Font size
WorksheetsPost Test Praktikum Proses Manufaktur
Total questions: 24
Worksheet time: 20mins
Ketelitian pengerjaan menggunakan kikir sangat bergantung pada:
Jenis bahan benda kerja dan jenis kikir yang digunakan
Ukuran ragum yang digunakan
Kecepatan tangan saat mengikir
Panjang meja kerja
Proses penandaan pada benda kerja menggunakan scriber harus memperhatikan:
Kedalaman goresan dan posisi benda kerja
Kekasaran permukaan benda kerja
Ketajaman ujung scriber
Semua jawaban benar
Penggunaan kikir silang dilakukan untuk:
Membentuk sudut 90 derajat dengan akurasi tinggi
Mempercepat proses pengikiran benda kerja panjang
Menghilangkan tanda gores dari proses kikir sebelumnya
Membuat alur tertentu pada benda kerja
Material dengan kekerasan tinggi seperti baja paduan sering memerlukan teknik kerja bangku khusus, yaitu:
Pemanasan sebelum pengikiran
Penggunaan kikir karbida
Kombinasi pemotongan manual dan gerinda
Semua jawaban benar
Komponen utama pada mesin freis yang berfungsi untuk memutar cutter adalah:
Ragum
Arbor
Meja mesin
Spindel
Cutter pada mesin freis yang digunakan untuk membuat alur berbentuk U adalah
End mill
Face mill
Slot drill
Shell mill
Operasi pemotongan pada mesin freis yang sejajar dengan sumbu spindel disebut
Face milling
Peripheral milling
Slotting
Drilling
Proses pemotongan permukaan besar dengan hasil rata disebut:
Slotting
Face milling
Gear cutting
Pocket milling
Bahan cutter freis yang paling tahan terhadap panas adalah:
Baja karbon tinggi
Baja HSS
Carbide
Stainless steel
Prinsip utama proses SMAW adalah menghasilkan panas melalui:
Gesekan antara elektroda dan benda kerja
Arus listrik yang menghasilkan busur api antara elektroda dan benda kerja
Reaksi kimia antara elektroda dan fluks
Tekanan mekanis pada benda kerja
Elektroda pada proses SMAW disebut juga sebagai:
Media pendingin
Material pelindung
Material pengisi
Alat pembakar
Fungsi fluks yang melapisi elektroda pada SMAW adalah untuk:
Melindungi busur listrik dari kontaminasi udara
Menurunkan suhu benda kerja
Meningkatkan kecepatan pengelasan
Membentuk struktur metalurgi baru
Penyebab utama terjadinya porositas pada hasil las SMAW adalah:
Penggunaan elektroda yang tumpul
Pemanasan benda kerja yang terlalu tinggi
Kontaminasi udara pada area las
Arus pengelasan yang terlalu rendah
Salah satu keunggulan proses SMAW dibandingkan proses pengelasan lainnya adalah:
Tidak memerlukan pelindung gas tambahan
Hasil las yang selalu sempurna tanpa cacat
Dapat digunakan pada semua jenis logam tanpa pengaturan
Tidak memerlukan operator yang terlatih
Fungsi utama eretan panjang pada mesin bubut adalah untuk:
Mengatur kedalaman potong benda kerja
Menggerakkan pahat sepanjang sumbu longitudinal benda kerja
Menahan benda kerja selama proses pembubutan
Mengatur putaran spindel
Ketelitian gerak eretan panjang pada mesin bubut biasanya dipengaruhi oleh:
Kekencangan ulir pada spindle
Kondisi ulir lead screw dan backlash
Kecepatan putaran chuck
Jenis bahan benda kerja
Pada pembubutan presisi, pengecekan ketelitian posisi eretan panjang dilakukan dengan:
Dial indikator
Skala utama eretan
Mata pengamat operator
Alat ukur ulir
Langkah pertama dalam proses membubut benda kerja adalah:
Memasang benda kerja pada chuck dengan kuat
Mengatur kecepatan putaran spindel
Mengatur posisi pahat pada titik nol
Melakukan pengecekan dimensi akhir benda kerja
Sebelum membubut, posisi pahat harus diatur terhadap:
Sumbu pusat benda kerja
Permukaan meja mesin
Bagian terluar benda kerja
Bagian paling tebal benda kerja
Tahapan yang benar dalam pembubutan adalah:
Penyentuhan benda kerja, pembubutan kasar, pembubutan halus, finishing
Pembubutan kasar, finishing, pembubutan halus, penyentuhan benda kerja
Pembubutan halus, penyentuhan benda kerja, finishing
Finishing, penyentuhan benda kerja, pembubutan kasar
Fungsi utama pembubutan kasar adalah untuk:
Menghilangkan sebagian besar material benda kerja
Membentuk dimensi akhir benda kerja
Memberikan hasil permukaan yang sangat halus
Mengatur posisi pahat
Kecepatan pemotongan pada tahapan finishing pembubutan biasanya:
Lebih tinggi dibandingkan pada pembubutan kasar
Lebih rendah dibandingkan pada pembubutan kasar
Sama dengan pembubutan kasar
Tidak dipengaruhi oleh tahapan pembubutan
Untuk membubut diameter luar, alat yang digunakan adalah:
Pahat potong kasar
Pahat potong ulir
Pahat potong rata
Pahat potong finishing
Tuliskan apa saja yang anda dapatkan (pelajari) pada MK Praktikum Proses Manufaktur ini?
