NEW
Font size
WorksheetsKuis Persediaan Barang
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Mengapa kontrol persediaan penting bagi perusahaan?
Untuk memaksimalkan keuntungan
Karena persediaan merupakan aset terbesar pada perusahaan dagang dan manufaktur
Untuk mengurangi kebutuhan modal kerja
Untuk meningkatkan penjualan
Kesalahan dalam menentukan biaya persediaan dapat menyebabkan:
Meningkatnya harga jual produk
Kesalahan dalam laporan keuangan
Penurunan volume penjualan
Peningkatan risiko pencurian
Asumsi arus biaya persediaan pada metode FIFO adalah:
Barang yang terakhir dibeli dijual terlebih dahulu
Barang yang pertama dibeli dijual terlebih dahulu
Semua barang dihitung berdasarkan rata-rata biaya
Barang termahal dijual lebih dahulu
Pada metode LIFO, biaya persediaan yang dicatat adalah:
Biaya barang yang pertama kali masuk
Biaya barang yang terakhir kali masuk
Rata-rata biaya seluruh barang
Biaya pasar saat ini
Metode rata-rata biaya menentukan harga pokok berdasarkan:
Barang yang paling awal dibeli
Barang yang terakhir dibeli
Rata-rata biaya barang yang tersedia untuk dijual
Harga barang di pasar saat ini
Jika persediaan barang dagangan dicatat lebih kecil dari seharusnya, maka:
Harga pokok penjualan akan lebih kecil
Laba bersih akan lebih besar
Laba kotor dan bersih akan lebih kecil
Ekuitas pemilik akhir akan lebih besar
Harga pokok penjualan (HPP) dihitung dengan:
Menambahkan biaya pembelian ke saldo awal persediaan
Mengurangkan persediaan akhir dari barang tersedia untuk dijual
Menggunakan harga pasar saat ini
Menambah laba kotor ke penjualan bersih
Sistem perpetual dalam pencatatan persediaan adalah:
Pencatatan dilakukan hanya di akhir periode
Pencatatan dilakukan secara kontinu setiap ada transaksi
Pencatatan dilakukan berdasarkan estimasi
Pencatatan dilakukan berdasarkan nilai pasar
Pada metode FIFO dengan sistem perpetual, harga pokok penjualan dihitung berdasarkan:
Biaya barang yang dibeli terakhir
Biaya barang yang dibeli terlebih dahulu
Rata-rata biaya barang yang tersedia
Harga barang yang ada di pasar
Metode LIFO lebih cocok digunakan jika:
Harga barang cenderung naik dari waktu ke waktu
Harga barang stabil sepanjang waktu
Barang tidak memiliki perbedaan harga pembelian
Perusahaan ingin menampilkan persediaan akhir yang lebih besar
Penilaian persediaan pada biaya atau harga pasar yang lebih rendah bertujuan untuk:
Mengurangi nilai laba perusahaan
Menyajikan nilai persediaan yang realistis
Menghindari pencatatan laba berlebihan
Memberikan informasi untuk pengambilan keputusan pajak
Jika terdapat 1.000 unit barang tersedia untuk dijual, tetapi hanya 700 unit yang terjual, maka:
300 unit menjadi persediaan akhir
1.000 unit dihitung sebagai persediaan akhir
Harga pokok penjualan dihitung untuk 300 unit
Semua unit dianggap terjual
Persediaan yang dilaporkan dalam neraca harus menunjukkan:
Nilai pasar barang
Biaya barang yang tersedia untuk dijual
Biaya atau nilai pasar yang lebih rendah
Biaya total pembelian sepanjang tahun
Pada metode biaya rata-rata periodik, rata-rata biaya dihitung dengan:
Membagi total biaya barang yang tersedia untuk dijual dengan jumlah unit yang tersedia
Menjumlahkan seluruh biaya barang yang terjual
Mengurangkan persediaan akhir dari biaya total
Menggunakan harga pasar saat ini
Salah satu risiko utama yang dihadapi persediaan adalah:
Penurunan nilai barang karena inflasi
Kerusakan atau pencurian barang
Kelebihan laba kotor dalam laporan keuangan
Penurunan harga pokok penjualan
