WorksheetsMelakukan Verifikasi dan Pemeliharaan Peralatan
Total questions: 10
Worksheet time: 30mins
Dalam melakukan verifikasi dan pemeliharaan peralatan ada beberapa peran yang harus dilakukan. Salah satunya adalah melakukan pemeliharaan rutin untuk mencegah kesalahan pengukuran dan kerusakan peralatan. Peran tersebut adalah
Mengensure Akurasi
Menghindari Kesalahan
Meningkatkan Efisiensi
Memenuhi Standar
Mengurangi risiko
Dalam melakukan suatu praktikum ataupun analisa diperlukan peralatan baik itu peralatan gelas volumetrik ataupun peralatan laboratorium lainnya. Di bawah ini adalah prosedur pra penggunaan peralatan
1. Pastikan kalibrasi sudah dilakukan.
2. Periksa peralatan untuk kerusakan atau keausan.
3. Baca manual penggunaan.
4. Kenakan peralatan keselamatan (sarung tangan, kacamata).
5. Siapkan bahan dan sampel.
Urutan pra penggunaan peralatan adalah
1, 2, 3, 4 dan 5
2, 3, 4, 1 dan 5
2, 3, 1, 5 dan 4
1, 3, 5, 2 dan 4
2, 4, 1, 3 dan 5
Sumber ketidakpastian dalam pengoperasian peralatan laboratorium memungkinkan terjadi hal tersebut. Kegagalan komponen, aus atau rusak merupakan salah satu sumber ketidakpastian kategori
Bahan dan sampel
Kondisi lingkungan
Penggunaan tidak tepat
Kalibrasi tidak tepat
Kerusakan peralatan
Seorang analis melakukan uji mutu suatu produk di laboratorium. Ada beberapa peralatan dan bahan yang digunakan dalam uji tersebut, setelah semua peralatan yang digunakan dibersihkan dan dikembalikan ke tempatnya semula. Yang termasuk bahan pembersih dan alat bantu adalah
Aquades dan pengukur panjang
Kain lap dan minyak pelumas
Sarung tangan dan kain lap
Sabun cain dan alat pengukur tekanan
HCl dan masker
Sumber kesalahan adalah faktor-faktor yang dapat menyebabkan kesalahan atau ketidakakuratan dalam pengumpulan, pengolahan, dan penggunaan data. Sumber kesalahan dapat berasal dari berbagai aspek, termasuk suhu, kelembaban, getaran atau medan magnetik. Sumber kesalahan tersebut merupakan aspek
Kerusakan komponen
Kalibrasi tidak tepat
Penggunaan tidak tepat
Kondisi lingkungan
Bahan dan sampel
Dalam melakukan verifikasi dan pemeliharaan peralatan ada beberapa prosedur yang harus dilakukan. Berikut ada prosedur pemeliharaan peralatan di laboratorium.
1. Periksa kondisi peralatan secara teratur.
2. Lakukan kalibrasi rutin.
3. Ganti suku cadang yang aus.
4. Periksa kabel dan sambungan.
5. Lakukan perawatan preventif (pelumasan, pembersihan filter).
6. Catat hasil pemeliharaan.
Urutan prosedur pemeliharaan peralatan di laboratorium yang tepat adalah
1, 2, 3, 4, 5 dan 6
1, 3, 5, 2, 4 dan 6
2, 1, 3, 5, 4 dan 6
2, 4, 6, 1, 3 dan 5
1, 2, 3, 6, 5 dan 4
Dalam melakukan verifikasi dan pemeliharaan peralatan di laboratorium ada beberapa prosedur yang harus diketahui oleh seorang asisten laboratorium. Baik itu prosedur perekaman data kalibrasi, pelaporan hasil kalibrasi, komunikasi dengan agen layanan dan pemasok dan pemesanan persediaan. Yang merupakan prosedur perekaman data kalibrasi adalah
Kirim laporan kalibrasi kepada pihak yang berwenang
Identifikasi agen layanan dan pemasok yang terkait
Identifikasi kebutuhan persediaan
Cari pemasok yang sesuai
Identifikasi peralatan yang dikalibrasi
Good Laboratory Practices (GLP) adalah suatu sistem yang menjamin kualitas data laboratorium melalui pengawasan dan pengendalian proses laboratorium. Prinsip utama dari GLP dimana laboratorium harus memiliki struktur organisasi yang jelas dan staf yang terlatih merupakan prinsip dari
Fasilitas dan Peralatan
Organisasi dan Personel
Bahan dan Reagen
Metode dan Prosedur
Pengujian dan Kalibrasi
Tujuan GLP adalah untuk memastikan bahwa hasil pengujian dan penelitian yang dilakukan di laboratorium adalah akurat, dapat diandalkan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Yang bukan merupakan manfaat dari GLP adalah
Meningkatkan kualitas data laboratorium
Mengurangi risiko kesalahan
Meningkatkan kepercayaan pelanggan
Metode dan prosedur harus tertulis dan divalidasi
Mengurangi biaya operasional
Bahaya adalah suatu keadaan atau situasi yang dapat menyebabkan kerusakan, cedera, atau kematian. Ada beberapa bahaya yang bisa terjadi jika kita bekerja di laboratorium seperti bahaya paparan bahan kimia, kebakaran, ledakan dan cedera akibat penggunaan peralatan yang tidak tetap. Langkah-langkah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang harus dilakukan selama berapa di laboratorium adalah kecuali
Mengikuti instruksi dari laboran/instruktur di laboratorium
Melakukan pelatihan keselamatan kerja
Membuat prosedur keselamatan kerja
Menggunakan peralatan pelindung diri
Mengadakan pemeriksaan kesehatan rutin
