NEW
Font size
WorksheetsKUIS PUISI DAN PROSA KELAS 6
Total questions: 10
Worksheet time: 11mins
Aku hanyalah insan biasa
Bernaung di gedung ini untuk belajar
Berjuang demi cita-cita
Sampai di mana pun akan kukejar
Di bawah ini mana sajak yang benar dalam penggalan puisi di atas?
(a-b-a-b)
(a-b-b-a)
(a-a-b-b)
(a-a-a-a)
Tema dalam puisi di atas adalah...
Mimpi
Cita-cita
Rintangan
Waktu
Dari puisi di atas, tema dari puisi tersebut adalah…
Guru
Sekolah
Murid
Ilmu
Penyajian tinggi rendahnya irama puisi dengan memperhatikan jenis-jenis tekanan dalam membaca puisi adalah...
Irama
Ekspresi
Pelafalan
Intonasi
Berikut ini yang bukan merupakan faktor non kebahasaan (ekspresi) dalam membaca puisi adalah...
Sikap
Gerak-gerik
Volume
Pelafalan
Kesan yang ditangkap pembaca atau pendengar setelah membaca atau mendengar pembacaan puisi merupakan...
Bait puisi
Tema puisi
Diksi puisi
Amanat puisi
Makna dari puisi di atas adalah...
Guru mengajarkan kesabaran
Guru mengajarkan pengetahuan
Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa bagi muridnya
Pahlawan Inonesia adalah guru
Tapi kini....
Ia telah tiada
Ia pindah ke kota
Tanpa mengucapkan sepatah kata
Maksud penggalan puisi di atas adalah ...
Ia telah lama meninggal
Ia pergi tanpa pamit terlebih dahulu
Ia minggat karena tidak bisa bicara
Ia pindah kota untuk mengikuti orang tuanya
gemuruh angin dan tanah berdebu
sungguh deras suaramu memanggil
membawaku keluar dari kegelapan
dari kebodohan
Tokoh yang dimaksud pada penggalan puisi tersebut adalah ....
supir
pemadam kebakaran
dokter
guru
Bacalah prosa berikut!
Ibu adalah orang yang melahirkan kita. Ibu adalah sosok yang sangat berjasa karena telah mengandung dan merawat kita hingga besar. Kasih sayangnya sungguh sangat besar. Jasanya tak terbalaskan. Untuk itu, marilah kita berbakti padanya.
Puisi yang sesuai dengan prosa tersebut adalah ....
Kau memberiku ilmu
Tanpa lelah mengajariku
Membekaliku untuk menggapai asa
jasamu tak akan pernah kulupa
Bagai pelita menerangi dunia
Sembilan bulan engkau mengandung
Melahirkan dan membesarkanku
Menjagaku dengan penuh kasih
Jasamu tiada terkira
Melebihi besarnya gunung di sana
Tiada apa pun dapat membalasmu
Hanya bakti sebagai bukti
Engkau bekerja tanpa lelah
Mencari nafkah
Meski keringat mengucur deras
Kau tetap berjuang
Demi kami keluargamu
Kecil mungil manis senyumnya
Terbayang saat kau lahir kelak
Tangismu pasti akan terdengar
Sungguh tak sabar ku menantimu
Kan kusayang sepanjang waktu
