NEW
Font size
WorksheetsA1 Module
Total questions: 70
Worksheet time: 35mins
Ambang dengar rata-rata nada murni yang dianggap normal pada orang dewasa adalah...
0-15 dB
0-20 dB
0-25 dB
0-30 dB
Frekuensi yang digunakan untuk menghitung rata-rata derajat ambang dengar AC adalah...
250 Hz, 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz
500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz
1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz, 8000 Hz
Semua jawaban benar
Seseorang dengan ambang dengar 30 dB termasuk dalam kategori gangguan pendengaran...
Normal
Ringan
Sedang
Berat
Seseorang dengan ambang dengar 50 dB termasuk dalam kategori gangguan pendengaran...
Normal
Ringan
Sedang
Berat
Seseorang dengan ambang dengar 75 dB termasuk dalam kategori gangguan pendengaran...
Normal
Ringan
Sedang
Berat
Seseorang dengan ambang dengar 95 dB termasuk dalam kategori gangguan pendengaran...
Ringan
Sedang
Berat
Sangat berat
Kesulitan memahami ucapan dengan intensitas pelan merupakan ciri gangguan pendengaran...
Normal
Ringan
Sedang
Berat
Seseorang dengan ambang dengar 65 dB termasuk dalam kategori gangguan pendengaran...
Ringan
Sedang
Sedang berat
Berat
Seseorang dengan ambang dengar 40 dB termasuk dalam kategori gangguan pendengaran...
Ringan
Sedang
Sedang berat
Berat
Pada gangguan pendengaran Sangat Berat, penderita sangat bergantung pada...
Alat bantu dengar
Isyarat visual
Pendengaran orang lain
Semua jawabn salah
Kesulitan membedakan kata-kata yang terdengar mirip seperti "Pasar" dan "Pacar" merupakan ciri derajat gangguan pendengaran...
Normal
Ringan
Sedang
Berat
Seseorang dengan ambang dengar 80 dB termasuk dalam kategori gangguan pendengaran...
Sedang
Sedang berat
Berat
Sangat berat
Pada gangguan pendengaran sangat berat, suara seperti apa yang mungkin tidak terdengar?
Suara bisikan
Suara percapakan normal
Suara kendaraan
Semua jawaban benar
Saat berada dalam percakapan kelompok, penderita gangguan pendengaran Sedang Berat akan cenderung...
Aktif bicara
Memilih diam
Meminta pengulangan terus menerus
Semua jawaban benar
Pada gangguan pendengaran Berat, jawaban yang diberikan sering...
Sesuai dengan pertanyaan
Tidak sesuai dengan pertanyaan
Berupa pengulangan pertanyaan
berupa isyarat
Fenomena di mana suara yang diberikan pada satu telinga didengar juga oleh telinga yang lain disebut…
Reduksi suara
Cross hearing
Ambang pendengaran
Hantaran udara
Apa yang dimaksud dengan interaural attenuation (IA)?
Jumlah penurunan energi suara saat berpindah dari satu telinga ke telinga lain melalui tulang tengkorak
Intensitas suara yang dibutuhkan untuk didengar oleh telinga
Frekuensi suara yang paling mudah didengar manusia
Perbedaan ambang pendengaran antara hantaran udara dan hantaran tulang
Tujuan utama dari masking dalam audiometri adalah…
Meningkatkan sensitivitas telinga yang sedang dites
Mengukur interaural attenuation
Mencegah telinga yang tidak dites ikut mendengar rangsang bunyi
Mempercepat proses pemeriksaan audiometri
Air-bone gap (abg) yang signifikan (≥ 10 dB) pada semua frekuensi, mengindikasikan adanya masalah pada…
Telinga dalam
Saraf pendengaran
Telinga tengah dan atau telinga luar
Otak
Aturan masking yang berkaitan dengan selisih antara hantaran udara telinga kanan dan kiri adalah...
Aturan 1
Aturan 2
Aturan 3
Aturan 4
Kapan masking diindikasikan berdasarkan "Aturan 1"?
Jika ada selisih 10 dB atau lebih antara BC dan AC pada kedua telinga
Jika ada selisih 40 dB atau lebih antara BC telinga yang lebih baik dan AC telinga yang lebih buruk
Jika pasien mengalami gangguan dengar simetris
Jika ada selisih 40 dB atau lebih antara AC telinga kanan dan telinga kiri pada frekuensi yang sama
Jenis bunyi bising yang umumnya digunakan untuk masking audiometri nada murni adalah…
Narrow band noise
Nada murni
White noise
Pink noise
"Aturan 2" dalam masking berfokus pada pengujian…
Hantaran Udara (AC) pada telinga yang lebih buruk
Hantaran Tulang (BC) pada telinga yang lebih buruk
Hantaran Udara (AC) pada telinga yang lebih baik
Hantaran Tulang (BC) pada telinga yang lebih baik
Berapa selisih minimal antara BC dan AC pada kedua telinga di frekuensi yang sama dan pada 2 frekuensi yang berurutan yang mengindikasikan perlunya masking menurut "Aturan 2"?
5 dB
10 dB
20 dB
40 dB
"Aturan 3" diterapkan ketika terdapat perbedaan signifikan antara…
Jika ada selisih 10 dB atau lebih antara BC telinga yang lebih baik dan AC telinga yang lebih buruk di frekuensi yang sama.
Jika ada selisih 40 dB atau lebih antara AC telinga yang lebih baik dan AC telinga yang lebih buruk di frekuensi yang sama.
Jika ada selisih 40 dB atau lebih antara BC telinga yang lebih baik dan AC telinga yang lebih buruk di frekuensi yang sama.
Jika ada selisih 40 dB atau lebih antara BC telinga yang lebih baik dan AC telinga yang lebih buruk di frekuensi yang berbeda.
Cross hearing dapat menyebabkan...
Hasil audiometri yang akurat
Hasil audiometri yang tidak akurat
Peningkatan sensitivitas pendengaran
Penurunan sensitivitas pendengaran
Ketika selisih antara BC dan AC 10 dB atau lebih pada frekuensi yang sama dan pada 2 frekuensi yang berurutan, merupakan definisi dari?
Aturan 4
Aturan 3
Aturan 2
Aturan 1
Ketika selisih antara AC telinga kanan dan kiri 40 dB atau lebih pada frekuensi yang sama, merupakan definisi dari?
Aturan 4
Aturan 3
Aturan 2
Aturan 1
Ketika selisih antara BC telinga yang lebih baik dan AC telinga yang lebih buruk 40 dB atau lebih pada frekuensi yang sama, merupakan definisi dari?
Aturan 4
Aturan 3
Aturan 2
Aturan 1
Jika seseorang memiliki pendengaran normal di satu telinga dan tuli total di telinga lainnya, maka…
Masking sangat diperlukan
Tidak perlu masking
Masking dilakukan pada kedua telinga
Pemeriksaan tidak dapat dilakukan
Interpretasi audiogram selalu dilakukan dengan mempertimbangkan...
Ambang AC dan ambang BC
Ambang AC dan BC beserta konfigurasi dan abg
Ambang AC dan ambang UCL beserta konfigurasi dan abg
Hanya konfigurasi audiogram
Aturan masking yang berkaitan dengan selisih antara hantaran tulang dan hantaran udara di telinga yang sama adalah...
Aturan 1
Aturan 2
Aturan 3
Aturan 4
Aturan masking yang berkaitan dengan selisih antara hantaran tulang telinga yang lebih baik dan hantaran udara telinga yang lebih buruk adalah...
Aturan 1
Aturan 2
Aturan 3
Aturan 4
Ambang dengar masking ditentukan/ditemukan jika pasien merespon stimulus tes pada intensitas yang sama dengan penambahan masking sebanyak...
1 kali
2 kali
3 kali
4 kali
Saat pemeriksaan masking, jika pasien merespon bunyi stimulus pure tone, apa yang harus dilakukan?
Menaikkan pure tone 10 dB
Menurunkan pure tone 5 dB
Menaikkan noise 10 dB
Menurunkan noise 5 dB
Bunyi noise diberikan di...
Telinga lebih baik melalui bone conduction
Telinga lebih buruk melalui headphone
Telinga lebih buruk melalui bone conduction
Telinga lebih baik melalui headphone
Pada masking aturan 2, bunyi pure tone diberikan di...
Telinga lebih baik melalui bone conduction
Telinga lebih buruk melalui headphone
Telinga lebih buruk melalui bone conduction
Telinga lebih baik melalui headphone
Konfigurasi audiogram yang menunjukkan penurunan pendengaran yang sama di semua frekuensi disebut…
Sloping
Rising
Flat
Noise nocth
Konfigurasi audiogram yang menunjukkan penurunan pendengaran lebih besar pada frekuensi tinggi disebut…
Rising
Sloping
Cookie bite
Flat
Konfigurasi audiogram yang menunjukkan penurunan pendengaran lebih besar pada frekuensi rendah disebut…
Rising
Sloping
Cookie bite
Flat
Konfigurasi audiogram yang sering dikaitkan dengan paparan bising ditandai dengan penurunan pada frekuensi 4000 Hz disebut…
Cookie bite
Flat
Rising
Noise notch
Apa yang dimaksud dengan air bone gap (abg) pada audiogram?
Selisih antara ambang dengar AC dan BC
Selisih antara ambang dengar AC dan UCL
Selisih antara ambang dengar BC dan UCL
Rata-rata ambang dengar AC dan BC
Gangguan pendengaran konduktif ditandai dengan…
AC normal, BC tidak normal, abg < 10 dB
AC dan BC tidak normal, abg < 10 dB
AC tidak normal, BC normal, abg ≥ 10 dB
AC dan BC tidak normal, abg ≥ 10 dB
Gangguan pendengaran sensorineural ditandai dengan…
AC tidak normal, BC normal, abg ≥ 10 dB
AC dan BC tidak normal, abg < 10 dB
AC dan BC tidak normal, abg ≥ 10 dB
AC normal, BC tidak normal, abg < 10 dB
Gangguan pendengaran campuran ditandai dengan…
AC dan BC tidak normal, abg ≥ 10 dB
AC normal, BC tidak normal, abg < 10 dB
AC tidak normal, BC normal, abg ≥ 10 dB
AC dan BC tidak normal, abg < 10 dB
Jika seseorang memiliki ambang AC dan BC yang sama pada semua frekuensi, namun di atas normal (misalnya, AC 20 dB dan BC 20 dB), maka dapat disimpulkan…
Gangguan pendengaran konduktif ringan
Gangguan pendengaran sensorineural ringan
Pendengaran dalam batas normal
Gangguan pendengaran campuran ringan
Tujuan masking pada audiometri adalah untuk...
Meningkatkan ambang dengar
Mencegah telinga non-tes merespons stimulus
Mempercepat proses pengujian
Menentukan jenis konfigurasi audiogram
Jika audiogram menunjukkan AC 50 dB dan BC 10 dB pada frekuensi 1000 Hz, 2000 Hz dan 4000 Hz, jenis gangguan pendengarannya adalah…
Konduktif
Sensorineural
Campuran
Normal
Jika audiogram menunjukkan AC 60 dB dan BC 55 dB pada semua frekuensi, jenis gangguan pendengarannya adalah…
Konduktif
Campuran
Normal
Sensorineural
Jika audiogram menunjukkan AC 70 dB dan BC 50 dB pada frekuensi 2000 Hz dan 4000 Hz, jenis gangguan pendengarannya adalah…
Sensorineural
Konduktif
Campuran
Normal
Satuan yang digunakan untuk mengukur frekuensi suara adalah...
Desibel (dB)
Watt
Hertz (Hz)
SPL
Rentang frekuensi suara yang umumnya dapat didengar oleh manusia dengan pendengaran normal adalah…
0 Hz - 20.000 Hz
20 Hz - 20.000 Hz
20 hz - 10.000 Hz
0 Hz - 10.000 Hz
Suara terkeras yang dapat ditoleransi telinga manusia sebelum menyebabkan rasa sakit setara dengan…
0 dB
60 dB
100 dB
120 dB
Pemeriksaan untuk mengevaluasi fungsi pendengaran seseorang disebut…
Audiometri
Otoskopi
Timpanometri
Refleks stapedius
Syarat ruang periksa audiometri adalah kedap suara maksimal…
60 dB A SPL
50 dB A SPL
30 dB A SPL
40 dB A SPL
Pemeriksaan hantaran udara (AC) mengukur pendengaran melalui…
Telinga luar, tengah dan dalam
Tulang tengkorak langsung ke telinga dalam
Telinga dalam
Otak
Pemeriksaan hantaran tulang (BC) mengukur pendengaran melalui…
Telinga luar, tengah dan dalam
Tulang tengkorak langsung ke telinga dalam
Liang telinga
Gendang telinga
Tujuan pemeriksaan hantaran tulang (BC) adalah untuk mengetahui...
Derajat gangguan dengar
Ambang dengar
Jenis gangguan dengar
Tingkat kenyamanan suara
Frekuensi yang pertama kali diperiksa dalam audiometri nada murni adalah...
250 Hz
500 Hz
1000 Hz
2000 Hz
Dalam pemeriksaan AC dan BC, jika pasien merespons stimulus, intensitas selanjutnya…
Dinaikkan 5 dB
Tetap sama
Diturunkan 5 dB
Diturunkan 10 dB
Manakah frekuensi yang tidak diperiksa saat pemeriksaan hantaran tulang (BC)?
250 Hz
500 Hz
1000 hz
8000 Hz
Dalam pemeriksaan AC dan BC, jika pasien tidak merespons stimulus, intensitas selanjutnya…
Dinaikkan 5 dB
Diturunkan 10 dB
Tetap sama
Dinaikkan 10 dB
Pertanyaan yang benar mengenai pemeriksaan UCL adalah...
Intensitas stimulus dikurangi jika pasien merespons
Tidak ada pengurangan intensitas stimulus
Dimulai dari intensitas yang sangat rendah
Dilakukan hanya pada frekuensi tinggi
Ambang BC seharusnya...
Lebih buruk dari ambang AC
Sama dengan ambang AC
Lebih baik atau sama dengan ambang AC
Tidak berhubungan dengan ambang AC
Yang termasuk syarat dalam pemeriksaan audiometri adalah, kecuali...
Pasien kooperatif
Pasien mengerti instruksi
Pasien bebas bising 12-14 jam
Pasien mengerti cara periksa
Dalam pemeriksaan audiometri, yang dimaksud dengan nada murni adalah...
Suara tunggal dengan frekuensi tertentu
Suara dengan frekuensi campuran
Suara bising
Suara percakapan
Jika pasien langsung menekan tombol respon saat awal pemeriksaan UCL, apa yang harus dilakukan pemeriksa?
Melanjutkan pemeriksaan
Mengulangi instruksi UCL
Menurunkan intensitas stimulus
Mengganti frekuensi stimulus
Posisi pemasangan bone vibrator yang tepat adalah di...
Daun telinga
Dahi
Tulang mastoid
Kening
Apa yang dimaksud dengan "bebas bising 12-14 jam" sebagai syarat pemeriksaan audiometri?
pasien tidak boleh terpapar suara bising sebelum pemeriksaan
Pasien tidak boleh berbicara selama 12-14 jam
Ruangan pemeriksaan harus bebas dari suara bising
Alat audiometer harus diistirahatkan selama 12-14 jam
Mengapa penting untuk menghindari isyarat visual selama pemeriksaan audiometri?
Agar pasien tidak bosan
Untuk menghemat waktu pemeriksaan
Agar pemeriksa lebih mudah mencatat hasil
Untuk memastikan hasil yang akurat
