wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bab 4 Tradisi, Kearifan Lokal, Budaya

Total questions: 50

Worksheet time: 42mins

Name
Class
Date
1.

Suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh sekelompok orang kemudian diwariskan kepada generasi selanjutnya dan merupakan suatu pola hidup secara menyeluruh yang memiliki sifat abstrak, koplek dan luas menjadi sebuah pemikiran, akal budi atau adat istiadata debut sebagai ....

a)

tradisi

b)

budaya

c)

kearifan lokal

d)

keberagaman

2.

Nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tata kehidupan masyarakat untuk antara lain melindungi dan mengelola lingkungan hidup secara lestari disebut sebagai .....

a)

kearifan lokal

b)

tradisi lokal

c)

budaya lokal

d)

adat istiadat lokal

3.

Yang bukan merupakan kearifan lokal dibawah ini yaitu. . . .

a)

Tradisi angkat rumah pada suku Bugis

b)

Pemakaian bubu untuk menangkap ikan

c)

Sistem Subak di Bali

d)

Penemuan daerah tambang baru di daerah X

4.

Bagaimana kearifan lokal dapat dijaga dan dilestarikan?

a)

Mengenali, menghormati, dan mempraktikkan nilai-nilai budaya lokal serta melibatkan masyarakat setempat dalam proses pengambilan keputusan terkait pelestarian kearifan lokal.

b)

Menghapus kearifan lokal dan menggantinya dengan kearifan modern

c)

Mengisolasi masyarakat setempat dari proses pengambilan keputusan terkait pelestarian kearifan lokal

d)

Mengabaikan nilai-nilai budaya lokal dan menggantinya dengan budaya luar

5.

Berikut yang mencerminkan kearifan lokal dalam seni dan budaya tradisional Nusantara adalah....

a)

penggunaan teknologi modern

b)

tarian, musik, dan seni rupa tradisional

c)

pendidikan formal

d)

media sosial

6.

Apakah kearifan lokal memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat?

a)

Tidak, kearifan lokal tidak memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.

b)

Ya, kearifan lokal memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.

c)

Kearifan lokal tidak relevan dalam konteks kehidupan masyarakat.

d)

Kearifan lokal hanya berdampak negatif pada kehidupan masyarakat.

7.

Filosofi Satu Tungku Tiga Batu di Papua Barat mengacu pada tiga unsur penting dalam kehidupan masyarakat, yaitu:

a)

Agama, politik, dan ekonomi.

b)

Adat, pemerintah, dan agama.

c)

Seni, sastra, dan musik.

d)

Pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

8.

Manakah di antara berikut yang bukan merupakan nilai dalam filosofi "Cageur, Bageur, Bener, Singer, dan Pinter" masyarakat Sunda?

a)

Sehat dan bermental baik.

b)

Kreatif dan cerdas.

c)

Menerima kritik dengan baik.

d)

Bersifat emosional.

9.

Apa yang menjadi makna dari filosofi "Ajining diri saka lathi, ajining raga saka busana" dalam masyarakat Jawa?

a)

Pakaian yang dikenakan menentukan kelas sosial.

b)

Kehormatan seseorang dinilai dari perkataannya dan penampilan.

c)

Komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat tidak penting.

d)

Kesehatan jasmani menjadi tolak ukur utama.

10.

Filosofi "Alam Takambang Jadi Guru" di Minangkabau menekankan pada:

a)

Pentingnya memiliki guru pribadi.

b)

Alam sebagai sumber belajar yang tidak terbatas.

c)

Ketergantungan manusia pada guru-guru terampil.

d)

Perlunya mengejar gelar pendidikan tinggi.

11.

Apa yang menjadi makna dari filosofi "Ajining diri saka lathi, ajining raga saka busana" dalam masyarakat Jawa?

a)

Pakaian yang dikenakan menentukan kelas sosial.

b)

Kehormatan seseorang dinilai dari perkataannya dan penampilan.

c)

Komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat tidak penting.

d)

Kesehatan jasmani menjadi tolak ukur utama.

12.

Apa yang dimaksud dengan Tri Hita Karana dalam masyarakat Bali?

a)

Tiga seni utama dalam kebudayaan Bali.

b)

Tiga penyebab kesejahteraan yang bersumber dari hubungan manusia dengan Tuhannya, alam, dan sesamanya.

c)

Tiga tarian tradisional yang populer di Bali.

d)

Tiga jenis pangan pokok yang dikonsumsi masyarakat Bali.

13.

Bagaimana masyarakat Fakfak di Papua Barat menjalin toleransi antar kelompok agama dan sosial berdasarkan filosofi "Satu Tungku Tiga Batu"?

a)

Dengan memaksa semua warga menganut satu agama.

b)

Dengan mengabaikan perbedaan agama.

c)

Dengan menjalin kerukunan dan solidaritas.

d)

Dengan memisahkan wilayah berdasarkan agama.

14.

Apa arti dari filosofi "Lojor Teu Meunang Dipotong, Pondok Teu Meunang Disambung" dalam masyarakat Baduy?

a)

Panjang tidak boleh dipotong, pendek tidak boleh disambung.

b)

Panjang dan pendek adalah pilihan individual.

c)

Panjang dan pendek tidak berpengaruh pada kehidupan.

d)

Panjang dan pendek harus disesuaikan dengan situasi.

15.

Provinsi manakah yang terkenal dengan rumah adat bernama joglo?

a)
Bali
b)
Sumatera
c)
Papua
d)
Jawa
16.
Alat musik tradisional angklung berasal dari provinsi mana?
a)
Jawa Barat
b)
Sumatera
c)
Kalimantan
d)
Sulawesi
17.
Provinsi manakah yang terkenal dengan tarian kecak?
a)
Jawa
b)
Kalimantan
c)
Papua
d)
Bali
18.
yang bukan contoh budaya nasional Indonesia yang adalah?
a)
Pencak Silat
b)
Batik
c)
Salsa
d)
Wayang Kulit
19.
Contoh budaya nasional Indonesia yang adalah?
a)
Samba dari Brasil
b)
Tari Jaipong
c)
K-Pop dari Korea
d)
Ballet dari Prancis
20.
Apa yang dimaksud dengan kekayaan budaya di Indonesia?
a)
Banyaknya kendaraan di Indonesia
b)
Banyaknya budaya, adat, dan tradisi yang unik dari setiap daerah
c)
Banyaknya uang di Indonesia
d)
Banyaknya gedung pencakar langit di Indonesia
21.

Tradisi adalah adat kebiasaan yang dilakukan secara turun-temurun dan diakui oleh komunitas tertentu. Salah satu karakteristik tradisi adalah

a)

Selalu berubah sesuai perkembangan zaman

b)

Diakui sebagai bagian dari identitas suatu kelompok

c)

Hanya berlangsung di masyarakat pedesaan

d)

Tidak memiliki fungsi khusus dalam kehidupan masyarakat

22.

Menurut Prasetyo (2018), tradisi adalah...

a)

Sesuatu yang diwariskan tanpa ada perubahan

b)

Proses kegiatan yang hanya dilakukan di wilayah tertentu

c)

Kebiasaan yang dilakukan turun-temurun dalam masyarakat

d)

Proses pengaruh budaya luar terhadap kehidupan masyarakat

23.

Kearifan lokal seringkali tersimpan dalam bahasa yang berwujud...

a)

Dongeng dan cerita

b)

Undang-undang

c)

Ritual dan upacara adat

d)

Teknologi modern

24.

Menurut Parwatri Wahjono (2016), kearifan lokal adalah...

a)

Budaya yang selalu berubah-ubah

b)

Keteladanan berbudi pekerti luhur untuk menciptakan kesejahteraan

c)

Tradisi yang hanya ada di satu daerah tertentu

d)

Pengaruh dari kebudayaan asing terhadap kehidupan masyarakat

25.

Undang-Undang Dasar yang menjamin negara dalam memajukan kebudayaan nasional adalah...

a)

Pasal 28E UUD 1945

b)

Pasal 32 UUD 1945

c)

Pasal 28F UUD 1945

d)

Pasal 33 UUD 1945

26.

Menurut Koentjaraningrat, budaya adalah daya dari budi yang berupa...

a)

Pikiran, akal, dan moral

b)

Adat, kebiasaan, dan hukum

c)

Kepercayaan, seni, dan ritual

d)

Cipta, rasa, dan karsa

27.

Filosofi "Tri Hita Karana" berasal dari daerah...

a)

Bali

b)

Sumatera

c)

Kalimantan

d)

Sunda

28.

"Seseorang dapat dihargai dan dihormati berdasarkan perkataannya serta cara seseorang berpenampilan yang sopan" merupakan makna dari filosofi...

a)

Tri Hita Karana

b)

Cageur, Bageur, Bener, Singer, dan Pinter

c)

Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana

d)

Satu Tungku Tiga Batu

29.

Masyarakat Baduy memiliki pandangan bahwa alam semesta harus dilestarikan dengan menjaga sikap dan perilaku sebagai manusia. Kearifan lokal masyarakat Baduy tercermin dalam filosofi...

a)

Alam Takambang Jadi Guru

b)

Cageur, Bageur, Singer, dan Pinter

c)

Lojor Teu Meunang Dipotong, Pondok Teu Meunang Disambung

d)

Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana

30.

Gotong royong, tata krama, kebiasaan salim merupakan contoh-contoh dari...

a)

budaya lokal

b)

kearifan lokal

c)

tradisi

d)

filosofi daerah

31.

Manakah dari tradisi berikut yang dipengaruhi oleh globalisasi dan teknologi modern, namun masih dipertahankan dalam budaya suatu negara?

a)

Pesta Tahun Baru Imlek di China

b)

Festival Holi di India

c)

Perayaan Hari Kemerdekaan di Indonesia

d)

Upacara "Ngaben" di Bali

32.

       Filosofi "Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana" mengajarkan pentingnya:

a)

Memiliki kekayaan yang banyak untuk dihargai orang lain

b)

Menjaga kesopanan dalam berbicara dan berpakaian

c)

Menjadi kaya dan terkenal di mata masyarakat

d)

Memiliki penampilan fisik yang sempurna untuk dihargai

33.

       Siti adalah seorang wanita yang selalu menjaga tutur katanya dengan baik di depan orang lain. Ia selalu berbicara dengan sopan dan tidak pernah menggunakan kata-kata kasar, baik di tempat kerja maupun dalam pergaulannya. Penampilannya juga rapi dan sederhana, namun tetap bersih dan sopan. Teman-teman dan kolega Siti selalu menghargai dan menghormatinya karena cara berbicara dan penampilannya yang baik.

Berdasarkan studi kasus di atas, filosofi "Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana" diterapkan dengan baik oleh Siti melalui:

a)

Penampilannya yang mewah dan mencolok

b)

Pembicaraannya yang sopan dan cara berpakaian yang sederhana namun rapi

c)

Kepribadiannya yang keras dan tegas

d)

Kepintaran dan kemampuannya dalam bekerja

34.

       Andi baru saja bergabung dengan sebuah perusahaan dan memiliki penampilan yang selalu rapi dan mengenakan pakaian yang sesuai dengan aturan perusahaan. Namun, Andi sering berbicara sembarangan dengan rekan-rekannya, tidak memperhatikan kesopanan dalam berbicara. Beberapa kolega merasa tidak nyaman dengan sikap Andi yang kurang menjaga tutur kata.

 Berdasarkan studi kasus di atas, apa yang perlu diperbaiki oleh Andi untuk lebih mengimplementasikan filosofi "Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana"?

a)

Andi perlu lebih menjaga cara berpakaian agar terlihat lebih modis

b)

Andi perlu berbicara dengan lebih sopan dan bijaksana, selain hanya menjaga   penampilan

c)

Andi perlu lebih sering berbicara agar lebih dikenal oleh rekan-rekannya

d)

Andi perlu meningkatkan penampilannya dengan pakaian yang lebih mewah

35.

       Tri Hita Karana adalah filosofi kehidupan yang berasal dari Bali dan mengajarkan tentang tiga hubungan harmonis. Apa saja tiga hubungan tersebut?

a)

Hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam

b)

Hubungan manusia dengan alam, alam dengan Tuhan, dan Tuhan dengan manusia

c)

Hubungan manusia dengan Tuhan, alam dengan manusia, dan alam dengan alam

d)

Hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan harta, dan manusia dengan keluarga

36.

Dalam filosofi Tri Hita Karana, hubungan manusia dengan alam mengajarkan untuk

a)

Menjaga keseimbangan lingkungan dan alam sekitar

b)

Menggunakan alam secara berlebihan untuk keuntungan pribadi

c)

Mengabaikan alam demi pembangunan

d)

Menghancurkan alam agar tidak mengganggu aktivitas manusia

37.

       Filosofi Tri Hita Karana merupakan panduan kehidupan yang digunakan oleh masyarakat Bali. Salah satu contoh penerapan prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari adalah:

a)

Menggunakan sumber daya alam tanpa batas demi kemajuan ekonomi

b)

Melakukan upacara adat untuk menjaga keseimbangan hubungan dengan Tuhan

c)

Menjaga hubungan dengan tetangga tetapi mengabaikan alam

d)

Hanya mengutamakan kepentingan pribadi dalam berinteraksi sosial

38.

Dalam masyarakat global yang semakin berkembang, peran kearifan lokal sangat penting. Salah satu manfaat kearifan lokal bagi masyarakat global adalah

a)

Membatasi perkembangan teknologi

b)

Meningkatkan pemahaman antar budaya dan memperkaya keragaman budaya

c)

Menjaga dominasi satu budaya atas budaya lainnya

d)

Mengurangi penggunaan sumber daya alam yang ada

39.

       Peran tradisi dalam masyarakat global berfungsi sebagai penjaga identitas budaya. Salah satu contoh tradisi yang tetap eksis dan mendunia adalah

a)

Festival makanan internasional

b)

Upacara adat yang dilaksanakan di setiap negara

c)

Pertunjukan tari dan musik tradisional yang diakui oleh UNESCO

d)

Program-program hiburan yang diproduksi oleh media besar

40.

Masyarakat global sering menghadapi tantangan dalam menjaga keberagaman budaya. Salah satu cara budaya lokal dapat berperan dalam menyelesaikan tantangan ini adalah

a)

Menghapuskan budaya lokal yang dianggap ketinggalan zaman

b)

Mempromosikan budaya lokal untuk memperkaya pengalaman global dan saling menghormati

c)

Menyeragamkan budaya lokal dengan budaya asing untuk menciptakan keseragaman

41.

Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal?

a)

Kearifan lokal adalah teknologi modern yang diterapkan di masyarakat.

b)

Kearifan lokal adalah tradisi yang tidak berubah seiring waktu.

c)

Kearifan lokal adalah pengetahuan dan praktik yang berkembang dalam suatu komunitas berdasarkan pengalaman dan interaksi dengan lingkungan.

d)

Kearifan lokal adalah ilmu pengetahuan yang bersifat universal.

42.

Sebutkan salah satu contoh kearifan lokal di Indonesia!

a)

Sistem pertanian Subak di Bali

b)

Sistem transportasi di Surabaya

c)

Tradisi perayaan Tahun Baru di Bali

d)

Sistem pendidikan di Jakarta

43.

Apa tradisi unik yang ada di Depok?

a)

Tradisi Makan Bersama

b)

Bubur Ayam Depok dan tradisi Sampurasun.

c)

Nasi Goreng Spesial

d)

Festival Musik Depok

44.

Sebutkan makanan khas yang sering ditemukan di Depok!

a)

Sushi

b)

Nasi Goreng

c)

Soto Depok, Tahu Tempe

d)

Rendang

45.

Apa makna dari tradisi 'Nadran' di Depok?

a)

Tradisi 'Nadran' merupakan perayaan tahun baru di Depok.

b)

Tradisi 'Nadran' adalah ritual penghormatan kepada arwah leluhur dan ungkapan syukur atas hasil panen.

c)

Tradisi 'Nadran' adalah ritual untuk menyambut tamu asing.

d)

Tradisi 'Nadran' adalah festival musik tahunan di Depok.

46.

Sebutkan salah satu budaya yang diterapkan di sekolah!

a)

Budaya kreativitas

b)

Budaya olahraga

c)

Budaya disiplin

d)

Budaya kebersihan

47.

Apa yang dimaksud dengan 'Upacara Bendera' di sekolah?

a)

Pertemuan orang tua dan guru

b)

Kegiatan olahraga di sekolah

c)

Pelajaran seni di kelas

d)

Upacara Bendera adalah kegiatan penghormatan terhadap bendera negara yang dilakukan di sekolah.

48.

Sebutkan salah satu tradisi yang dilakukan saat perayaan hari besar di sekolah!

a)

Pentas seni

b)

Lomba cerdas cermat

c)

Upacara bendera

d)

Hari olahraga

49.

Sebutkan salah satu cara untuk mengenalkan kearifan lokal kepada anak-anak!

a)

Membaca buku-buku luar negeri.

b)

Melarang anak-anak berinteraksi dengan budaya lain.

c)

Mengadakan kegiatan seni dan budaya di sekolah.

d)

Mengajarkan bahasa asing sejak dini.

50.

Sebutkan salah satu cara untuk mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda!

a)

Menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi.

b)

Membaca buku-buku tentang budaya luar.

c)

Melarang anak-anak belajar tentang budaya asing.

d)

Mengadakan lomba kebudayaan di sekolah.