wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sistem Pelaporan Farmakovigilans

Total questions: 7

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan dari Program Pemantauan Obat Internasional yang didirikan oleh WHO?

a)

Mengidentifikasi masalah keamanan obat dan mempromosikan penggunaan obat yang lebih aman

b)

Meningkatkan penjualan obat di seluruh dunia

c)

Menyediakan obat gratis untuk semua negara

d)

Mengurangi biaya pengobatan di negara berkembang

2.

Apa yang menjadi tanggung jawab BPOM di Indonesia?

a)

Mengawasi dan mengatur obat-obatan

b)

Menyediakan obat gratis

c)

Meningkatkan penjualan obat

d)

Mengurangi efek samping obat

3.

Apa tujuan dari sistem pelaporan efek samping obat di Indonesia?

a)

Mengumpulkan dan menganalisis data efek samping

b)

Meningkatkan penjualan obat

c)

Mengurangi biaya obat

d)

Menyediakan informasi untuk pasien

4.

Apa yang dimaksud dengan Individual Case Safety Report (ICSR)?

a)

Laporan tentang efek samping obat

b)

Laporan tentang reaksi merugikan pada pasien

c)

Laporan tentang penjualan obat

d)

Laporan tentang biaya obat

5.

Salah satu permasalahan dalam Sistem Pelaporan Farmakovigilans di Indonesia adalah...

a)

Sistem pelaporan yang masih berbasis kertas menyulitkan proses pengumpulan dan analisis data secara cepat.

b)

Pelaporan Manual

c)

Kurangnya pemahaman tenaga kesehatan dan masyarakat tentang pentingnya pelaporan efek samping obat menjadi tantangan utama.

d)

Koordinasi Lintas Sektor

e)

Kesadaran yang Rendah

6.

Peran Tenaga Kesehatan dalam Farmakovigilans adalah...

a)

Pelaporan Efek Samping

b)

Pengumpulan Data Klinis

c)

Mereka dapat mengumpulkan data klinis yang rinci terkait kasus efek samping untuk membantu analisis dan pemantauan lebih lanjut.

d)

Tenaga kesehatan memiliki peran kunci dalam melaporkan efek samping obat yang ditemui selama memberikan perawatan kepada pasien.

e)

Edukasi Pasien

7.

Apa peran Industri Farmasi dalam Farmakovigilans?

a)

Pelaporan Efek Samping

b)

Industri farmasi bertanggung jawab untuk memastikan kualitas dan keamanan produk obat yang dihasilkan.

c)

Perusahaan farmasi wajib melaporkan efek samping yang terjadi terkait produk mereka kepada otoritas berwenang.

d)

Kolaborasi dengan Regulator

e)

Menjaga Kualitas Produk