim topoisomerase IV
Inhibitor enzim RNA Polymerase
Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun datang ke dokter spesialis jiwa dengan keluhan sering mendengar bisikan-bisikan yang tidak didengar oleh orang lain, merasa ada seseorang yang mengawasinya, serta mengalami kesulitan membedakan antara imajinasi dan kenyataan. Keluarga mengatakan bahwa gejala tersebut mulai muncul beberapa bulan setelah pasien mengalami stres berat akibat gagal diterima di universitas impiannya. Setelah dilakukan pemeriksaan psikiatri secara menyeluruh, dokter menegakkan diagnosis skizofrenia. Terapi farmakologis yang paling sesuai untuk pasien tersebut adalah ....
Clozapine
Fluphenazine
Klorpromazin
Haloperidol
Risperidone
Seorang wanita berusia 22 tahun datang ke apotek dengan keluhan mata terasa kering, perih, dan seperti ada pasir di dalam mata, terutama setelah bekerja lama di depan komputer. Setelah melakukan penggalian informasi, apoteker merekomendasikan tetes mata carmellose sodium minidose untuk membantu melembapkan permukaan mata. Sebelum pasien pulang, apoteker memberikan edukasi mengenai cara penyimpanan dan batas penggunaan produk setelah kemasan dibuka. Informasi yang paling tepat disampaikan kepada pasien adalah ....
Dapat digunakan hingga ED
28 hari setelah dibuka
24 jam setelah dibuka
3 x 24 jam setelah dibuka
1 tahun setelah dibuka
Seorang pria berusia 28 tahun datang ke klinik dengan keluhan nyeri dan rasa panas saat buang air kecil, serta terdapat cairan/lendir berwarna kekuningan yang keluar dari uretra sejak beberapa hari terakhir. Pasien mengaku memiliki riwayat hubungan seksual berisiko tanpa menggunakan pengaman. Hasil pemeriksaan fisik dan laboratorium mengarah pada diagnosis gonore (gonorrhea) yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Dokter berencana memberikan terapi antibiotik yang sesuai untuk mengatasi infeksi tersebut. Obat yang paling tepat diberikan adalah ....
Cefixime
Penicillin
Linezolid
Ciprofloxacin
Metronidazole
Seorang wanita berusia 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan munculnya luka pada area kelamin yang tidak terasa nyeri sejak beberapa minggu terakhir. Pasien juga mengeluhkan adanya lesi serupa di sekitar mulut. Hasil pemeriksaan laboratorium dan serologi menunjukkan bahwa pasien terinfeksi Treponema pallidum sehingga didiagnosis menderita sifilis primer. Dari riwayat pengobatan diketahui bahwa pasien memiliki alergi terhadap antibiotik golongan beta-laktam, sehingga dokter perlu memilih terapi alternatif yang sesuai. Antibiotik yang paling tepat diberikan kepada pasien adalah (UKAI JULI 2023)
Benzatin Penicillin
Ciprofloxacin
Metronidazole
Gentamicin
Doksisiklin
Seorang wanita berusia 45 tahun datang ke poliklinik paru untuk kontrol rutin. Pasien telah didiagnosis menderita asma kronis dan rutin mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter untuk mengendalikan gejalanya. Pada kunjungan kali ini, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya peningkatan kadar SGOT dan SGPT yang mengindikasikan gangguan fungsi hati. Dokter menduga kelainan tersebut merupakan efek samping dari salah satu obat asma yang digunakan pasien. Obat yang paling mungkin menyebabkan efek samping tersebut adalah ....
Salbutamol
Fomoterol
Budesonid
Zileuton
Kromolin
Seorang wanita berusia 25 tahun datang ke apotek dengan keluhan jerawat yang semakin banyak muncul selama kehamilannya. Pasien mengatakan bahwa saat ini ia sedang hamil trimester kedua dan ingin membeli obat jerawat yang efektif. Apoteker melakukan skrining dan menjelaskan bahwa terdapat beberapa obat jerawat yang tidak boleh digunakan selama kehamilan karena dapat membahayakan janin. Obat yang dikontraindikasikan pada ibu hamil tersebut adalah ....
(UKAI FEBRUARI 2023)
Benzoil peroksida
Klindamisin
Isothretinoin
Dexamethason
Bethamethasone
Seorang wanita berusia 34 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam dengan keluhan penurunan berat badan, demam berkepanjangan, dan batuk kronis. Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien terdiagnosis HIV dengan jumlah CD4 40 sel/μL. Selain itu, pemeriksaan dahak dan radiologi menegakkan diagnosis tuberkulosis (TB) aktif sebagai infeksi oportunistik yang menyertai. Dokter berencana memulai terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dan mempertimbangkan waktu yang tepat untuk memulai terapi Antiretroviral (ARV) guna mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan luaran klinis pasien. Kapan waktu yang paling tepat untuk memulai terapi ARV pada pasien tersebut? (UKAI FEBRUARI 2023)
2 minggu sebelum pemberian OAT
2 minggu setelah pemberian OAT
4 minggu setelah pemberian OAT
8 minggu setelah pemberian OAT
Diberikan bersamaan dengan OAT
Seorang pria berusia 45 tahun datang ke rumah sakit untuk kontrol diabetes melitus. Hasil pemeriksaan menunjukkan nilai HbA1c sebesar 9,2%, sehingga dokter memutuskan untuk memulai terapi insulin guna mencapai target glikemik yang lebih baik. Saat konseling, apoteker menjelaskan teknik penyuntikan insulin yang benar, termasuk pentingnya melakukan rotasi lokasi penyuntikan dan menghindari penggunaan area yang sama secara terus-menerus. Apoteker juga menjelaskan bahwa penyuntikan berulang pada lokasi yang sama dapat menimbulkan efek samping tertentu. Efek samping yang dimaksud adalah
Penurunan efektivitas insulin
Lipodistrofi
Lipohipertropi
Liposuction
Infeksi bakteri
Seorang pria berusia 45 tahun dengan riwayat gout artritis datang ke poliklinik untuk kontrol rutin. Pasien selama ini mendapatkan terapi berupa kolkisin, natrium diklofenak, natrium bikarbonat, allopurinol, dan probenesid. Pada kunjungan kali ini, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tekanan darah pasien mengalami peningkatan dibandingkan kunjungan sebelumnya. Dokter dan apoteker kemudian melakukan evaluasi terhadap obat-obatan yang digunakan pasien untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab kondisi tersebut. Obat yang paling mungkin menyebabkan peningkatan tekanan darah adalah
Kolkisin
Natrium Diklofenak
Natrium Bikarbonat
Probenesid
Allopurinol
Seorang pria berusia 54 tahun datang ke poliklinik saraf untuk kontrol rutin. Pasien didiagnosis menderita epilepsi dan memerlukan terapi antiepilepsi jangka panjang untuk mengendalikan kejang. Dari hasil anamnesis dan pemeriksaan laboratorium diketahui bahwa pasien juga memiliki riwayat gangguan hati kronis. Dokter mempertimbangkan pemilihan obat antiepilepsi yang aman digunakan pada pasien dengan fungsi hati yang terganggu dan memiliki metabolisme hepatik yang minimal. Obat yang paling tepat diberikan adalah (UKAI 2021)
Gabapentin
Asam Valproat
Fenitoin
Fenobarbital
Karbamazepin
Seorang pria berusia 30 tahun datang ke dokter dengan keluhan diare disertai darah dan lendir pada feses, nyeri perut, serta demam sejak beberapa hari terakhir. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa pasien terinfeksi bakteri Shigella spp., sehingga dokter menegakkan diagnosis disentri basiler. Dari riwayat pengobatan diketahui bahwa sebelumnya pasien pernah mengalami keluhan serupa dan telah mendapatkan terapi kotrimoksazol, namun gejala tidak membaik. Oleh karena itu, dokter memutuskan untuk memberikan antibiotik alternatif yang lebih efektif terhadap infeksi tersebut. Antibiotik yang paling tepat diberikan adalah (UKAI AGUSTUS 2023)
Levotiroksin
Kloramfenikol
Penisillin G
Metronidazole
Ciprofloxacin
Seorang wanita berusia 33 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan keputihan, nyeri saat berkemih, dan nyeri panggul ringan. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa pasien terinfeksi Chlamydia trachomatis. Saat melakukan anamnesis, dokter mengetahui bahwa pasien sedang hamil 5 minggu. Dalam menentukan terapi, dokter harus mempertimbangkan keamanan antibiotik terhadap janin karena beberapa antibiotik diketahui dapat memberikan efek yang merugikan selama kehamilan. Antibiotik yang tidak tepat diberikan pada pasien tersebut adalah (UKAI SEPTEMBER 2021)
Doksisiklin
Tetrasiklin
Cefixime
Ceftriaxone
Ciprofloxacin
Seorang pria berusia 60 tahun dengan riwayat gagal ginjal kronik datang ke poliklinik nefrologi untuk kontrol rutin. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa pasien mengalami hiperfosfatemia, sehingga dokter meresepkan kalsium karbonat (CaCO₃) 500 mg tiga kali sehari. Saat menyerahkan obat, apoteker memberikan edukasi mengenai cara penggunaan yang tepat agar obat dapat bekerja secara optimal dalam menurunkan kadar fosfat darah. Informasi yang paling tepat disampaikan kepada pasien adalah
Diminum 30 menit sebelum makan
Diminum 15 menit sebelum makan
Diminum 1 jam setelah makan
Diminum setelah makan pagi
Diminum bersama dengan makanan
Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) oleh ayahnya dengan keluhan demam tinggi selama 4 hari, disertai pegal-pegal, mual, muntah, berkeringat, dan menggigil. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya infeksi malaria sehingga dokter menegakkan diagnosis malaria. Dari riwayat kesehatan diketahui bahwa pasien memiliki defisiensi enzim Glucose-6-Phosphate Dehydrogenase (G6PD). Dalam menentukan terapi, dokter perlu menghindari penggunaan obat antimalaria tertentu yang dapat menyebabkan komplikasi serius pada kondisi tersebut. Obat yang dikontraindikasikan pada pasien ini adalah ....
Kina
Klorokuin
Artemisin
DHP
Primakuin
Seorang pria berusia 22 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan mudah lelah, mual, muntah, wajah tampak pucat, dan sering merasa lemas sejak beberapa bulan terakhir. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya anemia megaloblastik, ditandai dengan peningkatan ukuran eritrosit (MCV tinggi). Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dokter menemukan bahwa pasien menderita gastritis autoimun yang menyebabkan gangguan produksi faktor intrinsik, sehingga penyerapan vitamin tertentu di usus terganggu. Berdasarkan kondisi tersebut, terapi yang paling tepat diberikan adalah ....
Asam Folat
Vitamin B12
Eritropoeitin
Zat besi
Vitamin B6
Seorang wanita berusia 33 tahun dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan keluhan sesak napas berat yang semakin memburuk sejak beberapa jam terakhir. Pasien memiliki riwayat asma dan rutin menggunakan obat yang diresepkan dokter. Saat tiba di IGD, pasien tampak kesulitan berbicara karena sesak, frekuensi napas meningkat, dan terdengar mengi saat bernapas. Hasil pengukuran Peak Expiratory Flow (PEF/APE) menunjukkan nilai 50% dari nilai prediksi terbaik pasien, yang termasuk dalam zona merah. Tindakan yang paling tepat dilakukan untuk menangani kondisi pasien adalah
Memberikan kombinasi obat asma
Memberikan inhaler salbutamol
Meningkatkan dosis atau melakukan perubahan dosis
Melakukan perawatan di IGD dan berikan terapi oksigen
Kondisi pasien masih dalam keadaan stabil
Seorang wanita membawa ayahnya yang berusia 67 tahun ke poliklinik saraf karena mengalami tremor saat istirahat, gerakan yang semakin lambat (bradikinesia), otot terasa kaku, dan kesulitan berjalan. Setelah dilakukan pemeriksaan neurologis, dokter mendiagnosis pasien menderita penyakit Parkinson. Untuk mengatasi gejalanya, dokter meresepkan terapi kombinasi levodopa dan karbidopa. Pasien kemudian bertanya kepada apoteker mengenai alasan kedua obat tersebut diberikan secara bersamaan. Apa tujuan pemberian kombinasi tersebut?
Mempercepat konversi levodopa menjadi dopamin
Mengurangi metabolism levodopa
Bekerja secara sinergis
Mengurangi efek samping levodopa
Meningkatkan jumlah levodopa yang masuk ke otak
Seorang wanita berusia 58 tahun dirawat di rumah sakit karena peptic ulcer dan telah menjalani perawatan selama beberapa hari. Selama masa rawat inap, pasien mulai mengeluhkan batuk, sesak napas, dan demam. Hasil pemeriksaan fisik dan radiologi menunjukkan adanya infiltrat serta penumpukan cairan pada kantung udara (alveoli) di kedua paru-paru. Kultur sputum menunjukkan infeksi oleh Pseudomonas aeruginosa. Berdasarkan waktu timbulnya infeksi selama perawatan di rumah sakit, dokter menegakkan diagnosis Hospital Acquired Pneumonia (HAP). Antibiotik yang paling tepat diberikan kepada pasien tersebut adalah ....
Amoxicillin
Eritromisin
Cefixime
Ceftriaxone
Piperacillin-Tazobactam
Seorang pria berusia 50 tahun datang ke dokter spesialis kulit dan kelamin dengan keluhan gatal pada kulit disertai bercak putih yang semakin meluas sejak beberapa minggu terakhir. Setelah dilakukan pemeriksaan klinis dan penunjang, dokter mendiagnosis pasien mengalami infeksi jamur. Dari hasil penelusuran riwayat penyakit dan pemeriksaan laboratorium, diketahui bahwa pasien memiliki Chronic Kidney Disease (CKD) stadium 2. Dalam menentukan terapi antijamur, dokter perlu menghindari obat yang dapat memperburuk fungsi ginjal pasien. Obat antijamur yang dikontraindikasikan atau harus sangat dihindari pada kondisi tersebut adalah ....
Flukonazol
Ketokonazol
Mikonazol
Nistatin
Amfoterisin B
Seorang wanita berusia 44 tahun datang ke poliklinik untuk kontrol rutin dan didiagnosis mengalami hipertensi stadium 1. Dari riwayat penyakit diketahui bahwa pasien juga menderita asma dan rutin menggunakan salbutamol serta budesonide inhalasi untuk mengendalikan gejalanya. Dokter mempertimbangkan pemberian obat antihipertensi dari golongan beta blocker, namun perlu memilih obat yang tidak memperburuk kondisi asma pasien. Obat beta blocker yang dikontraindikasikan pada pasien tersebut adalah ....
Metoprolol
Atenolol
Bisoprolol
Timolol
Esmolol
Seorang wanita berusia 58 tahun datang ke poliklinik mata dengan keluhan penglihatan yang semakin kabur dan sering melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu. Setelah dilakukan pemeriksaan tonometri dan funduskopi, dokter mendiagnosis pasien mengalami glaukoma sudut terbuka. Dari anamnesis diketahui bahwa pasien juga memiliki riwayat hipertensi sejak 4 tahun yang lalu dan rutin mengonsumsi obat antihipertensi. Dalam menentukan terapi, dokter perlu mempertimbangkan kondisi komorbid yang dimiliki pasien. Obat yang tidak direkomendasikan adalah
Timolol
Lantanoprost
Pilokarpin
Brimonidin
Azetolamide
Seorang pria berusia 62 tahun dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) setelah ditemukan tidak sadarkan diri di kamarnya oleh anggota keluarganya. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 190/110 mmHg. Pemeriksaan lebih lanjut menemukan adanya kerusakan organ target akut, ditandai dengan gangguan neurologis yang mengarah pada ensefalopati hipertensif. Dokter menegakkan diagnosis hipertensi emergensi dan memutuskan untuk segera menurunkan tekanan darah menggunakan obat antihipertensi intravena yang bekerja cepat dan dapat dititrasi sesuai respons pasien. Obat yang paling tepat diberikan adalah ....
Nitroprusside
Irbesartan
Kaptopril
Klonidin
Bisoprolol
Seorang wanita berusia 29 tahun yang sedang hamil datang ke poliklinik dengan keluhan pusing disertai sensasi berputar (vertigo) yang muncul terutama saat bangun dari posisi berbaring atau ketika berdiri dari posisi duduk. Keluhan tersebut disertai rasa tidak seimbang saat berjalan dan mual ringan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan menyingkirkan penyebab lain, dokter mendiagnosis pasien mengalami vertigo dan berencana memberikan terapi untuk mengurangi gejala yang dialami. Obat yang paling tepat diberikan adalah ....
(UKAI FEBRUARI 2023)
Na-Diklofenak
Paracetamol
Ibuprofen
Asam Mefenamat
Betahistin
Seorang wanita berusia 55 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada sendi lutut dan lengan, terutama saat bangun tidur di pagi hari. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis pasien mengalami osteoartritis dan meresepkan natrium diklofenak untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Dari hasil penggalian riwayat pengobatan diketahui bahwa pasien memiliki riwayat stroke iskemik dan rutin mengonsumsi warfarin sebagai terapi antikoagulan. Saat melakukan skrining resep, apoteker menemukan adanya potensi interaksi yang signifikan antara kedua obat tersebut. Apakah interaksi yang paling mungkin terjadi? (UKAI FEBRUARI 2022)
Peningkatan risiko pembekuan darah
Penurunan efektivitas natrium diklofenak
Peningkatan risiko perdarahan
Peningkatan metabolisme Na-Diclofenac
Penurunan absorbsi warfarin
Seorang wanita berusia 34 tahun datang ke dokter spesialis kulit dan kelamin dengan keluhan kulit terasa kering, kaku, dan terdapat bercak serta luka yang semakin menyebar pada beberapa bagian tubuh. Pasien juga mengeluhkan adanya penurunan sensasi pada area kulit yang terkena. Setelah dilakukan pemeriksaan klinis dan kultur, hasil menunjukkan adanya infeksi oleh Mycobacterium leprae. Dokter menegakkan diagnosis lepra (kusta) dan merencanakan terapi antimikroba yang sesuai. Obat yang direkomendasikan untuk pasien tersebut adalah ....
Dapson
Tenofovir
Amoxicillin
Kloramfenikol
Gentamicin
Seorang pria berusia 60 tahun dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan keluhan nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri. Hasil pemeriksaan EKG dan biomarker jantung mengarah pada diagnosis Non-ST Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI). Dokter meresepkan terapi Dual Antiplatelet Therapy (DAPT) berupa aspirin dan clopidogrel untuk mencegah pembentukan trombus lebih lanjut. Saat dilakukan penggalian riwayat penyakit, keluarga pasien menyampaikan bahwa pasien memiliki riwayat gastritis yang sering kambuh. Untuk meminimalkan risiko efek samping gastrointestinal akibat terapi antiplatelet, obat tambahan yang paling tepat diberikan adalah ....
Asam Mefenamat
Sukralfat
Pantoprazole
Antasida
Omeprazole
Seorang laki-laki berusia 17 tahun datang ke dokter untuk kontrol rutin. Pasien mengeluhkan munculnya bercak putih di sekitar mulut dan rongga mulut yang disertai rasa tidak nyaman saat makan. Dari hasil anamnesis diketahui bahwa pasien memiliki riwayat asma dan rutin menggunakan obat inhalasi yang diresepkan dokter. Setelah dilakukan evaluasi, dokter menduga keluhan tersebut merupakan efek samping dari terapi asma yang digunakan pasien. Obat yang paling mungkin menyebabkan efek samping tersebut adalah (UKAI FEBRUARI 2021)
Ventolin Inhaler
Inhalasi Fluticason
Zileuton
Ipratropium Bromida
salbutamol
Seorang pria berusia 42 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam tinggi yang berlangsung lebih dari satu minggu, disertai sakit kepala, lemas, dan gangguan pencernaan. Hasil pemeriksaan laboratorium dan klinis mengarah pada diagnosis demam tifoid, sehingga dokter meresepkan kloramfenikol sebagai terapi antibiotik. Apoteker kemudian memberikan edukasi mengenai efek samping yang perlu diwaspadai, terutama jika obat digunakan dalam jangka panjang atau pada kondisi tertentu. Efek samping serius yang dapat terjadi akibat penggunaan kloramfenikol jangka panjang adalah ....
Anemia Aplastik
Angiodema
Hipertensi
Grey Syndrome
Gigi Kuning
