WorksheetsUJIAN DIKLAT REFRESHMENT JUNIOR PKP-PK ANGKATAN I
Total questions: 55
Worksheet time: 55mins
1. Undang-undang Nomor 01 Tahun 2009 tentang
Tentang Penerbangan
Tentang Keamanan Penerbangan
Tentang Fasilitas Kesalamtan dan Keamanan Penerbangan
Semua Benar
2. Stop distance (maks) yang dipersyaratkan dalam kendaraan Foam tender yaitu:
11 Meter
12 Meter
13 Meter
15 Meter
3. Hal yang harus diperhatikan dalam operasi handline nozzle
Sambungkan nozzle dengan selang pemancar
Transmisi kendaraan pada posisi Netral
Hidupkan PTO
Semua benar
4. Kapasitas pancaran utama berupa busa min. 4500 liter/menit, merupakan kriteria pada kendaraan Foam Tender ?
Foam Tender type III
Foam Tender type II
Foam Tender type I
Foam Tender type IV
5. Spesifikasi pancaran dalam kendaraan Foam Tender meliputi
Turret – bumper turret – hosereel – handline
Turret – bumper turret – hosereel
Turret – ground sweep nozzle – under truck – hosereel – handline
Turret – bumper turret – hosereel – handline – under truck
6. Perbedaan mendasar pada kendaraan Foam Tender type I dan type II terletak pada
Kapasitas tangki air dan kapasitas pompa
Kapasitas pompa dan kapasitas Dry Chemical Powder
Kapasitas air dan kecepatan kendaraan
Kapasitas tangki foam dan jarak pengereman
7. Pada Pesawat Terbang yang berfungsi untuk melakukan gerakkan berguling pada sumbu longitudinal atau disebut dengan rolling adalah
Rudder
Elevator
Aileron
Longitudinal Axis
8. Tahap awal persiapan operasi pengisian air ke dalam tangki yang benar adalah
Tekan tombol supply untuk memasukkan air ke dalam tangki
Setting priming pump ke posisi ON
Parkir kendaraan di tempat yang cocok untuk prosedur priming pump
Matikan tombol water tank supply
9. Kapasitas persyaratan Dry Chemical Powder pada kendaraan Foam Tender type III yaitu
500 kg
450 kg
250 kg
Semua salah
10. Dalam Pengertian secara Teknis SCBA dapat di bagi atas Tiga Komponen Utama Yaitu
Hardnes Body - Tabung - Masker
Difargma - Tabung - Selang Bertekanan Tinggi
Kerja Berat - Kerja Ringan - Kerja Sedang
Semua Benar
11. Bagian pesawat yang berfungsi untuk membuat pesawat dapat melakukan yaw (berbelok ke kanan atau kiri) disebut
Rudder
Elevator
Aileron
Wind
12. Persyaratan perhitungan dalam pencapaian Response Time paling tepat adalah
Kapasitas air kendaraan
Kecepatan kendaraan
Kapasitas maksimum pompa
Discharge rate 50% pancaran turret
13. Pintu pesawat yang hanya boleh dipergunakan oleh penumpang maupun awak pesawat untuk keluar dari pesawat apabila dalam keadaan darurat disebut
Lavatory
Cutting Point/ Break Point
Emergency Exit / Emergency Door
Cabin
14. Suatu daerah tertentu pada badan pesawat (fuselage) yang dapat dengan mudah untuk dipotong serta digunakan sebagai jalan keluar secara darurat bagi penumpang maupun awak pesawat apabila pintu utama, pintu darurat, jendela darurat tidak dapat dibuka
Cutting Point/ Break Point
Jendela Darurat
Emergency Exit
Catting Paint/ Break Paint
15. Kategori Bandara berdasarkan Tipe pesawat dengan dimensi Aeroplane length 60 m, maximum fuselage 7 m adalah
Kategori 9
Kategori 8
Kategori 7
Kategori 6
16. Pada Bandara kategori 6, berapakah jumlah air yang dipersayaratkan (Foam mutu C)
7900 liter
6000 liter
5300 liter
5800 liter
17. Formulasi perhitungan Teori Critical Area untuk Bandara kategori 7 adalah
AT = L x (17 m + W)
AT = L x ( 30 m + W)
AT = L x ( 14m + W)
AT = L x (12m + W)
18. Didalam Firemanship terdapat tugas Pokok Personel PKP-PK yaitu
Training - Training- Miantenace
Training - Standby - Operasional
Standby-Operasional-Maintenance
Standby/Operasional - Training - Maintenance
19. Pemadaman api 50 % dikuasai dalam waktu 1 menit merupakan definisi
Response Time
Extinguishment time
Control time
Reaction time
20. Daerah yang diukur 2/3 dari Teori Critical area disebut
Critical Area
Collection Area
Pratical Critical Area
Semua salah
21. Seorang petugas Watchroom harus menguasai semua instrument yang ada, termasuk yang berbahasa asing
Bukan suatu keharusan
Tidak perlu
Ya, harus ada
Tergantung situasi dan kondisi
Perbedaan waktu WIB dengan UTC yaitu*
7 jam
8 jam
9 jam
10 jam
23. Jika waktu UTC menunjukkan pukul 05.00 am maka konversi waktu “WIB” adalah
11.00 pm
12.00 pm
13.00 pm
14.00 pm
24. Bahan Pemadam Utama yang terdapat pada setiap kendaraan Foam tender yaitu
Air
Foam (Busa) dan Air
Foam (Busa)
Semua Salah
25. Perbedaan waktu UTC dengan WITA yaitu
10 jam
9 jam
7 jam
8 jam
26. Penerimaan radio yang terdapat dengan jelas adalah kualitas pendengaran radio level
Skala penerimaan radio 2
Skala penerimaan radio 4
Skala penerimaan radio 3
Skala penerimaan radio 5
27. Setiap Stasiun Pemadam Kebakaran harus dilengkapi dengan fasilitas W/R yang berfungsi sebagai berikut, kecuali..
Menerima berita dan dapat mengamati pergerakkan Pesawat di area pergerakkan
Pemantauan Fire Alarm System yang ditempatkan pada Fire Stasion
Sistem operasi untuk memadamkan api secara otomatis
System komunikasi 2 arah yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan Tower, dan Kendaraan Pemadam
28. Dibawah ini adalah persyaratan untuk menjadi W/R Officer, kecuali.
Menguasai topografi suatu bandara
Kemapuan khusus untuk bernegosiasi disaat yang sulit
Sehat fisik, mental dan cekatan
Penguasaan komunikasi yang baik dan jelas
29. Didalam melakukan pekerjaan diruang terbatas setiap personel PKP-PK wajib menggunakan peralatan pelindung diri seperti BASET. didalam pengoperasaian BASET dikenal dengan Full Duration dan Work Duration alat yang memperingati kita telah mencapai Work Duration adalah
Alarm
Pressure Gauge
Diafragma
Masker
30. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Tentang Personel Bandar Udara diatur dalam
PM 28 tahun 2021
PM 27 tahun 2021
PM 37 tahun 2021
PM 36 tahun 2021
31. Regulasi yang mengatur Petunjuk dan tata cara penyusunan dokumen AEP adalah
KP 90 tahun 2016
KP 479 tahun 2015
KP 473 tahun 2012
KP 130 tahun 2016
32. Panduan tatacara pengujian bahan pemadam terdapat pada
KP 605 Tahun 2015
KP 547 Tahun 2015
KP 14 Tahun 2015
KP 479 Tahun 2015
33. PetunJuk dan Tata Cara Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bag 139-10 (AC CASR Part 139-10) Rencana Penanggulangan Keadaan darurat di Bandar Udara, diatur dalamJ
KP 90 tahun 2015
Kp 14 tahun 2015
Kp 172 tahun 2017
KP 479 tahun 2015
34. Petunujuk dan Tata Cara Penilaian dokumen AEP terdapat pada aturan
KP 130 tahun 2015
KP 90 tahun 2016
KP 479 tahun 2015
KP 262 tahun 2017
35. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor: 32 tahun 2021 mengatur tentang
Prosedur Investigasi Kecelakaan dan Kejadian Serius Pesawat Udara
Sistem Manajemen Keselamatan Penerbangan
Penyelenggaraan Bidang Penerbangan
Peningkatan Pelayanan dan Penanganan Penumpang
36. Peraturan Menteri Republik Indonesia nomr PM 36 tahun 2021 mengatur tentang
Personel Bandar Udara
Standarisasi Fsilitas bandar Udara
Pemindahan Pesawat Udara yan Rusak di Bandar Udara
Standar Kompetensi Personel Penerbangan
37. Alat pelindung diri (APD) yang wajib digunakan dalam penanganan kebakaran meliputi:
Jas hujan dan masker debu
Helm, sarung tangan, dan sepatu tahan api
Jaket biasa dan pelindung telinga
Topi dan sepatu kasual
38. Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan diatur dalam
PP NOMOR 11 Tahun 2015
PM 89 Tahun 2015
Permen PU No.26 Tahun 2008
SKEP 100 Tahun 1985
39. Pemindahan Pesawat Udara yang rusak di Bandar Udara diatur dalam
PM 83 Tahun 2017
PM 128 Tahun 2015
KP 262 Tahun 2017
KP 018 Tahun 2012
40. Jenis kebakaran yang melibatkan bahan logam disebut kebakaran kelas:
A
B
C
D
41. Apa tujuan utama dari triase dalam situasi darurat kecelakaan pesawat?
Mengurutkan korban berdasarkan usia
Mengidentifikasi korban yang memerlukan prioritas perawatan
Mengumpulkan semua korban di satu tempat
Memastikan semua penumpang terdaftar
42. Alat pemadam api jenis CO₂ paling cocok digunakan untuk kebakaran yang melibatkan:
Kayu dan kertas
Minyak dan bahan bakar
Listrik
Logam
43. Langkah pertama dalam memberikan resusitasi jantung paru (RJP) adalah:
Memastikan jalan napas terbuka
Memberikan napas buatan
Melakukan tekanan dada
Mengevaluasi denyut nadi
44. Penyebab utama kebakaran pada pesawat udara biasanya berasal dari:
Sistem listrik
Mesin pesawat
Bahan bakar
Kesalahan manusia
45. Salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam menyusun rencana evakuasi adalah:
Jumlah barang bawaan penumpang
Arah angin
Jarak dari ruang tunggu
Lokasi kantor otoritas bandara
46. Jenis alat pemadam kebakaran berbahan busa (foam) cocok digunakan untuk kebakaran yang melibatkan:
Kain
Bahan bakar minyak
Peralatan listrik aktif
Logam berat
47. Penyelamat harus menghindari kontak langsung dengan korban dalam situasi kecelakaan jika:
Korban sadar sepenuhnya
Ada risiko cedera tulang belakang
Area sekitar korban tidak aman
Tidak ada alat pelindung diri
48. Mengapa penting melakukan simulasi penanganan kecelakaan pesawat secara rutin?
Untuk meningkatkan fisik penolong
Untuk mengidentifikasi kekurangan dalam rencana darurat
Untuk memenuhi regulasi internasional
Untuk mengurangi risiko cedera dalam latihan
49. Pada situasi kebakaran di pesawat udara, prioritas utama bagi petugas adalah
Memadamkan api sesegera mungkin
Menyelamatkan barang berharga penumpang
Menyelamatkan korban dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas
Menunggu instruksi lebih lanjut dari tim penyelamat utama
50. Dalam triase, warna merah biasanya menunjukkan
Korban dapat ditangani terakhir
Korban dalam kondisi kritis dan membutuhkan perhatian segera
Korban meninggal dunia
Korban dalam kondisi stabil
1. Tuliskan Pengertian tentang gawat darurat bandar udara
(a)
2. Jelaskan bagaimana terjadinya Api
(a)
3. Apa saja jenis-jenis alat pemadam kebakaran yang biasa digunakan dalam penanganan kebakaran
(a)
4. Apa saja bahan pemadam kebakaran yang umum digunakan ?
(a)
5. Apa itu First Aid/P3K ?
(a)
