Worksheetsbmbingan apt 2025
Total questions: 67
Worksheet time: 22mins
Name
Class
Date
1.
Seorang apoteker akan mengekstraksi senyawa dari Allium sativum yang akan digunakan sebagai obat antihipertensi. Diketahui senyawa tidak tahan panas. Metode apa yang tepat untuk mengekstraksi senyawa tersebut?
a)
Dekoktasi
b)
Infus
c)
Maserasi
d)
Solektasi
e)
Refluks
2.
Seorang apoteker QC akan mengidentifikasi senyawa alkaloid yang terdapat dalam sirup menggunakan metode KLT. Apa penampak bercak yang spesifik digunakan pada senyawa tersebut?
a)
Burchardat
b)
AlCl
c)
Besi (III) klorida
d)
Folin chiochalteu
e)
Vanilin sulfat
3.
Seorang apoteker sedang memeriksa kemungkinan adanya kandungan stigmasterol dalam suatu sampel. Apabila sampel ini direaksikan dengan pereaksi anisaldehid H2SO4, maka reaksi yang terbentuk adalah….
a)
Terbentuk warna hijau biru
b)
Terbentuk warna merah-ungu
c)
Endapan putih
d)
Endapan coklat-orange
e)
Endapan merah-coklat
4.
Apoteker muda di industri farmasi melakukan tes pada bahan baku menggunakan metode KLT, didapatkan hasil jarak analit 4 cm sedangkan total jarak pelarut adalah 8 cm. Berapakan nilai Rf bahan baku tersebut?
a)
0,5
b)
0,6
c)
0,12
d)
0,86
e)
1,65
5.
Seorang pasien laki-laki berusia 25 tahun datang ke apotek dengan keluhan konstipasi. setelah berkonsultasi dengan apoteker, pasien tersebut diberikan sediaan obat herbal.Sediaan obat herbal tersebut tersusun atas senyawa yang berasal dari kelembak yang berperan sebagai pencahar. apakah senyawa marker yang dimaksud pada kasus tersebut?
a)
Rhein
b)
Piperin
c)
Apigenin
d)
Quersetin
e)
Scopolatin
6.
Seorang apoteker sedang melakukan pengujian KLT terhadap ekstrak A yang dipecah menjadi senyawa B dengan reaksi hidrolisis. Hasil KLT menunjukkan bahwa tidak ada nilai Rf yang sama antara ekstrak A yang dihidrolisis dengan baku pembanding senyawa B. Apakah kesimpulan yang dapat diambil?
a)
Hidrolisis gagal karena tidak ada Rf yang sama dengan baku pembanding B
b)
Hidrolisis berhasil karena tidak ada Rf yang sama dengan baku pembanding
c)
Ekstrak yang digunakan rusak
d)
Waktu ekstraksi terlalu lama
e)
Konsentrasi sampel yang digunakan kurang pekat
7.
Seorang apoteker sedang meneliti ekstrak etanol daun leilem (Clerodendrum minahassae Binn). Hasil skrining fitokimia pada ekstrak menunjukkan hasil positif senyawa steroid, dimana larutan sampel berubah warna menjadi hijau kebiruan. Pereaksi apa yang digunakan dalam reaksi tersebut?
a)
Lieberman-Burchard
b)
Borntrager
c)
Dragendrof
d)
Shinoda
e)
Salkowski
8.
Industri farmasi ingin membuat sediaan dari ekstrak daun salam yang mengandung minyak atsiri. Minyak atisiri memiliki karakteristik yaitu mudah menguap. Apakah metode ekstraksi yang tepat untuk daun salam tersebut?
a)
Destilasi
b)
Infusa
c)
Sokletasi
d)
Perkolasi
e)
Refluks
9.
Seorang apoteker di industri obat tradisional sedang melakukan identifikasi senyawa tannin dari rimpang temulawak untuk bahan baku jamu dengan teknik KLT (fase diam silica gel GF 245) dan menghasilkan bercak kuning (Rf= 0.15). Penyemprotan dengan FeCl3 10% menghasilkan warna biru tua dengan vanilin sulfat 1% menghasilkan warna ungu. Apakah jenis reaksi kimia yang menyebabkan perubahan warna menjadi biru tua?
a)
Oksidasi
b)
Reduksi
c)
Pembentukan senyawa kompleks
d)
Eliminasi
e)
Substitusi
10.
Seorang apoteker QC akan mengidentifikasi senyawa terpen yang terdapat dalam sediaan menggunakan KLT. Apakah penampak bercak yang digunakan?
a)
Buchardat
b)
Sitoborat
c)
FeCl3
d)
Asam fosfomolibdat
e)
Alumunium klorida
11.
Tapak dara atau Charanthus roseus merupakan tanaman yang bagian daunnya digunakan sebagai pengobatan. hasilnya terbukti di berbagai penelitian mengandung zat antikanker. Zat aktif terkandung apa dalam tapak dara yang bermanfaat sebagai antikanker
a)
Vincristin
b)
Sennosid
c)
Apigenin
d)
Betakaroten
e)
Antrakuinon
12.
Sebuah industri farmasi obat tradisional akan memproduksi simplisia daun binahong. Sebelum dipasarkan, simplisia tersebut harus melewati serangkaian pengujian agar memenuhi persyaratan. Salah satu pengujiaannya adalah kadar sari larut etanol. Simplisia daun binahong sebanyak 5 gram dilarutkan ke dalam 100 ml etanol, dikocok selama 6 jam dan dibiarkan selama 18 jam. Kemudian disaring dan 20 ml filtratnya diambil lalu dikeringkan hingga bobotnya tetap. Setelah dikeringkan diperoleh berat sari yaitu 0,316 g. Berapa persen kadar sari larut etanol simplisia tersebut?
a)
10,5
b)
24,7
c)
31,6
d)
36,5
e)
42,5
13.
Apoteker peneliti melalukan elusidasi struktur untuk menentukan senyawa yang terdapat dalam tanaman herbal. Ditemukan minimal 1 atom N yang bersifat basa. Senyawa apakah yang dimaksud?
a)
Flavonoid
b)
Alkaloid
c)
Glikosida
d)
Antrakuinon’
e)
Tanin
14.
Seledri diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Apakah senyawa yang menjadi marker dari seledri?
a)
Tanin
b)
Skopoletin
c)
Sianokobalamin
d)
Apigenin
e)
sinensetin
15.
Fase campuran dengan perbandingan n-butanol:asam asetat: air (3:1:1). Indeks polaritas masing-masing adalah 4,0:6,2:9,0. Berapakah indeks polaritas campuran?
a)
1,81
b)
5,44
c)
9,07
d)
19,2
e)
27,2
16.
Salah satu industri obat tradisional di Indonesia sedang mengembangkan produk yang terbuat dari ekstrak Ginkgo biloba. Salah satu senyawa yang terkandung dan bertanggung jawab atas aktivitas farmakologi dari ekstrak tersebut adalah kandungan Ginkgolide. Reagen apa yang digunakan untuk uji identifikasi menggunakan KLT jika apoteker ingin mendeteksi kandungan tersebut secara kualitatif?
a)
FCR
b)
AlCl3
c)
Mayer
d)
Salkowski
e)
Dragendorff
17.
Jika komponen berwarna merah bergerak sejauh 1,7 cm dari garis awal, sementara pelarut berjarak 5,0 cm, nilai Rf untuk komponen berwarna merah adalah?
a)
1,22
b)
2,33
c)
2,02
d)
0,22
e)
0,34
18.
Seorang apoteker bekerja sebagai RnD industri obat tradisional sedang mengembangkan sediaan kapsul yang berisi ekstrak rimpang kunyit. Mempertimbangkan potensi kontaminasi cemaran logam dari lokasi penanaman, apoteker memutuskan untuk melakukan pengujian terlebih dahulu terhadap simplisia yang akan digunakan. instrumen pengujian apa yang paling tepat untuk digunakan?
a)
KLT
b)
Spektrofotometri serapan atom
c)
Spektrofotometri UV-Vis
d)
Kromatografi cair kinerja tinggi
e)
Spektrofotometri massa
19.
Bagian QC melakukan uji identifikasi bahan baku ekstrak tanaman dengan menggunakan KLT dan senyawa kurkumin sebagai senyawa pembanding. Didapat hasil Rf senyawa pembanding adalah 0,4. Pada pengujian sampel didapat 5 bercak yaitu dengan jarak elusi bercak P,Q,R,S dan T berturut-turut adalah 4,0 ; 6,5 ; 7,2 ; 14,7 ; dan 16 cm. Apabila jarak elusi fase gerak adalah 18 cm, manakah bercak yang merupakan senyawa kurkumin?
a)
P
b)
Q
c)
R
d)
S
e)
T
20.
Seorang apoteker yang bekerja di suatu laboratorium BPOM akan menguji zat yang terkandung dalam susu kedelai menggunakan penampak bercak sitroborat. Apakah zat yang sedang diuji tersebut?
a)
Saponin
b)
Alkaloid
c)
Terpenoid
d)
Fenolik
e)
Flavonoid
21.
Sebuah ekstrak akan diuji kadar saponin oleh apoteker bagian QC. Pengujian apa yang dapat dilakukan untuk mengetahui keberadaan saponin dalam ekstrak tersebut?
a)
Direaksikan dengan FeCl
b)
Direaksikan dengan pereaksi mayer
c)
Uji busa
d)
Reaksi dengan pereaksi wagner
e)
Diteteskan NaOH
22.
Seorang apoteker sedang melakukan pengujian suatu ekstrak yang dihidrolisis menggunakan KLT menggunakan metode ECC. Hasil KLT menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nilai Rf antara ekstrak yang dihidrolisis dibandingkan dengan tiap fase ECC dan ekstrak murni beserta pembanding. Kesimpulan apa yang dapat diambil?
a)
Hidrolisis gagal karena Rf sama dengan pembanding awal.
b)
Hidrolisis berhasil karena Rf sama dengan pembanding awal.
c)
Ekstrak rusak.
d)
Ekstraksi kurang lama.
e)
Konsentrasi sampel kurang pekat.
23.
Seorang wanita mengalami konstipasi diberikan sediaan herbal oleh dokter. Sediaan herbal tersebut tersusun dari senyawa yang berasal dari kelembak. Senyawa apa yang dapat berperan sebagai pencahar?
a)
Kuersetin
b)
Gingerol
c)
Piperin
d)
Skopolatin
e)
Rhein
24.
Meniran atau Phyllantus niruri sering dimanfaatkan untuk dibuat sediaan farmasi yang beperan dalam imunitas tubuh. senyawa yang terkandung di dalamnya adalah
a)
Tanin
b)
Kurkumin
c)
Xanthin
d)
Androgafolid
e)
Filantin
25.
Senyawa dari herbal tertentu harus diekstraksi dengan metode panas namun ingin digunakan metode yang tidak perlu mengganti pelarut pengekstraksi terus menerus (tidak mudah jenuh). Metode yang digunakan adalah
a)
Destilasi
b)
Enfleurasi
c)
Perkolasi
d)
Soxhlet
e)
Maserasi
26.
Suatu minyak atsiri hendak diekstraksi dari ruahannya. Diketahui bahwa sifat dari minyak atsiri adalah volatil. Metode ekstraksi yang dapat digunakan adalah..
a)
destilasi
b)
enfleurasi
c)
perkolasi
d)
soxhlet
e)
maserasi
27.
Sambiloto memiliki banyak manfaat seperti menurunkan gula darah, meredakan peradangan, menurunkan tekanan darah, dan banyak manfaat lain. Senyawa marker dalam sambiloto adalah?
a)
tanin
b)
andrografolid
c)
kuersetin
d)
apigenin
e)
kurkumin
28.
Ekstraksi dengan cara melewatkan/mengalirkan pelarut ke simplisia dengan penggantian pelarut baru?
a)
Perkolasi
b)
Maserasi
c)
Sokletasi
d)
Destilasi
e)
Enfleurasi
29.
Seorang anak gemar bermain komputer dan hendak memeriksakan matanya ke dokter mata. Dokter mata menjelaskan bahwa sebaiknya anak tersebut rajin mengkonsumsi wortel. Senyawa apa yang dapat dijadikan marker untuk identifikasi wortel?
a)
Alkaloid
b)
Triterpen
c)
Flavonoid
d)
Tanin
e)
Saponin
30.
Seorang Apoteker QC akan mengidentifikasi senyawa flavonoid menggunakan metode penapisan fitokimia. Apa reagen yang digunakan untuk mengidentifikasi senyawa diatas?
a)
Wagner
b)
Lieberman-buchardat
c)
Mayer
d)
AlCl3
e)
Dragendorf
31.
Identifikasi senyawa flavonoid dilakukan dengan menggunakan KLT. Rutin digunakan sebagai pembanding. Dari hasil proses elusidasi pada silica gel, diperoleh bercak sampel yang sejajar dengan bercak pembanding pada jarak 6 cm dari titik penotolan. Jarak yang ditempuh pelarut adalah 12 cm. Berapa nilai HRf yang diperoleh?
a)
0.05
b)
0.2
c)
0.15
d)
0.1
e)
0.5
32.
Pada proses KLT ekstrak psidium guajava, terdapat sebuah noda yang terletak 3 cm dari garis awal, sementara pelarut berjarak 6cm, Berapakah nilai Rf dari noda tersebut
a)
0,5
b)
1,0
c)
1,5
d)
2,0
e)
2,5
33.
Seorang apoteker melakukan pengujian terhadap simplisia bahan baku untuk obat herbal berbentuk suspensi. Bahan baku tersebut diduga mengandung senyawa polifenolat. Apa reagen yang digunakan untuk pengujian tersebut ?
a)
Lieberman-Buchardat
b)
Fehling
c)
Asam Sulfat Pekat
d)
Alkohol
e)
FeCl3
34.
Bagian penelitian dan pengembangan obat tradisional akan melakukan penetapan kadar mangosten didalam ekstrak kulit manggis dengan menggunakan KLT densitometri dan menentukan %koefisien variasi (KV). Dari hasil penetapan tersebut diperoleh rata-rata kadar sebesar 508,55 dengan nilai SD 6,77. Berapa % nilai koefisien variansinya?
a)
1
b)
1,33
c)
1,53
d)
1,73
e)
1,98
35.
Seledri diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Senyawa menjadi marker dari seledri adalah?
a)
Tanin
b)
Skopoletin
c)
Sianokobalamin
d)
Apigenin
e)
Sinensetin
36.
Bagian QC melakukan uji identifikasi bahan baku ekstrak tanaman dengan menggunakan KLT dan senyawa kurkumin sebagai senyawa pembanding. didapat hasil Rf senyawa pembanding adalah 0,4. Pada pengujian sampel, didapat lima bercak yaitu degan jarak elusi bercak P, Q,R,S dan T beturut-turut adalah 4,0; 6,5; 7,2; 14,7; dan 16 cm. Apabila jarak elusi fase gerak adalah 18 cm. Manakah bercak yang merupakan senyawa kurkumin?
a)
P
b)
Q
c)
R
d)
S
e)
T
37.
Suatu perusahaan akan memproduksi sediaan kapsul darii biji pala. Biji pala telah dipercaya secara turun temurun dapat mengatasi insomnia. Apakah senyawa marker yang terkandung dalam herba biji pala?
a)
Vinkristin
b)
Apigenin
c)
Kuersetin
d)
Myristisin
e)
Andrografolid
38.
Seorang pasien laki-laki berusia 49 tahun mengeluh sering sakit kepala. setelah dilakukan pemeriksaan, suhu tubuh pasien 37oC sedangkan tekanan darah pasien 155/100 mmHg. Pasien tersebut ingin menggunakan obat herbal untuk mengatasi sakitnya. Manakah tanaman obat yang disarankan untuk pasien tersebut?
a)
Daun seledri
b)
Akar teki
c)
Daun murbei
d)
Daun alpukat
e)
Biji pala
39.
seorang apoteker akan menghitung susut pengeringan dari ekstrak daun sirsak pada temperatur 105oC selama 30 menit. dilanjutkan standarisasi dan didapatkan hasil berat awal sebelum pemanasan ekstrak sebanyak 2.0457 gram, sedangkan berat akhir dari ekstrak tersebut sebanyak 1,7399 gram. berapa perser susut pengerungan dari ekstrak etanol daun sirsak tersebut?
a)
1175
b)
1495
c)
1756
d)
14,95
e)
17,58
40.
Bagian RnD suatu IOT akan melakukan identifikasi flavonoid ekstrak etanol menggunakan KLT. Fase geraknya adalah n-butanol:asam asetat:air (3:1:1). Diketahui indeks polaritas n-butanol (4,0), asam asetat (6,2) dan air (9,0). Berapakah indeks polaritas fase gerak campuran tersebut?
a)
1,24
b)
1,80
c)
3,04
d)
3,64
e)
5,44
41.
BBPOM akan menganalisa 200 sediaan jamu pegal linu di pasaran dalam bentuk kaplet, yang diduga mengandung bahan kimia obat asam mefenamat. Identifikasi awal yang dapat dilakukan menggunakan metode?
a)
KLT
b)
KCKT
c)
Spektrofotometri UV-Vis
d)
KG
e)
Spektroflourometri
42.
Seorang ibu datang ke apotek untuk membeli jamu sediaan tablet antidiare yang mengandung senyawa fenolik sebagai zat aktifnya. Senyawa tersebut memiliki sifat adstringensia dan dapat mengendapkan protein. Senyawa fenolik apakah yang memiliki sifat- sifat tersebut?
a)
Flavonoid
b)
Tannin
c)
Alkaloid
d)
Steroid
e)
Triterpenoid
43.
seorang apoteker bekerja sebagai RnD di industri obat tradisional diminta mengembangkan produk dari manggis dengan mengklaim biomarker aktif pada kulit buah manggis sebagai zat utama. apakah biomarker pada kulit manggis yang dimaksud?
a)
Eugenol
b)
Xanthon
c)
beta caroten
d)
bioflavonoid
e)
shaogaol
44.
seorang apoteker sedang melakukan penelitian terkait pemanfaatan daun sangketan (Achyrantes aspera). sebanyak 500 g serbuk simplisia daun sangketa di ekstraksi menggunakan pelarut selama 3 hari. metode apakah yang digunakan dalam ekstraksi tersebut?
a)
Perkolasi
b)
Sokhletasi
c)
Digesti
d)
Maserasi
e)
refluks
45.
Kepala bagian QC industri obat tradisional akan melakukan pengawasan mutu terhadap ekstrak herbal meniran untuk sediaan fitofarmaka. kandungan apa yang akan digunakan?
a)
Quersetin
b)
Andrographolide
c)
Filantin
d)
Flavonoid
e)
Antosianin
46.
Senyawa fenolik yang memiliki sifat astringen dan biasa dimanfaatkan untuk antidiare adalah
a)
Apigenin
b)
Kuersetin
c)
Alkaloid
d)
Tanin
e)
Triterpenoid
47.
Seorang apoteker QC mengidentifikasi senyawa alkaloid yang terdapat dalam bahan baku sediaan obat tradisional baru dengan menggunakan KLT. Apakah penampak noda spesifik untuk senyawa tersebut?
a)
Alumunium klorida
b)
Amonia
c)
Besi (II) sulfat
d)
Dragendorf
e)
Vanilin sulfat
48.
Seorang apoteker yang bekerja pada laboratorium BPOM akan menguji zat yang terkandung dalam susu kedelai menggunakan penampak bercak sitroborat. Apakah zat yang sedang diuji tersebut?
a)
Saponin
b)
Alkaloid
c)
Terpenoid
d)
Fenolik
e)
Flavonoid
49.
Sebuah industri obat tradisional akan melakukan analisis kualitatif terhadap simplisia batang tanaman X yang diduga mengandung alkaloid. Pereaksi apa yang dapat digunakan?
a)
Vanilin sulfat 10%
b)
Anisaldehyde
c)
Lieberman Burchard
d)
Citroboric
e)
Dragendorff
50.
Apoteker di suatu industri farmasi ingin melakukan ekstraksi wangi-wangian dari bunga melati. Metode ekstraksi yang dapat digunakan adalah..
a)
Soxhlet
b)
Destilasi
c)
Perkolasi
d)
Enfleurasi
e)
Maseras
51.
Seorang QC melakukan analisis pada minyak atsiri cengkeh yang mengandung eugenol dan terpenoid. Instrumen apa yang cocok dengan senyawa diatas?
a)
kromatografi lapis tipis
b)
Kromatografi kertas
c)
Kromatografi cair kinerja tinggi
d)
Kromatografi gas
e)
Kromatografi cair
52.
Tim R&D di suatu industri obat tradisional telah berhasil membuktikan bahwa ekstrak infusa buah pare (Momordica charantia L.) dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus dan telah dilengkapi dengan data toksisitas. Selanjutnya akan dikembangkan produk baru yang mengandung ekstrak tersebut. Termasuk golongan obat tradisional apakah obat tersebut saat diregistrasikan?
a)
Obat empiris
b)
Jamu
c)
Obat herbal terstandar
d)
Obat herbal teruji
e)
Fitofarmaka
53.
Seorang apoteker melakukan skrining fitokimia terhadap ekstrak buah pare yang sedang dikembangkan sebagai obat penurun kadar gula darah. Apoteker tersebut melakukan uji foam test di dalam tabung reaksi dan terbentuk busa yang stabil selama 15 menit. Sebagai konfirmasi hasil uji, Apoteker melakukan pengujian tambahan untuk mengidentifikasi senyawa yang dimaksud. Pereaksi apakah yang dapat digunakan dalam pengujian tambahan tersebut?
a)
Mayer
b)
AlCl3
c)
Lieberman-burchard
d)
Borntrager
54.
Seorang teknisi kefarmasian melakukan skrining fitokimia untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak adapun hasilnya yaitu positif mengandung alkaloid, tanin, triterpenoid dan flavonoid. Pereaksi yang digunakan untuk triterpenoid adalah?
a)
Pereaksi lieberman Burchad
b)
Pereaksi Wagner
c)
Pereaksi molisch
d)
Pereaksi Dragendorf
55.
Seorang apoteker pada divisi pengembangan akan menverifikasi simplisia daun kumis kucing sebagai bahan baku OHT dengan KLT. Senyawa marker apakah yang diverifikasi?
a)
sinensetin
b)
glikosida
c)
kuersetin
d)
turin
e)
andrografolid
56.
Di suatu laboratorium dilakukan pengujian kualitatif senyawa filantin menggunakan metode KLT. Nilai Rf sampel A, sampel B, sampel C, sampel D secara berturut-turut adalah 0,5; 0,8; 0,2; 0,6. Nilai Rf baku pembanding adalah 0,8. Sampel apa yang positif mengandung filantin?
a)
Sampel A
b)
Sampel B
c)
Sampel C
d)
Sampel D
e)
Tidak ada satupun yang mengandung filantin
57.
Seledri diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. apakah senyawa yang menjadi marker dari seledri?
a)
Tanin
b)
Skopoletin
c)
Sianokobalamin
d)
Apigenin
e)
Sinensetin
58.
BPOM akan menganalisa 200 sediaan jamu pegal linu di pasaran dalam bentuk kaplet, yang diduga mengandung bahan kimia obat asam mefenamat. identifikasi awal yang dapat dilakukan menggunakan metode?
a)
KLT
b)
KCKT
c)
Spektrofotometri UV-Vis
d)
GC
e)
Spektrofluorometri
59.
IKOT memproduksi obat herbal yang berisi buah kemukus, untuk tujuan melegakan pernapasan. Sebelum diproduksi, buah kemukus dikeringkan [pada suhu 50 derajat celcius hingga kadar air kurang dari 10% untuk stabilitas simplisia. Apakah tujuannya?
a)
Agar mudah diserbuk
b)
Agar mempermudah distribusi
c)
Agar tidak dimakan serangga
d)
Agar tidak mudah ditumbuhi mikroba
e)
Agar tidak voluminous
60.
Sesuai Permenkes RI nomor 006 tahun 2012 tentang Industri dan Usaha Obat Tradisional pasal 23 ayat 1. Bagian QC melakukan uji identifikasi bahan baku ekstrak tanaman dengan menggunakan KLT dan senyawa kurkumin sebagai senyawa pembanding. Didapatkan hasil Rf senyawa pembanding adalah 0,4. Pada pengujian sampel, didapatkan lima bercak yaitu dengan jarak elusi bercak P, Q, R,S, dan T berturut-turut adalah 4,0; 6,5; 7,2; 14,7; dan 16 cm. Apabila jarak elusi fase gerak adalah 18 cm. Manakah bercak yang merupakan senyawa kurkumin?
a)
P
b)
Q
c)
R
d)
S
e)
T
61.
Sebuah badan usaha ingin mendirikan Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT) yang memproduksi sediaan sirup ekstrak daun sirsak dan sirup jahe. Permohonan surat izin pendirian UKOT disampaikan kepada …
a)
BPOM
b)
Dinkes Provinsi
c)
Dinkes Kabupaten/Kota
d)
Kementerian Kesehatan
e)
Pemerintah Kabupaten/Kota
62.
Seorang apoteker QC di Industri Obat Tradisional melakukan identifikasi terhadap senyawa yang diperoleh dari ekstrak meniran menggunakan lempeng KLT. Pengujian dilakukan dengan menotolkan standar (A) dan analit (B) pada lempeng KLT. Jarak elusi standar adalah 16 cm dan jarak elusi analit adalah 5 cm. Berapakah nilai hRf dari analit?
a)
31
b)
32
c)
42
d)
50
e)
76
63.
Seorang apoteker akan mengidentifikasi senyawa terpen yang terdapat dalam sediaan obat menggunakan KLT. Penampak bercak yang digunakan adalah ..
a)
Buchardat
b)
Asam fosfomolibdat
c)
Alumunium klorida
d)
Sitoborat
e)
FeCl3
64.
Seorang apoteker melakukan skrining fitokimia terhadap ekstrak buah pare yang sedang dikembangkan sebagai obat penurun kadar gula darah. Apoteker tersebut melakukan foam test di dalam tabung reaksi pengujian dan terbentuk busa yang stabil selama 15 menit. Sebagai konfirmasi hasil uji, apoteker melakukan pengujian dengan pereaksi dengan pereaksi Lieberman-Burchard. Bagaimana indikasi hasil positif pada reaksi tersebut?
a)
Terbentuknya endapan merah-coklat
b)
Terbentuknya endapan putih
c)
Perubahan warna menjadi pink kemerahan
d)
Perubahan warna menjadi kuning
e)
Perubahan warna menjadi hijau ungu
65.
Bagian QC Industri Farmasi Obat Tradisional melakukan analisis kualitatif menggunakan kromatografi lapis tipis untuk identifikasi senyawa marker piperin dari Piper retrofractum (Cabai Jawa) dengan penampak bercak Dragendorff. Reaksi positif yang terjadi adalah…
a)
Bercak ungu/abu-abu berlatar belakang putih
b)
Bercak kuning berlatar belakang ungu
c)
Bercak kuning/jingga berlatar belakang putih
d)
Bercak biru kehitaman berlatar belakang kuning
e)
Bercak jingga berlatar belakang kuning
66.
Seorang wanita membeli obat herbal di apotek yang mengandung antrakuinon untuk sembelit. Bagaimana mekanisme kerja antrakuinon dalam mengatasi sembelit/konstipasi?
a)
Perubahan absorpsi dan sekresi kolon
b)
Menetralisir racun
c)
Mengabsorpsi air
d)
Mengeluarkan air
e)
Membunuh bakteri
67.
QC sebuah industri akan melakukan uji pada suatu ekstrak kurkumin. Uji apakah yang dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya bahan anorganik?
a)
kandungan air
b)
sisa pelarut
c)
kadar alkohol
d)
kadar abu larut asam
e)
kadar abu total
100 %
