NEW
Font size
WorksheetsManajemen Risiko
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Tujuan manajemen risiko dalam pelayanan kesehatan, kecuali :
Meningkatkan hasil asuhan pasien
Mengelola sumber daya secara efektif
Mendukung kepatuhan terhadap regulasi/ peraturan, dan perUUan
Benar semua
Pemilik risiko dalam instansi/ perusahaan adalah :
Setiap unit kerja di RS
Komite K3RS, Komite Mutu & Keselamatan Pasien serta Komite PPI
Direktur RS
Semua salah
Ruang lingkup manajemen risiko RS, kecuali :
Pasien dan staf medis
Risk register
Fasilitas dan lingkungan RS
Bisnis RS
Komponen-komponen penting program menajemen risiko, meliputi:
Manajemen terkait tuntutan
Investigasi yang tidak diharapkan (KTD)
Identifikasi dan analisis risiko
Benar semua
Proses berisiko yang dapat terjadi pada pasien, kecuali :
Resiko reputasi
Risiko jatuh
Risiko fasilitas dan peralatan
Risiko infeksi
Cara perhitungan risiko adalah :
Risk = probability x consekuensi
Risiko = dampak x kemungkinan
A dan b Benar
A dan b Salah
Metode perbaikan kinerja dengan mengidentifikasi dan mencegah potensi kegagalan sebelum terjadi disebut :
FMEA (Failure Mode and Effect Analysis)
RCA (Root Cause Analysis)
JSA (Job Safety Analysis)
PCRA (Pre Construction Risk Assesment)
Hierarki pengendalian bahaya risiko dalam K3, kecuali:
Subtitusi dan eliminasi
Rekayasa engginering
Transfer risiko
Administrasi dan APD
Alat bantu untuk pengawasan dan tinjau manajemen risiko adalah:
FMEA (Failure Mode and Effect Analysis)
Risk Register
RCA (Root Cause Analysis)
JSA (Job Safety Analysis)
Manajemen risiko adalah
Pendekatan sistematis dan terintegrasi atas semua risiko yang dihadapi perusahaan
Sebuah gagasan bahwa perusahaan perlu mengidentifikasi dan menghitung semua exposure risikonya dan mengelola risiko-risiko tersebut dalam sebuah kerangka kerja terpadu-sehingga tidak lagi menggunakan pendekatan yang tersekat-sekat
Kegiatan terkordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi yang berkaitan dengan risiko
Benar semua
