NEW
Font size
WorksheetsA1 Pre Test & Post Test Pengantar Dispenser
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Dispenser alat bantu dengar adalah?
Seorang profesional kesehatan yang memiliki keahlian khusus dalam membantu orang dengan gangguan pendengaran.
Seorang profesional kesehatan yang memiliki keahlian khusus dalam membantu orang dengan gangguan penglihatan.
Seorang profesional kesehatan yang memiliki keahlian khusus dalam membantu orang dengan gangguan pendengaran dan wicara.
Seorang profesional kesehatan yang memiliki keahlian khusus dalam membantu orang dengan gangguan motorik.
Dispenser alat bantu dengar memberikan konsultasi profesional yang meliputi?
Pemeriksaan telinga Pasien, Merekomendasikan alat bantu dengar, Meminta alat bantu dengar, Memasang alat bantu dengar, Memberikan konseling dan memberikan perawatan alat bantu dengar.
Pemeriksaan telinga Pasien, Merekomendasikan alat bantu dengar, Memilih alat bantu dengar, Memasang alat bantu dengar, Meminta konseling dan meminta perawatan alat bantu dengar.
Pemeriksaan telinga Pasien, Merekomendasikan alat bantu dengar, Memilih alat bantu dengar, Memasang alat bantu dengar, Memberikan konseling dan memberikan perawatan alat bantu dengar.
Pemeriksaan telinga Pasien, Merekomendasikan alat bantu dengar, Memilih alat bantu dengar, Memasang alat bantu dengar, Menjual konseling dan memberikan perawatan alat bantu dengar.
Seorang Dispenser profesional harus memiliki kemampuan?
Keterampilan klenik, Keterampilan konseling, Pengetahuan teknis, Pengetahuan produk dan keahlian dalam penjualan.
Keterampilan klinis, Keterampilan konseling, Pengetahuan alam, Pengetahuan produk dan keahlian dalam penjualan.
Keterampilan klinis, Keterampilan konsumsi, Pengetahuan teknis, Pengetahuan produk dan keahlian dalam penjualan.
Keterampilan klinis, Keterampilan konseling, Pengetahuan teknis, Pengetahuan produk dan keahlian dalam penjualan.
Dari pernyataan di bawah ini manakah tahapan konsultasi yang benar?
Timpanometri→Otoskopi→Case history→Audiometri→Penjelasan audiometri→Trial ABD→Pemilihan ABD→Pemasangan & tindak lanjut.
Case history→Otoskopi→Penjelasan audiometri→Trial ABD→Audiometri→Pemilihan ABD→Pemasangan & tindak lanjut→Timpanometri.
Case history→Otoskopi→Timpanometri→Audiometri→Penjelasan audiometri→Trial ABD→Pemilihan ABD→Pemasangan & tindak lanjut.
Audiometri→Otoskopi→Timpanometri→Case history→Penjelasan audiometri→Trial ABD→Pemilihan ABD→Pemasangan & tindak.
Case history merupakan catatan mengenai informasi medis dan sosial pasien yang berkaitan dengan gangguan pendengaran pasien, meliputi?
Keluhan utama pasien, Riwayat penyakit, Tindakan medis sebelumnya, Pekerjaan, dan Riwayat keluarga.
Keluhan utama pasien, Riwayat penyakit, Tindakan medis setelahnya, Pekerjaan, dan Riwayat teman.
Keluhan utama pasien, Riwayat keuangan, Tindakan medis sebelumnya, Pekerjaan, dan Riwayat keluarga.
Keluhan utama keluarga, Riwayat penyakit, Tindakan medis sebelumnya, Pekerjaan istri, dan Riwayat keluarga.
Pemeriksaan otoskopi adalah?
Pemeriksaan fisik bagian luar telinga yang meliputi: daun telinga, liang telinga dan telinga dalam.
Pemeriksaan fisik bagian luar telinga yang meliputi: daun telinga, oval window dan gendang telinga.
Pemeriksaan fisik bagian luar telinga yang meliputi: daun telinga, liang telinga dan gendang telinga.
Pemeriksaan fisik bagian luar telinga yang meliputi: daun telinga, koklea dan gendang telinga.
Pemeriksaan otoskopi dapat memberikan informasi mengenai tentang?
Kondisi liang telinga pasien.
Kondisi koklea pasien.
Kondisi kepala pasien.
Kondisi oval window pasien.
Apa yang dimaksud dengan pemeriksaan audiometri?
Pemeriksaan pendengaran untuk menilai sensitivitas otak seseorang dengan menggunakan alat audiometer.
Pemeriksaan mata untuk menilai sensitivitas mata seseorang dengan menggunakan alat audiometer.
Pemeriksaan pendengaran untuk menilai sensitivitas pendengaran seseorang dengan menggunakan alat timpanometer.
Pemeriksaan pendengaran untuk menilai sensitivitas pendengaran seseorang dengan menggunakan alat audiometer.
Yang bukan manfaat dari pemeriksaan audiometri adalah?
Derajat gangguan pendengaran pasien.
Konfigurasi gangguan pendengaran pada timpanogram.
Jenis gangguan pendengaran pasien.
Mengetahui perbandingan kedua telinga pasien.
Salah satu tugas seorang dispenser alat bantu dengar adalah?
Menjadi seorang psikolog.
Menjadi seorang spesialis taktis.
Menjadi seorang konten kreator.
Menjadi seorang psikiater.
